
Sebelumnya.
Berbeda halnya dengan Sasuke yang mendengar penjelasan dari Gurunya itu. Ia malah di buat mengepalkan tangannya saat mendengar bahwa Naruto sudah dapat mengontrol cakranya dan dapat di artikan bahwa Naruto lebih kuat dan hebat darinya.
"Sudahlah, aku ingin istirahat dulu. Oh ya Tazuna-san, dimana kami akan beristirahat selama disini. " Ucap Clon Naruto bertanya kepada Tazuna.
"Oh ya, kalau begitu mari aku antar ke kamar kalian beristirahat selama di sini. " Ucap Tazuna yang bangun dari duduknya dan mengarahkan Naruto dan yang lain menuju tempat mereka beristirahat selama di rumahnya.
Lanjut............................
Keesokan harinya Naruto memutuskan untuk membuat Kekkai di sekitar kediaman Tazuna sesuai rencananya kemarin.
Saat ini Naruto sedang menyiapkan segala sesuatunya sebelum ia membuat Kekkai tersebut.
"Tazuna-san, Tsunami-san, Inari, Guru, Sakura, dan anda Sasuke. Silahkan teteskan darah kalian di gulungan ini. " Ucap Clon Naruto kepada orang-orang yang ada di sana dan menyerahkan sebuah gulungan yang sudah terbuka.
"Meneteskan darah? memangnya untuk apa Naruto-kun menginginkan tetesan darah kami?. " Ucap Sakura penasaran dengan maksud dari Clon Naruto meminta tetesan darahnya dan yang lain.
Clon Naruto yang mendengarkan pertanyaan dari Sakura di buat tersenyum. Karena menurutnya wajar jika Sakura bertanya seperti itu.
"Tujuan dari aku meminta tetesan darah kalian adalah untuk aku letakan dalam formula Fuinjutsu Kekkai pelindung yang akan aku buat untuk melindungi kediaman Tazuna-san. Jadi yang bisa memasuki Kekkai atau kediaman Tazuna-san hanyalah kita saja atau mereka yang telah aku beri akses keluar masuk Kekkai tersebut. Contohnya seperti darah kalian, karena Kekkai yang akan aku buat akan dapat mendeteksi siapa saja yang ingin memasukinya dan telah mendapatkan akses keluar masuk atau tidak. Jika orang tersebut tidak mendapatkan akses maka orang tersebut tidak akan bisa memasuki Kekkai tersebut. Jika ada orang yang memaksa untuk memasuki Kekkai dengan paksa, maka orang tersebut akan mendapat serangan balik dari Kekkai tersebut. " Ucao Clon Naruto menjawab pertanyaan dari Sakura tadi dan sekaligus menjelaskannya kepada semuanya yang ada di sana.
Sakura yang mendengar penjelasan dari Clon Naruto di buat menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa ia mengerti akan maksud dari penjelasan Clon Naruto tadi.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Clon Naruto, Sakura dan yang lain langsung melakukan apa yang Clon Naruto minta tadi.
Setelah selesai meneteskan darah mereka masing-masing pada sebuah gulungan yang sudah Clon Naruto siapkan, Clon Naruto langsung mengambil gulungan yang telah di teteskan darah mereka semua tersebut. Setelah itu Clon Naruto langsung melakukan langkah selanjut untuk membuat Kekkainya.
"Baiklah sekarang saatnya membuat Kekkainya. " Ucap Clon Naruto sebelum menghilang dari tempat duduknya juga di hadapan Tazuna dan yanh lain.
Sriiiiiiiinnnnngggggg
"Eh, Naruto-kun kemana. " Ucap Sakura yang kaget saat melihat Clon Naruto yang tiba-tiba menghilang di tempat duduknya.
Sriiiiiiiinnnnngggggg
"Eh, Naruto-kun. Tadi habis dari mana, bukanya tadi Naruto-kun bilang ingin membuat Kekkai. " Ucap Sakura yang di buat kaget lagi saat kemumculan Clon Naruto yang tiba-tiba itu.
"Tentu saja aku sedang menyiapkan proses pembuatan Kekkainya. Jadi sekarang kau diam dulu, oke. " Ucap Clon Naruto menjawab pertanyaan dari Sakura tadi. Setelah menjawab pertanyaan dari Sakura tadi, Clon Naruto langsung melakukan segel Jutsunya.
Fuinjutsu : Protective Kekkai
Whhhhhhuuuuusssssshhhhhh
Setelah Clon Naruto melakukan segel jutsunya, tiba-tiba muncullah sebuah hembusan dan tekanan cakra yang cukup besar di sekitar kediaman Tazuna.
Beberapa saat kemudian akhirnya hembusan dan tekanan cakra tadi menghilang dari sana.
"Huh, akhirnya selesai juga. " Ucap Clon Naruto menghela nafas lega setelah berhasil menyelesaikan pembuatan Kekkainya.
"Sudah ya, syukurlah kalau begitu. " Ucap Guru Kakashi.
