
Sebelumnya.
Ayame yang mendengar Naruto akan membencinta menjadi gusar. Karena ia tidak ingin Naruto membencinnya. Karena itu sangat menyakitkan baginya.
"A....... a. " Ucap Ayame yang benar-benar merasa gusar.
"Ayame-chan jika ada yang ingin kau bicarakan, bicaralah mumpung aku ada disini. " Ucap Naruto.
Ayame yang mendengar itu berusaha menancapkan hatinya untuk mengajak Naruto pergi kencan dan mengungkapkan apa yang ada di hatinya kepada Naruto.
Lanjut........
"Na..... Naruto-kun, apakah kita bisa berbicara berdua saja. " Ucap Ayame sedikit gugup.
Naruto yang mendengar ucapan Ayame mengangkat alisnya. Karena bingung dengan apa yang akan Ayame ucapkan dengan dia.
"Yah bisa. Memang kita akan bicara dimana. Karena tadi kamu bilang ingin berbicara berdua saja denganku Ayame. " Ucap Naruto.
Ayame yang mendapat pertanyaan itu di buat bingung karena dia tidak kekikiran akan hal itu.
"Apa jangan-jangan Ayame-chan~ ingin mengajaku kencan. " Ucap Naruto dengan senyum menggoda Ayame.
Ayame yang mendengar itu di buat tambah gugup. Karena Naruto langsung menebak apa yang ada di pikiran Ayame.
Walaupun Ayame lebih tua dari Naruto, tetapi ia tidak memiliki pengalaman tentang yang sedang ia hadapi sekarang. Maka dari itulah Ayame sangat gugup saat ini.
Naruto yang melihat itu hanya tersenyum. Karena menurutnya tingkah Ayame saat ini cukup lucu. Bahkan melebihi Hinata saat sedang gugup dan malu.
"Baiklah kalau begitu, jadi kita bertemu dimana dan kapan. Bagaimana kalau nanti malam di taman desa. " Ucap Naruto yang memberikan saran untuk kencan mereka nanti.
"Mmm baiklah Naruto-kun. " Ucap Ayame yang setuju akan usulan Naruto.
"Baiklah kalau begitu, kita bertemu di taman nanti malam. Kalau begitu aku pulang dulu dan ini uangnya. Terima kasih makanannya, tadi sangat enak. " Ucap Naruto yang bangun dari duduknya dan pergi keluar toko.
Saat ini Ayame di landa gugup, malu dan senang. Karena ia akan kencan dengan Naruto.
__ADS_1
Saat Naruto keluar dari toko ramen ia bertemu kedua kekasihnya sedang berjalan bersama dan akan memasuki toko ramen Ichiraku.
"Oh Ino-chan dan Hinata-chan, kenapa kalian ada di sini dan berjalan berdua. " Ucap Naruto bertanya kepada kedua kekasihnya itu.
"Kami sebenarnya mencari Naruto-kun. Saat kami kerumahmu, tapi Naruto-kunnya tidak ada jadi kami mencarimu dan mungkin kamu ada di Ichiraku jadi kami kasini dan ternyata benar kamu ada di sini. " Ucap Ino. Sedangkan Hinata hanya mengangguk saja.
"Oh begitukah. Tadi setelah perkumpulan Tim aku memutuskan menghilangkan kebosananku dengan berkeliling Desa. Saat aku berkeliling aku merasakan lapar jadi aku kasini. " Ucap Naruto menjelaskan kepada kedua kekasihnya.
Naruto bingung apakah ia akan memberi tahukan tentang pertemuannya nanti dengan Ayame atau tidak. Sebenarnya Naruto tidak mau adanya rahasia dalam hubungannya. Tetapi di lain sisi bisa menjadi pertengkaran di dalam hubungannya yang padahal belum pasti Ayame akan menyampaikan apa padanya.
"Mmm Ino-chan Hinata-chan ada yang ingin aku beri tahukan kepada kalian. " Ucap Naruto yang ingin memberi tahukan tentang pertemuannya kepada kedua kekasihnya nanti malam.
Seakan mengerti akan maksud dari apa yang ingin kekasihnya sampaikan kepada mereka berdua, Ino langsung menjawabnya ucapan dari Naruto.
"Kami mengerti apa yang ingin kamu bicarakan. Kami tidak masalah, ya kan Hinata-chan. Kami mengerti kau pasti sudah mempertimbangkannya dengan baik sebelumnya. " Ucap Ino yang mengerti dengan apa yang akan Naruto sampaikan. Karena memang sebelumnya Ino dan Hinata mendengar bahwa kekasihnya akan bertemu dengan wanita lain nanti malam atau bisa di sebut kencan.
Sebenarnya mereka juga agak sakit hati, apa lagi Hinata yang bisa di katakan wanita lemah, lembut. Tetapi Ino menenangkan Hinata dan memperingatinya bahwa kekasih mereka pasti tidak akan meninggalkan mereka dan bila pun Naruto menambah kekasih lagi pasti dia dapat berlaku adil pada mereka semua.
Hinata yang mendengar itu mengangguk setuju dan mulai menenangkan dirinya.
Naruto yang mendengar itu kaget karena kedua kekasihnya tau dengan apa yang akan Naruto ucapkan. Tetapi mereka tidak marah atau sebagainnya. Itu benar-benar membuatnya bingung.
