
Sebelumnya.
"Oh baiklah saya mau 21 tangkai Bunga Mawar terbaik milikmu. " Ucap Naruto yang memesan Bunga Mawar dengan senyum di wajahnya.
Gadis yang di depannya tampan terpesona saat melihat Naruto tersenyum.
"B....baik tunggu sebentar biar saya siapkan. " Ucap gadis tersebut yang bertambah gugup saat melihat Naruto tersenyum.
Lanjut......
Setelah itu gadis tersebut langsung menyiapkan pesanan Naruto yang memesan 21 tangkai Bunga Mawar.
Setelah beberapa saat menunggu akhirnya gadis tersebut kembali dengan membawa Bunga di tangannya.
"I....ini Pesananmu 21 tangkai Bunga Mawar. " Ucap gadis tersebut yang masih agak gugup saat di dekat Naruto. Sebenarnya gadis tersebut penasaran untuk siapa Bunga Mawar tersebut. Ia sempat berpikir bahwa itu mungkin untuk kekasihnya tetapi di lain sisi bila benar itu untuk kekasihnya ia cukup kecewa karena pria tampan itu sudah memiliki kekasih. Tetapi ia berusaha berpikiran positif.
"Baiklah jadi berapa yang harusnya bayar untuk Bunga-bunga ini. " Ucap Naruto yang menanyakan harga yang harus ia bayar.
"Se.... semuanya jadi 100 ryo. " Ucap gadis itu yang mengendalikan kegugupannya.
"Baiklah ini uangnya. " Ucap Naruto menyerahkan uangnya.
"Oh ya siapa namamu nona, perkenalkan namaku Uzumaki Naruto. " Ucap Naruto memperkenalkan diri.
"N.....Namaku Ino Yamanaka. Salam kenal Naruto-kun. " Ucap gadis tersebut yang ternyata bernama Ino Yamanaka. Tetapi tanpa di sadari gadis tersebut saat menyebut nama Naruto terdapat embel-embel Kun.
"Ah Ino-chan, salam kenal juga. Oh ya ini untukmu satu, jangan bekerja terlalu cape nanti kau sakit. Lihat wajahmu memerah, beristirahatlah jika kau sakit. Karena jika kau memaksakan diri itu juga tidak baik untuk dirimu. Ya sudah aku pergi dulu, aku harus kemakam Ayah dan Ibuku, dah Ino-chan sampai jumpa lagi. " Ucap Naruto yang pergi meninggalkan toko dan seorang gadis yang mukanya memerah saat Naruto memberinya Bunga dan juga mengkhawatirkannya.
"Kyaaa dia memberikanku Bunga dan juga ia mengkhawatirkan diriku, Kyaaa kira-kira aku bisa bertemu dengannya lagi tidak ya. Dia itu orangnya tampan, baik, perhatian, pintar, dewasa, dan menyayangi orang tuanya walaupun mereka sudah tiada. Kyaaaaaaa. " Ucap Ino dalam hati yang mengagumi sosok Naruto.
Setelah keluar dari Toko Bunga milik Ino, Naruto langsung menuju pemakaman orang tuanya.
Setelah beberapa saat akhirnya Naruto sampai di tempat pemakaman orang tuannya.
__ADS_1
"Ayah Ibu semoga kalian disana baik baik saja. Tenang saja Ayah Ibu aku disini baik baik saja dan aku juga bisa menjaga diriku sendiri lagi pula disini ada Kakek Hokage yang bisa menjagaku. Jadi kalian bisa tenang di alam sana Ayah Ibu. " Ucap Naruto yang tanpa sadar air matanya menetes.
Para ANBU Uzushio yang selalu menjaga Naruto juga ikut di buat menangis saat melihat dan mendengar ucapan Naruto. Mereka tau bahwa Naruto sudah hidup sendiri tanpa ada nya orang tua sedari ia bayi jadi mereka ikut sedih akan penderitaan Naruto.
Sebenarnya Naruto tau bahwa setiap saat Naruto pasti selalu di kawal oeh beberapa ANBU yang sebunyi di balik bayangan untuk melindungi Naruto. Tetapi ia tidak mempersalahkan mereka selagi mereka tidak menggangu privasinya. Ya walaupun awalnya ia merasa risih selalu di ikuti kemanapun ia pergi. Tapi ya ia harus terbiasa.
Setelah beberapa saat Naruto di depan makam Ayah dan Ibunya, Naruto memutuskan untuk pulang kekediaman barunya.
Setelah beberapa saat Naruto akhirnya sampai dikediaman barunya.
"Naruto-sama. " Sapa para shinobi Uzushio atau Guru-gurunya selama ini.
Para shinobi Uzushio memang memutuskan tinggal di kediaman Naruto untuk menjaga dan membersihkan Rumah tersebut. Sedangkan untuk Rumah yang mereka beli di tinggali para ANBU uzushio selama menjaga Naruto dan mencari informasi-informasi penting.
