
Sebelumnya.
"Naruto-kun, ini air minumnya untuk kamu. Karena pasti Naruto-kun lelah sehabis dari seharian ini menjaga Tazuna-san. " Ucap Sakura yang datang dengan membawa sebuah air minum untuk Naruto.
"Terima kasih Sakura. " Ucap Naruto berterima kasih kepada Naruto.
Setelah itu Naruto dan Sakura sedikit berbicang-bintang tentang beberapa hal. Hingga Naruto memutuskan untuk mandi dan kemudian beristirahat.
Sedangkan Sakura hanya menganggukan kepalanya saja saat mendengar ucapan dari Naruto.
Lanjut...........................
Skip 1 Minggu Kemudian.
Sudah satu minggu setelah Naruto pulang dari Kirigakure dan selama itu pula Naruto hanya melakukan pengawalan terhadap Tazuna ataupun pergi melihat-lihat latihan rekan-rekan satu Timnya atau melihat-lihat posko yang telah ia dirikan di Negeri Ombak untuk membantu para penduduk di sana.
Saat ini Naruto sedang melakukan acara makan paginya bersama keluarga Tazuna dan juga rekan-rekan satu Timnya.
"Jadi hari ini mereka berdua sudah mulai melakukan tugas mereka bukan Guru. Karena jujur saja aku merasa bosan bertugas sendirian di sana. " Ucap Naruto kepada Gurunya di sela-sela makan.
"Yah kita akan mulai bertugas bersama mulai saat ini. Ya walaupun proses pembangunan jembatan sudah hampir selesai. Tapi itu tidak masalah, lagi pula aku juga merasakan firasat buruk akan tentang kedatangan Zabuza dan ANBU nya. " Ucap Guru Kakashi mengiyakan ucapan Naruto.
"Oh kalau membahas tentang Zabuza aku telah mendapatkan sedikit informasinya. Menurut informasi yang aku Zabuza akan melakukan penyerangan kembali hari ini terhadap kita. Aku juga memiliki informasi tentang Gato yang ternyata hanya memanfaatkan Zabuza dan anbu nya saja dan ia tidak berniat untuk membayar mereka sama sekali. Menurut informasi yang aku peroleh bahwasanya Gato berencana untuk membuat Zabuza dan ANBU nya sebagai umpan sekaligus menghabiskan cakra milik kita hingga nantinya memudahkan ia menyerang kita nantinya saat kita sedang lengah. " Ucap Naruto menjelaskan informasi yang ia peroleh.
Kakashi yang mendengar ucapan dari Naruto di buat mengerutkan keningnya. Karena Kakashi merasa penasaran dengan sumber informasi yang Naruto terima.
"Naruto, dari mana kau mendapatkan semua informasi tadi. " Ucap Kakashi bertanya kepada Naruto.
"Oh aku mendapatkannya dari Clon yang aku kirim ketempat Gato dan orang-orangnya. Karena aku juga tidak ingin nantinya kita mengalami kerepotan saat melawan bajingan itu. Jadi ya aku kirim saja Clonku kesana. " Ucap Naruto dengan santai menjawab pertanyaan dari Gurunya tadi dan juga mengarang cerita sebenarnya tentang Zabuza dan Haku.
Kakashi yang mendengar jawaban dari Naruto hanya dapat di buat menghela nafas kasar dan sedikit menganggukan kepalanya.
Setelah itu mereka melanjutkan acara sarapan pagi mereka lagi yang tadi tertunda karena obrolan mereka.
Setelah selesai sarapan pagi Naruto dan Timnya mengikuti Tazuna menuju proyek pembangunan jembatannya dan bersiap akan kedatangan Zabuza dan ANBU nya bila tiba-tiba menyerang Tazuna nantinya.
Hari telah menujukan waktu siang hari akan tetapi selama Naruto dan Timnya berjaga tidak ada tanda-tanda akan datangnya Zabuza sama sekali. Hingga membuat Naruto cukup bosan dan tidak betah di sana.
"Akh........ sungguh bosan. " Ucap Naruto menggerutu yang merasa kebosanan.
Setelah Naruto menggerutu tiba-tiba saja muncullah sebuah kabut yang cukup tebal yang hampir menyelimuti seluruh area jembatan penghubung yang sedang Tazuna bangun.
"Hehehehhehe, akhirnya muncul juga. " Ucap Naruto sambil tersenyum.