Karena Naruto tidak mau jika nantinya kedua kekasihnya marah atau sedih. Walaupun ini nantinya akan membuat Ayame bersedih. Tetapi setidaknya bisa menjelaskan kepada Ayame atau menundanya untuk membicarakannya terlebih dahulun kepada kedua kekasihnya.
"Tidak perlu, kami mengizinkanmu Naruto-kun. Kalau begitu kamu pulanglah terlebih dahulu. Karena kami akan makan terlebih dahulu dan ada yang ingin kami bicarakan berdua. " Ucap Ino.
"Kalau begitu aku akan menunggu kalian dan mengantar kalian pulang. " Ucap Naruto yang tidak mau kedua kekasihnya marah.
"Tidak perlu Naruto-kun, kami ingin membicarakan tentang masalah wanita. Jadi kamu pulanglah dulu. " Ucap Ino.
"Apakah kalian yakin. " Ucap Naruto.
"Iya Naruto-kun kami yakin. " Ucap Ino.
"Huh baiklah kalau begitu. Jika kalian kenapa-napa tinggal panggil aku saja. Oke. " Ucap Naruto sambil mengelus rambut Ino dan Hinata sebelum pergi.
__ADS_1
Setelah itu Naruto langsung menghilang pulang kekediamnanya. Sedangkan Ino dan Hinata masuk ke toko ramen.
"Ayo Hinata-chan, mungkin ini berat cukup berat. Tetapi memang kenyatanya begini. Lagi pula kamu juga dapat melihat bukan bahwa gadis Ichiraku itu menyukai Naruto-kun kita. Di tambah bahwa dia sudah mengenal dan dekat sebelum bertemu dengan kita. Lagi pula ia juga baik, aku yakin dia dapat saling berbagi dengan kita. Ayo masuk Hinata-chan. " Ucap Ino menjelaskan kepada Hinata dan mengawalnya masuk.
Hinata yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya dan mengerti tentang apa yang Ini bicarakan tadi.
Jadi Hinata juga mulai menerima jika Naruto berkemungkinan untuk memiliki kekasih lain selain ia dan Ino. Tetapi Naruto juga haru izin kepadanya dan ia juga harus tau orang seperti apa yang akan jadi saudarinya.
Ayame yang melihat Naruto dari dalam toko berbicara dengan Ino dan Hinata di buat cemburu. Apa lagi saat Naruto memperlakukan Ino dan Hinata dengan mengelus rambut mereka.
Ayame memang kenal dengan Ino dan Hinata, karena sebelumnya pernah di kenalan oleh Naruto saat mengajak mereka makan Ramen. Ino dan Hinata juga sering menemani Naruto ke Ichiraku untuk makan Ramen. Bahkan kadang-kadang mereka terlihat manja dengan Naruto dan Naruto memperlakukan spesial di situlah Ayame kadang-kadang sangat cemburu dengan mereka berdua.
Ayame memang tidak mengetahui hubungan Naruto dengan kedua gadis itu sebenarnya. Tetapi Ayame berusaha berpikir positif, karena ia sangat benar-benar menyukai Naruto.
Ino dan Hinata telah memasuki Ichiraku dan memutuskan untuk duduk dan menyapa Ayame.
"Hai Ayame-chan, bagaimana kabarmu. " Ucap Hinata berusaha menenangkan hatinya dan menyapa Ayame yang berkemungkinan besar akan menjadi saudarinya nanti.
Ayame yang di sapa oleh Hinata langsung tersadar dari lamunanya.
"Oh hai Hinata-chan dan Ino-chan, selamat datang di Ichiraku ramen. Silakan duduk dan apa yang kalian pesan. " Ucap Ayame menyambut Ino dan Hinata di tokohnya dan berusaha menenangkan dirinya.
"Terima kasih Ayame-chan, kami berdua pesan seperti biasa saja Ayame-chan. Iyakan Hinata-chan. " Ucap Ino memesan pesannya kepada Ayame. Sedangkan Hinata hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah menerima pesanan, Ayame langsung menuju ruang kerjanya, yaitu dapur. Setelah beberapa saat akhirnya pesanan Ino dan Hinata telah siap dan langsung menghidangkannya kepada Ino dan Hinata.
"Silakan di nikmati pesanan anda. " Ucap Ayame menyajikan pesanan Ino dan Hinata.
"Terima kasih, selamat makan. " Ucap Ino dan Hinata yang langsung menyantap pesanan mereka yang sudah di sajikan di hadapan mereka.
Setelah beberapa saat akhirnya Hinata dan Ino sudah menyelesaikan makanan yang sudah mereka pesan tadi.
"Terima kasih makanannya. " Ucap Hinata dan Ino yang sudah menyelesaikan makanannya.
Setelah itu Hinata dan Ino saling pandang hingga saling menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Sebenarnya tujuan Ino dan Hinata ke Ichiraku tidak hanya untuk makan. Tetapi juga untuk berbicara dengan Ayame. Khususnya tentang ia dan kekasihnya.
Niat Ino dan Hinata tidak untuk memarahi Ayame atau sebagainya. Tetapi untuk menanyakan apakah Ayame yakin bahwa ia mencintai kekasih mereka Naruto. Bila ia apakah Ayame akan terima jika Naruto sudah memiliki kekasih. Dan juga beberapa pertanyaan seputar wanita.