"Setidaknya dengan adanya Kekkai ini keamanan Tsunami-san dan Inari akan terjamin 100% selama mereka selalu di dalam Kekkai. Kalian tenang saja Kekkai ini mampu menahan sebuah serangan Jutsu tingkat A tingkat tinggi dan juga serangan dari seorang Shinobi tingkat Jonin Elit sekalipun. Kekkai ini hanya dapat di patahkan oleh seorang Shinobi Ahli Fuinjutsu tingkat Master bintang 5 keatas saja. Jadi Tazuna-san, Tsunami-san, dan Inari bisa tenang selagi ada Kekkai ini. Juga jangan lupa kalian telah aku tandai dengan segel Jutsuku. Jadi di manapun kalian berada aku dapat mendeteksinya. " Ucap Clon Naruto menjelaskan semuanya kepada Klien dan rekan-tekan satu Timnya.
Tazuna yang mendengar penjelasan dari Naruto tadi di buat sedikit bernafas lega akan keamanan Putri dan Cucunya selama ia pergi membangun jembatan penghubung nantinya.
Kakashi yang mendengar penjelasan Clon Naruto di buat menganggukan kepalanya dan juga tersenyum senang akan apa yang Clon Naruto lakukan. Karena dengan adanya Kekkai tersebut, maka tugasnya dan Timnya akan sedikit terbantu nantinya.
"Fu.......Fuinjutsu tingkat Master bintang 5. Naruto-kun, apakah benar Kekkai ini hanya dapat di patahkan oleh seorang shinobi ahli Fuinjutsu tingkat Master binatang 5 keatas saja. Tapi bukanya kebanyakan shinobi ahli Fuinjutsu hanya dapat sampai ke tingkat Master bintang satu atau dua saja. " Ucap Sakura yang tercengang akan apa yang Clon Naruto jelaskan tadi.
Clon Naruto yang melihat Sakura seperti itu di buat tersenyum di bibirnya.
"Heh, seorang shinobi biasanya hanya sampai Master bintang satu atau dua saja iya. Aku saja sudah berada di tingkat GranMaster Fuinjutsu. " Ucap Clon Naruto dengan senyum di bibirnya.
"APAAA, Naruto-kun GranMaster Fuinjutsu. Ta....Tapi bagaimana mungkin. " Ucap Sakura merasa tidak percaya akan apa yang Clon Naruto ucapkan tadi.
Clon Naruto yang melihat Sakura seperti tidak percaya akan ucapannya barusan hanya di buat tersenyum saja.
"Ya ampun Sakura, bukanya sebelumnya sudah aku jelaskan bahwa Clan Uzumaki adalah satu-satunya Clan yang dapat mempelajari Fuinjutsu sampai ketingkat yang lebih tinggi dari pada seorang shinobi biasa di luar Clan tersebut. Jadi jangan heran jika Naruto dapat mencapai tingkat tersebut. Di tambah lagi Naruto juga memiliki peningggalan-peninggalan orang tuanya dahulu. " Ucap Kakashi menjelaskan kepada Sakura
Sakura yang mendengar ucapan Gurunya tadi langsung teringat saat Gurunya menjelaskan tentang Clan Uzumaki.
"Sudahlah, aku ingin jalan-jalan atau berkeliling dulu di sekitar Negeri Ombak ini. Aku ingin tau keadaan sekitar kita saat ini. Bolehkan Guru?. " Ucap Clon Naruto meminta izin kepada Gurunya.
"Ya Silahkan saja, lagi pula itu juga bagus untuk mendapatkan informasi tentang Gato dan orang-orangnya di Negeri Ombak ini. " Ucap Kakashi mengizinkan Clon Naruto pergi berkeliling Negeri Ombak.
"Terima kasih Guru, kalau begitu aku jalan dulu. Oh ya apakah Inari ingin ikut dengan Kakak dan menunjukkan Negeri Ombak kepada Kakak. " Ucap Clon Naruto yang ingin mengajak Inari berkeliling.
"Mau Kak, bolehkan Ibu. " Ucap Inari menyetujui ajakan Naruto dan meminta izin kepada sang Ibu untuk mengikuti Clon Naruto berjalan-jalan.
Sedangkan sang Ibu atau Tsunami hanya menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa ia mengizinkan putranya itu untuk berkeliling bersama Clon Naruto.
Inari yang mendapat persetujuan dari sang Ibu di baut senang dan gembira.
"Baiklah kalau begitu ayo kita berangkat Inari. " Ucap Clon Naruto kepada Inari dan mulai berdiri dari duduknya.
"Iya Kak. " Ucap Inari dengan senyum di bibirnya.
Setelah itu Clon Naruto dan Inari langsung berjalan menuju pintu keluar untuk pergi berkeliling di sekitar Negeri Ombak.
Tapi sebelum Clon Naruto dan Inari berjalan menuju pintu keluar terdengarlah suara seorang wanita yang memanggil nama Naruto.
"Naruto-kun, apakah aku boleh ikut denganmu berkeliling. " Ucap seorang wanita yang memanggil nama Naruto dengan wajah tertusuk malu.
Clon Naruto yang merasa namanya di panggil langsung menghadap sumber suara dan melihat siapa yang memanggil namanya.
"Ya tentu saja boleh Sakura, kalau begitu ayo kita pergi. " Ucap Clon Naruto kepada wanita tersebut yang ternyata adalah rekan Kunoichi satu-satunya di Timnya itu.
"Terima kasih Naruto-kun. " Ucap Sakura berterima kasih kepada Naruto. Sedangkan Clon Naruto hanya menganggukan kepalanya saja.
