
Sebelumnya.
"Ino-chan, Hinata-chan dan Ayame-chan ini sudah malam lebih baik kita pulang sebelum kalian di cari oleh orang tua kalian, ya. " Ucap Naruto kepada ketiga kekasihnya.
Sedangkan Ino, Hinata, dan Ayame hanya mengangguk setuju.
Setelah itu Naruto langsung mengantar pulang ketiga kekasihnya pulang dengan menggunakan jutsunya, yaitu The Flying Lightning God Style.
Ayame yang baru merasakan jutsu Naruto di buat pusing karena gesekan ruang dan waktu.
Setelah mengantar pulang ketiga kekasihnya Naruto langsung pulang dan beristirahat. Karena besok ia akan menjalani haripertamanya sebagai Genin dan Shinobi Konoha.
Lanjut.......
Keesokan harinnya di sebuah kamar di kediaman yang cukup besar terdapat seorang pemuda yang sedang mempersiapkan diri untuk melakukan aktifitas hariannya setelah melakukan rutinitasnya di pagi hari yaitu olah raga.
Pemuda tersebut ialah Uzumaki Naruto yang sedang mempersiapkan diri untuk hari pertamanya menjadi shinobi. Setelah semuanya telah siap Naruto keluar dari kamarnya dan menuju ke meja makan untuk melakukan sarapan paginya.
Sesampainya di meja makan Naruto dapat melihat para shinobi Uzumaki yang sudah siap untuk sarapan dan sedang menunggunya.
"Selamat pagi semuanya. " Ucap Naruto kepada mereka.
"Selamat pagi Naruto-sama. " Ucap mereka pada Naruto.
Setelah itu Naruto langsung duduk dan memulai acara sarapan paginya bersama yang lain.
Setelah selesai sarapannya Naruto memutuskan untuk berangkat menuju tempat berkumpul Timnya, yaitu lapangan latihan 7.
"Baiklah kalau begitu aku berangkat dulu. Oh ya tolong untuk para ANBU tidak selalu mengikutiku terus saat aku dalam misi atau sebagainya yang berhubungan deengan shinobi. " Ucap Naruto kepada mereka.
Mereka yang mendengar permintaan Naruto ingin menyangga tetapi di potong oleh ucapan Naruto.
"Setidaknya kurangi jumlah ANBU yang mengawalku. Cukup 1 atau 2 saja dan pastikan tidak ada yang dapat menemukan mereka. Jika yang mengawalku lebih dari 2 maka aku tidak akan ke Uzushio. Karena aku juga ingin yang namanya kebebasan dan merasakan hidup sebagai seorang shinobi. Mengerti!!!. " Ucap Naruto kepada mereka dengan sedikit penekanan.
"Kami mengerti Naruto-sama. " Ucap mereka semua.
Walaupun merasa terpaksa tetapi mereka An tetap melakukannya. Karena jika Pangeran mereka marah maka akan sulit nantinya. Apa lagi Naruto adalah calon Pangeran Mahkota dan Calon Raja Uzushio.
Naruto yang mendengar jawaban mereka semua merasa puas. Karena Naruto agak risih saat di kawal para ANBU apa lagi yang mengawalnya 5 orang bahkan kadang lebih. Itu benar-benar membuatnya risih. Terlebih lagi ia sudah menjadi shinobi maka kemungkinan besar dari sepuluh ANBU Uzushio yang ada di Konoha maka akan di tugas semuanya untuk mengawalnya. Itu benar-benar membuatnya repot, apa lagi jika ada yang berusaha mengganggunya atau menyinggungnya maka para ANBU akan langsung mengeksekusinya. Walaupun ia merasa senang bahwa para Uzumaki memiliki kesetiaan pada Clan. Tetapi jika seperti itu maka akan membuatnya repot.
__ADS_1
Setelah itu Naruto langsung berangkat ketempat berkumpulnya Timnya. Naruto memutuskan untuk berjalan kaki menuju tempat bertumpuknya.
