The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 78


__ADS_3

Sebelumnya.


Beberapa saat kemudian Rin telah menjelaskan dan menceritakan semuanya kepada Rias dan orang-orang yang ada di aula pertemuan.


Rias dan semuanya yang mendengar ucapan Rin di buat kaget dan merasa kurang percaya. Khususnya tenang pertemuan Naruto dengan sang Dewa Shinobi dan mata Galaxy. Sedangkan untuk ritual pemurnian darah Uzumaki mereka sedikit percaya. Karena mereka melihat buktinya di depan mereka saat ini, yaitu jumlah cakra yang meningkat milik Uzumaki Rin.


Tapi Uzumaki Rin dapat menyakinkan dan memberikan bukti kepada Rias dan semuanya tentang pertemuan Naruto dengan sang Dewa Shinobi dan mata Galaxy. Hingga dapat membuat Rias dan semuanya percaya.


Lanjut.............


Setelah mendengarkan semua yang Rin ucapkan tadi mereka terdiam sejenak untuk mencerna semuanya dalam pikiran mereka. Tapi lamunan itu terbangun saat Rin memberikan gulungan yang Naruto berita untuk di serahkan kepada Rias atau sang Bibi.


"Yang Mulia, Naruto-sama juga menitipkan ini untuk anda. " Ucap Rin memberikan sebuah gulungan kepada Rias.


Rias yang melihat itu langsung menerimanya dan melihat apa yang ada di dalam gulungan itu. Hingga beberapa saat Rias membaca isi dari gulungan itu dan paham akan apa yang Naruto inginkan dan di dalam gulungan itu juga ada segel penyimpanan yang menyimpan sesuatu.


Merasa penasaran dengan isi segel penyimpanan Rais langsung membuka segel penyimpanannya dan muncullah sebuah gulungan dengan ukuran sedang.


Raja yang melihat itu langsung membuka gulingan tersebut dan ia dapat melihat sebuah formula Fuinjutsu Pemurnian Darah Uzumaki yang Naruto ciptakan.


Rias tersenyum saat mendapatkan itu semua, karena ia merasa senang akan kemajuan dari calon Raja Uzushio sekaligus keponakannya itu.


"Apakah ada lagi yang Pangeran Naruto titipkan padamu. " Ucap Rias.


"Ada Yang Mulia. Naruto-sama meminta saya untuk memberikan kunai ini kepada anda dan kedua tunangannya. " Ucap Rin mengeluarkan tiga buah kunai dari tas shinobinya.


"Kalau begitu panggilkan Uzumaki Fei dan Uzumaki Rara dan suruh mereka kesini. " Ucap Rias kepada seorang ANBU untuk memanggil kedua tunangan Naruto.


Rias yang melihat Rin menyerahkan sebuah kunai pemberian Naruto langsung ia terima dengan rasa penasaran untuk apa kunai itu. Walaupun ia tidak tau untuk apa kunai itu tapi ia tetap menerimanya, karena bagaimanapun itu adalah pemberian dari keponakannya.

__ADS_1


Beberapa saat kemuudian datanglah empat orang wanita muda memasuki ruang aula pertemuan Istana secara bersamaan dan langsung berlutut di depan sang Ratu.


"Salam Yang Mulia. " Ucap keempat wanita muda tersebut memberi salam kepada sang Ratu Uzushio Uzumaki Rias.


"Oh ternyata kalian telah tiba Fei-chan dan Rara-chan, ternyata ada Nana-chan dan Mia-chan juga. Aku mengundang kalian kemari di karenakan Uzumaki Rin ingin menyerahkan sesuatu kepada kalian berdua Fei-chan dan Rara-chan. " Ucap Rias kepada keempat gadis yang ada di depannya yang ternyata adalah dua anak perempuan dari Rias dan kedua tunangan dari Naruto.


Fei dan Rara yang mendengar itu langsung melihat kearah Uzumaki Rin untuk bertanya kepadanya kenapa ia ingin bertemu dengan mereka.


"Maaf Rin-san, kalau boleh tau kenapa yah anda ingin bertemu dengan saya dan Rara-chan. " Ucap Fei bertanya kepada Rin mewakili saudarinya Uzumaki Rara.


"Salam Tuan Putri Fei dan Tuan Putri Rara, saya ingin menyerahkan kunai pemberian dari Naruto-sama ini kepada anda berdua. Naruto-sama berpesan untuk selalu membawa kunai itu kemanapun anda pergi. Karena jika Tuan Putri Fei dan Tuan Putri Rara dalam bahaya maka Naruto-sama dapat langsung menyelamatkan anda berdua. " Ucap Rin yang menyerahkan kunai pemberian Naruto dan sedikit pesan dari Naruto.


Fei dan Rara yang mendengarkan bahwa kunai itu dari Naruto langsung mengambil dan memeluknya seperti tidak ingin jauh dari kunai tersebut sedikitpun.


"Kami berjanji tidak akan pernah meninggalkan kunai ini Naruto-kun. " Ucap Fei dan Rara dalam hati dengan ekspresi senang di wajah mereka dan sedikit air mata kesenangan yang menetes dati mata mereka dengan kepala yang menunduk.


Rias yang mendengar ucapan Rin di buat paham akan maksud dari kepolakannya memberikannya kunai tersebut. Ya mungkin sisi positifnya keponakannya itu telah menjadi pribadi yang dewasa dan bertanggung jawab. Bahkan bila di lihat senyum yang terletak di bibir Rias karena merasa senang akan perkembangan keponakannya.


