The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 69


__ADS_3

Sebelumnya.


"Baiklah kalau begitu ayo kita pergi menggunakan jutsuku. " Ucap Naruto kepada Aiko dan Akiko.


Tetapi Naruto juga melirik kepada Gurunya untuk meminta izin kepadanya.


Kakashi yang melihat Naruto melirik kepadanya langsung paham akan apa yang Naruto lakukan. Jadi ia menganggukan kepalannya sebagai tanda mengizinkan.


"Baiklah sebelum itu aku akan membuat Clon terlebih dahulu. Shadow Clone Jutsu. " Ucap Naruto sambil melakukan segel jutsu.


Pooofff


pooooofffff


Muncullah dua Clon Naruto setelah Naruto melakukan segel jutsu.


Lanjut..........


"Baiklah Guru, Sakura, dan Sasuke pegang pundah salah satu Clon dan untuk Aiko dan Akiko bisa pegangan denganku atau Clonku. " Ucap Naruto menjelaskan sebelum ia menggunakan jutsunya.


Aiko dan Akiko yang mendengar ucapan Naruto langsung memeluk lengan kanan dan kiri Naruto.


Sakura yang melihat Aiko dan Akiko dengan enaknya memeluk lengan Naruto di buat cemburu dan panas di dalam hatinya. Jadi Sakura langsung memeluk lengan Clon Naruto yang ada di sampingnya.


Kakashi yang ingin memegang pundak Clon Naruto yang sedang di peluk lengannya oleh Sakura langsung mendapat tatapan tajam dari Sakura. Itu sebagai tanda bahwa Kakashi tidak boleh memang pundak Clon Naruto yang sedang ia peluk.


Kakashi yang mendapat tatapan tajam dari Sakura langsung di buat mengerti dan beralih ke Clon Naruto yang satunya. Walaupun Kakashi adalah Jonin tetapi bila berurusan dengan wanita dengan mode singa betina maka ia lebih baik mundur terlebih dahulu. Karena jika wanita sudah memasuki mode singa betina itu susah untuk di hadapi dengan jutsu sekalipun.


Merasa semuanya sudah siap, Naruto langsung menggunakan jutsunya untuk ke suatu tempat.


Sriiinggg


Naruto dan yang lainnya langsung menghilang di ruangan tersebut setelah Naruto menggunakan jutsu The Flying Lightning God Style nya membawa semuanya ke suatu tempat.


Beberapa saat kemudian Naruto telah sampai di sebuah tanah lapang yang di penuhi oleh berbagai macam bunga yang cantik dan indah. Tempat tersebut sebenarnya salah satu tempat kencan Naruto dengan Ino dan Hinata. Sedangkan Ayame sendiri belum pernah ia ajak keempat tersebut atau keempat lainnya.


"Wow ini indah sekali, Iyakan Kak. " Ucap Akiko kepada sang Kakak Aiko saat melihat keindahan hamparan bunga di sampingnya.


"Kau benar Akiko-chan, ini sangat indah. Terima kasih Naruto-kun telah membawa kami keempat yang indah ini. " Ucap Aiko yang merasa senang dan terpesona akan keindahan hamparan bunga yang ada di depan matanya.


Sakura sendiri juga merasa terpesona akan keindahan hamparan bunga yang ada di depan matanya. Hingga ia teringat bahwa sahabat wanita pirangnya pernah cerita bahwa ia pernah di ajak kesuatu tempat yang indah oleh kekasihnya. Jadi Sakura memutuskan untuk bertanya kepada Naruto.

__ADS_1


"Naruto-kun apakah kau pernah membawa Ino dan Hinata kasini. " Ucap Sakura bertanya kepada Naruto.


"Ya aku pernah mengajak mereka kencan denganku di sini. Sebenarnya tempat seperti ini aku menemukan beberapa. Jadi aku sering membawa mereka kasini atau ketempat lain. Apa lagi Ino-chan sangat menyukai bunga. " Ucap Naruto sambil membayangkan wajah kekasihnya Ino saat di ajak pertama kali ke tempat itu.


Sakura yang mendengarkan jawaban Naruto di buat mengangguk walaupun dalam hati ia merasa iri dengan Ino dan Hinata. Karena ia dapat mendapatkan seorang pria yang dapat membahagiakan dan memperhatikan mereka. Sakura juga merasa bodoh saat mengingat dulu mengejar-ngejar seorang pria yang tidak pernah menghargainya sama sekali itu.