Di saat semuanya telah terselimuti oleh kabut yang cukup tebal, tiba-tiba saja Kakakshi di serang oleh seseorang yang tidak terlihat karena terhalang kabut tebal tersebut.
Ting
Tapi untungnya Kakashi dapat menangis serangan tersebut sebelum ia terkena serangan tersebut.
Merasa agak tidak suka akan adanya kabut di sekitarnya Naruto langsung berinisiatif melakukan segel jutsunya.
Wind: Blowing Wind
Wuuuuuuuusssssss
Setelah Naruto mengeluarkan jutsu anginnya, secara perlahan kabut yang menutupi seluruh area jembatan tersebut perlahan-lahan menghilang.
Setelah kabut tersebut menghilang Naruto dan Timnya dapat melihat seorang pria dewasa dengan membawa pedang besarnya dan juga seorang wanita bertopeng yang berada di samping pria berpedang.
"Oh ternyata Paman Momochi Zabuza. Hai paman, apakah kabarmu baik dan apakah luka-lukamu telah sembuh. " Ucap Naruto tersenyum kepada Zabuza dan juga berusaha untuk tetap dalam rencananya.
"Kurang ngajar kau bocah tengik, akan aku cincang kau nanti. " Ucap pria yang membawa pedang yang ternyata adalah Zabuza.
"Cih, gaya penampilan dan bicaranya saja yang besar. Tapi saat kau melawanku saja kau kalah, paman. Jadi lebih baik menyerahkan dan pulanglah Ke Kiri juga jangan lupa menikahlah. Karena umurmu sudah tua tapi sepertinya kau tidak memiliki pasangan. Oh atau apakah nona itu adalah kekasihmu paman. Tapi bila iya aku merasa kasihan kepadanya, karena iya harus mendapatkan pria yang sudah berkarat sepertimu. Hahahahaha. " Ucap Naruto mengejek sekaligus memprovokasi Zabuza.
Zabuza atau lebih tepatnya Clon darah Zabuza yang mendengar ejekan dari Naruto di buat merah padam di wajahnya. Karena iya saat ini sedang menahan amarahnya kepada Naruto.
"Kurang ngajar kau bocah tengik. " Ucap Zabuza dengan wajah merah padam menahan amarahnya.
"Hehehehe, jangan marah dong paman. Kalau kau marah-marah terus nanti kau cepat tua loh paman dan bila kau cepat tua berarti nanti kau cepat mati. Jika kau mati nanti lalu bagaimana nasib nona itu. Oh apakah untuk aku saja paman, aku akan usahakan menjaganya dengan baik nanti. Jadi nanti kau bisa mati dengan tenang, hahahahahahaha. " Ucap Naruto yang masih saja mengejek dan memprovokasi Zabuza.
Clon Zabuza yang mendengar ejekan dari Naruto sudah benar-benar di baut emosi dan sudah tidak tahan lagi untuk memukulnya. Bahkan menurut Zabuza jika perlu langsung di bunuh saja.
"Kurang ngajar kau bocah. " Ucap Zabuza yang sudah tidak tahan akan ejekan dari Naruto dan ia langsung melesat kearah Naruto dengan pedang besar di tangannya.
Whhhhuuuuuuuuussssasaas
Naruto yang melihat Zabuza melesat kearahnya langsung mengeluarkan pedang katanya dati cincin penyimpangannya. Setelah itu Naruto langsung mengambil posisi bertahan untuk menerima serangan dari Zabuza nanti.
Ting
"Hallo, paman. Aku harap kau tidak melupakan bahwa aku juga adalah seorang pengguna Kenjutsu sepertimu loh, paman. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya sambil menahan serangan pedang besar milik Zabuza.
"Cih, kali ini akan aku buat kau menangis karena kalah dariku bocah. " Ucap Zabuza sambil menatap tajam Naruto.
"Hohoho, menangis kah. Kalau di pikir-pikir terakhir kali aku menangis adalah karena aku di usir dari panti asuhan saat usiaku 4 tahun dan tidak tau harus tinggal dimana setelah di usir dari saja. Baiklah sudah aku putuskan paman, jika kau dapat membuatku menangis dalam pertempuran kali ini. Maka aku akan bersedia mati atau menjadi bawahannya yang setia. Bagaimana paman. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.
