
Sebelumnya
"Salam Yang Mulia Rias-sama, Nona nana-sama, Nona Mei-sama. " Ucap seorang pelayan Istana yang menghadap Rias dan kedua putrinya dengan hormat.
"Iya ada apa. " Ucap Rias bertanya pada sang pelayan Istana.
"Nona Rin dan yang lain sudah menunggu anda di ruang rapat/pertemuan Yang Mulia. " Ucap pelayan dengan hormat.
"Oh baiklah, mari kita kesan. Nana-chan dan Mei-chan kalian mau ikut atau tidak. " Ucap Rias kepada sang putri sambil mengawalnya. Sedangkan yang ditanya saling menatap dan mengangguk.
"Baik ayo. " Ucap Rias.
Lanjut....
Setelah sampai di ruang pertemuan Rias dapat melihat bahwa Uzumaki Rin, Uzumaki Misaki, Uzumaki Levi, Uzumaki Kirito dan Uzumaki Erza sudah ada di ruang pertemuan.
Rin dan yang lain yang melihat Uzumaki Rias, mereka langsung berdiri dan memberi hormat kepada Uzumaki Rias dan kedua anak nya.
"Salam Yang Mulia Rias-sama, salam Tuan Putri Nana-sama, salam Tuan Putri Mei-sama. "Ucap salam semua orang yang ada di dalam ruang pertemuan kepada Uzumaki Rias dan kedua putri nya.
"Ya. " Ucap Rias menanggapi salam Rin dan yang lain.
Setelah Uzumaki Rias duduk di tahta nya, ia langsung menatap satu persatu orang yang ada di hadapannya. Sedangkan yang di tatap hanya menundukan kepala mereka di kerenakan bila saling menatap dengan seorang Raja atau Ratu itu di anggap tidak sopan jadi mereka harus menunduduk.
"Oke kita langsung keintinya saja. Uzumaki Rin, Uzumaki Misaki, Uzumaki Levi, Uzumaki Kirito dan Uzumaki Erza, saya mempunyai tugas untuk kalian, yaitu menjemput Pangeran Uzumaki Naruto di Konohagakure dan membawanya kembali ke Uzushiogakere. Saya juga ingin kalian melatih Pangeran Uzumaki Naruto sesuai dengan keahlian kalian masing-masing dan juga saya ingin kalian semua mencari informasi tentang riwayat hidup Uzumaki Naruto selama ia tinggal di Konohagakure. Ingat perlakukan dia dengan baik karena ia adalah satu satunya pangeran Uzushio dan calon penerus tahtah Uzushio. Mengerti!!. " Ucap Rias dengan tegas sembari memberi perintah kepada kelima orang yang ada di dalam ruang pertemuan.
"Kami Mengeti Rias-sama. " Ucap Kelima orang tersebut secara bersamaan untuk menjawab pertanyaan dari Uzumaki Rias selaku Ratu Uzushio.
"Bagus kalo begitu. Kalian akan berangkat 3 hari lagi bersama lima ANBU yang akan ikut dengan kalian yang juga telah aku beri perintah. Ingat ajari pangeran Uzumaki Naruto dengan baik dan benar, ajari setiap teknik di miliki Uzushio dan Clan Uzumaki, ajari setiap keterampilan dari tingkat rendah sampai keringat tinggi.Bila perlu kalian bawa setiap ketrampilan Jutsu, Ninjutsu, Genjutsu, Taijutau,Kenjutsu, dan Fuinjutsu yang ada di Ruang Jutsu milik Clan. "Ucap Rias dengan tegas akan menyangkut tentang penerus tahta Raja Uzushio sekaligus tentang keponakannya.
"Ha'i Rias-sama. " Ucap mereka bersamaan.
__ADS_1
"Baik, kalian bisa kembali dan mempersiap kan semuanya. " Ucap Rias sembari memberi perintah.
"Ha'i. " Ucap mereka bersamaan.
Setelah pertemuan selesai semuanyanya keluar dari ruang pertemuan khususnya Uzumaki Rin, Uzumaki Misaki, Uzumaki Levi, Uzumaki Kirito, dan Uzumaki Erza yang harus mempersiapkan semuanya sebelum mereka berangkat untuk menjemput pangeran nya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di salah satu Desa tersembunyi atau Negara shinobi besar yang bisa di katakan cukup damai untuk orang-orang luar desa tersebut bila memasuki nya, akan tetapi ada yang mereka tidak tau yaitu terdapat seorang anak yang usia nya sekitar 5 tahun tetapi ia hidup dengan tidak nyaman dan damai seperti orang orang yang hidup di desa tersebut. Anak tersebut memiliki ciri-ciri berambut merah dengan agak berantakan, bermata biru dan memiliki 3 goresan seperti kumis di pipi di masing-masing pipi.
