The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 49


__ADS_3

Sebelumnya.


"Sasuke itu bila ia selalu bersikap sombong seperti itu maka hidupnya tidak akan lama. Karena pemingkirannya terlalu sempit dan selalu saja meninggikan Clannya itu. Walaupun itu wajar bagi seorang shinobi yang memiliki Clan dan menjujung tinggi nama Clannya. Akan tetapi ia terlalu berlebihan. Jika seperti itu maka Clan Uciha akan benar-benar musnah dari dunia shinobi. " Ucap Naruto yang mengingat sikap Sasuke seperti itu.


Sedangkan yang lain mengangguk setuju akan apa yang di ucapkan Naruto. Karena bagaimanapun mereka semua, selain Sakura adalah anak dari Kepala Clan maring-masing. Jadi mereka paham akan hal tersebut.


"Sudahlah mari kita berpesta untuk merayakan kelulusan kita ini. " Ucap Naruto yang berjalan keluar kelas sambil menggandeng tangan Ino dan Hinata.


Lanjut......


Naruto dan teman-temannya saat ini sedang berada di sebuah restoran BBQ untuk merayakan kelulusan mereka semua yang di bayari langsung oleh Naruto.


Sambil menunggu BBQ nya siap Naruto dan yang lainnya saling mengobrol dan bercanda bersama. Hingga BBQ nya siap dan mereka mulai makan bersama.


"Naruto-kun buka mulutnya Aaaaaa. " Ucap Ino yang ingin menyuapi kekasihnya Naruto.


Naruto yang melihat itu langsung mengerti dan membuka mulutnya.


"Yamyam enak. " Ucap Naruto yang tersenyum kepada Ino.


Ino yang mendapat senyuman dari Naruto di buat tersenyum senang.


Hinata yang melihat itu merasa panas, walaupun ia dan Ino tidak masalah berbagi kasih sayang. Tetapi bila melihat Ino yang selangka lebih depan darinya di buat iri.


"Naruto-kun Aaaa. " Ucap Hinata yang ingin menyuapi Naruto kekasihnya.


Naruto yang melihat itu di buat mengerti akan tindakan Hinata dan membuka mulutnya.


"Aaaa nyamnyam, enak Hinata-chan. " Ucap Naruto setelah memakan daging suapan dari Hinata dan tersenyum kepada Hinata.


Hinata yang mendengar ucapan Naruto dan melihat senyuman Naruto di buat tersenyum senang.


Teman-teman Naruto yang melihat adegan bermesraan Naruto dan kedua kekasihnya di buat iri dan merasa bahwa mereka di sana hanya untuk pajangan saja.

__ADS_1


Khususnya Sakura ia sangat iri pada sahabat pirangnya itu yang dapat selalu tersenyum saat bersama kekasih berambut merahnya itu. Sakura juga mulai terpikir akan ucapan Ino tadi saat di akademi. Ia merasakan apa yang di ucapkan Ino adalah benar.Lagi pula selama ini ia selalu mengejar-ngejar Sasuke, tetapi usahanya selalu gagal dan selalu tidak di hargai oleh Sasuke.


Sakura sudah memutuskan akan melupakan Sasuke dan mencari yang benar-benar baik dan pantas untuknya. Tetapi kadang-kadang Sakura juga selalu memperhatikan Naruto karena merasa Naruto adalah pria yang baik dan lebih dewasa. Tidak seperti Sasuke yang dingin, sombong, terlalu memandang tinggi dirinya, dan itu semua menurutnya adalah sikap yang kekanak-kanakan.


Sakura mulai berpikir untuk mendekati Naruto, walaupun Naruto sudah memiliki Ino dan Hinata. Tetapi ia merasa tidak masalah menjadi yang ketiga atau sekian. Karena dari yang Sakura lihat Naruto adalah pria yang adil kepada pasangannya. Maka dari itu ia mungkin akan mencoba mendekati Naruto dan mulai menjauhi dan melupakan pria Uciha yang sombong itu.


Naruto yang melihat teman-temannya memperhatikannya dan kedua kekasihnya di buat heran. Karena ia mereka benar-benar memperhatikan mereka bertiga dari tadi. Sehingga membuat mereka tidak makan.


"Hey kalian, kenapa melihat kami seperti itu. Ayo di makan, bila kurang kalian bisa pesan lagi. Jangan malu-malu. " Ucap Naruto kepada teman-temannya sambil memakan daging suapan dari kedua kekasihnya.


Mereka yang mendengar ucapan Naruto di buat sadar. Sampai dimana Naruto juga mulai menyuapi kedua kekasihnya dan membuat mereka mengutuk Naruto.


"Hey Ino-chan Hinata-chan, kalian juga harus makan. Kalau tidak kalian bisa sakit nanti. Aku tidak mau kalian sakit, ayo di buka mulut kalian Aaaa. " Ucap Naruto yang menyuapi Ino dan Hinata.


"Berengsek kau Naruto, kau ingin membuat kami seperti nyamuk yang menonton orang berpacaran, Hah. " Ucap Kiba yang di buat emosi dengan adegan bermesraan Naruto dan kedua kekasihnya.


"Hehehehe, maaf semuanya. pelayan tolong kau bawakan beberapa daging dan minuman tanpa alkohol untuk kami lagi. " Ucap Naruto yang memesan beberapa daging dan minuman untuknya dan yang lain.


