
Sebelumnya.
"Tidak aku tidak akan mengingkari apa yang aku ucapkan. Tetapi kemungkinan aku akan kesan saat aku telah mengikuti ujian chinnin atau aku sudah merasa cukup akan latihan yang aku jalani saat ini. Lagi pula aku juga belum bercerita pada Ino-chan dan Hinata-chan akan indentitasku yang sebenarnya. Sudahlah lebih baik aku mandi untuk membersihkan diri dan menyegarkan diriku lalu beristirahat untuk besok. Karena besok adalah hari pengumuman kelulusan dan pembagian tim Genin. " Ucao Naruto yang beranjak dari duduknya untuk menuju kamarnya.
Sedangkan Rin dan yang lain hanya memandangi Naruto saja dalam diam.
Lanjut......
Keesokan harinya Naruto bangun dengan wajah bahagia dan senang. Karena akhirnnya ia akan lulus dari tempat membosankan yang di namakan akademi ninja itu. Naruto juga senang Karena akhirnya ia bisa memulai petualangannya menjadi seorang shinobi dan dapat merasaka hidup bebas. Yang terpenting menurut Naruto adalah mencari kesenangannya di luar sana sebelum ia di angkat menjadi Raja dan tidak akan pernah bebas melakukan apapun itu.
Walaupun menurut orang lain menjadi Raja adalah hal yang sangat luar biasa. Tetapi bagi Naruto itu adalah masalah baginya yang selalu menginginkan kebebasan. Karena seorang Raja harus selalu mempertimbangkan semua yang ia lakukan sebelumnya.
Naruto bangun dari tidurnya lalu langsung melakukan acara mandi paginya. Setelah itu ia langsung berpakaian seperti kemarin. Karena itu adalah baju misinya.
Setelah semuanya siap Naruto langsung turun kebawah untuk sarapan paginya.
"Hah saatnya sarapan pagi dan setelah itu berangkat ke akademi untuk terakhir kalinya. " Ucap Naruto yang melangkahkan kakinya untuk keluar kamar.
"Eh aku lupa menggunakan cincin itu. " Ucap Naruto kembali ketempat tadi untuk mengambil cincin khususnya.
Cincin tersebut adalah salah satu cincin yang ia pesan bersama dengan cincin kedua kekasihnya dan gelang giok milik Hanabi.
Alasan Naruto baru menggunakan cincinnya keakademi adalah karena ia tidak ingin terlalu mencolok saat di akademi dan menarik perhatian orang-orang. Sedangkan untuk saat ini Naruto sudah tidak peduli dengan semuanya. Karena bagaimanapun ia akan lulus dari akademi dan menjadi seorang shinobi.
Setelah menggunakan cincinnya di jari tengahnya, Naruto langsung keluar kamar untuk melakukan acara sarapan paginya.
"Selamat pagi semuanya. " Ucap Naruto yang menyapa Rin dan yang lainnya yang ada di meja makan.
Naruto lalu duduk di meja makan untuk memulai sarapan paginya sebelum berangkat keakademi.
"Ayo makan semuanya. Selamat makan. " Ucap Naruto dan yang lainnya memulai makanannya.
Setelah beberapa saat akhirnya mereka telah menyelesaikan acara sarapan pagi mereka.
"Terima kasih makanannya. " Ucap Naruto dan yang lain.
__ADS_1
Merasa semuanya sudah siap Naruto memutuskan untuk berangkat ke akademi.
"Baiklah aku berangkat ke akademi dulu semuanya. " Ucap Naruto yang langsung menghilang menggunakan jutsunya untuk menuju ke akademi ninja Konoha untuk terakhir kalinya. Sedangkan Rin dan yang lain sudah terbiasa saat Naruto tiba-tiba menghilang.
Maka dari itu mereka semua termasuk para ANBU juga mempelajari jutsu Naruto dan menempelkan segel mereka pada Naruto untuk berjaga-jaga. Khususnya para ANBU yang mengawal Naruto dari balik bayangan.
Sriiinggg
Naruto telah tiba di depan pintu kelasnya, walaupun Naruto bisa saja langsung muncul di dalam kelas. Akan tetapi ia tidak melakukannya karena itu dapat mengagetkan teman-temannya dan membuat mereka sakit jantung karena Naruto mengagetkan mereka.
Naruto langsung membuka pintu kelasnya untuk memasuki kelasnya.
"Selamat pagi semuanya. " Ucap Naruto yang memasuki kelasnya sambil tersenyum.
"Kyaaaaa Naruto-kun tambah tampan sekali. " Ucap salah seorang gadis.
"Kyaaa Naruto-kun, aku ingin di ajak terbang dan di gendong denganmu Naruto-kun. " Ucap gadis yang lainnya.
"Aku juga Naruto-kun, aku ingin di gendong kamu dan terbang bersamamu Naruto-kun. " Ucap gadis lainnya lagi.
Naruto yang melihat keributan dan mendengarkan teriakan itu di buat tersenyum canggung.
Setelah memasuki kelas Naruto langsung ketempat duduknya yang sudah di tunggu oleh kedua kekasihnya Hinata dan Ino.
"Selamat pagi Tuan Putriku Ino-chan dan Tuan Putriku Hinata-chan. " Ucap Naruto menyapa kedua gadisnya itu.
"Selamat padi juga Naruto-kun. " Ucap kedua kekasih Naruto dengan senyum manis di bibir mereka.
Naruto langsung duduk di tengah-tengah mereka berdua.
"Hey Ino sejak kapan kau memakai cincin dan Hinata juga, Bahkan Naruto juga. " Ucap seorang gadis berambut pink yang tiba-tiba bertanya kepada temannya Ino.