Setelah itu Clon Naruto, Sakura, dan Inari langsung pergi berkeliling bersama.
Selama perjalanan Clon Naruto dapat melihat keadaan yang cukup memilukan yang di alami para penduduk Negeri Ombak saat ini.
Dalam pandangan Clon Naruto saat ini ia sangat marah dan benci kepada Gato dan orang-orangnya yang sudah membaut penderitaan kepada para penduduk Negeri Ombak.
"Ini benar-benar lebih buruk dari yang aku bayangkan. Aku juga merasa bersyukur dapat hidup di Negeri yang cukup aman dan damai. " Ucap Sakura saat melihat keadaan orang-orang Negeri Ombak.
Saat mereka bertiga berjalan bersama tiba-tiba Inari berlari dan menghampiri seorang anak laki-laki yang sedang berjalan di depan mereka.
"GIN. " Ucap Inari memanggil anak laki-laki tersebut sambil berlari kearahnya.
Anak laki-laki tersebut yang merasa namanya di panggil langsung menghentikan langkahnya dan menengok kebelakang.
"Inari. " Ucap anak laki-laki tersebut yang tadi di panggil oleh Inari.
"Gin, kamu mau Kemana. " Ucap Inari bertanya kepada anak laki-laki tersebut.
"Aku ingin ke hutan untuk mencari tanaman obat dan juga sesuatu yang bisa di makan. " Ucap anak laki-laki tersebut menjawab pertanyaan dari Inari dengan wajah menunjuk sedih.
Inari yang melihat anak laki-laki tersebut menunduk sedih di buat mengerti akan keadaan anak laki-laki tersebut saat ini.
"Inari, siapa dia. Apakah dia temanmu. " Ucap Clon Naruto yang berada di belakang Inari.
"Iya Kak, dia temanku. Namanya adalah Gin. " Ucap Inari menjawab pertanyaan dari Clon Naruto.
"Oh namanya Gin Yah. Hallo Gin, nama Kakak Uzumaki Naruto. Kamu bisa panggil Kakak dengan sebutan Kak Naruto. Kakak juga teman Inari, kalau boleh tau kenapa kamu kok seperti sedang sedih seperti itu. " Ucap Clon Naruto yang berjongkok di hadapan Gin supaya menyamakan tinggi badannya.
Gin atau anak laki-laki tadi yang mendengar ucapan dari Clon Naruto dan juga melihat Clon Naruto ada di depannya langsung mengangkat kepalanya. Gin yang sudah mengangkat kepalanya langsung melihat kearah Clon Naruto dan hanya terdiam saja.
__ADS_1
Clon Naruto yang melihat anak tersebut hanya terdiam di baut maklum. Lagi pula mereka juga baru ketemu dan lagi keadaan Negeri Ombak yang sedang kacau saat ini pasti membuat siapapun merasa waswas dan waspada.
"Tak apa kalau kamu tidak ingin menjawab pertanyaan Kakak. " Ucap Clon Naruto kepada Gin sambil tersenyum.
"Kak Naruto, apakah kamu bisa menyembuhkan ayah dari Gin. " Ucap Inari yang tiba-tiba berbicara seperti itu.
Clon Naruto yang mendengar ucapan dari Inari di buat menaikkan alisnya dan langsung menoleh kearah Inari dan lalu kembali menoleh kearah Gin.
"Memangnya Ayah Gin sakit apa. Kakak mungkin bisa menyembuhkannya itupun bila kakak tau apa yang sedang terjadi kepada Ayah Gin. " Ucap Clon Naruto menjawab pertanyaan dari Inari.
"Kalau begitu ayo kita kerumah Gin, kak. " Ucap Inari mengajak Clon Naruto kerumah temannya itu.
"Eh, sebelum itu Kakak harus mendapatkan izin dulu dari Gin. Apakah Gin tidak masalah jika Kakak kerumahnya. Sedangkan untuk menyembuhkan Ayah Gin Kakak juga harus tau apa yang terjadi dengan Ayah Gin dan yang terpenting Kakak juga harus mendapat persetujuan dari Gin dan ayahnya untuk memeriksa keadaan Ayah Gin juga menyembuhkannya. " Ucap Clon Naruto kepada Inari sebelum kerumah Gin.
"Gin bolehkan Kakak Naruto kerumah kamu. Aku jamin Kak Naruto dapat menyembuhkannya Ayah kamu. Karena Kak Naruto itu hebat. Bahkan Ibuku juga bisa di sembuhkan oleh Kak Naruto. Juga kata Kakek Kak Naruto juga dapat melawan orang-orang jahat sendirian. Jadi boleh Yah Kak Naruto kerumah kamu, supaya Kak Naruto dapat menyembuhkan Ayah kamu Gin. " Ucap Inari kepada temannya Gin.
Gin yang mendengar ucapan dari temannya Inari langsung di baut mengalihkan pandangannya kearah temannya itu lalu kerah Clon Naruto. Selama beberapa saat Gin berpikir untuk memperbolehkan Clon Naruto kerumahnya atau tidak.
Setelah beberapa saat akhirnya Gin menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa Clon Naruto boleh kerumahnya.
Inari yang melihat temannya mengangguk dan memperbolehkan Clon Naruto kerumah temannya itu di baut tersenyum.
