
Sebelumnya.
Hokage Ke-3 yang merasa niatnya telah di ketahui hanya tersenyum. Ia memang berniat untuk membangun Clan Uzumaki kembali di Konoha. Karena ia tau bahwa Naruto sudah dapat melakukan Fuinjutsu tingkat tinggi di tambah Naruto juga dapat menciptakan Fuinjutsunya sendiri. Itu akan menguntungkan pihak Konoha kedepannya.
"Aku juga tau bahwa kau mengetahui bahwa diruku adalah ahli Fuinjutsu tingkat master. Jadi dengan ada nya aku atau bahkan aku membangkitkan Clanku di Konoha maka secara tidak langsung Konoha akan memiliki ahli-ahli Fuinjutsu di dalamnya.Bukankah begitu Kakek. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.
Hokage Ke-3 benar-benar dibuat tersenyum akan perkataan Naruto. Karena Naruto seperti sudah mengetahui rencananya.
Lanjut.......
Semuanya yang ada di dalam ruangan tersebut di buat terdiam saat mendengar ucapan Naruto. Karena apa yang di ucapkan Naruto sangat masuk akal.
"Apakah benar demikian Hokage-sama. " Ucap salah seorang Kepala Clan Hyuga atau ayah dari Hinata.
"Kau sungguh cerdas Naruto. Bahkan kau sampai dapat berfikir sampai kesan. Aku sungguh salut. Ya aku memang memiliki pemikiran seperti itu. Karena bagaimanapun Clan Uzumaki adalah sekutu kita selama ini. " Ucap Hokage Ke-3.
"Benar juga bila Konoha memiliki ahli-ahli Fuinjutsu maka Konoha tidak akan di serang oleh desa-desa lain. " Ucap salah seorang petinggi.
"Benar kalau begitu kita harus mendukungnya. " Ucap petinggi lain.
"Benar Hokage-sama bahkan bila perlu kita juga mendanainnya. " Ucap Petinggi lainnya.
Terjadilah diskusi untuk membangkitkan. Clan Uzumaki di Konoha dan termasuk persamaannya.
__ADS_1
Naruto yang mendengar itu semua di buat emosi. Karena ia merasa di buat seperti barang yang bisa di gunakan dan di buang begitu saja.
Sehingga akhirnya Naruto langsung menggunakan salah satu jutsunya untuk membungkam mereka semua.
Sriiinggg
Naruto langsung menghilang dan memasang segelnya di setiap sudut ruangan untuk melakukan jutsunya.
Cube Fuinjutsu : Gravity
Setelah itu langsung terjadi tekanan di seluruh ruangan tersebut, yang menyebabkan mereka yang ada di ruangan tersebut langsung tersungkur karena tekanan yang membuat mereka bersujud.
"Akh... apa ini kenapa rasanya berat sekali. " Ucap mereka yang merasakan penekanan tersebut.
"Ini adalah salah satu Fuinjutsu milikku yang dapat menekan apapun yang ada di area yang aku inginkan. Tidak peduli mau berjarak berapa kilo meter. Kalian harus bersyukur karena aku tidak menggunakan Fuinjutsu pembantai kepada kalian. Kalian seenaknya mengatur dan membuangku seperti barang saja. Kalian kira aku ini apa, saya sudah melupakan apa yang kalian semua lakukan kepada saya. Akan tetapi apa kalian sekarang malah melunjak. Apakah kalian tidak memiliki hati dan pikiran, HAH. Saya tidak ingin pembahasan ini terdengar lagi kapanpun dan dimanapun, saya juga ingin semua yang di bahas dalam ruangan ini hari ini tidak keluar dari mulut kalian termasuk siapa aku sebenarnya. " Ucap Naruto yang sedikit emosi dengan orang-orang yang ada di hadapannya ini.
Fuinjutsu : Curse Seal
"Saya telah memasang segel kutukan di jantung kalian, bila kalian membicarakan apa yang terjadi hari ini kepada orang lain bahkan keluarga kalian sekalipun. Maka segel itu akan aktif dan memompa darah kalian dengan sangat cepat sehingga menghancurkan tubuh kalian. MENGERTI!!!!. Ucap Naruto memperingatkan.
