
Sebelumnya.
Hinata dan Ino yang mendengar ucapan dari Naruto di buat sedih dan sakit hati saat mereka mengingat perlakuan penduduk Konoha kepada Naruto. Itu membuat mereka sakit hati apa lagi Naruto adalah orang yang mereka cintai
"Huuuuaaaaaa......... ihik..... ihik....... Naruto-kun maaf kan kami karena kami bertanya kepada Naruto-kun jadinya Naruto-kun mengingat masa lalu pahit Naruto-kun. Hiks..... Tapi tenang saja Naruto-kun mulai sekarang kami akan selalu ada untuk Naruto-kun. " Ucap Ino yang sedih akan cerita tadi.
Sedangkan Hinata hanya mengangguki ucapan Ino
Lanjut......
Setelah beberapa saat terlarut dalam kesedihan, akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti dan melupakan apa yang sudah terjadi.
"Sudahlah kita lupakan apa yang sudah berlalu dan saatnya kita menatap masa depan dengan senyuman. Lagi pula sekarang aku kan sudah ada kalian berdua, Shikamau, Choji, Kiba, Akamaru, dan Shino itu sudah cukup untukku saat ini dan aku ingin selalu melindungi kalian dari adapun itu. " Ucap Naruto.
Mendengar ucapan Naruto mereka berdua hanya tersenyum dan menganggukkan kepala mereka.
"Ya Naruto-kun kami juga berjanji akan selalu ada di samping Naruto-kun apapun yang terjadi. " Ucap Ino yang di angguki oleh Hinata.
Naruto yang mendengar ucapan Ino dan melihat senyum Ino dan Hinata membuatnya senang dan hatinya terasa damai.
Setelah itu mereka memutuskan untuk mengobrol dan melupakan apa yang terjadi tadi.
Selama beberapa jam mereka mengobrol dan bercanda bersama hingga akhirnya waktu menjelang sore.
"Akh... ternyata sudah sore Ino-chan Naruto-kun. Sepertinya aku harus pulang sebelum ayahku mencariku. " Ucap Hinata.
"Ah kau benar Hinata-chan sepertinya kita harus pulang sebelum kita di cari orang tua kita. " Ucap Ino yang membenarkan ucapan Hinata.
Naruto juga sadar bahwa hari sudah menjelang malam dan mereka harus pulang keruma mereka masing-masing sebelum mereka di cari orang tua mereka.
"Huuummm apakah aku harus mengungkapkannya sekarang atau nanti. " Ucap Naruto dalam hati.
Ino dan Hinata yang melihat Naruto sedang melamun di buat bingung.
Hinata di buat salah paham saat melihat Naruto sedang melamun. Menurutnya Naruto melamun karena ia dan Ino akan pulang keruma mereka masing-masing dan meninggalkannya sendiri.
"Naruto-kun tenang saja kita bisa bertemu kembali besok di akademi dan kami juga akan berkunjung lagi kerumahkamu Naruto-kun. Ucap Hinata.
Ino yang mendengarkan ucapan Hinata seperti dibuat mengerti akan ucapan Hinata.
"Hinata-chan benar Naruto-kun kita bisa bertemulah besok di akademi dan kerumahmu lagi setelah akademi selesai. " Ucap Ino.
Naruto di buat sadar akan ucapan Ino dan mengerti akan yang di maksud dengan ucapan Ino.
__ADS_1
"Eh bukan itu Ino-chan Hinata-chan. Sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan kepada kalian. " Ucap Naruto dengan nada cukup serius dan ada sedikit rona di wajahnya.
"Eh memang apa yang ingin kamu bicarakan Naruto-kun?. " Ucap Ino yang penasaran dengan apa yang ingin Naruto bicarakan
Sedangkan Hinata juga memasang wajah bertanya tanya dengan apa yang ingin Naruto bicarakan.
Sebelum berbicara Naruto terlebih dahulu menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu.
