
Sebelumnya.
"Ti..... Tidak apa Naruto-kun, kau tidak salah. " Ucap Sakura.
"Terima kasih sudah memaafkan saya Sakura-san. Kalau begitu sebagai permintaan maaf saya, saya akan mentraktir anda Ramen di Ichiraku dan juga merayakan kesuksesan kita atas tes kali ini. Bagaimana. " Ucap Naruto kepada Sakura.
Sakura yang mendengar Naruto mengawalnya makan bersama membuatnya senang. Ia membayangkan dapat melakukan kencan setelah dari Ichiraku. Maka dari itu Sakura langsung menerima ajakan dari Naruto.
"Ya aku mau Naruto-kun. " Ucap Sakura mengiyakan ajakan Naruto untuk makan bersama.
Lanjut......
"Hey kau Sasuke ingin ikut kami tidak ke toko Ichiraku. Tapi maaf hanya toko ramen biasa bukan restoran mewah. Mau ikut tidak. " Ucap Naruto mengajak Sasuke. Walaupun Naruto sudah tau pasti jawabannya tidak.
Sasuke yang mendengar ajakan Naruto hanya cuek dan tak peduli.
"Tidak. " Ucap Sasuke yang berjalan pergi meninggalkan Naruto dan Sakura.
"Hah, anak itu. Mau sampai kapan sifatnya seperti itu. Katanya mau membangkitkan Clannya tetapi sifatnya seperti itu. Mana ada yang mau kerjasama dengan pemimpin Clan seperti itu. Sepertinya kau harus benar-benar sabar Sakura jika menikah dengannya. " Ucap Naruto yang melihat kelakuan Uciha tersisa itu.
Sakura yang mendengar ucapan Naruto tentang menikah dengan Sasuke di buat cemberut. Mungkin bila itu dulu mungkin ia akan senang dapat menikah dengan Sasuke. Tetapi sekarang ia sudah tidak peduli lagi dengan Sasuke.
Bahkan ia merasa geram dan bodoh kepada dirinya sendiri yang dulu. Kenapa ia harus menyukai seorang pria seperti Sasuke.
"Hmph untuk apa aku menikah dengannya. Aku sudah tidak peduli dengannya. Aku sudah memiliki pria idaman baru yang lebih baik darinya. Bahkan 100X lebih baik darinya. " Ucap Sakura tidak suka saat menyebutnya akan menikah dengan Sasuke.
Naruto yang melihat Sakura seperti itu hanya menganggukan kepalannya saja.
"Baguslah bila seperti itu, karena umurmu masih panjang. Jadi carilah pasangan yang lebih baik. Walaupun jodoh kita sudah di tentukan. Tetapi kita juga harus berjuang dan mencarinya. Kalau begitu ayo kita ke Ichiraku. " Ucap Naruto sedikit memberi nasihat kepada rekan Kunoichinya itu. Supaya tidak terlalu di butakan oleh yang namanya cinta.
Sakura yang mendengar nasihat dari Naruto di buat mengangguk dan tersenyum.
Setelah itu mereka berjalan bersama menuju Ichiraku untuk merayakan kesuksesan Tes terakhir mereka.
Selama perjalanan menuju Ichiraku Naruto dan Sakura saling mengobrol dan bercanda.
Sakura benar-benar senang hari ini, itu di karenakan hari ini ia dapat bekerjasama dengan Naruto, berpegangan tangan dengan Naruto, berjalan berdua dengan Naruto dan ia juga akan makan bersama Naruto. Itu semua benar-benar membuatnya bahagia.
Walaupun tanpa sepengetahuan Sakura nanti mungkin saat di Ichiraku Naruto malah mengobrol dengan Ayame. Mengingat Sakura belum mengetahui hubungan Naruto dan Ayame.
Setelah beberapa saat akhirnya Naruto dan Sakura telah sampai di toko ramen Ichiraku. Sesampainya mereka di sana mereka langsung memasuki toko ramen ichiraku.