Mereka yang mendengar itu mengeguk ludah mereka. Karena menurut mereka segel tersebut sangat menakutkan ditambah dengan keberadaannya di jantung mereka.
Mereka langsung mengangguk sebagai jawaban bahwa mereka tidak akan mengucapkan adapun lagi.
__ADS_1
"Maaf, sebenarnya saya tidak ingin melakukan hal seperti ini jika kalian tidak mengusik hidupku atau mengatur hidupku. Apa lagi jika kalian berusaha untuk melakukan pemaksaan perjodohan hanya untuk ambisi kalian saja. Saya tidak akan terima jika keturunan Uzumaki di manfaatkan atau di permainkan. Tenang saja segel yang ada di jantung kalian akan hilang pada saatnya nanti. Dan untuk penawaran anda Kakek aku akan tolak saat ini. Tetapi jika ada misi atau sesuatu yang menurutmu dapat aku lakukan maka tinggal panggil aku saja. Jadi selamat tinggal semuanya, ingat apa yang aku katakan tadi. Sekali lagi saya mohon maaf semuanya. " Ucap Naruto yang langsung menghilang dari kantor Hokage.
Mereka yang ada di kantor Hokage masih di buat terdiam. Karena mereka tidak menyangka akan ada hari di mana mereka merasakan penderitaan karena keegoisan mereka yang mengatas namakan desa.
Apa lagi yang melakukannya adalah seorang anak yang bahkan ia belum resmi menjadi seorang shinobi. Mereka semua memutuskan melupakan apa yang terjadi hari ini supaya mereka juga tetap aman dan hidup.
Naruto saat ini sedang berada di kediamannya yang nyaman dan tenang. Naruto sedang bersantai sambil menunggu sore tiba dengan di temani teh dan makanan ringan yang di buat oleh Uzumaki Rin, Uzumaki Misaki, dan Uzumaki Erza.
"Hah, yang namanya bersantai itu memang nikmat. Mungkin setelah aku ada di Uzushio, aku akan di bebankan beberapa urusan pemerintahan. " Ucap Naruto yang membayangkan akan seperti apa saat ia sudah di lantik menjadi Raja Uzushio.
Uzumaki Rin, Uzumaki Misaki, dan Uzumaki Erza yang kebetulan ada di situ untuk menemani Naruto di buat tersenyum. Karena yang di ucapkan Naruto mungkin benar akan beban yang akan di berikan kepada Naruto bukanlah hal yang mudah.
"Naruto-sama, anda tidak perlu memikirkannya hanya perlu di jalankan saja. Bila anda terlalu di pikirkan maka akan terasa berat tapi kalau di buat santai pasti nyaman. " Ucap Uzumaki Rin yang paham betul dengan apa yang sedang Naruto pikirkan. Apa lagi ia juga seorang petinggi Kerajaan Uzushio, yang bisa di pastikan bahwa tugasnya banyak dan menumpuk. Apa lagi sekarang ia sedang tidak ada di tempat. Pasti saat ia kembali nanti akan ada tugas-tugas yang menumpuk.
"Oh ya Kak, bagaimana rasanya berurusan dengan tumpukan kertas dan jadwal kerja yang padat menurut Kakak sebagai petinggi Kerajaan Uzushio. " Ucap Naruto yang ingin mendengar cerita tentang kerjaan Uzumaki Rin selama menjadi petinggi Kerajaan.
Misaki dan Erza yang mendengar perkataan Naruto juga di buat penasaran dengan cerita dari Rin tentang kerjaannya selama ini menjadi petinggi Kerajaan.
Setelah itu mereka semua saling mengobrol dan bercerita satu sama lain. Hingga hari menunjukkan waktu agak sore.
Naruto yang melihat bahwa sudah saatnya ia berangkat menuju kerumah Hinata dan Ino untuk melakukan kencangnya dan melakukan janjinya kepada Ino dan Hinata.
Naruto memutuskan untuk kekamarnya untuk siap-siap sebelum berangkat kerumah Ino dan Hinata.
__ADS_1
"Mm sebaiknya aku mandi dan bersiap terlebih dahulu. " Ucap Naruto yang bersiap-siap.
Setelah semuanya selesai Naruto langsung berangkat menuju ke kediaman Hyuga dan Yamanaka untuk menjemput Ino dan Hinata.