"Kalau begitu ayo kita kerumah kamu Gin. Ayo Kakak Naruto kita kerumah Gin dan menyembuhkan Ayah Gin. " Ucap Inari kepada Clon Naruto. Sedangkan Clon Naruto hanya menganggukan kepalanya, lalu menatap rekannya Sakura.
Sedangkan Sakura Sakura yang di tatap oleh Clon Naruto hanya menghujat kepalanya.
Setelah itu Clon Naruto dan yang lain pergi kerumah teman Inari yang bernama Gin dengan berjalan kaki.
Beberapa saat kemudian Akhirnya Clon Naruto dan yang lain tiba juga di rumah Gin dan langsung memasuki rumah tersebut setelah di persilakan masuk oleh Gin.
"Aku pulang, Kak Naruto dan yang lain ayo masuk. " Ucap Gin yang mempersilahkan Clon Naruto dan yang lain masuk kerumahnya.
"Gin, kamu sudah pulang. Kamu dari mana saja, kenapa tidak izin dulu sama kakak tadi sebelum keluar. Kakak jadi khawatir sama kamu tau. " Ucap Seorang wanita muda yang menyambut kedatangan Gin dan yang lain di depan pintu rumah.
"Maaf Kakak, tadi Gin ingin kehutan untuk mencari tanaman obat dan juga mencari sesuatu untuk kita makan. " Ucap Gin kepada wanita tersebut sambil menundukan kepalanya.
"Huh kamu itu Gin, besok-besok kalau mau pergi bilang dulu sama Kakak Yah. Jadi Kakak tidak khawatir nantinya. Eh ternyata ada Inari dan..... " Ucap Wanita tersebut terpotong saat melihat kearah Clon Naruto dan tiba-tiba membuatnya merona di pipinya.
Sakura yang melihat wanita tersebut memperhatikan Clon Naruto tersebut di baut mendengus tidak suka. Hingga Sakura nekat memeluk lengan Clon Naruto dan menatap tajam wanita tersebut.
Clon Naruto yang lengannya di peluk oleh Sakura dan melihat situasi yang sedang terjadi hanya di buat menggelengkan kepalanya dan juga menghela nafas kasar.
"Sakura bisa kau melepaskan pelukanmu itu pada tanganku ini. " Ucap Clon Naruto kepada Sakura.
"Kakak kakak, KAKAK. " Ucap Gin yang memanggil-manggil Kakaknya.
Wanita yang di panggil kakak oleh Gin langsung tersadar dengan lamunanya dan langsung menengok kearah Gin.
" Ada apa Gin. " Ucap wanita tersebut kepada Gin. Akan tetapi matanya sedikit melirik kearah Naruto dan itu menyebabkan pipinya kembali merona.
"Kakak ini kenapa, ah sudahlah. Oh ya Kak, kenali ini namanya Kak Naruto dia teman Inari. Sedangkan yang satunya Kak, etoooo... " Ucap Gin terpotong saat ingin memperkenalkan Sakura. Karena ia belum tau nama Sakura sedari tadi.
"Perkenalkan namaku Haruno Sakura, aku shinobi Konohagakure dan rekan satu Tim Naruto-kun. " Ucap Sakura memperkenalkan diri.
Gin yang mendengarkan nama Sakura di buat menganggukan kepalanya paham.
"Oh ya pekerkenalkan nama saya Hana. Saya Kakak dari Gin, dan selamat datang di rumah kami Naruto-san dan Sakura-san. Kalau begitu Silahkan masuk semunya. " Ucap wanita yang di panggil Kakak oleh Gin tadi.
Setelah itu Clon Naruto, Sakura, dan Inari di persilakan dan di persilakan duduk oleh Hama Kakak dari Gin.
Selama beberapa saat terjadi keheningan di antara mereka semua. Hingga Clon Naruto memutuskan untuk menanyakan perihal keadaan orang tua Gin.
"Ehkm, tadi Inari bilang bahwa Ayah dari Gin sedang mengalami sakit. Jadi sakit apa yang sedang di alami oleh Ayah Gin saat ini. Barang kali aku bisa menyembuhkannya dan itupun bila aku tau apa yang sedang di alami oleh Ayah dari Gin saat ini. " Ucap Clon Naruto bertanya.
Hana yang mendengar ucapan dari Clon Naruto di buat menaikkan alisnya kaget. Karena tiba-tiba Clon Naruto menanyakan keadaan orang tuanya dan yang membuatnya kaget adalah tentang Clon Naruto yang tau bahwa Ayah sedang sakit.
Clon Naruto yang mendengar penjelasan dari Hana di buat menganggukan kepalanya.
"Apakah saya boleh mengecek keadaan Ayah anda Hana-san. Karena kebetulan saya memahami tentang Medis. " Ucap Clon Naruto kepada Hana.
Hana yang mendengar ucapan dari Clon Naruto langsung di buat menatap wajah Clon Naruto dan langsung memegang tangan Clon Naruto.
"Apakah benar anda bisa ilmu Medis Naruto-san. Kalau begitu, saya mohon kepada anda untuk mencoba menyembuhkan Ayah saya yang sedang sakit. Juga kebetulan Ibu saya juga tiba-tiba jatuh sakit tadi pagi. Jadi saya mohon kepada anda, tolong sembuhkan ayah dan ibu saya. Saya mohon Naruto-san,saya akan melakukan apapun bila anda dapat menyembuhkan orang tua saya. Saya mohon Naruto-san. " Ucap Hana yang bersujud sambil memegangi tangan Clon Naruto.