"Cih, aku terima tantanganmu itu bocah. Jadi aku harap kau sudah siap untuk mati di tanganku, bocah. " Ucap Zabuza kepada Naruto sambil menatap tajam Naruto.
Setelah itu terjadilah pertempuran antara Zabuza dan juga Naruto sebagai sesama pengguna Kenjutsu.
Sedangkan untuk Kakashi, Sakura, Sasuke, dan Haku masih diam di tempat mereka masing-masing dan masih memperhatikan pertarungan antara Zabuza dan Naruto.
"Guru, apa yang akan kita lakukan kepada ANBU itu. " Ucap Sakura yang mulai memperhatikan salah satu musuhnya itu.
__ADS_1
Kakashi yang mendengar ucapan dari Sakura langsung mengalihkan perhatiannya dari pertempuran Naruto dan Zabuza ke salah satu musuhnya yang lain.
"Yang pasti prioritas utama kita adalah melindungi Tazuna dari musuh. Jadi kalian berdua lindungilah Tazuna dan aku akan menyerang ANBU tersebut. " Ucap Kakashi memberikan arahan kepada dua anak didiknya.
"Ha'i Guru Kakashi. " Ucap Sakura menyanggupi perintah yang di berikan oleh Gurunya itu.
Sedangkan Sasuke hanya diam dan tak peduli akan apa yang Kakashi ucapkan tadi. Karena Sasuke saat sedang merasa emosi saat melihat pertaruhan antara Naruto dan Zabuza. Hal tersebut di karenakan ia merasa sangat lemah jika di bandingkan Naruto. Tapi di satu sisi saat ia melihat pertarungan antara Naruto dan Zabuza, ia mengharapkan akan kematian dari Naruto di tangan Zabuza dalam pertarungan tersebut.
Kakashi yang melihat salah satu anak didiknya hanya diam saja merasa tidak peduli. Karena menurutnya Sakura saat ini sudah mulai dapat di andalkan, walaupun dalam hal bertempur ia masihkah terbelakang. Tapi menurutnya asalkan Sakura masih dapat di ajak kompromi dan kerjasama. Maka itu sudah lebih dari cukup. Karena menurutnya untuk kemampuan bertempur Sakura masihkah dapat di asah dengan berjalannya waktu.
"Baiklah, sekarang aku akan menyerangnya dan kau Sakura pastikan keamanan dari Tazuna. Mengerti. " Ucap Kakashi kepada Sakura dan setelah itu Kakashi langsung melesat menuju ke salah satu musuhnya yang tersisa.
Whhhhuuuuuuuussssssssss
Sedangkan Sakura hanya dapat menganggukan kepalanya saja dan mulai mengambil posisi siap siaga.
ANBU milik Zabuza atau lebih tepatnya Haku yang melihat Kakashi melesat kearahnya langsung saja ia mengambil posisi siap tempurnya.
Whhhuuuuuuuusssssssss
Ting
Ting
Ting
Setelah itu terjadilah pertempuran antara Kakashi dan Haku yang bisa di katakan berat sebelah. Hal itu terjadi karena perbedaan level antara Kakashi dan Haku.
Naruto yang melihat pertarungan antara Gurunya dan Haku di sela-sela pertarungannya antara Ia dan Zabuza di buat kasihan akan Clon darah dari Haku itu. Tapi hal tersebut langsung ia tepis saat mengingat bahwa Haku adalah shinobi pengguna Kekkei Genkai Elemen Es.
Naruto yang mengingat hal tersebut langsung saja mengingatkan Gurunya tersebut untuk lebih berhato-hati lagi terhadap Haku.
"GURU, BERHATI-HATILAH. KARENA IA ADALAH SEORANG SHINOBI PENGGUNA KEKKEI GENKAI ELEMEN ES DARI CLAN YUKI, DARI KIRIGAKURE. " Ucap Naruto berteriak kepada Gurunya itu di sela-sela ia sedang bertarung.
Kakashi yang mendengar peringatan dari Naruto langsung di buat lebih waspada lagi.
Pertarungan antara kedua kubu itu cukup berlangsung lama dan cukup sengit. Apa lagi petarungan antara Naruto dan Zabuza yang bisa di katakan cukup sengit dan juga cukup seru untuk di lihat.
Naruto yang masih bertarung dengan Zabuza tiba-tiba ia merasakan sebuah gerombolan energi kehidupan dari manusia yang sedang menuju kearah tempat pertarungannya.
