
Sebelumnya.
Naruto yang melihat bahwa sudah saatnya ia berangkat menuju kerumah Hinata dan Ino untuk melakukan kencangnya dan melakukan janjinya kepada Ino dan Hinata.
Naruto memutuskan untuk kekamarnya untuk siap-siap sebelum berangkat kerumah Ino dan Hinata.
"Mm sebaiknya aku mandi dan bersiap terlebih dahulu. " Ucap Naruto yang bersiap-siap.
Setelah semuanya selesai Naruto langsung berangkat menuju ke kediaman Hyuga dan Yamanaka untuk menjemput Ino dan Hinata.
Lanjut.......
Naruto saat ini telah berada di depan kediaman Hyuga, lebih tepatnya di depan rumah Hinata. Saat Naruto baru sampai gerbang kediaman Hyuga, Naruto sudah dapat melihat kekasihnya Hinata dan adik perempunya yang bernama Hyuga Hanabi.
"Hay Hinata-chan, apakah kamu sudah siap. " Ucap Naruto yang menyapa Hinata.
Hinata yang mendengar suara kekasihnya langsung menengok dan menemukan bahwa kekasihnya telah sampai di kediamannya.
"Hay Naruto-kun, ya aku sudah siap. Tetapi a... " Ucapan Hinata terpotong oleh adik perempuannya.
"Hey Kakak Naruto. Kakak Naruto apakah aku boleh ikut dengan Kakak Hinata dan Kakak Naruto. Aku juga ingin merasakan terbang kak, boleh ya Kak. " Ucap adik Hinata yang bernama Hanabi.
Naruto yang mendengar suara Hanabi langsung menengok ke arah Hanabi dan berjongkok untuk menyeimbangkan tinggi badannya.
"Tentu Hanabi-chan, oh ya Kak punya hadiah untuk kamu Hanabi-chan. Mau. " Ucap Naruto sambil mengelus rambut Hanabi.
Naruto dan Hanabi memang sudah saling kenal, bahkan bila Naruto sedang bermain di kediaman Hyuga pasti akan bermain dengan Hanabi ataupun mengajari sesuatu. Maka dari itu Hanabi sangat dekat dengan Naruto.
"Mau Kak Naruto. Mana hadiahnya mana. " Ucap Hanabi bersemangat saat ingin di beri hadiah oleh Naruto.
"Hahaha, sabar dong Hanabi-chan. Kalau Hanabi-chan sabarkan nanti tambah cantik. Nah ini dia hadiah Hanabi-chan, hadiah spesial untuk Hanabi-chan dari Kakak. " Ucap Naruto memberikan kotak kecil berwarna biru untuk Hanabi.
Hanabi yang melihat itu langsung menerimanya dengan ekspresi senang dan bahagia.
__ADS_1
Hinata yang melihat kedekatan dan keakraban antara adiknya dan kekasihnya dibuat senang dan tersenyum saat melihat hal tersebut. Karena menurut Hinata ia tidak salah memilih Naruto menjadi kekasihnya. Karena Naruto tidak hanya mencintai Hinata saja Akan tetapi juga menyayangi dan memperhatikan keluarganya, khususnya adik perempuannya Hanabi.
"Wah, isinya apa Kak Naruto. " Ucap Hanabi dengan antusias. Walaupun Hanabi adalah anak dari keluarga bangsawan, tidak menutup kebenaran bahwa Hanabi adalah seorang anak kecil yang sama seperti anak-anak seusianya.
"Kalau Hanabi-chan ingin tahun, coba di buka kotaknya aja. " Ucap Naruto yang memberikannya izin untuk membukan kotak hadiah yang Naruto berikan.
Hanabi yang mendapatkan izin untuk membuka hadiahnya, langsung saja Hanabi membuka kotak tersebut.
Saat kotaknya di buka terdapat sebuah gelang giok berwarna hijau yang sangat cantik dan bagus.
"Wah gelangnya cantik banget Kak Naruto. Apakah ini untuk Hanabi. " Ucap Hanabi yang bertanya kepada Naruto.
"Tentu saja Hanabi-chan, itu gelang khusus untuk Hanabi-chan dari Kak. Hanabi-chan suka atau tidak. " Ucap Naruto.
"Hanabi suka gelangnya Kak Naruto, terima kasih Kak Naruto. " Ucap Hanabi yang langsung memeluk Naruto.
"Wah gelangnya sangat cantik, Hanabi -chan hebat dapat gelang sedangkan Kak tidak dapat apa apa. " Ucap Hinata yang melihat gelang pemberian Naruto untuk adiknya dan menggoda adiknya.
"Hanabi, sebelum kamu pakai gelang itu kamu harus meneteskan darah kamu ke gelang itu Yah. Ayo di coba. " Ucap Naruto kepada Hanabi.
Hinata dan Hanabi di buat bingung, kenapa harus di teteskan darah terlebih dahulu.
"Naruto-kun, kenapa harus meneteskan darah terlebih dahulu. " Ucap Hinata bertanya. Sedangkan Hanabi hanya mendengarkan.
Naruto yang mendengarkan ucapan Naruto di buat tersenyum. Karena ia memaklumi karena Hinata tidak tau apa fungsi dari gelang itu selain untuk hiasan tangan.
