
Sebelumnya.
Haku yang mendengar hal tersebut hanya dapat dibuat terdiam dan tidak bisa membalas ucapan dari Naruto tadi.
Naruto yang melihat Haku hanya diam langsung membelikan badannya dan berlutut di hadapan Eiji dan anak-anak lainnya.
"Eiji, anak cantik dan semuanya, apakah kalian ingin ikut dengan Kakak atau tetap di sini bersama mereka semua. " Ucap Naruto bertanya kepada anak-anak tersebut.
Lanjut........................
"Aku ingin ikut dengan Kakak, Eiji gak mau di tinggal sendirian lagi. " Ucap Eiji menjawab pertanyaan dari Naruto sambil memeluk Naruto.
"Aku juga ingin ikut dengan Kakak. " Ucap gadis kecil yang tadi menangis juga sambil memeluk Naruto.
"Aku juga. " Ucap anak yang lain.
"Aku juga. " Ucap anak yang lainnya lagi.
Anak-anak yang di tanyai oleh Naruto langsung menjawab secara bersamaan dan juga sambil memaluk Naruto.
Naruto yang mendengar jawaban anak-anak tersebut di buat tersenyum dan membalas pelukan mereka sambil mengelus-elus rambut mereka satu persatu.
Setelah itu Naruto melepaskan pelukan anak-anak tersebut dan berbalik kearah Haku yang hanya terdiam saja.
"Apakah kau lihat, anak-anak ini memutuskan untuk mengikutiku. Jadi apa yang ingin kau bicarakan lagi Nona Haku. " Ucap Naruto kepada Haku.
Haku yang di tanya oleh Naruto di buat terdiam dannsulit untuk berbicara. Walaupun dalam hati ia ingin menjawab pertanyaan dari Naruto dan berusaha membujuk Naruto supaya tidak membawa anak-anak Kiri tang ada di depannya.
"Ta....... Tapi Naruto-kun, aku mohon kepadamu untuk tidak membawa mereka pergi dari Kiri. Aku berjanji kepadamu untuk menjaga dan melindungi mereka semua dengan segenap kemampuanku. Jadi aku mohon jangan bawa mereka pergi dari Kiri. "Ucap Haku kepada Naruto.
Naruto yang melihat dan mendengarkan ucapan dari Haku sedari tadi langsung mengaktifkan salah satu kegunaan dari mata Galaxy untuk mengecek apakah Haku benar-benar berbicara jujur dan tulus atau tidak.
Setelah di cek menggunakan mata Galaxy, Naruto dapat menyimpulkan bahwa Haku memanglah benar-benar tulus ingin membantu atau merawat anak-anak tersebut. Juga dari ingatan yang di miliki Haku, Naruto dapat menyimpulkan bahwa Haku juga mengalami nasib yang sama seperti anak-anak tersebut juga seperti halnya Naruto.
Jadi setelah di pikir-pikir Naruto memutuskan untuk menyerahkan dan mempercayai anak-anak tersebut kepada Haku. Tetapi juga masih dalam pengawasannya selama waktu yang tidak di tentukan.
"Baik, aku akan mempercayakan anak-anak ini kepadamu. Tapi bila kau sampai lalai dan membuat anak-anak ini dalam bahaya atau tidak terawat. Maka bersiap-siaplah kau akan mendapatkan hukuman yang setimpal akan apa yang telah kau lakukan. Sedangkan kalian semua, dan khususnya anda Nona Mei. Jika mereka semua sampai mengalami hal-hal yang tidak di inginkan atau dalam bahaya. Maka bersiap-siaplah, Kirigakure akan aku buat sama seperti halnya Yagura dan pasukannya tadi pagi. Apakah kalian MENGERTI!!!!!!. " Ucap Naruto kepada Haku, Mei Terumi, dan para shinobi Kiri yang ada di sana.
"Baik, aku berjanji kepadamu akan menjaga anak-anak ini dengan baik. Naruto-kun. " Ucap Haku menyanggupi ucapan Naruto tadi.