Naruto yang merasakan hal tersebut langsung di buat tersenyum menyeringai di bibirnya.
Zabuza yang sedang menjadi lawan pertarungan Naruto saat ini di baut heran dan juga merinding saat melihat Naruto tersenyum menyeringai di sela-sela pertarungan mereka.
"Hoy bocah, kenapa kau senyum-senyum seperti itu. Terlebih lagi senyumanmu itu juga cukup menyeramkan. " Ucap Zabuza kepada Naruto di sela-sela pertarunanya.
Naruto yang mendengar pertanyaannya di buat tambah tersenyum menyeringai di bibirnya saat ini.
"Hehehehe, maaf-maaf saja jika senyumanku ini menyeramkan. Karena apa yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang juga, Zabuza-san. " Ucap Naruto dengan senyum menyeringai di bibirnya.
"Mmmm, apakah Gato. " Ucap Zabuza menebak.
Naruto yang mendengar tebakan dari Zabuza di baut menganggukan kepalanya sebagai tanda membenarkan tebakan dari Zabuza tadi.
Zabuza yang melihat anggukan dari Naruto di buat tersenyum dan mengelengkan kepalanya. Karena Zabuza berpikir bahwa sebentar lagi Gato akan bertemu dengan Dewa Kematiannya sebentar lagi.
Berapa saat kemudian akhirnya yang di tunggu-tunggu oleh Naruto akhirnya tiba juga dan itu membuat Naruto yang melihatnya tersenyum menyeringai di bibirnya.
" Ternyata sebutan Iblis dari Kiri hanyalah bualan belaka. Melawan bocah-bocah ingusan saja kau tidak bisa, cuih. " Ucap seseorang yang tiba-tiba datang bersama orang-orangnya di area pertempuran Naruto atau lebih tepatnya di jembatan penghubung yang di bangun oleh Tazuna.
Zabuza yang mendengar hal tersebut di baut emosi dan ingin menyerang orang tersebut. Tetapi sebelum hal tersebut terjadi Naruto telah menghentikanya terlebih dahulu.
"Hey paman, apakah benar kau adalah orang yang bernama Gato. " Ucap Naruto yang bertanya kepada orang yang tadi membuat Zabuza emosi.
"Hahahahaha, kalau ia kenapa. Apakah kau takut padaku bocah, bila ia sebaiknya kau pergi dari sini sekarang juga. Sebelum nantinya aku bertindak dan tidak memberikan pengampunan kepadamu bocah. " Ucap orang yang Naruto tanyai tadi, yang ternyata adalah Gato atau otak dari semua kejahatan yang ada di Negeri Ombak selama ini.
Naruto yang mendengar ucapan dari Gato di baut tersenyum sinis kepadanya.
"Heh, aku takut kepadamu. Jangan mimpi paman, aku menanyakan namamu hanya untuk meminta izin darimu sebelum aku membunuhmu dan juga mengambil semua hartamu yang ada di Negeri Ombak ini. " Ucap Naruto kepada Gato dengan senyum sinisnya.
Gato yang mendengar ucapan dari Naruto di buat marah dan juga emosi.
"Kurang ngajar kau bocah, parah sudah aku beri pengampunan kepadamu tetapi kau malah meminta sebuah kematian kepadaku. Maka akan akan dengan senang hati membunuhmu bocah. Kalian semua serang mereka, karena aku yakin saat ini mereka telah kehabisan banyak cakra. Hahahahahaha. " Ucap Gato kepada orang-orangnya.
"Ooooooooo. " Ucap orang-orang Gato.
Setelah itu orang-orang Gato langsung lari menuju kearah Naruto dan yang lainnya.
Naruto yang melihat itu tentu saja tidak akan tinggal diam. Hingga Naruto langsung melakukan segel jutsunya.
Ice : A Thousand Needles of Ice
Setelah Naruto melakukan segel jutsunya muncullah sebuah jarum yang terbuat dari Es yang mengelilingi Naruto. Untuk jumlah jarum es sendiri mungkin sekitar ratusan atau mungkin hampir menyentuh ribuanan jarum es yang mengelilingi Naruto.
Setelah itu Naruto langsung mengarahkan tangannya kedepan atau lebih tepatnya mengarah kearah orang-orang dari Gato yang sedang mengarah kepadanya dan juga yang lain.