"Jadi begini Hinata-chan Hanabi-chan, ini bukan gelang biasa. Karena di dalam gelang giok ini terdapat segel penyimpanan yang sangat luas dan segel jutsuku. Jadi bila Hanabi hilang atau kenapa-napa aku bisa langsung menuju ke tempat Hanabi-chan tanpa kesulitan. Tujuan dari meneteskan darah adalah untuk menyentak bahwa itu hanya milik Hanabi-chan saja dan tidak dapat di lepas tanpa kehendak dari pemilik atau si pemilik meninggal. Jadi Hanabi-chan jangan pernah di lepas gelangnya ya. Tenang saja gelang itu tidak akan meninggalkan bekas atau merasakan panas saat menggunakannya. Karena di situ juga ada segel penyejuk jadi kamu akan merasa nyaman saat menggunakan gelang itu bahkan jika suasana panas akan terasa dinginatau sebaliknya. " Ucap Naruto menjelaskan kepada Hinata dan Hanabi.
Hinata yang mendengarkan penjelasan tentang gelang tersebut dibuat takjub dan iri. Karena ia tidak mendapatkan hadiah seperti Hanabi.
Hanabi yang mendengar bahwa gelang yang di berikan Naruto memiliki banyak fungsi di buat senang.
Naruto yang melihat bahwa Hinata merasa iri kepada adiknya di buat senyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Hinata-chan jangan iri dengan Hanabi-chan Yah. Tenang saja aku sudah mempersiapkan hadiah khusus untuk Hinata-chan. " Ucap Naruto yang menatap Hinata dengan senyum di bibirnya.
"Ayo Hanabi-chan kamu teteskan darah kamu dulu. Tenang saja nanti kalau sakit biar Kak obati, Yah. " Ucap Naruto.
Hanabi yang mendengar itu langsung menggigit tangannya hingga berdarah dan meneteskan atau mengoleskannya di Gelang Giok pemberian Naruto.
Setelah meneneteskannya, Hanabi langsung memakai gelangnya.
"Wah, lihat Kak Naruto Kak gelangnya kelihatan bagus saat di pakai. Terima kasih Kak Naruto. " Ucap Hanabi yang langsung memeluk Naruto. Sedangkan Naruto membalas pelukan Hanabi
"Iya Hanabi-chan, kamu pakai terus ya gelang itu. Jadi nanti kalau Hanabi kenapa-napa kakak bisa ketempat Hanabi. " Ucap Naruto yang menatap Hanabi dengan senyum. Sedangkan Hanabi membalas dengan anggukan dan senyum.
"Kalau begitu kita kerumah Ino-chan dulu baru kita akan terbang di langit. " Ucap Naruto.
"Kak Naruto, aku mau di gendang kak Naruto. " Ucap Hanabi dengan manja kepada Naruto. sedangkan Naruto hanya tersenyum dan langsung menggendong Hanabi.
Umur Hanabi dan Hinata hanya berbeda dua tahun. Sedangkan antara Hanabi dan Naruto berbeda tiga tahun jadi Hanabi agak manja dengan Hinata apa lagi dengan Naruto yang selalu memanjakan Hanabi saat bertemu.
Setelah Naruto menggendong Hanabi, Naruto langsung menggandeng tangan Hinata untuk pergi ke kediaman Yamanaka untuk menjemput Ino.
Setelah itu Naruto langsung menghilang menggunakan jutsunya.
Tanpa Naruto, Hinata dan Hanabi sadari semenjak tadi mereka selalu di perhatikan oleh kedua orang dari jarak jauh atau lebih tepatnya berada di dalam kediaman Clan Hyuga.
Karena terlalu keasikan bermain dengan Hanabi, Naruto jadi tidak terlalu fokus dengan sensornya sendiri.
"Hiashi-sama sepertinya Naruto sangat perhatian kepada Hanabi-sama seperti seorang Kakak kepada adiknya. Sedangkan perhatian Naruto kepada Hinata-sama seperti perhatian antar lawan jenis atau lebih tepatnya seperti Naruto sangat mencintai Hinata-sama. Hiashi-sama. " Ucap salah satu orang yang sedari tadi memperhatikan Naruto, Hinata, dan Hanabi.
"Sudah aku bilang untuk memanggilku Paman Neji. Ya sepertinya begitu Neji, tapi saya tidak masalah jika Hinata dekat dengan Naruto. Lagi pula Naruto orangnya baik, cerdas, dan yang terpenting perhatian kepada Hinata dan Hanabi. Bahkan Naruto memberikan sebuah Gelang Giok yang sangat bagus dan bermanfaat untuk Hanabi, khususnya untuk keamanannya. " Ucap salah satu orang lagi yang sedari tadi memperhatikan Naruto, Hinata, dan Hanabi.
Yang ternyata mereka adalah Kepala Clan Hyuga atau ayah Hinata dan Hanabi dan juga Neji yang sedari tadi memperhatikan Naruto, Hinata, dan Hanabi menggunakan kekuatan mata Clan Hyuga atau Bayangan.
Neji yang mendengarkan perkataan Hiashi di buat setuju. Karena Neji juga pernah di hajar oleh Naruto dan di buat sadar akan apa yang ia lakukan selama ini.
__ADS_1