"Baik, aku juga berjanji kepadamu Naruto. " Ucap Mei dan di angguki oleh orang-orangnya.
"Bagus kalau begitu. Tapi untuk menyakinkanku akan apa yang kalian ucapkan tadi, aku akan memberikan kalian sesuatu untuk lebih menyakinkanku akan ucapan kalian tadi. " Ucap Naruto melakukan segel jutsunya.
Fuinjutsu : Curse Seal
Setelah Naruto melakukan segel jutsunya, Haku, Mei dan yang lain langsung merasakan sesuatu yang terjadi pada diri mereka. Hingga membuat mereka bingung dan penasaran akan hal tersebut.
"Aku sudah memberikan segel kutukan kepada jantung kalian. Jadi jika kalian sampai membuat anak-anak ini menderita atau tak terawat. Maka aku akan mengaktifkan segel kutukan tersebut dan membuat tubuh kalian meledak hingga tak berbentuk. Mengerti!!!!!!!!. " Ucap Naruto kepada Haku, Mei dan yang lainnya.
Haku dan yang lainnya yang mendengar ucapan Naruto tadi di buat bergidik ngeri dan berkeringat dingin di seluruh tubuh mereka.
"Kami mengerti Naruto/kun/san. " Ucap Geli dan yang lain mengangguk ucapan dari Naruto.
Naruto yang mendengar ucapan orang-orang tersebut di buat mengangguk dan tersenyum senang atas jawaban mereka. Setelah itu Naruto mengalihkan badannya dan menghadap kearah Eiji dan anak-anak yang lain. Setelah itu Naruto langsung berlutut di depan mereka untuk menyamakan tinggi mereka.
"Eiji, gadis manis, dan yang lain. Maaf yah, kalian gak bisa ikut dengan kakak. Jadi kalian akan tinggal di sini, tapi kakak janji kepada kalian. Bahwa kakak akan selalu menemuai kalian jika kakak tidak ada misi. Jadi kalian tenang saja, yah. " Ucap Naruto kepada Eiji dan anak-anak yang lainnya.
Eiji dan anak-anak yang lain yang mendengar ucapan dari Naruto tadi di buat lesu dan menundukan kepala mereka semua.
Naruto yang melihat anak-anak tersebut seperti itu di buat merasa tidak enak dan merasa bersalah.
"Anak-anak bagaimana kalau kita melihat tempat yang akan menjadi rumah baru untuk kalian tinggali nantinya dan setelah itu kita akan bersenang-senang bersama. Kalian juga boleh minta satu permintaan dari kakak deh. Bagaimana. " Ucap Naruto kepada anak-anak tersebut dan berusaha membujuk mereka.
Setelah beberapa saat Naruto membujuk anak-anak tersebut, akhirnya anak-anak tersebut mau juga mendengarkan apa kata Naruto tadi dan bersedia untuk tinggal di sana.
__ADS_1
Setelah itu Naruto langsung mengajak anak-anak tersebut berjalan-jalan dan bersenang-senang bersama sebelum Naruto pergi meninggalkan mereka di sana dan melajutkan misinya sebagai shinobi Konoha.
Keesokan harinya, Naruto bangun dari tidurnya dan mempersiapkan dirinya untuk kembali ke Negeri Ombak dan melanjutkan misinya di sana sebagai shinobi Konoha.
Setelah di rasa semuanya telah siap Naruto langsung berpamitan kepada Eiji dan anak-anak yang lain sebelum ia pergi dari sana.
Saat ini Naruto sedang berada di sebuah lapangan di sebuah Camp khusus untuk anak-anak korban perang yang Naruto buat sebelumnya dengan memintanya kepada Mei dan orang-orangnya untuk berpamitan kepada anak-anak yang ada di sana sebelum ia pergi.
"Kalian semua jaga diri baik-baik Yah, selama kakak tidak ada di samping kalian. Tenang saja selama kakak tidak ada di sini kalian akan di urus oleh Kak Haku dan yang lain. Akan kakak usahakan setiap saat kakak akan menemui kalian semua. Kalau begitu kakak pergi dulu yah. " Ucap Naruto kepada anak-anak tersebut sambil mencium kening dan memeluk mereka satu persatu.