Mereka yang melihat Naruto seperti itu di buat geleng-geleng kepala.


"Naruto kau jangan terlalu memanjakan Choji. Setiap kau mentraktir kami selalu saja memanjakannya. " Ucap Shikamaru sambil memakan daging yang ada di sumpitnya.


Naruto yang mendengar itu di buat tersenyum. Karena menurutnya tidak masalah hanya untuk mentraktir teman-temannya makan. Lagi pula tidak setiap hari.


"Tenang saja Shikamaru, lagi pula tidak setiap hari. Ayo Kiba Akamaru di makan jangan terlalu sungkan. " Ucap Naruto dengan gampangnya. Sedangkan temannya Shikamaru hanya menggelengkan kepalanya dan melanjutkan makannya. Sebenarnya ia tau Naruto adalah orang yang sangat peduli kepada orang apa lagi temannya sendiri.


"Naruto-kun kalau boleh tau selama ini kamu tinggal dimana. Karena yang aku tau dan penduduk tau selama ini kamu tinggal di apartemen. Tetapi sejak kamu masuk akademi menurut orang-orang kamu sudah tidak tinggal di sana lagi. " Ucap Sakura yang tanpa sadar memanggil Naruto menggunakan embel-embel Kun.


Ino dan Hinata yang mendengar panggilan Sakura kepada Kekasihnya Naruto di buat mengerutkan keningnya.


Sedangkan Naruto yang mendengar ucapan Sakura di buat tersenyum karenanya.


"Oh apakah aku belum pernah cerita dimana aku tinggal selama ini. " Ucap Naruto kepada teman-temannya.

__ADS_1


"Ah ya aku juga tidak tau dimana rumahmu Naruto. Padahal selama ini kita sudah berteman selama 5 tahun tetapi aku juga belum pernah kerumahmu. " Ucap Kiba yang baru ingat bahwa ia juga belum pernah kerumah Naruto dan bahkan tidak tau di mana Naruto tinggal.


Sedangkan Choji, Shikamaru, dan Shino di buat saling menatap dan mengangguk.


"Aku selama ini tinggal di kediaman peninggalan orang tuaku. " Ucap Naruto.


"Memang siapa orang tuamu Naruto. " Ucap Choji sambil makan.


Naruto yang mendengar pertanyaan Choji di buat berpikir sejenak. Apakah ia akan menceritakannya sekarang kepada teman-temannya atau tidak.


Setelah di pikir-pikir sepertinya tidak masalah memberitahukan temannya tentang siapa orang tuannya.


Semuanya di buat penasaran dengan siapa orang tua Naruto, kecuali Ino dan Hinata.


Sebelum Naruto memberitahukannya Naruto memutuskan membuat pelindung supaya tidak ada yang mendengar kan apa yang ia ucapkan.


"Huh sebenarnya nama orang tuaku adalah Minato Namikaze dan Uzumaki Khusina. " Ucap Naruto memberitahukan siapa orang tuannya secara singkat.


Semuanya di buat kaget dan sedikit tidak percaya saat mendengar nama orang tua Naruto. Karena nama yang di sebutkan Naruto adalah orang penting di Konoha sebelum mereka meninggal.


Tetapi untuk Hinata dan Ino biasa-biasa saja. Bahkan mereka malah melanjutkan makannya.


"Kau tidak sedang bercandakan Naruto. Minato-sama adalah Hokage Ke-4 dan Khusina-sama adalah istrinya. Jadi kamu anak dari Hokage K-4 Naruto. " Ucap Kiba yang kurang percaya akan ucapan Naruto. Sedang kan Naruto hanya mengangguk dan melanjutkan makannya dengan di suapi oleh kedua kekasihnya.


Mereka benar-benar di buat berpikir dengan apa yang di ucapkan oleh Naruto.


Sedangkan Sakura merasa janggal dengan Ino dan Hinata. Karena ia merasa bahwa mereka tidak kaget sama sekali saat Naruto memberitahukan siapa orang tuannya.


"Ino Hinata, kenapa kalian terlihat biasa-biasa saja saat Naruto menyebutkan nama orang tuannya. " Ucap Sakura kepada sahabatnya pirangnya dan Hinata.


Kiba dan yang lain juga di buat bingung dengan itu.


Ino dan Hinata tersenyum saat di tanya oleh gadis pink itu.

__ADS_1


"Kenapa harus kaget dengan nama calon mertua kami. Lagi pula Naruto-kun sudah menceritakan kepada kami tentang siapa orang tuannya saat sebelum kami berpacaran. Kalian ingat sekitar 5 tahun lalu saat aku dan Hinata berlatih tanding dan berujung kami pingsan. Nah setelah kami bangun dari pingsan di ruang kesehatan Naruto-kun ingin mengantar kami pulang tetapi kami mau ikut pulang kerumah Naruto untuk mengetahui di mana Naruto-kun tinggal. Nah saat sampai di rumah Naruto-kun kami melihat difoto orang tua Naruto-kun atau Hokage Ke-4 bersama istrinya. Saat itu Naruto-kun menceritakan semuanya, walaupun awalnya agak ragu. Tetapi setelah di pikir-pikir membenar mereka adalah orang tua dari Naruto-kun. " Ucap Ino yang menjelaskan. Walaupun agak susah menjelaskannya.


__ADS_2