__ADS_1
"Selamat datang di Toko Ramen Ichiraku. Eh Naruto-kun. " Ucap Seorang wanita muda yang menyambut kedatangan Naruto dan Sakura. Tetapi pada saat ia melihat bahwa yang datang adalah orang yang ia kenal, ia langsung berlari dan memeluk Naruto.
"Ah Ayame-chan, bagaimana kabarmu. " Ucap Naruto kepada wanita yang tiba-tiba memeluknya. Ternyata wanita itu adalah kekasih Naruto, yaitu Ayame.
"Kabarku baik, hanya saja aku merindukanmu Naruto-kun. " Ucap Ayame kepada Naruto. Tetapi pada saat mengucapkan "Aku merindukanmu Naruto-kun" ia berbisik di telinga Naruto. Supaya tidak ada yang mendengarkannya. Walaupun saat ini masih agak sepi. Tapi ia akan malu jika ada yang mendengarnya.
Naruto yang mendengar bisikan Ayame tersenyum dan membalas bisikan Ayame.
"Aku juga merindukanmu Ayame-chan ku sayang" Ucap Naruto berbisik kepada Ayame.
Ayame yang mendengar bisikan Naruto langsung menundukan kepalanya sambil menyembunyikan wajahnya yang memerah karena ia malu jika ada yang melihatnya.
"Mou Naruto-kun gombal. " Ucap Ayame lirih. Tetapi masih bisa di dengarkan oleh Naruto.
Naruto yang melihat Ayame seperti itu hanya tertawa kecil.
"Hahaha baiklah baiklah Ayame-chan kalau begitu aku pesan Ramen spesial buatanmu seorang, oke. " Ucap Naruto yang mengalihkan pembicaraan dengan memesan Ramen. Karena ia tidak enak dengan Paman Teuchi dan Sakura.
Paman Teuchi yang melihat interaksi Putrinya dan Naruto hanya menggelengkan kepalanya saja dan kembali bekerja.
Sedangkan Sakura saat ini ia sangat cemburu saat melihat interaksi antara Naruto dan wanita pelayan toko itu.
"IIIH apa sih sebenarnya hubungan Naruto-kun dengan wanita pelayan toko itu. Kenapa tiba-tiba wanita itu memeluk Naruto-kun dan Naruto-kun malah membalas pelukannya. Apa lagi tadi wanita itu wajahnya memerah saat Naruto-kun berbisik ketelinga wanita itu. Apa sih sebenarnya hubungan mereka. Pokoknya aku tidak boleh kalah dengan wanita pelayan toko itu. " Ucap Sakura dalam hati saat melihat interaksi antara Naruto dan Ayame.
"Oh ya Ayame-chan perkenalkan ini teman satu Timku Haruno Sakura dan Sakura ini... " Ucap Naruto terpotong saat ingin mengenakan Ayame kepada Sakura.
"Hallo Sakura-san, perkenalkan namaku Ayame, salam kenal semoga kita bisa berteman. " Ucap Ayame memperkenalkan diri kepada Sakura.
Sakura yang melihat uluran tangan Ayame langsung menerimanya.
"Hallo Ayame-san, salam kenal juga. " Ucap Sakura sambil tersenyum di bibirnya. Walaupun dalam hatinya sedang menyelidiki hal spesial dari Ayame, hingga bisa membuat orang yang ia cintai bisa dekat dengannya.
"Jadi apa yang kau pesan Sakura-san. " Ucap Ayame menanyakan pesanan Sakura.
"Oh aku Ramen biasa saja, Ayame-san. " Ucap Sakura memesan.
Setelah itu Ayame langsung membuat pesanan Naruto dan Sakura. Beberapa saat kemudian akhirnya pesanan Naruto dan Sakura telah siap dan langsung di sajikan kepada Naruto dan Sakura.
"Silahkan di nikmati. " Ucap Ayame menyajikan pesanan mereka.