Selama beberapa saat Naruto berpamitan kepada anak-anak tersebut dan menenangkan beberapa anak-anak yang menangis dan ingin ikut dengan Naruto. Tapi setelah di bujuk dan di sebabkan oleh Naruto akhirnya mereka dapat tenang dan tersenyum kembali.
Setelah selesai berpamitan Naruto langsung pergi atau lebih tepatnya menghilang dari sana menggunakan jutsunya dan kembali ke Negeri Ombak untuk melanjutkan misinya sebagai shinobi Konoha di sana.
Beberapa saat kemudian akhirnya Naruto tiba juga di Negeri Ombak atau lebih tepatnya di sebuah hutan yang tidak jauh dari kediaman milik kliennya yang bernama Tazuna.
Setibanya di sana Naruto telah di tunggu oleh Clon darahnya yang ia tugaskan untuk menggantikannya selama ia di Kirigakure.
"Oh kau sudah disini ternyata, kalau begitu maaf atas keterlambatanku ini. " Ucap Naruto asli kepada Clon darahnya.
"Tak apa, lagi pula aku juga belum terlalu lama sampai disini. Jadi kau tidak perlu minta maaf, lagi pula kita adalah satu. Jadi agak aneh jika kau meminta maaf kepada dirimu sendiri. " Ucap Clon darah Naruto.
"Oh begitunya, hahahahahha. Kau ada benarnya juga, ya sudah kalau begitu sekarang kau boleh menghilang dan terima kasih telah menggantikanku selama aku pergi. " Ucap Naruto kepada Clonnya.
"Ya sama-sama. " Ucap Clon darah Naruto.
Poooooofffffffffff
Setelah itu Clon darah Naruto menghilangkan dirinya atau lebih tepatnya Naruto membatalkan jutsu Clon darahnya tersebut.
Setelah Clon darahnya menghilang Naruto langsung mendapatkan semua ingatan dari Clonnya selama ia berada di Negeri Ombak.
Flashblack Clon Darah Naruto Off.
Setelah Clon darah Naruto mendapatkan perintah dari Naruto asli untuk kembali ke Timnya, ia langsung menuju atau kembali kerumah Kliennya Tazuna. Supaya ia tidak di curigai oleh yang lainnya nanti.
"Hallo semuanya, wah sepertinya sedang kumpul-kumpul nih. Boleh aku ikut duduk di sini. " Ucap Clon Naruto yang menyapa orang-orang yang ada di sana.
"Oh ya Naruto, Silahkan saja. " Ucap Tazuna kepada Clon Naruto.
"Oh terima kasih Tazuna-san. " Ucap Clon Naruto yang langsung duduk setelah di perbolehkan oleh Tazuna.
Setelah itu langsung terjadilah keheningan di antara mereka semua. Sampai Naruto berinisiatif untuk membuka pembicaraan di antara mereka semua.
"Tazuna-san, bagaimana keadaan Tsunami-san saat ini. " Ucap Clon Naruto yang bertanya kepada Tazuna.
"Tsunami saat ini masih beristirahat di kamarnya, Naruto. Oh ya Naruto, sekali lagi aku sangat berterima kasih kepadamu. Karena kau telah bersedia membantuku dan mengobati Tsunami dari penyakitnya yang selama ini ia sembunyikan dariku. Sekali lagi aku sangat berterima kasih kepadamu Naruto. " Ucap Tazuna menjawab pertanyaan dari Clon Naruto tadi dan juga berterima kasih kepada Naruto atas bantuannya menyembuhkan putrinya dan juga bersedia membantunya.