"Naruto-sama apakah anda sudah berbicara dengan Hokage Ke-3 tentang anda yang sudah mengetahui siapa orang tua anda dan memutuskan tinggal disini. " Ucap Uzumaki Rin yang mempertanyakan hal tersebut.
"Kau benar Ka Rin, aku memang sudah memberi tahunya dan aku akan mulai tinggal di sini mulai sekarang. " Ucap Naruto.
Sedangkan yang lain hanya menganggukkan kepala mereka sebagai tanda bahwa mereka mengerti.
Setelah itu Naruto hanya beristirahat dan sedikit berolah raga selama tiga hari sebelum masuk akademi.
Skip 3 Hari Kemudian.
Selama tiga hari Naruto hanya bersantai dan olehraga/latihan fisik di pagi dan sore hari. Kadang-kadang ia juga berlati dan meningkatkan Tahap Fiunjutsunya.
Hari ini ada lah hari pertama Naruto masuk akedemi ninja Konoha dan belajar menjadi seorang shinobi.
Walaupun sebenarnya Naruto bisa saja langsung menjadi seorang shinobi akan tetapi ia memilih tetap menyembunyikan kemampuannya. Apa lagi saat ia mendapat laporan dari para shinobi Uzushio bahwa ada seorang petinggi Desa Konoha yang bermain Kotor di belakang layar hanya untuk mengincar posisi Hokage.
Ia akan melakukan segala hal hanya untuk mewujudkan ambisinya. Bahkan menurut laporannya kemarin bahwa ia berniat untuk meprovokasi Desa dengan salah satu Clan ternama di Konoha.
Nama petinggi itu adalah Danzo, ia sangat berambisi untuk menjadi Hokage dan menguasai dunia shinobi akan tetapi cara yang ia lakukan adalah cara kotor. Tetapi ia dari semua rencananya selalu gagal dan gagal.
__ADS_1
Jadi menurut Naruto ia harus sebisa mungkin tidak terlalu mencolok. Bahkan ia berniat untuk tampil secara normal dengan kejeniusan setara Clan Nara dari Konoha.
Saat ini Naruto sedang siap siap menuju akademi ninja Konoha. Setelah semuanya sudah siap ia memutuskan berangkat menuju akademi.
"Kakak kakak semua aku berangkat ke akademi dulu, jaga diri baik baik jangan membuat masalah ya. " Ucap Naruto berangkat menuju akademi.
"Ha'i Naruto-sama. " Ucap semua yang ada di sana seperti Uzumaki Rin, Uzumaki Misaki, Uzumaki Levi, Uzumaki Kirito, dan Uzumaki Erza.
Naruto berjalan menuju akademi dengan tatapan dan hinaan dari para warga Konoha.
Dalam pikiran Naruto jika melihat para penduduk yang selalu menghina dan sebagainya selalu merasa aneh di pikirannya. Coba saja jika mereka tau identitas Naruto sebenarnya ia yakin mereka akan langsung bersujud atau bahkan bunuh diri untuk meminta maaf kepada Naruto yang notabennya adalah seorang pangeran dari Uzushio salah satu Negara besar shinobi yang keberadaannya dan kekuatannya tidak di ketahui.
Setelah beberapa saat Naruto akhirnya sampai di akademi tentu dengan tatapan menghina dari para warga khususnya mereka para orang tua yang mengantar anaknya masuk akademi. Tetapi Naruto tidak peduli dengan itu semua.
Naruto memutuskan untuk mencari kelasnya dengan bertanya kepada seorang Guru yang kebetulan ada di dekat Naruto.
"Maaf Guru, apakah saya boleh bertanya?. " Ucap Naruto kepada Guru tersebut.
"Ah iya silakan apa yang ingin kamu tanyakan. " Ucap Guru tersebut.
"Begini Guru saya mau mencari dimana kelas saya. Maaf lupa memperkenalkan Guru, nama saya saya Uzumaki Naruto, Guru. " Ucap Naruto memperkenalkan diri.
"Oh ya nama saya Iruka, panggil saja saya Guru Iruka ya Naruto. Oke untuk kelasmu biar kutunjukan dimana letak kelasmu, ayo Naruto. " Ucap Guru Iruka mengarahkan Naruto dimana kelasnya.
Naruto yang mendapat perhatian dari Guru Iruka merasa senang karena ada lagi yang mau perhatikanlah.
Setelah beberapa saat akhirnya Naruto dan Guru Iruka telah sampai di depan kelas Naruto.
"Nah disini kelas kamu Naruto. Ayo masuk sana sebentar lagi waktunya masuk. Kalau begitu Guru pergi dulu Naruto. " Ucap Guru Iruka sambil meninggalkan Naruto di depan jelasnya.
"Terimakasih atas bantuannya Guru Iruka. " Ucap terima kasih Naruto seraya menundukan tubuhnya.
Setelah itu Naruto memutuskan untuk masuk kedalam kelasnya.
__ADS_1
Sreeeekkk
Setelah pintu kelas terbuka Naruto langsung memutuskan masuk kedalam kelasnya.