
Sebelumnya.
"Naruto-kun, kira-kira nanti Guru pembimbing kita seperti apa. Apakah orangnya seram, galak atau bagaimana?. " Ucap Sakura yang berusaha mencari topik obrolan mereka berdua.
"Guru Kakashi itu cukup muda, dia itu selalu menggunakan maskernya kemana-mana, sebelah matanya selalu Di tutupi oleh ikat kepala konohannya, Dan dari yang aku dengar bahwa Ia memiliki mata Sharingga di mata yang selalu di tutupinnya itu. " Xiao Naruto yang menceritakan Guru pembimbing mereka seperti apa.
Sakura yang mendengar itu menganggukan kepalannya tanda bahwa Ia mengerti.
Lanjut.......
Berbeda dengan teman satu Tim mereka yang ada di damping mereka yang merasa kaget say mendengar bahwa Guru pembimbing memiliki Sharinggan. Karena menurutnya Sharinggan adalah milk Clan Uciha Dan bukan milik orang lain.
Naruto dan Sakura saling mengobrol satu sama lain. Juga di selingi dengan candaan dari Naruto atau pun Sakura. Obrolan dan candaan itu benar-benar membuat Sakura merasa nyaman di dekat Naruto dan ingin selalu di dekatnya.
"Mm Naruto-kun orangnya benar-benar baik, pintar, hebat, berpikiran dewasa, dan yang terpenting dia tidak sombong. Tidak seperti dia. " Ucap Sakura dalam hati yang benar-benar di buat nyaman di dekat Naruto.
Mereka berdua terus mengobrol dan bercanda satu sama lain sambil menunggu Guru pembimbing mereka hingga lupa sudah berapa jam mereka menunggu.
Sebenarnya orang yang mereka tunggu sedang memperhatikan mereka dari jarak jauh untuk mengamati calon anggota Timnya.
"Mm Naruto adalah kunci kemajuan Tim ini nantinya. Lalu Sakura mungkin dapat mengikuti Naruto untuk membuat Tim ini kompak dan bekerja sama dengan baik. Tapi sedangkan Sasuke akan menghambat kerja sama Tim ini. Sungguh merepotkan. " Ucap Guru pembimbing Tim 7 atau Jonin Hatake Kakashi yang sedang memperhatikan calon anggota Timnya.
Naruto sebenarnya atau bahwa sedari tadi ia dan Timnya sedang di perhatikan. Tetapi ia hanya membiarkannya, karena Naruto tidak merasakan ancaman dari orang tersebut. Dan Naruto juga menyimpulkan bahwa itu adalah Guru pembimbing Timnya atau Hatake Kakashi.
"Hah, Siapapun itu keluarlah sebelum aku kesana dan menendang pantatmu itu. " Ucap Naruto kepada orang yang sedang bersembunyi.
Sakura dan Sasuke merasa heran dengan ucapan Naruto tadi karena mereka tidak merasakan seseorang.
Sedangkan untuk yang bersembunyi atau Hatake Kakashi di buat terkejut. Karena ia sudah menekan cakranya untuk menyembunyikan dirinya dan juga jarak antara ia dan Naruto juga cukup jauh jadi sangat mustahil bagi Naruto untuk menemukannya. Tetapi Naruto dengan mudah menemukannya.
"Oh kau hebat juga ternyata Naruto. " Ucap Guru Kakashi yang keluar dari persembunyian dan menemui calon anggota Timnya.
"Heh kau meremehkan aku Guru. Jarakmu dariku hanya puluhan meter saja, jadi itu sangat mudah. Aku adalah shinobi tipe sensor dengan area cakupan sejauh 2 km lebih. Bahkan Byakugan saja hanya sekitar 1 km lebih. Selagi orang itu masih hidup maka tidak ada yang dapat bersembunyi dariku. Bahkan seekor lalat sekalipun. Dan itu masih bisa di tingkatkan sewaktu-waktu. " Ucap Naruto kepada Guru Kakashi dengan senyum menyeringai di wajahnya.
__ADS_1
Guru Kakashi, Sakura, dan Sasuke yang mendengar itu sangat kaget karena menurut mereka sensor milik Naruto sangat mengerikan. Itu di karenakan musuh-musuh Naruto tidak dapat bersembunyi darinya.
"Sensor yang mengagumkan. " Ucap Guru Kakashi yang kagum dengan sensor milik Naruto.
Berbeda dengan Sasuke yang merasa tersaingi sebagai Pangeran dari Clan terhormat.
"Baiklah, kalian aku tunggu di atap gedung sekarang. " Ucap Guru Kakashi yang langsung menghilang dari hadapan Naruto dan yang lain.
Naruto yang melihat Guru Kakashi langsung menghilang hanya di buat menggelengkan kepalannya.
"Huuuuuhh sudah datangnya terlambat, tetapi tidak meminta maaf atau apa. Hanya langsung pergi begitu saja. " Ucap Sakura yang menggerutu kesal karena Guru Kakashi yang langsung pergi begitu saja.
"Sudahlah Sakura lebih baik kita susul saja dia. " Ucap Naruto sambil memegang kepala Sakura untuk menenangkan emosi Sakura.
Sakura yang mendapat perlakuan seperti itu di buat memerah wajahnya. Tetapi ia senang saat Naruto memperlakukannya seperti itu.
Setelah itu Naruto dan yang lainnya pergi keluar kelas untuk menyusul Guru mereka.
