
Sebelumnya.
"Hallo Naruto. " Ucap Mei yang berusaha menyapa Naruto.
Walaupun saat ini dalam hatinya sedang merasakan ke khawatiran dan gugup setelah mendengar cerita dari Chojuro tadi, bahwa Naruto saat ini sedang marah karena perilaku dari shinobi-shinobinya tadi.
"Aku akan langsung saja keintinya Nona Mei. Aku sangat kecewa kepada shinobi-shinobimu Nona Mei. Perilaku mereka tidak mencerminkan seperti seorang manusia dan shinobi yang beradab. Aku akan membawa anak-anak ini ikut denganku dan lupakan kerjasama atau persahabatan kita yang sebelumnya aku bicarakan sebelum perang. Anggap saja sebelumnya aku hanya lewat dan membantu kalian secara tidak sengaja. " Ucap Naruto kepada Mei.
Lanjut.....................
Mei dan beberapa orang yang ada di sana di buat membulatkan mata mereka saat mendengar ucapan dari Naruto tadi. Itu di karenakan Naruto akan membawa anak-anak dari Kiri untuk pergi bersamanya dan terlebih lagi persahabatan yang akan terjalin antara Naruto dan Kiri tidak akan terjadi.
"Ta......Tapi Naruto, mereka adalah anak-anak Kiri. Jadi kau tidak bisa membawa mereka pergi dari sini. " Ucap Mei yang berusaha menenangkan dirinya.
Naruto yang mendengar ucapan dari Mei di buat tersenyum sinis kepadanya.
"Hahahahaha, kau bila apa tadi Nona Mei. Mereka semua anak-anak Kiri, apakah aku tidak salah dengar atau kau yang salah bicara. " Ucap Naruto sambil tertawa geli saat Mei menyebut anak-anak yang ada di sana adalah anak-anak dari Kirigakure.
Mei dan yang lain yang mendengar suara ketawa Naruto di buat terdiam. Hingga mereka secara perlahan merasakan tekanan cakra yang cukup besar yang membuat mereka mulai berkeringat dingin.
Mei dan yang lain berusaha mencari sber tekanan tersebut. Hingga mereka akhirnya menyadari bahwa tekanan tersebut berasal dari Naruto. Saat menyadari hal itu mereka merasa tambah berkeringat dingin karenanya.
"Hahahaha kalian semua benar-benar sangatlah lucu. Kalian menganggap mereka adalah anak-anak Kirigakure, TAPI KENAPA KALIAN MEMPERLAKUKAN MEREKA SECARA TIDAK BAIK DAN TERKESAN SANGAT BURUK, HAH. CUIH, KALIAN SEMUA BENAR-BENAR MEMBUATKU MUAK. " Ucap Naruto mulai emosi kepada Mei dan orang-orangnya.
Mereka yang ada di sana di buat tegang dan berkeringat dingin saat melihat Naruto emosi kepada mereka. Hingga membuat mereka berpikir bahwa mereka akan mengalami nasib yang sama seperti Yagura dan pasukannya.
Naruto saat ini masih di buat emosi kepada orang-orang yang memperlakukan anak-anak seperti halnya hewan hanya karena kesalahan orang tua mereka.
Di saat Naruto masih dalam emosinya dan orang-orang yang ada di sana masih dalam keadaan tegang. Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama Naruto dengan halus seperti suara wanita.
"Naruto-kun. " Ucap aura tersebut yang memanggil nama Naruto.
Naruto yang merasa di panggil namanya langsung menoleh kesumber suara tersebut. Saat ia menoleh kearah sumber suara, Naruto dapat melihat seorang wanita yang cukup cantik dan Naruto kenal.
__ADS_1
Naruto yang mengenal wanita tersebut hanya diam dan memasang wajah datar saja kepada wanita tersebut.
"Naruto-kun, tolong tenangkan dirimu dulu. Supaya anak-anak tidak ketakutan nantinya. " Ucap wanita tersebut yang berusaha menenangkan emosi Naruto.
Naruto yang mendengar ucapan wanita tersebut, langsung mengalihkan perhatiannya kepada Eiji dan anak-anak yang lain.
Saat melihat kearah Eiji dan anak-anak yang lain, Naruto dapat melihat bahwa Eiji dan yang lain sedang merasa ketakutan saat ini.
Naruto yang melihat hal tersebut, langsung berusaha menanyakan dirinya. Setelah cukup tenang Naruto langsung berlutut di depan Eiji, gadis kecil yang menangis tadi dan anak-anak yang ada di sana.
"Eiji, anak cantik, dan yang lain maafikan Kakak Yah, kakak usah buat kalian takut. " Ucap Naruto kepada Eiji dan anak-anak yang lain.
"Kakak, ihik........ kakak jangan marah-marah seperti itu, ihik......... Eiji takut Kakak. " Ucap Eiji yang memeluk Naruto sambil menangis.
"Maafin Kakak Yah, udah buat Eiji takut. " Ucap Naruto berusaha menenangkan Eiji.
Setelah menangakan Eiji, Naruto langsung mengalihkan perhatiannya kepada anak-anak yang lain. Saat melihat anak-anak tersebut, Naruto dapat melihat mereka seperti ingin menangis dan sedikit iri kepada Eiji yang memeluk Naruto dan mendapat perhatian dari Naruto. Naruto yang paham akan hal tersebut langsung tersenyum kepada mereka dan membentangkan tangannya kepada anak-anak tersebut.