Selama perjalanan Naruto menuju tempat berkumpul Naruto mendapat tatapan jiji, terpesona dan kagum. Memang saat ini para penduduk sudah tidak terlalu mengganggunya setelah ia menunjukkan beberapa jutsunya yang menurutnya jutsu biasa, jutsunya yaitu Fire : Fire Shuriken dan Flames : Phoenix Wing Of Fire. Tetapi bagi para shinobi dan penduduk Konoha jutsu yang Naruto tampilkan adalah jutsu tingkat tinggi. Maka dari itu mereka sudah tidak berani mengganggunya. Bahkan ia sekarang malah memiliki fens yang cukup besar di kalangan wanita dan shinobi. Walaupun masih ada beberapa orang yang memandangnya jiji dan sebagainya, karena mereka tidak percaya kalau Naruto dapat melakukan hal tersebut.
Saat berjalan menuju tempat pertemuan Naruto teringat akan kekasih barunya Ayame dan memutuskan untuk melihatnya dan membeli beberapa Ramen untuk ia simpai di gulungan penyimpangannya. Untuk persediaan bekalnya jika ia mendapat misi keluar desa. Walaupun itu adalah hal yang tidak mungkin untuk saat ini.
Tetapi Naruto bisa tenang karena gulungan jutsunya dapat menyimpan makanan dalam jangka waktu lama. Karena Naruto membuat gulungan penyimpanan dengan di tambah segel ruang dan waktu dan membuatnya waktu berhenti jika di dalam segel. Dengan begitu maka makanan akan sama jika di keluarkan saat pertama kali di masukan.
Naruto langsung menuju toko ramen Ichiraku untuk membeli Ramen dan melihat wajah cantik kekasihnya.
Sesampainya di sana Naruto langsung masuk kedalaman toko.
"Selamat pagi Ayame-chan, Selamat pagi paman Teuchi. " Ucap Naruto menyapa kekasihnya dan calon ayah mertuannya dengan senyum di bibirnya.
"Selamat pagi Naruto-kun. " Ucap Ayame yang merona karena melihat senyum kekasihnya di pagi hari, tetapi ia merasa senang karenanya.
"Oh selamat pagi Naruto. " Ucap Paman Teuchi yang membalas sapaan pagi Naruto.
Setelah itu ia langsung duduk di tempatnya untuk memesan pesannya dan memandangi wajah cantik kekasihnya.
Ayame yang merasa di pandangi kekasihnya merasa malu dan wajahnya memerah.
Paman Teuchi yang melihat kedua anak muda di depannya di buat geleng-geleng kepala. Karena untuk belum ada pelanggan yang datang. Walaupun ada yang datang tetapi malah mengganggu putrinya.
Paman Teuchi tau bila Naruto dan Putrinya Ayame telah melakukan kencan kemarin malam dan juga tau bila ada hubungan spesial antara Naruto dan putrinya setelah Naruto mengantar pulang putrinya tadi malam. Tetapi ia juga tidak peduli, karena ia percaya bahwa putrinya akan aman jika bersama Naruto dan Naruto juga tidak akan menyakiti putrinya.
Malah ia senang jika mereka berdua bisa menjadi sepasang kekasih bahkan bila perlu menjadi suami istri.
"Hehehehe maaf paman. Kalau begitu aku pesan 20 porsi Ramen spesial buatan Ayame-chan. " Ucap Naruto memesan Ramen.
Paman Teuchi dan Ayame yang mendengar jumlah pesanan Naruto di buat kaget dan bingung.
"Naruto-kun ini masih pagi jangan terlalu banyak makan Ramen. Aku tidak melarangmu makan Ramen, tetapi jangan terlalu banyak apa lagi di pagi hari. Aku tidak mau kamu sakit. " Ucap Ayame menasihati Naruto karena mengkhawatirkan kesehatannya.
Naruto yang mendengar itu tersenyum karena merasa senang saat Ayame mengkhawatirkan kesehatannya.
"Tenang saja Ayame-chan, aku pesan 20 untuk aku simpan di dalam gulungan penyimpanan. Untuk bekalku saat ada misi di luar Desa. Karena aku pasti akan merindukan Ramen spesial buatanmu. Dan terima kasih sudah mengkhawatirkan kesehatanku. " Ucap Naruto yang tersenyum kepada Ayame.
Ayame yang mendengar perkataan Naruto tadi di buat merona senang.