"Sudah menjadi tanggung jawab saya Tuan Putri Rara. Lagi pula itu juga amanah yang di berikan oleh Naruto-sama langsung kepada saya. Jadi sudah tugas saya untuk menjalankannya dengan baik. " Ucap Rin sambil menundukan badannya.


Nana dan Mia merasa cemburu saat Fei dan Rara mendapatkan kunai pemberian dari Naruto itu.


"Apakah kami tidak mendapatkan kunai juga Rin-san. " Ucap Mia bertanya kepada Rin dengan wajah agak cemberut karena cemburu pada Fei dan Rara.


"Maaf Tuan Putri Nana dan Tuan Putri Mia, saya hanya menjalankan perintah dari Naruto-sama. " Ucap Rin kepada Mia sambil menundukan badannya.


Nana dan Mia hanya dapat mendengus pasrah saja saat mendengar jawaban dari Rin.


"Hahahahhaha kasihan sekali kedua putri ibu yang cantik ini tidak mendapatkan kunai dari Naruto-kun. Lihat Ibu saja mendapatkan kunai dari Naruto-kun, sepertinya Naruto-kun lebih tertarik kepada Ibu dari pada kalian berdua fufufu~. " Ucap Rias menggoda kedua puntrinya dengan memperlihatkan kunai pemberian dari Naruto.

__ADS_1


"APAAAA Ibu juga mendapatkan kunai dari Naruto-kun. " Ucap Nana yang kaget karena ibunya mendapatkan kunai dari Naruto seperti Fei dan Rara.


"Ini tidak adil, seharusnya aku dan kakak Nana mendapatkannya juga. " Ucap Mia yang juga kaget saat ibunya mendapatkan kunai dari Naruto seperti Fei dan Rara.


"Hihihihi, sepertinya pesona Ibu lebih kuat dari pada kalian fufufu~. Oh atau mungkin Naruto-kun lebih cocok menjadi Ayah kalian dan menikah dengan Ibu, uh sepertinya tidak buruk juga fufufu~. " Ucap Rias yang masih menggoda kedua putrinya.


Nana dan Mia yang mendengar itu langsung membayangkan jika Ibu mereka menikah dengan orang yang mereka sukai dan mereka berdua hanya menjadi anak tiri saja.


"TIDAKKKK. " Ucap Nana dan Mia sambil berteriak.


Rias yang berhasil menggoda anaknya hanya tertawa dalam hati. Tapi entah kenapa ia jadi menginginkan menikah lagi dengan seorang pria.


Sedangkan orang-orang yang ada di sana yang melihat interaksi Ibu dan anak hanya dapat menggelengkan kepalanya dan tidak sedikit pula yang ikut tertawa.


"Hehehehehe sepertinya kami harus mengambil Star lebih dulu Nana-chan dan Mia-chan. " Ucap Rara kepada Nana dan Mia dengan nada memprovokasi.


Nana dan Mia di buat panas akan provokasi dari Rara dan membuatnya emosi.


"Lihat saja nanti Rara-chan, kami akan mengejar kalian berdua. " Ucap Mia yang di angguk sang kakak kembarnya Nana.


Sedangkan Naruto saat ini sedang berjalan menuju gerbang desa untuk berkumpul sebelum berangkat ke Negeri Ombak untuk menjalankan misinya.


Setelah beberapa saat akhirnya Naruto tiba juga di gerbang desa Konoha dan di sana Naruto dapat melihat Klien, Guru pembimbing Kakashi, dan kedua rekannya telah menunggu dirinya.


"Hallo semuanya, maaf tadi ada sedikit kendala sebelum kasini. Sekali lagi aku minta maaf bila membuat kalian menunggu. Jadi bisa kita mulai misi ini atau kita akan mengatur strategi terlebih dahulu. " Ucap Naruto yang baru datang dan meminta maaf atas keterlambatan.


"Naruto-kun kenapa kamu lama sekali sih, kita di sini sudah menunggu kamu hampir setengah jam. " Ucap Sakura agak cemberut karena ia di buat menunggu oleh Naruto.


"Maaf maaf Sakura, tadi Ino-chan, Hinata-chan, dan Ayame-chan tidak memperbolehkanku melakukan misi ini. Jadi aku harus membujuk mereka terlebih dahulu. Jadi sekali lagi saya minta maaf. " Ucap Naruto memberi tahukan alasan kenapa ia sampai terlambat.

__ADS_1


Tadi memang benar bahwa ketiga kekasih Naruto melarang Naruto melakukan misi ke Negeri Ombak saat mengetahui apa misinya. Mereka melarang Naruto karena merasa khawatir jadi mereka melarang Naruto melakukan misi tersebut dan membatalkannya. Tapi setelah memberikan keyakinan dan alasan akhirnya ketiganya memperolehkan Naruto melakukan misi berbahaya tersebut. Dengan syarat Naruto harus pulang dengan keadaan baik-baik saja dan harus meluangkan waktu satu minggu untuk mereka setelah melakukan misi tersebut. Naruto yang mendapatkan persyaratan itu tentunya menerimanya, karena jika tidak maka ia tidak dapat mendapatkan izin dari ketiga kekasihnya.


__ADS_2