Anak tersebut selama masa hidup nya selalu merasa kesendirian dan kesedihan di kerenakan setiap orang yang ada di dekat nya selalu menghindar dan mencacimaki nya bahkan kadang kadang ia di pukul atau di lempari batu hingga ia tak sadarkan diri setelah itu tidak ada yng akan peduli bahkan bila ia mati sekali pun.
Selama masa hidupnya iya selalu merasa kesepian, ya walaupun masih ada beberapa orang yang menerima kehadirannya dan sedikit memberi perhatian kepada sang anak.
Entah apa yng membuat penduduk desa tersebut membencinya, itu lah yang selalu ada di pikirannya. Tetapi walaupun begitu anak itu sangat lah cerdas karena IQ nya yang tinggi, IQ nya sekitar 250 - 300. Itu bisa di katakan sangat pintar bagi anak seusianya bahkan bagi orang dewasa kalipun mengingat selama ia hidup tidak pernah ada yang memperihatikan walaupun ada juga tidak terlalu.
Tetapi banyak orang yang tidak tau bahwa anak tersebut memiliki identitas yang cukup mengerikan dan seharusnya di segani bukan di caci-maki.
Moster tersebut mengamuk tidak di ketahui penyebabnya hanya orang-orang tertentu saja yang tau. Setelah mengamuk moster tersebut di tangkap dan di segel kedalaman tubuh seorang bayi yang baru lahir, bayi tersebut ialah Uzumaki Naruto.
Uzumaki Naruto sebenarnya memiliki identitas yang harusnya di hormati bukan di caci-maki, sebenarnya ia adalah anak dari seorang Hokage ke-4 dan jinchuriki Kyubi sebelumnya dan juga identitas yang sangat rahasia bahkan Hokage desa tersebut tidak mengetahuinya bahkan bila ia tau mungkin akan melupakannya.
Selama hidup Naruto hanya mendapat kasih sayang dan perhatian dari beberapa orang saja, seperti Hokage ke-3 dan ada beberapa warga sipil yang masih memperhatikan Naruto.
Saat ini Naruto sudah hidup sendiri di sebuah apartemen yang di katakan cukup untuk seorang diri.
Saat ini Naruto sedang mencoba jalan-jalan di desa karena ia merasa bosan ya walaupun akhirnya ia di kejar-kejar oleh warga sipil dan beberapa shinobi dari Genin sampai Jonin.
"Hai moster kemari kau, akan ku bunuh kau karena telah membunuh keluarga ku. " Ucap salah satu orang yang sedang mengejar Naruto dengan ekspresi marah.
"ya kemari kau..." Ucap orang lain yang juga mengejar Naruto.
__ADS_1
Setiap hari Naruto selalu di caci-maki, di pukul hingga tak sadarkan diri.
"Mau kemana kau ha, sekarang tak bisa kabur lagi kau.." Ucap warga yang lain.
"huuh huh huh kenapa kalian selalu mengejarnya dan memiliki, apa salah ku. " Ucap Naruto dengan nafas tidak teratur.
"heh apa salahmu, salahmu adalah karena sudah membunuh keluarga kami. " Gertak warga kepada Naruto.
"Ayo jangan banyak bicara lagi kita hajar saja dia. " Ucap warga yang lain.
Bugh bugh bugh
Bugh bugh
Buah bugh bugh
Bugh
Semua warga sipil dan para shinobi dengan teganya memukuli seorang anak kecil.
"Ayo pergi aku sudah puas hari ini. " Ucap Warga.
Setelah itu semuanya pergi dari hadapan Naruto yang sudah babak belur.
"Uhk Uhk Uhk apa sebenarnya salah ku Tuhan kenapa hidup ku selalu begini. " Ucap Naruto dengan rasa sakit di seluruh badan dan memikirkan apa yang telah ia perbuat hingga orang-orang selalu seperti itu.
Tidak jauh dari tempat Naruto ada lima pasang mata yang sejak tadi memperhatikan kejadian yang terjadi dan berfikir kenapa para warga dan shinobi mengejar dan memukuli anak kecil seperti itu, bahkan bila ia berbuat nakal atau berbuat salah juga tidak perlu seperti itu.
"Hey ayo kita tolong anak itu, sungguh kasihan dia. Apa lagi aku melihat rambutnya merah seperti Clan Uzumaki aku jadi tambah kasihan. Tapi bila ia memang memiliki darah Uzumaki orang-orang tadi akan kuhajar hingga mati. " Ucap seorang wanita yang sedari tadi melihat kejadian Naruto di kejar dan di pukul. Sebenarnya mereka ingin membantu tapi mengingat mereka sedang dalam misi dan tidak boleh gegabah jadi mereka hanya mengikuti dan mengamati terlebih dahulu.
"Ya ayo biar aku obat dia, sungguh malang nasibnya. " Ucap wanita lain yang juga merasa kasihan dengan nasib si anak.
__ADS_1
Lalu mereka mendekati Naruto untuk menolongnya.