
Sebelumnya.
Seperti contoh juga saat Naruto di undang Hinata kerumahnya untuk berlatih bersama karena Hinata pernah melihat Naruto berlatih Taijutsu maka dari itu Hinata meminta Naruto untuk melatihnya dalam Taijutsu dan memberikannya saran kepada Hinata dan kebetulan pada saat itu Ayah Hinata sedang keluar kediaman selama sehari tetapi tanpa Naruto dan Hinata pada saat tengah hari Ayah Hinata sudah pulang dan pada saat melewati kediaman Hinata, ayah Hinata melihat bahwa putri pertamanya sedang berlatih dengan seorang pemuda yang mungkin ia kenal. Pada awalnya ayah Hinata akan mengabaikannya tetapi pada saat Naruto memberi arahan dan saran ke pada Hinata yang membuat ayah Hinata kagum atas arahan dan saran yang di berikan Naruto dan setelah beberapa hari kemampuan Hinata berkembang pesat. Mulai saat itulah ayah Hinata menyukai Naruto yang dapat bersikap dewasa dan dapat membimbing Hinata yang dirinya sendiri sangat jarang. Ya bisa di katakan dalam pemikiran ayah Hinata menginginkan bila putrinya bisa bersanding dengan Naruto.
Mungkin masih banyak lagi alasan orang tua mereka menyukai Naruto. Tetapi mereka hanya menutupinya saja dari orang lain.
Setelah permainan shogi Naruto dan Shikamaru selesai datang lah Guru mereka yaitu Guru Iruka.
Lanjut........
"Selamat siang anak-anak, kali ini kita akan peraktek melempar shuriken dan Taijutsu di lapangan akademi. Ayo ikuti saya. " Ucap Guru Iruka yang mengajak keluar kelas dan menuju lapangan latih akademi.
Setelah beberapa saat mereka sampai di lapangan latih akademi.
"Oke anak-anak pertama yang akan saya tujukan adalah melempar shuriken. Lihat baik baik. " Ucap Guru Iruka yang memulai mempraktekannya.
Semua murid akademi memperhatikan cara melempar shuriken dari Guru Iruka. Hingga Guru Iruka memerintahkan murid-muridnya maju satu persatu untuk praktik.
"Selanjutnya Uciha Sasuke. " Ucap Guru Iruka memanggil nama muridnya.
Setelah itu Sasuke maju mengambil shuriken yang di siapkan oleh Guru Iruka yang berjumlah 5 buah.
syuut syuut syuut syuut syuut
Semua target terkena sasaran lempar walaupun masih ada yang meleset.
"Kyaaaaa Sasuke-kun keren. " Ucap para gadis gadis.
"Selanjutnya Nara Shikamaru. " Ucap Guru Iruka memanggil nama muridnya.
syuut syuut syuut syuut syuut
"Selanjutnya Choji Akimici. " Ucap Guru Iruka memanggil nama muridnya.
syuut syuut syuut syuut syuut
"Selanjutnya Ino Yamanaka. " Ucap Guru Iruka memanggil nama muridnya.
syuut syuut syuut syuut syuut
"Selanjutnya Hyuga Hinata. " Ucap Guru Iruka memanggil nama muridnya.
syuut syuut syuut syuut syuut
"Selanjutnya Inuzuka Kiba. " Ucap Guru Iruka memanggil nama muridnya.
syuut syuut syuut syuut syuut
__ADS_1
"Selanjutnya Shino Aburame. " Ucap Guru Iruka memanggil nama muridnya.
"Maaf Guru Clan saya tidak bisa dalam shuriken. " Ucap Shino Aburame.
Guru Iruka yang mendengar hal tersebut hanya bisa menghilang gelengkan kepalanya.
"Selanjutnya Uzumaki Naruto. " Ucap Guru Iruka yang memanggil Naruto.
Lalu Naruto langsung maju dan mengambil shutmriken yang sudah di siapkan.
Setelah itu Naruto langsung melemparkan shurikenya dan Naruto hanya dapat mengenai 4 target saja.
Walaupun Naruto bisa melakukan yang lebih baik lagi akan tetapi ia masih mau menyembunyikannya dari orang lain. Kemampuan Naruto hanya di ketahui oleh teman-temanya saja dan itu pun tidak semua.
"Baiklah saatnya untuk praktek Taijutsu. Ucap Guru Iruka yang memanggil nama anak-anak untuk di tandingan.
Setelah beberapa saat akhirnya giliran Naruto dan teman-temannya.
Nara Shikamaru VS Choji Akimici
Pertandingan di hasilkan seri di karenakan Shikamaru tidak mau menyakiti Choji.
Inuzuka Kiba VS Siswa A
pertandingan dimenangkan oleh Kiba.
Pertandingan di memakan Oleh Shino.
Ino Yamanaka VS Hyuga Hinata
"Hehehehe ayo Hinata kita buktikan siapa yang terbaik, aku atau kau. " Ucap Ino yang maju di hadapan Guru Iruka.