"Sama-sama Tazuna-san, lagi pula selagi aku bisa dan mampu melakukanya kenapa tidak. Lagi pula kita ini sebagai sesama makhluk hidup pastinya harus saling tolong menolong satu sama lain. Apa lagi bagi kita yang memiliki kelebihan akan sesuatu yang dapat menolong banyak orang, pastinya kita harus menggunakan kemampuan tersebut sebaik dan seberguna mungkin bagi orang-orang sekitar kita. Jadi Tazuna-san tidak perlu Sungkan akan hal tersebut. " Ucap Clon Naruto sambil meninggikan senyumannya.
Tazuna, Kakashi, dan Sakura di buat kagum akan pemikiran Naruto yang menurut mereka sangat bijak dan dewasa.
"Sungguh luar biasa untuk anak seusianya dapat memiliki pemikiran yang seperti itu. Aku yakin Naruto akan dapat menjadi sosok yang hebat di masa depan kelak. Mungkin aku harus bersyukur dapat bertemu sosok seperti Naruto ini. " Ucap Tazuna dalam hati yang mengagumi sosok dari Naruto.
"Guru anakmu sangatlah hebat, ia memiliki sifat dan pemikiran yang cukup dewasa di usianya ini. Aku yakin kau pasti bangga di atas sana, Guru. " Ucap Kakashi dalam hati yang cukup mengagumi akan sikap dan perilaku yang Naruto tunjukkan selama ini.
"Kyaaaaaaaa, Naruto-kun memang yang terbaik. Aku tidak akan salah pilih lagi kali ini. Jadi aku harus memperjuangkan Naruto-kun apapun yang terjadi dan aku tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan Naruto-kun. " Ucap Sakura dalam hati yang benar-benar mengagumi Naruto.
"Tidak tidak Naruto, karena bagaimanapun kau telah menolongkun da n itu tidak hanya satu kali. Jadi sudah seharusnya aku berterima kasih kepadamu Naruto. " Ucap Tazuna kepada Clon Naruto.
Clon Naruto yang mendengarkan ucapan Tazuna hanya tersenyum dan sedikit menganggukan kepalanya saja.
"Kakak, aku juga ingin berterima kasih kepada kakak. Karena kata Kakek, kakak telah menyembuhkan dan menyelamatkan ibuku. Jadi aku juga ingin berterima kasih kepada kakak. " Ucap seorang anak laki-laki yang berada di samping Tazuna.
"Sama-sama adik manis, kalau boleh tau siapa namamu. Kalau nama kakak Uzumaki Naruto, kamu bisa panggil kakak dengan kak Naruto. " Ucap Clon Naruto kepada anak laki-laki tersebut.
__ADS_1
"Namaku Inari, Kak Naruto. " Ucap anak laki-laki tersebut memperkenalkan diri.
"Oh nama yang bagus. Oh ya Guru, apakah menurutmu Zabuza itu benar-benar mati atau masih hidup. Karena saat itu aku masih dapat mendeteksi aura kehidupannya melalui sensor miliku. Ya walaupun kecil sih, tapi itu cukup membuatku curiga. Jadi bagaimana menurutmu Guru. " Ucap Clon Naruto kepada Guru Kakashi sambil mengelus rambut Inari.
Kakashi yang di tanyai oleh Naruto dibuat berpikir akan apa yang Naruto ucapkan tadi.
"Tapi Naruto-kun, bukanya sebelumnya Guru Kakashi telah mengejeknya dan saat di cek oleh Guru ia benar-benar telah mati. " Ucap Sakura yang masuk dalam pembicaraan tersebut.
"Ya itu memang benar Sakura, aku tidak akan meragukan ucapan dari Guru Kakashi. Tapi dalam ilmu Medis ada beberapa hal yang dapat membuat kita mengalami mati suri. Dalam kasus kali ini aku dapat menyimpulkan bahwa Zabuza hanyalah mengalami mati suri dan yang membuatnya mati suri adalah seorang ANBU yang tiba-tiba muncul itu. Maka dari itu aku ingin mendiskusikannya kepada Guru, supaya kita dapat menyusun rencana sebaik mungkin. Karena bagaimana pun yang akan kita lawan adalah seorang Shinobi tingkat Jonin dengan kelebihan Kenjutsu dan satu ANBU yang masih misterius kekuatannya. " Ucap Clon Naruto menjelaskan semuanya kepada Sakura.