Anak-anak yang ada di sana yang mendengar ucapan Naruto, langsung berlari kearah Naruto dan memeluk Naruto bersamaan. Walaupun ada yang tidak dapat memeluk Naruto secara langsung, tapi mereka tetap senang dan bahagia. Karena setidaknya menurut mereka masih ada yang memperhatikan dan menyayangi mereka saat ini.
Setelah memeluk Naruto dan berpelukan dengan yang lain, terdengarlah suara tangisan dari anak-anak tersebut, hingga membuat Eiji yang tadinya sudah tenang juga ikut menangis lagi saat mendengar anak-anak tersebut menangis.
Lalu terdengarlah suara tangisan dari anak-anak tersebut yang dapat di artikan sebagai tangisan kesedihan, ketakutan, kebahagiaan, dan sebagainya.
Naruto yang mendengar tangisan-tangiaan dari anak-anak tersebut, hanya mendiamkannya sejenak untuk membuat mereka melepaskan semua beban yang mereka miliki dari apa yang mereka alami selama ini di situasi perang di wilayahnya.
Selama beberapa saat anak-anak tersebut terus menangis dalam pelukan Naruto dan mulai membuat mereka tenang setelahnya.
Setelah cukup tenang Naruto, memberikan sedikit penyemangat dan penenang kembali keoada mereka semua.
Setelah beberapa saat akhirnya anak-anak tersebut sudah tenang semua dan dapat di lihat senyuman dan kebahagiaan dari wajah anak-anak tersebut.
Setelah semua anak-anak tenang, Naruto mengalihkan pangdanganya lagi kepada Mei dan orang-orangnya yang ada di sana.
__ADS_1
"Kalau begitu aku akan pergi dan membawa mereka semua bersamaku sekarang juga. " Ucap Naruto kepada Mei dan yang lainnya.
Setelah mengucaokan hak tersebut Naruto langsung menyiapkan segel jutsunya.
Tapi sebelum Naruto melakukan segel jutsunya, ia di hentikan oleh suara wanita yang tadi menenangkan Naruto.
"Tunggu Naruto-kun. " Ucap wanita tersebut kepada Naruto.
Naruto yang mendengar suara itu langsung mengalihkan pandangannya kepada wanita tersebut.
"Ada apa Haku, kenapa kau menghentikanku. " Ucap Naruto kepada wanita tersebut, yang ternyata adalah Yuki Haku.
"Naruto-kun, tolong maafkan shinobi-shinobi Kiri atas apa yang mereka lakukan. Juga tolong jangan bawa anak-anak ini dari Kiri. Karena seperti yang kamu katakan sebelumnya, bahwa anak-anak adalah pengganti kita saat kita sudah tiada nantinya. Apa yang kamu katakan tadi sama halnya seperti, anak-anak adalah sebuah pilar masa depan bagi kita semua. Jadi jika kamu membawa mereka sama saja kamu membuat Kirigakure kehilangan pilarnya untuk masa depan kelak. Jadi aku mohon jangan bawa anak-anak ini. Aku berjanji padamu akan menjaga dan merawat anak-anak ini hingga dewasa kelak. Aku juga berjanji akan berhenti menjadi Kunoichi dan beralih menjadi pengasuh mereka semua. Jadi aku mohon jangan bawa mereka, Naruto-kun. " Ucap Haku memohon pengampunan bagi shinobi Kiri dan memohon untuk tidak membawa pergi anak-anak tersebut dari Kiri.
Naruto yang mendengar ucapan Haku di buat mengajukan alisnya dan menampilkan senyum di wajahnya.
"Ternyata kau cukup pintar juga Haku, tidak seperti mereka yang cukup bodoh dan hanya mengikuti emosi mereka saja. Tapi itu semua tidak cukup atau tidak berguna untuk menghentikanku membawa anak-anak ini. Lagi pula yang memiliki pemikiran seperti itu hanyalah kau Haku dan lagi semuanya hanya memikirkan diri mereka sendiri dan dendam mereka sendiri. Lagi pula apa kau sanggup jika mengurus mereka semua di tempat di mana orang-orang tidak menginginkan anak-anak ini. Jadi lebih baik aku membawa mereka bersamaku saja. " Ucap Naruto kepada Haku.
Haku yang mendengar hal tersebut hanya dapat dibuat terdiam dan tidak bisa membalas ucapan dari Naruto tadi.
Naruto yang melihat Haku hanya diam langsung membelikan badannya dan berlutut di hadapan Eiji dan anak-anak lainnya.
"Eiji, anak cantik dan semuanya, apakah kalian ingin ikut dengan Kakak atau tetap di sini bersama mereka semua. " Ucap Naruto bertanya kepada anak-anak tersebut.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hallo semuanya. ✋✋✋
Maaf jika ceritanya kurang menarik, jadwal Up nya tidak menentu, dan setiap Chapternya terlalu sedikit. 🙏🙏🙏🙏
Itu karena saya agak bingung membuat alurnya supaya dapat berjalan baik dan terkesan bagus.
Jadi sekali lagi saya minta maaf bila banyak kekurangnya. 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1