Aiko dan Akiko yang mendengar obrolan Naruto dan Sakura di buat bingung. Karena dalam pembahasan itu terdapat nama seorang wanita dan perihal kencan.


"Naruto-kun memangnya siapa Ino dan Hinata itu. Apakah itu temanmu. " Ucap Aiko yang berpikir bahwa Ino dan Hinata adalah teman Naruto.


"Oh mere..... " Ucapn Naruto terpotong oleh Sakura yang tiba-tiba bicara.


"Ino dan Hinata itu adalah Kekasih Naruto-kun dan juga sahabatku. Jadi disini aku tidak hanya sebagai rekan Timnya saja, tetapi juga sebagai penjaga untuk Naruto-kun. Supaya tidak di ganggu oleh perempuan lain. " Ucap Sakura dengan nada tidak suka dan melirik kearah Aiko dan Akiko.


Aiko dan Akiko yang mendengarkan ucapan langsung mengerutkan keningnya dan merasa tidak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh wanita berambut pink itu. Jadi mereka memutuskan untuk bertanya kepada Naruto.


"Naruto-kun apakah benar apa yang di ucapkan wanita pink dan berjidat lebar itu. " Ucap Akiko yang bertanya kepada Naruto sambil melirik kearah Sakura seperti memprovokasinya.


Sakura yang mendengar nada ejekan dari Akiko di buat emosi dan marah.


"Apa maksudmu, Hah. " Ucap Sakura yang emosi kepada Akiko.


"Sakura sudah jangan emosi seperti itu. Merekakan klien kita jadi kamu haru sabar, oke. Untuk apa yang Sakura ucapkan tentang Ino-chan dan Hunata-chan kekasihku itu memang benar. " Ucap Naruto menenangkan sakura dan menjawab pertanyaan Akiko.


Sedangkan Aiko dan Akiko merasa lemas saat mendengar bahwa pria yang mereka sukai akhir-akhir ini telah memiliki kekasih.


"Sudah lebih baik sekarang kita membahas hal lain. Mmm tunggu kalau tidak salah aku memiliki beberapa makanan di penyimpananku. " Ucap Naruto yang langsung mengeluarkan beberapa gulungan penyimpanan dari cincin penyimpangannya.


Setelah mengeluarkan beberapa gulungan penyimpanan Naruto langsung membuka dan mengeluarkan sesuatu dari gulungan-gulungan penyimpanan tersebut.


Pooofffff


pooooffff


Naruto mengeluarkan sebuah karpet atau alas duduk dan beberapa makanan seperti Ramen, makanan ringan, minuman dan lain-lain.


Semuanya yang ada di sana melihat Naruto telah mengeluarkan berbagai macam makanan hanya di buat bingung. Itu di karenakan Naruto adalah seorang shinobi tetapi kenapa Naruto membawa banyak makanan.


"Naruto-kun ini sangat banyak, apakah masih ada banyak lagi di tempat penyimpananmu. " Ucap Sakura.


"Tentu, maaf saja walaupun aku seorang shinobi yang pekerjaannya menantang mau dan terkadang tidak ada waktu untuk makan-makan seperti ini. Tetapi itu berarti bukan tidak boleh jika aku membawa makanan seperti ini. Karena aku sangat tidak suka akan pil makanan dan sebagainya. Kecuali jika keadaan mendesak. Maka dari itu aku membawa makanan di penyimpananmu, khususnya makanan-makanan kesukaanku seperti ramen dan sebagainya. " Ucap Naruto sambil tersenyum.

__ADS_1


Kakashi yang mendengar itu hanya dapat tersenyum. Karena bagaimanapun apa yang Naruto ucapkan benar. Bahkan ia sendiri kurang suka akan pil makanan atau sebagainya.


Kakashi dalam hati bersyukur karena ternyata Naruto membawa perbekalan makanan di penyimpangannya. Jadi bila ia dan Tim 7 menjalankan misi di luar desa maka ia tidak perlu repot-repot akan makanan. Walaupun itu terdengar licik, karena memanfaatkan murid sendiri. Tetapi mau bagaimana mana lagi.


Setelah itu semuanya duduk di alas duduk yang telah Naruto siapkan.Mereka juga makan-makanan yang telah Naruto siapkan sambil mengobrol satu sama lain. Walaupun yang banyak mengobrol dan bercanda adalah Naruto, Sakura, Aiko, dan Akiko. Karena Kakashi hanya sibuk akan buku yang belum tau apa isinya oleh Naruto. Sedangkan Sasuke sendiri hanya diam dan tak peduli.