Sakura dan Tazuna yang mendengar ucapan dari Naruto hanya dapat di buat terdiam dan mengangguk saja. Karena bagaimanapun mereka kurang mengerti akan apa yang Naruto ucapkan dan juga kurangnya pengalaman akan apa yang sedang mereka hadapi saat ini.
Berbeda dengan Kakashi yang mendengar ucapan dari Naruto, ia merasa apa yang Naruto ucapkan ada benarnya juga. Menurutnya apa yang Naruto ucapkan tadi sangatlah mendasar. Jadi ia bisa menyimpulkan bahwa apa yang Naruto ucapkan tadi tentang Zabuza ada benarnya juga.
"Mmm Mungkin kau ada benarnya juga Naruto, tapi kemungkinan Zabuza menyerang lagi dalam waktu dekat sangatlah kecil. Karena mengingat luka yang Naruto berikan tadi sangatlah parah. Jadi mungkin Zabuza akan butuh waktu untuk menyembuhkan dirinya terlebih dahulu. " Ucap Kakashi membenarkan ucapan Naruto tadi.
"Kau benar Guru, jadi Tazuna-san dalam pembangunan jembatan ini kau masih membutuhkan waktu berapa lama lagi. Mengingat sepertinya kau sudah memulai pembangunan jembatan ini sebelum kau menyewa kami sebagai pengawalmu dan penjaga keluargamu. " Ucap Clon Naruto bertanya kepada Kliennya Tazuna.
Tazuna yang di tanya oleh Naruto langsung di buat berpikir dan menghitung akan apa yang Naruto tanyakan tadi.
"Mungkin aku hanya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu lagi. Itu pun bila tidak ada hambatan dan para pekerja yang tidak banyak mengundurkan diri dalam proses pembangunan jembatan ini. " Ucap Tazuna menjawab pertanyaan dari Naruto.
Clon Naruto dan Kakashi di buat bingung akan apa yang Tazuna maksud dari para pekerja yang mengundurkan diri.
"Tazuna-san, apa maksud dari para pekerja yang mengundurkan diri. " Ucap Sakura yang mewakili pertanyaan dari Naruto dan Kakashi.
Tazuna yang mendengar pertanyaan dari Sakura di buat menghela nafas kasar karenanya.
"Belakangan ini banyak para pekerja yang mengundurkan diri dengan alasan takut akan Gato dan orang-orangnya. Maka dari itu aku tidak dapat memperediksi kapan jembatan ini akan selesai di bangun. " Ucap Tazuna dengan raut wajah agak sedih saat menjawab pertanyaan dari Sakura.
Clon Naruto dan yang lain yang mendengar ucapan dari Tazuna di buat menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa mereka memahami akan apa yang terjadi.
"Mmm secara garis besar aku sudah dapat memahami apa yang terjadi di sini. Jadi yang bisa kita lakukan hanyalah selalu bersiap siaga kapanpun dan dimanapun itu. Aku juga akan membaut Kekkai pelindung di seluruh kediaman ini untuk melindungi Tsunami-san dan Inari. Jadi bagaimana menurutmu Guru. " Ucap Clon Naruto bertanya kepada Gurunya.
"Rencanamu untuk membuat Kekkai pelindung di kediaman Tazuna ada baiknya juga Naruto. Karena itu akan memudahkan kita dalam penjagaan dan pengawalan Tazuna dan keluarganya. Aku juga akan melakukan sesuatu kepada Sasuke dan Sakura nantinya. " Ucap Kakashi menyetujui rencana pembuatan Kekkai di kediaman Tazuna.
"Memang apa yang akan kau lakukan padaku dan Sasuke, Guru. " Ucap Sakura yang penasaran akan rencana yang akan Gurunya lakukan kepadanya nanti.