Seperti mengerti akan apa yang di maksud dari Naruto. Jarum-jarum es tersebut langsung melesat kearah yang di tuju oleh Naruto tadi.
Whhhuuuuuusssssssss
Whhhuuuuuussssssss
Whhhhhuuuuuuuuusssssss
Jarum-jarum es Naruto langsung melesat kearah orang-orang Gato dan langsung mengenai titik aku puntur mereka. Hingga menyebabkan mereka yang terkena jarum es tersebut tidak dapat menggerakkan tubuhnya.
__ADS_1
Gato dan orang-orangnya yang berjumlah sekitar 500 orang langsung saja tidak dapat bergerak setelah terkena jarum-jarum es milik Naruto tadi.
"Akh......... kenapa aku tidak bisa bergerak. " Ucap salah satu dari orang-orang Gato.
"Kenapa napa ini, kenapa tiba-tiba saja tubuhku tidak bisa di gerakan. " Ucap Orang-orang Gato yang lain.
Gato dan orang-orangnya di buat heran dan juga penasaran kenapa tiba-tiba mereka tidak bisa bergerak.
Sedangkan Kakashi, rekan satu Timnya, Tazuna, Zabuza dan Haku yang melihat itu semua di baut kaget, kagum dan sebagainya.
Khususnya Haku yang melihat Naruto dapat menggunakan elemen Es di baut kaget dan juga penasaran. Karena menurutnya Elemen adalah salah satu dari sekian banyak Kekkei Genkai di Dunia Shinobi yang berarti tidak banyak orang yang dapat menggunakannya. Tentunya selain dari Clan tertentu, khususnya adalah Clannya. Hingga Haku terus bertanya-tanya dan juga di buat penasaran karenanya.
"Hey, paman katanya kau ingin menyerang kami. Tapi kenapa kau dan orang-orang hanya daim saja. Ayo sini serang aku, Oh jika aku tidak mau maka aku akan dengan senang hati menyerang kalian terlebih dahulu. " Ucap Naruto dengan senyum menyeringai di bibirnya.
Setelah itu Naruto langsung saja melakukan segel jutsunya.
Fire: Fire Shuriken
Setelah Naruto melakukan segel jutsunya, muncullah shuriken-shuriken yang terbuat dari api yang mengelilingi Naruto seperti menunggu perintah dari Naruto.
Naruto yang telah menyiapkan jutsunya langsung melihat ke arah Gato dan juga orang-orangnya dengan senyum sinis di bibirnya.
"Gato ucapkanlah selamat tinggal kepada Dunia ini. " Ucap Naruto sambil mengarahkan tanyanya ke depan atau kearah Gato dan juga orang-orangnya.
Whhhuuuuuusssssssss
Whhhuuuuuussssssss
Whhhhhuuuuuuuuusssssss
Setelah Naruto mengarahkan tanganya kedepan atau lebih tepatnya mengarah ke Gato dan orang-orangnya. Langsung saja para shuriken api itu mengarah kearah Gato dan orang-orangnya.
Booooooommmmmmmm
Booooooooommmmmmmmm
Booooooommmmmmm
Boooooooooommmmmmmm
Beberapa saat setelah Naruto mengarahkan shuriken-shuriken api itu kearah Foto dan orang-orangnya terdengarlah suara ledakan di tempat Gato dan orang-orangnya.
Setelah beberapa saat akhirnya ledakan-ledakan tersebut berhenti juga dan tinggal menyisakan sebuah asap dari hasil ledakan tadi.
Setelah asap tersebut menghilang terlihatlah ceceran darah dan juga ada potongan tubuh manusia yang tergeletak di tempat ledakan tadi.
Orang-orang yang ada di sana yang melihat hal tersebut di baut merinding dan bergidik ngeri melihatnya.
Sedangkan sang pelaku dari penyebab hal tersebut malah tersenyum senang dan hal tersebut menambah ngeri orang-orang yang melihatnya. Karena mereka merasa sedang melihat seorang psikopat yang sedang membantai musuh-musuhnya.
"Huh, akhirnya selesai juga dan yang terpenting adalah saat ini Negeri Ombak dapat terbebas dari seorang bajingan sepertinya. Juga syukurnya aku telah memberikan sebuah segel pelindung kepada jembatan ini. Jika tidak maka ledakan-ledakan tadi akan merubuhkan jembatan ini. " Ucap Naruto dengan senyum senang di wajahnya.