__ADS_1
"Huh kalian ini. Ya sudahlah, Ayame cepat kau buat pesanan Naruto. Aku akan pergi keluar dulu, karena aku ada urusan. " Ucap Paman Teuchi meninggalkan Naruto dan Ayame di Toko.
Setelah itu Ayame langsung membuatkan pesanan untuk kekasihnya. Ayame sangat hati-hati saat membuatkan pesanan kekasihnya supaya hasilnya memuaskan.
Sedangkan Naruto hanya melihat Ayame saja yang sedang membuatkan pesannya.
Setelah beberapa saat akhirnya Ayame telah menyelesaikan pesanan Naruto dan memberikannya ke Naruto.
"Naruto-kun semuanya telah siap. " Ucap Ayame kepada Naruto.
"Baiklah bawa sini Ayame. " Ucap Naruto langsung mengeluarkan gulungan penyimpanan dari cincinnya dan membuka gulungannya untuk menyimpan semua Ramen yang ia pesan.
Setelah itu Naruto langsung menyimpan semua Ramen yang ia pesan kedalaman gulungan penyimpanannya lalu memasukan gulungan tersebut kedalam cincinnya.
"Baiklah semuanya sudah selesai. Ini bayarannya, lebihnya untukmu saja Ayame-chan. " Ucap Naruto memberikan uang pembayarannya.
Ayame yang menghitung uang pemberian Naruto di buat kaget ternyata uangnya sangat lebih. Bahkan bisa di katakan Naruto membayarnya 2X lipat dari harganya.
" Naruto-kun ini terlalu banyak. " Ucap Ayame yang ingin menyerahkan kelebihannya.
"Tidak itu untukmu saja Ayame-chan dan coba sinilah tanganmu. " Ucap Naruto memberikan kembali uangnya kepada Ayame dan meminta tangan Ayame.
Ayame merasa bingung kenapa kekasihnya meminta tangannya. Tetapi ia tetap menurutinya dan mengulurkan tangannya.
Naruto yang melihat Ayame mengulurkan tangannya langsung memegangnya dan meletakan segel jutsunya di telapak tangan Ayame.
"Baiklah sudah. Coba kau lihat telapak tangan, di situ ada segel yang aku letakan pada tanganmu. Segel itu adalah salah satu jutsunya, aku bisa memantau keadaan dirimu. Jadi bila kau kenapa-napa aku bisa langsung menemui dirimu, Ayame-chan. " Ucap Naruto menjelaskan kegunaan segel yang ada di telapak tangan Ayame.
Ayame yang melihat segel di tangannya dan mendengarkan penjelasan dari kekasihnya di buat senang. Karena kekasihnya mengkhawatirkan ke adaanya, sampai membuat Ayame meletakan tangannya di dadanya seperti tidak ingin segel tersebut hilang. Karena itu adalah segel pemberian kekasihnya.
"Naruto-kun terima kasih. " Ucap Ayame yang langsung memeluk Naruto langsung senangnya.
"Iya sama-sama, sudah menjadi tanggung jawabku untuk melindungimu Ayame-chan. Kalau begitu aku pergi dulu, kau jagalah baik-baik kondisi kesehatannya dan jangan memaksakan diri saat bekerja. " Ucap Naruto yang membalas pelukan Ayame sambil mengelus rambut hitam Ayame.
"Mmm Naruto-kun. " Ucap Ayame melepaskan pelukannya.
Setelah itu Naruto langsung pergi menggunakan jutsu The Flying Lightning God Style nya.
Sebenarnya saat Naruto dan Ayame saling berpelukan ada seseorang yang melihatnya dan mendengar ucapan Naruto. Tetapi orang itu hanya diam dan tersenyum saat Naruto mengucapkan kata bahwa ia akan melindungi Ayame.
__ADS_1
Orang tersebut adalah Paman Teuchi yang telah kembali dari urusannya. Tetapi pada saat ia baru masuk ia malah melihat putrinya dan Naruto sedang saling berpelukan dan mendengar ucapan Ayame dan Naruto.
Paman Teuchi tentu senang saat mendengar ucapan Naruto akan melindungi putrinya. Paman Teuchi juga mulai paham akan hubungan putrinya dan Naruto. Tentu ia akan mendukung hubungan mereka selamanya.