Clon Naruto yang melihat Hana memohon kepadanya untuk menyembuhkan ayahnya merasa tidak nyaman dan kurang enak di hatinya.
"Hana-san, tolong angkat kepala anda dan jangan bersujud seperti itu di hadapan saya. Karena saya kurang suka akan hal seperti ini. Sedangkan untuk urusan menyembuhkan orang tua anda itu memang sudah menjadi tujuan kami kemari. Jadi anda tidak perlu memohon apa lagi sampai bersujud seperti ini. Jadi tolong angkat kepala anda Hana-san. " Ucap Clon Naruto kepada Hana dan berusaha membuatnya bangun dari duduknya.
"Terima kasih Naruto-san, karena anda sudah bersedia untuk menyembuhkan orang tua saya. Sekali lagi saya berterima kasih kepada anda Naruto-san. " Ucap Hana yang masih dalam sujudnya di hadapan Clon Naruto.
"Sama-sama Hana-san, jadi tolong angkat kepala anda. " Ucap Clon Naruto kepada Hana.
Hana yang mendengar ucapan Clon Naruto langsung mengangkat kepalanya dan menampilkan senyum di bibirnya dan tatapan hormat kepada Clon Naruto karena telah bersedia membantu keluarganya.
Naruto yang melihat Hana mengangkat kepalanya dan tersenyum kepadanya hanya membalas senyumnya saja dan sedikit anggukan kepalanya sebagai tanda bahwa ia senang.
"Baiklah kalau begitu tolong anda antarkan saya ketempat dimana ayah dan ibu anda saat ini, Hana-san. " Ucap Clon Naruto kepada Hana.
"Baik Naruto-san, kalau begitu mari saya antar kekamar ayah dan ibu. " Ucap Hana yang berdiri dari duduknya dan menuntun Clon Naruto menuju kamar kedua orang tuanya.
Clon Naruto yang mendengarkan ucapan Hana hanya menganggukan kepalanya dan berjalan mengikuti Hana yang menuntunnya menuju kamar kedua orangnya.
Sesampainya di kamar orang tua Hana dan Gin, Clon Naruto dapat melihat dua orang pria baruh baya dan wanita paruh baya yang sedang tergeletak di tempat tidur mereka.
"Ayah Ibu, aku dan adik membawa seseorang yang dapat menyembuhkan penyakit ayah dan ibu saat ini. " Ucap Hana membangunkan kedua orang paruh baya yang sedang tergeletak di tempat tidur mereka itu.
Kedua orang paruh baya itu yang merasa di panggil oleh orang yang mereka kenal langsung membuka mata mereka dari tidur mereka tadi.
"Hana-chan, ada apa. Sepertinya kamu sedang merasa senang saat ini. " Ucap wanita paruh baya yang tadi di panggil Ibu oleh Hana.
"Ibu Ayah, aku dan adik telah membawa seseorang yang dapat menyembuhkan kalian saat ini. Jadi tentunya aku sangat senang, Ibu. " Ucap Hana kepada Ibunya.
"Memangnya siapa yang kau bawa nak, dan apakah kita memiliki uang untuk membayarnya. Sedangkan saat ini keadaan ekonomi kita sedang buruk. Jadi kau tidak perlu memikirkan akan keadaan kita saat ini dan biarkan saja kami berdua seperti ini. Kau cukup memikirkan keadaanmu dan adikmu saja, Hana-chan. " Ucap seorang pria paruh baya kepada Hana.
Hana yang mendengar ucapan dari ayahnya di buat menundukan kepalanya dan ia baru ingat bahwa ia tidak memiliki apa apa untuk membayar jasa dari Naruto nantinya setelah orang tuanya sembuh nanti.
Clon Naruto yang melihat dan mendengar semuanya hanya mendengarkan kasar dan menggeleng-gelengkan kepalanya saja.
"Kalian tidak perlu memikirkan akan bayaran atau semacamnya. Aku ikhlas menyembuhkan anda tuan dan nyonya. Lagi pula jika kalian terus terbaring seperti itu bukanya hanya akan menambahkan beban dan kekhawatiran kedua anak kalian saja. " Ucap Clon Naruto kepada kedua paruh baya itu.
Kedua paruh baya itu yang mendengar ucapan Clon Naruto di buat terdiam dan tidak dapat mengucapkan apapun. Karena yang Clon Naruto ucapkan memanglah benar. Jika mereka terus seperti itu, maka mereka hanya akan membebani kedua anak mereka saja nantinya.
" Kalau begitu biar aku cek terlebih dahulu keadaan kalian berdua. Supaya aku tau apa yang sedang kalian alami saat ini. " Ucap Clon Naruto yang langsung maju menuju ke arah kedua paruh baya itu.
Setelah itu Clon Naruto langsung mengecek keadaan mereka berdua dan mulai menganalisis keadaan mereka berdua.
Beberapa saat kemudian akhirnya Clon Naruto telah mengerti akan apa yang terjadi dengan kedua orang tua Hana dan Gin itu.