Setelah merasa cukup Naruto langsung kembali ketempat rekan-rekanya yang lain.
"Naruto-kun, apakah kau baik-baik saja. " Ucap Sakura kepada Naruto yang baru saja sampai. di sampingnya.
"Ah ya aku baik-baik saja kok, Sakura. Lalu kau dan Tazuna-san bagaimana, apalah kalian baik-baik saja. " Ucap Naruto kepada Sakura.
"Aku baik-baik saja, Naruto-kun. " Ucap Sakura dengan senyum senang di wajahnya. Karena Naruto menanyakan keadaannya.
"Syukurlah kalau begitu. " Ucap Naruto.
Setelah itu Naruto langsung mengalihkan pandangnya kepada sang Guru yang masih berada di dekat Haku.
"Guru, kita hentikan saja pertarungan ini. Lagi pula dari awal mereka hanyalah Clon darah saja. " Ucap Naruto kepada sang Guru.
Kakashi yang mendengar ucapan dari Naruto tadi di buat mengerutkan keningnya penasaran.
"Apa maksudmu dengan mereka adalah Clon darah, Naruto. " Ucap Kakashi kepada Naruto sambil menatapnya.
"Hehehehehe, sebenarnya ini adalah rencana kami bertiga Guru. Jadi sebenarnya aku telah memberikan informasi yang sebenarnya kepada Zabuza dan ANBU nya itu atau yang bernama Haku tentang Gato yang memanfaatkan mereka saja. Jadi setelah itu kami memutuskan untuk merampok harta milik Gato dan membaginya. Bagian harta tersebut adalah sebagian untuk Zabuza dan Haku dan sebagai lagu untuk aku serahkan kepada Negeri Ombak nanti. Nah untuk maksud dari Clon darah tadi adalah sebenarnya setelah kami merampok harta milik Gato. Mereka memutuskan untuk kembali ke Kiri, tetapi aku meminta mereka untuk membuatkan Clon darah mereka untuk mempermainkan Gato. Jadi seperti itu Guru, aku harap kau paham akan apa yang aku ceritakan tadi. " Ucap Naruto kepada Gurunya dan tentunya Naruto juga mengarang cerita tersebut. Karena untuk menyembunyikan semua yang telah ia lakukan selama ini.
Kakashi yang mendengar hal tersebut di baut menganggukan kepalanya sebagai tanda paham.
"Baiklah, kalau begitu kau lepaskan lah segelnya. Supaya kami dapat menghilang segera, lagi pula tugas kami juga telah selesai di sini. " Ucap Zabuza kepada Naruto
"Baiklah kalau begitu, Fuinjutsu : Blood Seal Kai. " Ucap Naruto sambil melepaskan segel darah yang ada pada Clon darah Zabuza dan Haku tersebut.
"Kalau begitu aku pergi dulu Naruto. Semoga kita dapat bertemu lagi di lain hari. " Ucap Zabuza yang langsung menghilang dari sana.
Pooooooffffffff
"Naruto-kun, kalau begitu aku juga pamit undur diri. Da dah Naruto-kun. " Ucap Haku kepada Naruto setelah itu ia langsung menghilang dari sana atau lebih tepatnya membatalkan jutsu Clon darahnya.
Pooooooffffffff
Setelah Zabuza dan Haku pergi Naruto langsung mengalihkan perhatiannya kepada Gurunya dan juga kliennya.
"Tazuna-san Guru, sebaiknya sekarang kita istirahat saja dulu dan untuk pembangunan jembatannya kita lanjutkan saja besok. Ya itung-itung untuk menenangkan para pekerja yang sedikit syok setelah penyerangan tadi. Bagaimana. " Ucap Naruto kepada Guru dan juga Kliennya.
Kakashi yang mendengar usulan dari Naruto tentunya setuju. Karena itu juga baik untuk ia dan juga murid-muridnya.
Sedangkan Tazuna juga setuju akan apa yang Naruto usulkan tadi. Karena ia juga sedikit syok akan penyerangan tiba-tiba tadi dan terlebih lagi ia juga harus melihat seorang psikopat yang sedang membantai musuh-musuhnya.
Setelah mencapai kesepakatan akhirnya Naruto dan yang lain memutuskan untuk pulang kerumah Tazuna dan melanjutkan pembangunan jembatannya kembali besok.
__ADS_1