Setelah pesanan mereka siap Naruto dan Sakura langsung memakan pesanan mereka.
__ADS_1
Naruto yang sedang makan merasa bahwa kekasihnya Ayame ingin mengatakan sesuatu kepadanya.
"Ayame-chan, bila ada yang ingin kau bicarakan padaku maka bicaralah. " Ucap Naruto sambil menatap kekasihnya Ayame.
Ayame memang sebenarnya ada yang ingin ia minta kepada kekasihnya. Tetapi ia ragu untuk mengucapkannya karena takut mengganggu pekerjaannya sebagai shinobi.
Tetapi pada saat kekasihnya memperbolehkannya bicara ia mulai sedikit lega dan berharap bahwa kekasihnya dapat mengabulkan permintaannya.
"Naruto-kun, apakah kau bisa mengantarkan dan menemaniku untuk membeli sesuatu. " Ucap Ayame dengan menundukan kepalanya dan dengan nada lirih tetapi masih bisa di dengar.
Naruto yang mendengar ucapan kekasihnya di buat tersenyum dan mengiyakan permintaan kekasihnya itu.
"Ya tentu, apapun untukmu Ayame-chan. Memang kapan kita akan pergi. " Ucap Naruto mengiyakan permintaan Ayame.
Ayame yang mendengar jawaban kekasihnya di buat senang. Tetapi ia masih ragu dan takut bila mengganggu pekerjaan kekasihnya sebagai shinobi.
"Tapi apakah tidak mengganggu tugasmu sebagai shinobi Naruto-kun. Jika itu mengganggu aku tidak masalah jika kau tidak bisa. " Ucap Ayame yang menundukan kepalanya.
"Tentu tidak Ayame-chan, memang kapan kita akan perginya. " Ucap Naruto sambil tersenyum kepada Ayame.
Ayam yang mendengar jawaban kekasihnya Naruto dibuat senang dan bahagia. Karena kekasihnya dapat menemaninya berbelanja.
"Benarkah Naruto-kun, kalau begitu bagaimana kalau sekarang. " Ucap Ayame dengan nada senang dan mata yang berbinar.
Naruto yang melihat Ayame bahagia juga ikut tersenyum bahagia. Karena menurut Naruto asalkan orang yang ia cintai dan sayangi bahagia maka ia juga akan bahagia.
"Apa kamu yakin, apa tidak mengganggu waktu kerjamu Ayame-chan. " Ucap Naruto yang tidak enak jika ia pergi saat Ayame sedang bekerja membantu Ayahnya.
Ayame yang mendengar ucapan Naruto langsung agak lesu dan menatap ayahnya untuk meminta izin.
Paman Teuchi yang di tatap putrinya paham akan apa yang diminta Putrinya. Jadi ia menganggukan kepalanya sebagai jawaban. Lagi pula ia juga sudah lama tidak melihat Putrinya bahagia seperti ini. Jadi ia mengizinkan pergi bersama Naruto.
Paman Teuchi juga senang jika Naruto dapat membahagiakan Putrinya itu. Itu menjadikan Paman Teuchi lebih menyukai Naruto dan merestui hubungannya dengan Putri satu-satunya itu.
Ayame yang mendapat persetujuan dari Ayahnya di buat senang. Karena ia dapat berjalan-jalan bersama kekasihnya Naruto.
"Naruto-kun. " Ucap Ayame kepada Naruto.
Naruto yang tau apa maksud Ayame langsung menganggukan kepalanya.
Ayame benar-benar senang hari ini karena ia akan jalan-jalan dan berbelanja bersama Naruto sambil.
__ADS_1
Sakura yang sejak tadi mendengarkan obrolan Naruto dan Ayame membuatnya tambah panas. Karena dari awal ia ingin berkencan dengan Naruto setelah makan di Ichiraku. Tetapi ini malah Ayame yang akan berkencan dengan Naruto.