"Heh baik lah Ino-chan kita buktikan siapa yang terbaik, aku atau kau. " Ucap Hinata yang sudah ada di hadapan Ino dan Guru Iruka.
"Baiklah. Mulai!!. " Ucap Guru Iruka memulai pertandingan.
pertandingan Taijutsu Hinata dan Ino cukup sengit. Itu di karenakan keduanya sering berlatih Bersama. Bahkan kadang-kadang mereka semua berlatih bersama Naruto, Shikamaru, Choji, Kiba, dan Shino di Danau dekat hutan tempat berlatih Naruto setiap hari, ya walaupun ia juga berlati di lapangan latih di kediamannya.
Teman-teman Naruto belum pernah ada yang berkunjung ke kediamannya yang sekarang. Karena memang mereka bila akan melakukan sesuatu akan janjian untuk bertemu di suatu tempat dan itupun jarang terjadi. Karena mereka lebih sering bersama saat di akademi atau saat mereka memutuskan ikut Naruto yang sedang latihan di Danau dekat Hutan.
whuuuuussss Tap
"Hah hah kau hebat juga Ino. " Ucap Hinata yang nafasnya tidak teratur.
whuuuuuusssss Tap
"Hah hah hah kau juga hebat Hinata. Sepertinya aku harus semu sering-sering bersama Naruto-kun untuk berlatih bersama. " Ucap Ino dengan nafas yang tidak teratur.
__ADS_1
"Jangan harap kau dapat selalu dekat dengan Naruto-kun dan berlatih bersama. Karena Naruto-kun akan selalu bersamaku. Hiyaaa. " Ucap Hinata yang memulai menyerang Ino terlebih dahulu.
"Hiyaaa. " Ucap Ino yang juga tidak mau kalah.
Setelah beberapa saat akhirnya keduanya seri dan mengakibatkan keduanya kehabisan energi karena terlalu berlebihan.
Naruto yang melihat keduanya akan jatuh pingsan langsung membuat dua Clon bayangan untuk membawa keduanya ke ruang kesehatan akademi dan menemani mereka.
Shadow Clone Jutsu
poof poof
whuuuussss
Tap
Tap
Kedua Clon bayangan Naruto tepat waktu menguap keduanya sebelum jatuh pingsan.
"Naruto-kun. " Ucap Ino dan Hinata sebelum pingsan.
"Guru tolong izinkan mereka berdua untuk beristirahat di ruang kesehatan Guru. " Ucap Naruto asli sedangkan kedua clonnya sedang menggengong Ino dan Hinata ala tuan putri.
"Kyaaaaaa Naruto-kun sangat perhatian dan romantis. Kyaaa aku jadi ingin di posisi Ino dan Hinata. " Ucap para gadis yang terpesona akan perhatiannya dan keromantisan Naruto saat menggendong Ino dan Hinata.
Setelah mendapatkan izin Naruto langsung membawa Ino dan Hinata keriang kesehatan akademi.
"Sudah-sudah semuanya kita lanjutkan yang terakhir. Uciha Sasuke VS Uzumaki Naruto. " Ucap Guru Iruka yang melanjutkan sesi pembelajarannya.
Setelah Naruto dan Sasuke siap di posisi, Guru Iruka langsung memberikan intruksinnya.
"Siap, Mulai. " Ucap Guru Iruka yang memulai pertandingan antara Sasuke dan Naruto.
Sasuke yang melihat Naruto bersikap tenang seperti tidak terpengaruh atas pertandingannya atau bahkan meremehkan kemampuan dirinya di buat marah karena ia di anggap remeh oleh Naruto.
"Hiyaaaatttt. " Ucap Sasuke yang mulai Naruto dengan emosi.
"Hey tenang Uciha Sasuke bila anda seperti itu anda bisa cepat mati bila dalam pertempuran hidup dan mati. " Ucap Naruto di dalam sela-sela pertarungan bahkan Naruto terlihat sangat tenang dan santai.
"Kurang ajar kau, hiyaaattt. " Ucap Sasuke yang menyerang Naruto dengan berutal dan termakan emosi.
"Sudah aku bilang kau itu harus tenang Uciha. " Ucap Naruto yang memperingatkan Sasuke agar lebih tenang dalam pertempuran.
Sasuke di buat sangat emosi saat semua serangannya dengan mudah di tangkis dan di hindari oleh Naruto. Naruto juga dapat dengan mudah menyerang balik Sasuke dan itu membuat Sasuke tambah emosi.
Sedangkan Guru Iruka yang melihat pertarungan Naruto dan Sasuke di buat kagum dengan Taijutsu Naruto di tambah ketenangan dari Naruto saat dalam pertempuran. Tidak hanya itu saja Guru Iruka juga sangat kagum saat Naruto memperingatkan Sasuke agar jangan terlalu terbawa emosi dalam pertempuran karena dapat membawa dampak kematian dan itu memangbenar apa yang semua Naruto bicarakan.
__ADS_1
Tidak hanya Guru Iruka saja yang dibuat kagum atas pertempuran tersebut tetapi para murid juga dibuat kagum atas pertarungan tersebut.