The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 63


__ADS_3

Sebelumnya.


Ground : Protective Wall Of The Soil


Graaaakkkkk


Muncullah diding tanah setelah Kakashi melakukan jutsunya. Tidak sampai di situ Kakashi juga melakukan segel tangan lagi untuk melakukan jutsunya.


Land : Underground Projection


Setelah melakukan segel jutsu Kakashi langsung menyelam kedalaman tanah dan menuju ke arah Sasuke. Lalu setelah berada di bawah Sasuke Kakashi langsung menarik kaki Sasuke kebawah tanah dan menenggelamkannya.


Setelah di tarik oleh Kakashi, Sasuke langsung terjebak di dalam tanah dan sulit untuk keluar.


Sedangkan Sasuke sendiri berdecak kesal karena ia malah terjebak di tanah.


Naruto yang melihat itu rasanya mau tertawa karena nasib yang di alami Sasuke.


Lanjut.......


"Heh apakah ini kekuatan seorang Uciha. " Ucap Kakashi memprovokasi Sasuke.


Sasuke yang mendengar hinaan pada dirinya di buat geram. Karena Kakashi berani meremehkan Clannya.


Sedangkan Naruto dan Naruto saat ini sedang menyiapkan diri sebelum menyerang Kakashi.


"Mmm dimana 2 lainnya kenapa aku tidak bisa merasakan cakra mereka. Kalau Naruto aku mungkin masih bisa percaya jika dapat menekan cakranya sampai keritik terendah. Tapi Sakura aku masih sangat ragu. Apakah mereka berkerjasama, mari kita lihat apa rencana yang akan mereka lakukan. " Ucap Kakashi yang gagal mendeteksi keberadaan 2 calon muridnya.


"Sakura apakah kau sudah siap?. " Ucap Naruto kepada Sakura yang ada di sampingnya sebelum memulai rencana mereka.


"Ya Naruto-kun, aku sudah siap. " Ucap Sakura menjawab pertanyaan Naruto.


"Bagus, setelah aba-abaku kita akan mulai rencananya. Baiklah setelah hitungan ketiga kita mulai dan aku akan membuka pelindung ini dan pergi sejauh-jauhnya dari dekatmu. Supaya Guru tidak mengetahui rencana kita. 1...........2...........3, mulai. " Ucap Naruto yang langsung menghilang dari samping Sakura dan mendarat agak jauh dari Sakura.


Setelah Naruto memberikan aba-aba mulai, Sakura langsung melemparkan senjata ninjanya, seperti kunai dan shuriken.


Syuuuutttt


Syuuuuuuutttttttt


Sriiiiiinggggg


Sriiiiinnggggg


Sakura melempar senjata ninjanya ke arah Kakashi sesuai rencananya.


Booooommmmm

__ADS_1


Booooommmmm


Booooooommmmm


Boooooommmmmm


Suara ledakan dari alat ninja yang di lempar Sakura. Ternyata Sakura menempelkan kertas peledak dalam senjata ninjanya sebelum di lempar ke arah Kakashi.


Naruto yang melihat itu di buat tersenyum, karena ia tidak mengharapkan Sakura dapat memikirkan tentang meletakan kertas peledak dalam alat ninjanya supaya dapat menghasilkan asap dan menyulitkan pandangan.


"Bagus Sakura, tidak aku sangka kau cerdik juga. " Ucap Naruto di tempat persembunyianya.


Setelah itu Naruto langsung menghilang menggunakan jutsunya dan mengarah kearah Kakashi untuk mengambil loncengnya. Untungnya Naruto sudah meletakan segel jutsunya kepada Gurunya itu. Maka itu dapat memudahkan rencananya.


Walaupun sebenarnya tanpa bantuan Sakurapun ia bisa. Tapi itu akan terlihat egois. Ya mungkin itung-itung melihat kemampuan Sakura. Supaya nantinya jika dalam misi ia dapat mempertimbangkan kemampuan Sakura.


Kakashi saat ini cukup di buat kerepotan dan kaget. Karena ia tidak berharap dalam senjata ninja yang mengasahnya terdapat kertas peledak.