Selama seharian Naruto dan Timnya menemani dan menjaga Aiko dan Akiko. Kadang-kadang Aiko dan Akiko meminta di perlihatkanlah beberapa jutsu. Hingga meminta Naruto membawa terbang mereka menggunakan jutsu Flames : Phoenix Wings Of Fire mengelilingi hamparan bunga atau berkeliling desa Konoha.


Sebenarnya Naruto tidak mau atau lebih tepatnya takut jika saat ia membawa terbang Aiko dan Akiko terbang keliling desa para kekasihnya melihatnya dan itu dapat membuatnya kesulitan nantinya.


Waktu telah menujukan sore hari yang berarti misi dari Tim 7 telah selesai. Karena Arta hanya membuat misi untuk satu hari. Itu di karenakan besok keluarga Tuan Arta akan pergi dari Konoha dan melanjutkan Bisnisnya.


"Baiklah Tuan Arta, misi kami telah selesai. Jadi kami mohon undur diri. " Ucap Kakashi kepada Arta.


"Ah ya Kakashi-san, terima kasih telah menjaga putri-putriku. Juga terima kasih untuk Naruto karena sudah mau juga menjaga dan menemani putri-putriku. Juga sudah mau mengajari dan menasihati sedikit kepada Putriku. Karena dari yangbsaya lihat mereka sedikit berubah sebelum bersama anda. Jadi sekali lagi terima kasih. " Ucap Arta berterima kasih Khususnya kepada Naruto yang telah memberi nasihat dan pembelajaran kepada anak-anaknya.


"Ah anda terlalu berlebihan, sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai shinobi yang sedang menjalankan misi dan sebagai seorang manusia yang memberikan atau membatu orang menjadi lebih baik lagi. " Ucap Naruto yang merasa tidak enak saat di terlalu di puji oleh Tuan Arta.


Arta dan Asuka yang melihat kepribadian dan sifat Naruto di buat tersenyum dan tambah tertarik akan Naruto.


"Hahahaha anda memang luar biasa Naruto-kun. Seandainya anda dapat menjadi menantumu, hehehehhe. " Ucap Asuka.


Aiko dan Akiko yang mendengarkan ucapan dari ibunya di buat memerah wajah mereka. Saat ibunya mengucapkan ingin menjadikan Naruto menantunya. Tapi mereka sadar bahwa Naruto telah memiliki seorang kekasih.


"Ibu jangan seperti itu, Naruto-kun telah memiliki kekasih. " Ucap Aiko kepada sang ibu dengan sedikit manda kekecewaan saat mengingat Naruto telah memiliki kekasih.


"Ah sayang sekali kalau begitu. " Ucap Asuka sedikit kecewa.


"Sungguh beruntung keluarga yang dapat menjadikan menantunya. Karena pasti Naruto akan menjadi orang hebat suatu hari nanti. " Ucap Arta memuji Naruto.


Naruto yang mendengar pujian dan sebagainya dari keluarga Arta hanya dapat tersenyum canggung.


"Baiklah kalau begitu kami mohon undur diri Tuan Arta, Nyonya Asuka, Nona Aiko, dan Nona Akiko. " Ucap Kakashi sambil menundukan badannya sebelum pergi di ikuti oleh Naruto dan kedua rekannya.


Setelah itu Kakashi dan Tim 7 pergi dari penginapan yang di gunakan oleh Tuan Arta tersebut. Setelah keluar dari penginapamnmeteka berjalan menuju Kantor Hokage untuk menyerahkan laporan misi mereka.


Saat ini Kakashi dan Tim 7 telah berada di kantor Hokage atau lebih tepatnya aula misi Konoha untuk menyerahkan laporan misi.


"Baiklah kalian telah menyelesaikan misi pertama kalian dan ini adalah imbalan misi kalian. " Ucap Hokage Ke-3 sambil memberikan bayaran misi Tim 7.


Saat Kakashi menerima imbalan misi ia merasa bahwa imbalan yang ia terima lebih besar dari imbalan yang seharusnya Rank D.

__ADS_1


" Hokage-sama bukanya ini terlalu banyak dari sebuah misi Rank D. " Ucap Kakashi bertanya kepada Hokage Ke-3.


Hokage Ke-3 yang mendengarkan pertanyaan Kakashi di buat tersenyum. Karena memang yang dikatakan oleh Kakashi adalah benar.


__ADS_2