Sebenarnya Naruto bisa saja menggunakan Jutsunya untuk menyusul Guru Kakashi. Tetapi ia memutuskan untuk tidak menggunakan ya dan berjalan bersama Sakura dan si pangeran sombong itu.
Naruto dan yang lain duduk di depan Guru mereka untuk menunggu apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.
"Baiklah langsung saja perkenalkan diri kalian masing-masing. " Ucap Guru Kakashi kepada calon anggota Timnya.
"Coba Guru contohlah perkenalannya seperti apa dulu. " Ucap Sakura kepada Guru Kakashi. Naruto hanya menganggukkan kepalanya. Sedangkan Sasuke hanya cuek cuek saja.
"Baiklah, perkenalkan namaku Hatake Kakashi, hobiku tidak banyak, kesukaanku tidak ada, dan cita-cita dan impianku belum terpikirkan. " Ucap Guru Kakashi dengan tangan di dagunya seperti sedang berpikir.
Naruto dan Sakura benar-benar di buat aneh dengan Guru pembimbing mereka ini.
"Baiklah, yang pertama kau Uciha perkenalkan dirimu. " Ucap Guru Kakashi menatap Sasuke.
"Namaku Uciha Sasuke, hobiku aku tidak punya, yang kusukai tidak ada, cita-cita dan impianku adalah membangkitkan Clan Uciha lagi, ambisiku membunuh seseorang. " Ucap Sasuke yang acuh tak acuh.
__ADS_1
"Mm apakah yang di maksud adalah kakaknya Uciha Itaci. " Ucap Guru Kakashi dalam hati seperti paham dengan ucapan yang di maksud Sasuke.
Uciha Itaci adalah orang yang membantai Clannya sendiri dan menyisakan adiknya seorang, yaitu Uciha Sasuke.
Sebenarnya Uciha Itaci dan Uciha Sasuke adalah adik kakak dan anak dari pemimpin Clan Uciha semasa Uciha masih ada.
"Baik selanjutnya kau pink. " Ucap Guru Kakashi kepada Sakura.
"Baik, perkenalkan namaku Haruno Sakura, hobiku adalah mengobrol dengannya, yang aku sukai berada di dekatnya, dan cita-cita dan impianku adalah menjadi bagian dari hidupnya. " Ucap Sakura yang sesekali melirik Naruto.
Sedangkan Naruto tidak memperhatikan kiriman Sakura. Karena fokus mengapa Guru Kakashi.
"Hah gadis ini. " Ucap Guru Kakashi sambil mendesah dalam hatinya sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.
"Baiklah, sekarang kau tomat. " Ucap Guru Kakashi kepada Naruto.
Naruto yang mendengar panggilan itu di buat kesal kepada Guru Kakashi. Walaupun warna rambutnya merah tetapi tidak harus di panggil tomat jugakan.
"Hai apa maksudmu Guru. Kau menghinaku Yah karena warna rambutku merah. Jika ibu dengar hal ini dan ada di sini aku yakin dia akan langsung memukulmu. Hmph. " Ucap Naruto emosi saat di katakan seperti itu dan mendengus panjang.
Guru Kakashi yang mendengar ucapan Naruto di buat pucat. Karena Guru Kakashi tentu tau siapa orang tua Naruto. Terlebih lagi ayah Naruto adalah gurunya dulu dan ibu Naruto selalu menemani latihannya dan timnya dulu. Bahkan bila ia dan timnya melakukan kesalahan atau sebagainnya maka mereka akan di marahi habis-habisa bahkan beberapa kali mereka di pukul. Pernah seseorang menyebut ibu Naruto dengan sebutan tomat dan orang tersebut berakhir dengan babak belur. Hingga saat itulah Kakashi dan Timnya tidak ingin membuat marah ibu naruto.
"Hahahahaha, baiklah Naruto. " Ucap Guru Kakashi dengan Naruto dengan nada canggung.
Sedangkan Sakura dan Sasuke di buat heran dengan perubahan Gurunya saat Naruto mengatakan tentang ibunya.
"Baiklah, perkenalkan namaku adalah Uzumaki Naruto, hobiku adalah berlatih dan mengembangkan dan membuat Fuinjutsu. Kesukaanku adalah menghabiskan waktu bersama teman-temanku khususnya Ino-chan dan Hinata-chan.Lalu cita-cita dan impianku adalah membuat perdamaian di dunia shinobi supaya tidak ada lagi penderitaan di dunia ini dan tidak ada yang mengalami nasib sepertinya ini. Cukup diriku saja yang mengalami ini semua, tetapi jangan sampai generasi mendatang mengalami apa yang aku alami. Impinanku yang lain adalah membangu kelurga yang harmonis dengan istri dan anak-anakku yang imut dan cantik. " Ucap Naruto memperkenalkan dirinya.
Guru Kakashi yang mendengarkan cita-cita dan impian Naruto yang pertama di buat kagum akan pemikirannya yang dewasa. Tetapi saat mendengarkan impian Naruto yang lain hanya di buat tersenyum canggung.
Sakura yang mendengar impian kedua Naruto di buat memerah wajahnya karena membayangkan jika ia dan Naruto menikah dan memiliki beberapa anak yang imut dan cantik.
"Kyaaaaaaaaaaaa. " Ucap Sakura cukup keras dengan wajah memerah dan kepala yang mengepul.
__ADS_1
Guru Kekasih, Naruto, dan Sasuke yang mendengar teriakan Sakura di buat kaget.