"Sebelum saya menjelaskan apa yang terjadi kepada kalian alangkah baiknya kita berkenalan terlebih dahulu. Jadi perkenalkan nama saya adalah Uzumaki Naruto, saya adalah shinobi Konohagakure dari Negeri Api yang di sewa Tazuna-san untuk mengawalnya dan menjaganya selama ia membangun jembatan penghubung antara Negeri Ombak dan Negeri Api. Jadi kalau boleh tau siapa nama anda berdua tuan dan nyonya. " Ucap Clon Naruto kepada kedua paruh baya itu.
"Perkenalkan nama saya Kin, Naruto-san. Saya adalah ayah dari Hana dan Gin, Naruto-san. " Ucap pria paruh baya itu memperkenalkan dirinya.
"Sedangkan nama saya Mika, Naruto-san. Saya adalah Ibu dari Hana dan Gin, Naruto-san. " Ucap Wanita paruh baya itu memperkenalkan namanya.
Clon Naruto yang mendengar nama dari kedua orang tua Hana dan Gin di baut menganggukan kepalanya.
"Baiklah kalau begitu, sekarang saya akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada Kin-san dan Mika-san sampai seperti ini. Jadi yang sebenarnya terjadi adalah Kin-san mengalami keracunan sedangkan untuk Mika-san ia sakit karena kurangnya asuhan makanan atau nutrisi yang masuk kedalam dirinya. Sehingga menyebabkan Mika-san jatuh sakit seperti ini. " Ucap Clon Naruto menjelaskan apa yang terjadi kepada Kin dan Mika.
"Keracunan, jadi ayah selama ini keracunan. Tapi kenapa ayah sampai bisa keracunan. " Ucap Hana bertanya-tanya.
__ADS_1
"Untuk itu aku tidak tau, karena yang pasti saat ini Kin-san sedang mengalami keracunan. Tapi tenang saja racun yang ada di dalam diri Kin-san tidaklah terlalu mematikan. Hanya saja racun itu menghambat pergerakan Kin-san. Tapi jika itu terus di diamkan maka akan menyebabkan kematian. Tapi tenang saja aku akan usahakan untuk menyembuhkan Kin-san dan menghilangkan racun tersebut. " Ucap Naruto.
"Kalau begitu saya mohon kepada Naruto-san untuk menyembuhkan Ayah saya. Naruto-san. " Ucap Hana memohon kepada Clon Naruto.
"Akan aku usahakan tentang hal itu, tapi aku juga tidak bisa janji kepadamu. Kalau begitu aku akan menyembuhkan Mika-san terlebih dahulu. Karena penyakit yang di alami Mika-san bisa terbilang mudah. " Ucap Clon Naruto langsung berjalan kearah Mika atau ibu Hana dan Gin.
Setelah itu Clon Naruto langsung menyembuhkan Mika dengan Ilmu Medisnya untuk menyembuhkan penyakit milik Mika tersebut.
Beberapa saat kemudian akhirnya Clon Naruto telah selesai menyembuhkan penyakit milik Mika tersebut.
"Huh, akhirnya selesai juga. Mika-san, walaupun anda telah saya sembuhkan dengan Ninjutsu Medis dan dapat sedikit menopang rasa lapar anda selama beberapa saat. Tapi anda juga harus segera memakan sesuatu, supaya stamina anda dapat terisi kembali secara normal. " Ucap Clon Naruto kepada Mika lalu kemudian Clon Naruto mengeluarkan sebuah gulungan penyimpanan dari Cincin penyimpangannya tersebut.
Setelah mengeluarkan tersebut Clon Naruto langsung menatap kearah rekan Kunoichinya.
"Sakura, tolong kau keluarkan beberapa makanan dari gulungan penyimpanan ini. Lalu setelah itu kau berikan kepada semuanya, intinya kau keluarkan saja apa yang ada di gulungan penyimpanan itu. Apakah kau mengerti, Sakura. " Ucap Clon Naruto kepada Sakura.
"Aku mengerti Naruto-kun. " Ucap Sakura meraih gulungan penyimpanan yang ada di tangan Clon Naruto.
"Baguslah kalau begitu, dan untuk Inari, Gin, Hana, dan Mika-san kalian makanlah terlebih dahulu. Sedangkan aku akan segera menyembuhkan dan mengeluarkan racun yang ada di dalam diri Kin-san. " Ucap Clon Naruto kepada yang lain.
Setelah itu Clon Naruto langsung berbalik kearah Kin dan mulai menyembuhkannya juga menghilangkan racun yang ada di dalam diri Kin.
Setelah beberapa saat akhirnya Clon Naruto dapat menyembuhkan dan menghilangkan racun yang ada di dalam diri Kin. Setelah semuanya sudah, Clon Naruto mengajak Kin untuk makan bersama keluarganya terlebih dahulu. Supaya stamina dan tenaganya dapat pulih kembali.
Walaupun awalnya Kin dan keluarganya menolak untuk memakan makanan yang Clon Naruto berikan. Karena mereka beralasan bahwa mereka merasa tidak enak kepada Clon Naruto yang sudah terlalu banyak membantu mereka. Tapi Clon Naruto terus memaksa mereka untuk memakan makanan yang telah Clon Naruto siapkan untuk mereka. Karena Clon Naruto juga ikhlas membantu mereka semua.