"Aku akan melatih kalian berdua dalam control cakra nantinya. Hal ini aku lakukan untuk menyiapkan kalian dalam pertempuran yang akan datang. Karena dari yang aku lihat control cakra kalian masihkah buruk. Bahkan dari cara penggunaan jutsu saja kalian hampir sangat buruk. Jadi aku akan mulai melatih kalian berdua, khususnya dalam control cakra. " Ucap Kakashi menjawab pertanyaan dari Sakura dan menjelaskan rencananya.
Clon Naruto yang mendengar penjelasan dari Gurunya di buat mengangguk setuju akan apa yang Gurunya tadi jelaskan. Karena memang benar apa yang Gurunya ucapkan tadi tentang control cakra dari kedua rekan satu Timnya itu.
Sakura yang mendengar ucapan dari Gurunya di baut mengangguk mengerti akan ucapan dari Gurunya itu. Tapi di sisi lain ia juga bingung, kenapa hanya ia dan Sasuke saja yang akan di latih oleh Gurunya itu.
"Guru, lalu bagaimana dengan Naruto-kun. Bukanya ia juga harus ikut latihan bersama kita, lagi pula ia juga bagian dari Tim ini. " Ucap Sakura bertanya kepada Guru Kakashi.
Sasuke yang sedari tadi mendengarkan ucapan dari Gurunya juga di baut penasaran akan kenapa Naruto tidak ikut di latih oleh Gurunya itu. Hingga Sakura bertanya kepada Gurunya itu tentang kenapa Naruto tidak ikut latihan tersebut. Sasuke yang mendengar hal tersebut langsung menanamkan indra pendengarannya untuk mendengarkan kenapa Naruto tidak di ikut serta kan dalam latihan tersebut. Apakah karena Naruto sudah hebat atau Gurunya yang tidak mau melatih Naruto. Jika alasannya adalah karena Naruto sudah hebat, itu akan membuat Sasuke tidak terima jika ia tertinggal oleh Naruto. Tapi jika alasannya adalah karena Gurunya tidak mau melatih Naruto, maka itu akan membuatnya senang. Karena ia akan menjadi lebih kuat dalam bimbingan Gurunya itu, sedangkan Naruto tidak.
Kakashi yang mendapat pertanyaan seperti itu di buat tersenyum masam. Karena ia merasa bahwa ia sedang membeda-bedakan murid-muridnya itu. Tapi mau bagaimana lagi keadaanlah yang mendesaknya melakukan seperti ini.
"hal itu di karenakan Naruto sudah dapat melakukan control cakra dengan sangat baik. Itu dapat di buktikan dari pertempuran sebelumnya saat Naruto melawan Zabuza di atas air. Karena hanya seorang shinobi yang sudah dapat mengontrol cakranya saja yang dapat berjalan di atas air. " Ucap Kakashi menjelaskan alasannya kepada Sakura.
Sakura yang mendengar penjelasan dari Gurunya di buat menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa ia mengerti.
"Wah Naruto-kun memang hebat. " Ucap Sakura dengan mata berbinar saat menatap Clon Naruto.
Berbeda halnya dengan Sasuke yang mendengar penjelasan dari Gurunya itu. Ia malah di buat mengepalkan tangannya saat mendengar bahwa Naruto sudah dapat mengontrol cakranya dan dapat di artikan bahwa Naruto lebih kuat dan hebat darinya.
"Sudahlah, aku ingin istirahat dulu. Oh ya Tazuna-san, dimana kami akan beristirahat selama disini. " Ucap Clon Naruto bertanya kepada Tazuna.
"Oh ya, kalau begitu mari aku antar ke kamar kalian beristirahat selama di sini. " Ucap Tazuna yang bangun dari duduknya dan mengarahkan Naruto dan yang lain menuju tempat mereka beristirahat selama di rumahnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hallo semuanya ✋✋✋
__ADS_1
Saya disini ingin minta maaf bila saya mengecewakan para pembaca sekalian. Karena selama dua hati ini saya tidak Up sama sekali. 🙏🙏🙏
Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya. 🙏🙏🙏🙏