Kertas peledak adalah salah satu alat ninja yang di buat dari kertas yang di letakan segel peledak di dalamnya. Itu untuk mempermudahkan tugas seorang shinobi.


Mungkin bagi para ahli Fuinjutsu membuat segel peledak di manapun dan kapanpun itu mudah. Tetapi bagi shinobi biasa itu sangat sulit dan merepotkan. Maka dari itulah di buat sebuah kertas peledak. Untuk memudahkan tugas seorang shinobi.


Naruto saat ini sudah mendapatkan lonceng yang ada di Kakashi dan pergi menuju tempat Sakura tadi.


"Sakura-chan kau luar biasa, aku tidak mengharapkan kau dapat meletakan kertas peledak di dalam senjata ninjamu. Kau sungguh cerdik Sakura-chan. " Ucap Naruto memuji Sakura sesudah mengambil loncengnya.


Sakura yang mendapat pujian dari Naruto dibuat merona dan senang.


Naruto yang mendengar ucapan Kakashi hanya di buat tersenyum dan keluar dari tempat persembuyiannya.


"Sakura ayo kita keluar dan kita tampar pria bermasker itu. " Ucap Naruto yang keluar dari tempat persembunyiannya.


Sakura yang mendengar ucapan Naruto hanya mengangguk dan mengikuti Naruto keluar dari tempat persembunyiannya.


"Heh apa kau yakin Guru, lalu ini lonceng milik siapa. " Ucap Naruto menunjukkan loncengnya.


Kakashi yang melihat lonceng di tangan Naruto langsung memeriksa loncengnya. Setelah di periksa ternyata loncengnya telah hilang.


"Bagaimana bis.. " Ucap Kakashi terpotong oleh Naruto.


"Bagaimana bisa kami mendapatkan lonceng ini. Tentunya dengan kerjasama dan rencana, jika aku memberi tahukannya padamu. Maka aku bukan seorang Shinobi, karena dengan mudahnya menyampaikan rencananya sendiri. Sakura ini untukmu satu, terima kasih kerjasamanya. " Ucap Naruto kepada Kakashi dan memberikan satu loncengnya kepada Sakura sambil tersenyum.


"Terima kasih juga kerjasamanya Naruto-kun dan terima kasih loncengnya. " Ucap Sakura menerima lonceng pemberian Naruto dengan wajah merona saat melihat senyum Naruto.


Kakashi yang melihat kerjasama dan kedekatan kedua calon anak didiknya itu di buat tersenyum senang. Karena setidaknya masih ada kerjasama dalam timnya.


"Baiklah karena Naruto dan Sakura telah mendapatkan loncengnya maka kalian lulus dan untuk Sasuke kau akan kembali ke akademi. Karena kau gagal dalam tes ini. " Ucap Kakashi.

__ADS_1


Sasuke yang mendengarkan bahwa ia gagal dari Sakura dan Naruto di buat menggertakan giginya. Karena menurutnya dia lah yang paling hebat dari Sakura dan Naruto.


"Siapa bilang Guru Kakashi, aku akan memberikan loncengku padanya. " Ucap Naruto yang melelahkan lonceng yang ada di tangannya kepada Sasuke.


Sasuke yang melihat Naruto melemparkan loncengnya padanya merasa di rendahkan oleh Naruto. Tetapi ia tetap menangkapnya karena jika ia kembali ke akademi maka rencananya tidak akan bisa berjalan.


"Naruto-kun lalu kamu bagaimana. " Ucap Sakura agak murung jika ia tidak bisa satu Tim dengan Naruto.


"Itu mudah, kita hanya perlu berbagi lonceng seperti ini. " Ucap Naruto yang menggenggam tangan Sakura yang sedang memegang lonceng.


Sakura di buat melotot dan wajahnya sangat memerah. Karena tiba-tiba Naruto memegang tangannya.


"Kyaaaaa Naruto-kun memegang tanganmu, persetan dengan Ino dan Hinata, yang penting aku dapat berpegangan tangan dengan Naruto-kun seperti ini. " Ucap Sakura dalam hati.