Setelah terus di paksa dan di bujuk akhirnya Kin dan keluarga mau juga memakan makanan yang Clon Naruto berikan.
Beberapa saat kemudian akhirnya mereka semua sudah menyelesaikan makanan mereka semua dan Clon Naruto kembali memasukan gulungan penyimpanan yang tadi ia berikan kepada Sakura. Karena di dalam gulungan tersebut masih banyak makanan yang Naruto bawa dan simpan selama ini. Naruto juga tidak menyangka bahwa ternyata simpanan makannya akan berguna bagi orang lain saat ini.
Setelah acara makan bersama tadi Clon Naruto sedikit berbincang-bincang dengan Kin dan Mika mengenai Negeri Ombak saat ini.
Selama berbincang-bincang dengan Kin dan Mika mengenai keadaan Negeri Ombak saat ini, tiba-tiba Clon Naruto berpikir untuk membantu para penduduk Negeri Ombak mengenai Medis dan juga sedikit bantuan makanan yang mungkin bisa ia beli di Negeri Api dengan menggunakan Jutsunya untuk pergi bolak-balik membeli makanan tersebut.
Setelah merasa yakin, Clon Naruto memutuskan untuk meminta bantuan kepada Mika dan Hana untuk membantunya menjalankan rencananya tersebut.
"Emmm Mika-san Hana-san, apakah kalian bisa membatuku. " Ucap Clon Naruto kepada Mika dan Hana.
"Oh tentu Naruto-san, lagi pula Naruto-san juga telah membantu keluarga kami. Jadi sudah sepatutnya bagi kami untuk membalas budi akan apa yang telah Naruto-san lakukan kepada kami. Jadi apa yang bisa kami bantu, Naruto-san. " Ucap Mika menjawab ucapan Naruto tadi.
"Ah begini, Mika-san dan Hana-san. Saya ingin mendirikan sebuah posko Medis dan juga posko bantuan untuk para penduduk Negeri Ombak saat ini. Jadi aku ingin meminta bantuan anda berdua untuk membantu saya menjalankan rencana saya ini. Karena seperti yang tadi kalian ucapkan, bahwa saat ini Negeri Ombak sedang kekurangan atau bahkan tidak adanya tenaga medis di sini. Jadi munkin dengan adanya posko Medis ini bisa sedikit membantu para penduduk Negeri Ombak mengenai kesehatan mereka. Juga nanti aku akan sedikit membantu mengenai kebutuhan pokok Negeri Ombak dengan cara memasoknya dari luar Negeri Ombak dengan menggunakan jutsu dan kemampuan yang aku miliki. Jadi bagaimana Mika-san dan Hana-san. " Ucao Clon Naruto menjelaskan rencananya kepada orang-orang yang ada di sana.
Kin, Mika, Hana, dan Sakura yang mendengar ucapan Clon Naruto di buat terdiam dan sedikit menaikkan alisnya karena merasa tidak percaya akan apa yang Clon Naruto rencanakan.
"Na......... Naruto-san, a....... apakah benar anda akan melakukan semua i... tu. " Ucap Kin yang merasa tidak percaya akan apa yang Clon Naruto ucapkan tadi.
"Ya tentu saja, Kin-san. " Ucap Clon Naruto dengan santai menjawab pertanyaan Kin tadi.
"Ta.. Tapi Naruto-kun, dari mana kita akan mendapatkan dana untuk menjalankan rencana tersebut. " Ucap Sakura yang juga kaget akan apa yang Naruto rencanakan. Karena Sakura tidak pernah berpikir bahwa Naruto dapat memikirkan hal tersebut.
"Kau tenang saja Sakura, aku memiliki simpanan yang belum sama sekali aku santuh. Kebetulan simpanan itu adalah peninggalan dari orang tuaku dan juga Clanku. Jadi anggap saat ini adalah sebuah sedekah yang orang tua dan Clanku berikan kepada Negeri Ombak. Ya walaupun tidak banyak, tapi mungkin bisalah untuk membatu orang-orang yang ada di sini. " Ucap Clon Naruto dengan senyum di bibirnya.
Sakura yang mendengar ucapan dari Clon Naruto di terdiam juga sekaligus terkagum-kagum akan apa yang Clon Naruto lakukan.
"Naruto-kun memang orang yang baik, aku merasa bersyukur bisa satu Tim dengannya dan juga dapat menjadi salah satu saksi bisu kisah hidup dari Naruto-kun. " Ucap Sakura dalam hati sambil memandangi Clon Naruto dengan ekspresi kagum di wajahnya.
"Jadi bagaimana Mika-san dan Hana-san, apakah kalian bisa membatuku. " Ucap Clon Naruto kepada Mika dan Hana.
"Oh tentu Naruto-san, saya dan putri saya sangat bersedia membantu anda. Naruto-san. " Ucap Mika mengiyakan pertanyaan Clon Naruto tadi.
Clon Naruto yang mendengar jawaban dari Mika di buat tersenyum senang.
"Naruto-kun, apakah aku boleh membantumu. " Ucap Sakura dengan malu-malu.