Ino yang mendengar pertanyaan dari teman pinknya langsung menoleh ke arah gadis tersebut.
"Oh cincin ini pemberian Naruto-kun kemarin sore setelah aku di ajak terbang oleh Naruto-kun. Cincin ini juga memiliki fungsi dan kegunaannya. Seperti tidak adapat di curi atau di ambil oleh orang lain, memilik segel penyimpanan yang sangat luas, memiliki segel pengatur suhu seperti yang ada di rompi Chunnin dan Jonin, dan beberapa segel lainnya. Milik Hinata-chan juga sama. " Ucap Ino yang bercerita dan menjelaskan kepada sahabat pinknya itu. Akan tetapi ucapan Ino dapat di dengar oleh seisis kelas.
__ADS_1
Seisi kelas yang mendengar perkataan Ino di buat mengangah dan juga sedikit tidak percaya.
"Apakah benar Ino. " Ucap gadis pink tersebut yang kurang agak percaya.
"Tentu saja Sakura, untuk apa aku berbohong. Kalau tidak percaya lihat ini. " Ucap Ino yang menunjukkan kebenarannya dengan mengeluarkan alat-alat ninjanya dan lain-lain.
Seisi kelas sekarang benar-benar di buat menganga saat melihat apa yang di lakukan Ino. Ino dapat mengeluarkan alat ninja tanpa gulungan ninja atau gulungan penyimpanan.
Sedangkan para perempuan di buat iri dengan keberuntungan Ino dan Hinata yang mendapatkan kekasih seperti Naruto yang sangat perhatian kepada mereka.
"Bagaimana Sakura, apa yang aku ucapkan benar bukan. " Ucap Ino kepada gadis pink yang ternyata adalah Sakura.
Sakura yang mendengar dan melihat itu benar-benar di buat iri dengan sahabat pirangnya itu.
"Naruto, kau dapat dari mana cincin itu. " Ucap teman Naruto Kiba.
Naruto yang mendengarkan pertanyaan Kiba langsung menengok kearab Kiba.
"Tentu saja aku yang membuatnya sendiri, walaupun untuk pembuatan cincin aku pesan. Tetapi untuk penerapan segel-segelnya tentu saja aku sendiri. " Ucap Naruto dengan gampangnya.
Seisi kelas sekali lagi di buat menganga dan melototkan matanya karena merasa tidak percaya.
"Kau tidak berbohongkan Naruto. " Ucap Kiba yang tidak percaya akan ucapan Naruto.
"Ya ampun untuk apa aku bercanda Inuzuka Kiba. Aku adalah salah satu shinobi ahli dalam Fuinjutsu. Jadi masalah segel-menyegel adalah hal mudah. " Ucap Naruto dengan gampangnya.
"Tidak mungkin Fuinjutsu adalah keterampilan shinobi paling sulit dari semua keterampilan. Terlebih lagi Fuinjutsu memiliki tingkatan yang harus di lewati, seperti Tingkat Pemula, Tingkat Murid, Tingkat Senior, Tingkat Guru, Tingkat Master, dan yang terakhir dan yang paling sulit di lewati oleh para shinobi yang menurut kabar hanya tikus sennin saja yang dapat mencapai tingkat ini yaitu Tingkat GranMaster. Di tambah setiap tingkat ada 10 bintang yang harus di lewati terlebih dahulu. Jadi tidak mungkin kamu dapat menjadi ahli Fuinjutsu. " Ucap Sakura yang tidak percaya jika Naruto adalah ahli Fuinjutsu. Sedang kan yang lain mengangguk setuju.
Naruto yang mendengar itu di buat tersenyum dan ingin tertawa.
"Tidak ada yang tidak mungkin bagi seorang Uzumaki tentang Fuinjutsu Sakura. Mereka adalah Clan besar dan pernah di takuti selama perang dunia shinobi. Sebelum mereka di serang oleh aliansi tiga negara besar shinobi dengan kekuatan penuh mereka yang mengakibatkan kehancuran Clan tersebut dan berakhirnya perang dunia shinobi Ke-2 karena kerugian besar yang di alami tiga negara besar tersebut saat menyerang Clan Uzumaki. Clan Uzumaki adalah Clan yang sangat ahli dalam Fuinjutsu. Bahkan untuk mencapai tingkat GranMaster adalah hal mudah bagi mereka. " Ucap seseorang menceritakan dan menjelaskan tentang Clan Uzumaki, yang ternyata adalah Shikamaru.
"Oh tidak aku sangka kau ternyata mengerti tentang Clan Uzumaki, Nara Shikamaru. " Ucap Naruto yang menatap Shikamaru. Naruto benar-benar tidak berharap bahwa Shikamaru mengenal dan mengerti tentang Clan Uzumaki atau Clannya sendiri.
"Tentu saja Uzumaki-san, aku pernah membaca tentang Clan anda di perpustakaan Clan Nara di tambah juga Clan anda memiliki kecerdasan yang sangat tinggi di bandingkan Clan Nara. Maka dari itu aku selalu kalah darimu saat bermain shogi. " Ucap Shikamaru dengan senyum canggung saat mengatakan bahwa dirinya selalu kalah saat bermain shogi dengan Naruto.
__ADS_1
"Hahaha kau terlalu melebih-lebihkan Shikamaru. " Ucap Naruto kepada shikamaru.
Sakura dan seisi kelas benar-benar di buat melototkannya karena merasa kaget saat Shikamaru menjelaskan tentang Clan Uzumaki. Mereka juga tidak menyangka bahwa nama Uzumaki milik Naruto adalah nama Clan.