Kakashi yang melihat Sakura seperti itu hanya menggelengkan kepalanya. Karena tingkat Kunoichi satu-satunya yang ada di Timnya.


"Apa maksudmu Naruto. " Ucap Kakashi pura-pura tidak tau.


Walaupun dalam hati ia sangat puas dengan Naruto atau anak dari gurunya itu.


"Bukanya tujuan dari tes ini adalah mengetes kerjasama Tim. Lagi pula misalkan Sasuke kembali ke akademi maka Tim ini akan kekurangan satu Genin. Karena menurut peraturan Shinobi Konoha. Setiap Tim Genin berisikan 3 Genin dan 1 Jonin atau Chunnin. Lagi pula tes ini ada di dalam catatan milik ayahku. Jadi aku tau akan hal tersebut, walaupun tanpa aku membaca catatan ayah pun aku mengerti. Karena tes ini sebenarnya sangat mudah dan sederhana. Bahkan bila kami tidak mendapatkan loncengnya pun kami akan lulus, selagi masih ada kerjadama Tim. " Ucap Naruto menjelaskan panjang lebar kepada Kakashi.


Kakashi yang mendengar jawaban Naruto di buat kagum dan sedikit kaget karena ternyata Naruto membaca catatan milik ayahnya.


Sasuke yang mendengarkan ucapan Naruto merasa tidak peduli. Menurutnya ia bisa lulus tes ini di dapat melakukan rencananya.


Sedangkan Sakura masih larut dalam pikirannya sendiri. Karena ia dapat berpegangan tangan dengan Naruto dalam waktu yang cukup lama.


"Ya baiklah kalian semua lulus dan besok kita akan melakukan misi perdana Tim 7. Jadi kalian bisa beristirahat dan mempersiapkan diri kalian besok. Kalau begitu kalian bisa pergi pulang dan betistirahat di rumah kalian masing-masing. Aku pergi dulu Dah, oh Yah besok kumpul di tempat ini lagi jam 7 sebelum mengambil misi kalian. " Ucap Kakashi yang langsung pergi dari hadapan Naruto dan yang lainnya.


Naruto yang melihat Gurunya pergi dengan cepat, tetapi saat berkumpul selalu telat hanya bisa menghela napas dan mengelengkan kepalanya.


"Hah sudahlah, Sakura bagaiman kalau kita merayakan kesuksesan kita ini dengan makan Ramen bersama di Ichiraku. " Ucap Naruto kepada Sakura.


Sakura yang masih dalam dunianya sendiri tidak menjawab ajakan Naruto.


Naruto yang melihat itu di buat heran hingga ia menyadari bahwa ia masih memegang tangan Sakura. Naruto langsung melepaskan tangaya dari Sakura dan menundukan badannya untuk meminta maaf.


"Maafkan aku Sakura-san, aku benar-benar tidak sengaja. Sekali lagi aku minta maaf Sakura-san. " Ucap Naruto meminta maaf.


Sakura yang merasa genggaman tangan Naruto lepas di buat cemberut tidak suka. Karena ia merasa masih nyaman di pegang oleh Naruto.


Tetapi pada saat melihat Naruto minta maaf sampai menundukan badannya membuatnya tidak enak.


"Ti..... Tidak apa Naruto-kun, kau tidak salah. " Ucap Sakura.


"Terima kasih sudah memaafkan saya Sakura-san. Kalau begitu sebagai permintaan maaf saya, saya akan mentraktir anda Ramen di Ichiraku dan juga merayakan kesuksesan kita atas tes kali ini. Bagaimana. " Ucap Naruto kepada Sakura.

__ADS_1


Sakura yang mendengar Naruto mengawalnya makan bersama membuatnya senang. Ia membayangkan dapat melakukan kencan setelah dari Ichiraku. Maka dari itu Sakura langsung menerima ajakan dari Naruto.


"Ya aku mau Naruto-kun. " Ucap Sakura mengiyakan ajakan Naruto untuk makan bersama.


__ADS_2