"Mmm lebih baik kamu fokus saja dulu dengan latihan yang akan Guru berikan padamu nanti, Sakura. Tapi bila kamu masih mau membantu juga tidak masalah. Asalkan kamu sudah menyelesaikan latihanmu itu. Aku juga akan tetap menjalankan misi pengawalan Tazuna-san. Jadi mungkin nanti aku akan menggunakan jutsu Clonku untuk melakukan rencanaku ini. " Ucap Clon Naruto kepada Sakura sambil tersenyum.
"Mmm kalau begitu akan aku usahakan secepatnya aku menyelesaikan latihan itu, Naruto-kun. Ucap Sakura lirih tapi masih dapat di dengarkan oleh Clon Naruto.
Clon Naruto yang mendengar ucapan lirih Sakura di buat tersenyum dan langsung mengelus-elus dengan lembut rambut pinknya itu.
"Terima kasih, kalau begitu berlatihanlah dengan giat ya Sakura. " Ucap Clon Naruto kepada Sakura sambil mengelus-elus lembut rambut pink milik Sakura.
"En, Naruto-kun. " Ucap Sakura lirih sambil menganggukan kepalanya.
Sakura yang di perlakukan seperti itu oleh Clon Naruto tentu sangat senang dan bahagia. Bahkan bila di perhatikan wajahnya saat ini sedang merona merah di pipinya.
Setelah itu Clon Naruto langsung menjelaskan semua rencananya kepada Mika dan Hana secara rinci dan mendetail.
Setelah semuanya paham, Clon Naruto langsung menjalankan rencananya tersebut dengan di bantu oleh semuanya, khususnya Mika dan Hana.
Flashblack Clon Darah Naruto Off.
Naruto yang mendapatkan semua ingatan dari Clonnya darahnya di baut tersenyum senang. Karena ia tidak pernah berpikir kalau ia akan melakukan banyak hal selama ia melakukan misi di Negeri Ombak.
"Yah setidaknya dengan melakukan semua ini, aku dan Clan dapat di terima kembali di Dunia Shinobi yang cukup kejam ini. Khususnya Clan saat nantinya akan aku perkenalkan kembali kepada Dunia Elemental atau Dunia Shinobi ini. " Ucap Naruto yang tersenyum senang setelah mendapatkan semua ingatan milik Clon darahnya tadi.
Setelah merasa semuanya sudah cukup untuk memahami semua yang telah terjadi selama ia pergi, Naruto langsung memutuskan untuk kembali menjalankan misi pengawalanya di Negeri Ombak.
"Eh tunggu, sebaiknya aku membuat Clon darah lagi saja untuk aku tugaskan di posko yang telah aku dirikan di Negeri Ombak ini. " Ucap Naruto yang baru ingat akan posko yang ia dirikan. Setelah itu Naruto langsung melakukan segel jutsunya.
Blood Clone Jutsu
Pooooooffffffff
Setelah itu muncullah sebuah replika dari Naruto dengan kemiripan 100%.
"Baiklah, sekarang tugasmu adalah untuk mengelola posko yang telah kita dirikan sebelumnya. Apakah kau paham. " Ucap Naruto asli kepada Clon darahnya.
"Ya aku paham, Bos. " Ucap Clon darah Naruto.
"Bagus kalau begitu, kalau begitu kau bisa pergi sekarang. " Ucap Naruto asli kepada Clon darahnya.
Setelah itu Clon darah Naruto langsung pergi menggunakan jutsunya untuk menuju posko yang telah Naruto buat sebelumnya.
Srrrriiiiiiiinnnnnngggggg
"Baiklah, sekarang waktunya aku kembali bertugas sebagai seorang shinobi Konoha. " Ucap Naruto yang langsung menghilang dari sana menggunakan jutsunya.
Sriiiiiiinnnnnnggggggg
Setelah pergi dari sana Naruto langsung menuju tempat Kliennya Tazuna untuk kembali menjalankan tugasnya sebagai seorang shinobi Konoha.
Beberapa saat kemudian akhirnya Naruto tiba juga di sana dan ia dapat melihat bahwa keadaannya masih dalam keadaan baik-baik saja.
Setelah itu Naruto langsung melakukan tugasnya sebagai seorang shinobi dengan mengawasi area sekitar untuk mengantisipasi apa saja yang dapat membahayakan kliennya nanti.
Saat waktu telah menujukan sore hari Naruto dan Kliennya memutuskan untuk kembali kerumah kliennya untuk beristirahat sebelum mereka melanjutkan pekerjaan mereka esok hari.
Sesampainya di kediaman Kliennya atau Tazuna Naruto langsung mengistirahatkan dirinya dari lelahnya.
Di saat Naruto sedang beristirahat tiba-tiba rekan satu Timnya datang dengan membawa sebuah nampan yang entah apa isinya.
"Naruto-kun, ini air minumnya untuk kamu. Karena pasti Naruto-kun lelah sehabis dari seharian ini menjaga Tazuna-san. " Ucap Sakura yang datang dengan membawa sebuah air minum untuk Naruto.
"Terima kasih Sakura. " Ucap Naruto berterima kasih kepada Naruto.
Setelah itu Naruto dan Sakura sedikit berbicang-bintang tentang beberapa hal. Hingga Naruto memutuskan untuk mandi dan kemudian beristirahat.
Sedangkan Sakura hanya menganggukan kepalanya saja saat mendengar ucapan dari Naruto.
__ADS_1