"Huuuuuhhh Ino-chan Hinata-chan sebenarnya sejak pertama kali aku bertemu dengan kalian di tambah dengan kebersamaan kita, itu membuat aku merasanya nyaman di dekat kalian dan aku rasanya tidak ingin jauh-jauh dari kalian berdua. " Ucap Naruto.
Ino dan Hinata di buat tersipu malu dengan ucapan Naruto. Pikiran mereka melayang layang dan mulai berpikir apakah Naruto sedang mengungkapkan perasaannya kepada mereka. Itulah yang ada di dalam pikiran mereka saat ini.
Naruto mengambil nafas lagi sebelum melanjutkan ucapannya.
"Huh Ino-chan Hinata-chan maukah kalian menjadi kekasihku atau menjadi pendamping hidupku selama-lamanya. Mungkin aku terlihat seperti bajingan bila mengambil kalian menjadi pasanganku. Tetapi aku benar-benar mencintai kalian dari lubuk hatiku yang paling dalam. " Ucap Naruto dengan nada serius sambil menatap mata Ino dan Hinata secara bergantian.
Ino dan Hinata yang mendengar ucapan Naruto di buat terharu dan senang. Karena orang yang mereka cintai juga mencintai mereka.
Walaupun mereka harus berbagi mereka merasa tidak masalah akan hal itu.
"Ihik....... ihik....... ihik...... ihik........ ihik....... " Tangis dari Ino dan Hinata saat mendengar ungkapan perasaan dari Naruto dan Naruto yang menginginkan mereka menjadi kekasih Nnaruto.
Naruto yang melihat Ino dan Hinata menangis di buat bingung.
"Ino-chan Hinata-chan kalian kenapa. Maaf bila aku mengatakan hal yang tidak baik atau salah kepada kalian. Jika kalian tidak ingin menjadi kekasihku juga tidak apa, aku sudah cukup senang bila kita bisa berteman. " Ucap Naruto yang berlutut di depan Ino dan Hinata sambil meminta maaf bila ia melakukan hal yang salah.
Hinata dan Ino yang mendengar ucapan Naruto langsung memeluk Naruto secara bersamaan sambil menangis.
"Ti....dak Naruto-kun kamu tidak salah. Ihik..... ihik..... kami bersedia menjadi kekasihku atau pendamping hidupmu selamanya. " Ucap Hinata yang menerima perasaan Naruto kepadanya sambil masih menangis di pelukan Naruto.
"Benar Naruto-kun kamu tidak salah, kami hanya senang karena kamu juga mencintai kami. Kami bersedia menjadi kekasihku Naruto-kun. " Ucap Ino yang juga menerima perasaan Naruto kepadanya sambil memeluk erat Naruto.
Naruto yang mendengar ucapan Hinata dan Ino bahwa mereka menerima pernyataan cintanya kepada mereka dan mereka bersedia menjadi kekasihnya.
"Apakah itu benar Hinata-chan Ino-chan. " Ucap Naruto memastikan.
Hinata dan Ino hanya menganggukkan kepala mereka dan masih memeluk Naruto dengan erat.
"Terima kasih Ino-chan Hinata-chan. Aku berjanji akan berlaku adil kepada kalian dan akan selalu menjaga dan memperhatikan kalian. " Ucap Naruto sambil memeluk erat Ino dan Hinata.
"En mohon jaga kami Naruto-kun. " Ucap Hinata dan Ino mengangguk secara bersamaan sambil memeluk Naruto.
Setelah beberapa lama mereka berpelukan sampai mereka menyadari bahwa hari sudah mulai gelap dan mereka melepaskan pelukan satu sama lain.
__ADS_1
"Baiklah sekarang sudah mulai gelap bagaimana kalau aku antar pulang kalian berdua saja?. " Ucap Naruto.
Hinata dan Ino juga menyadari bahwa hari mulai gelap jadi mereka harus pulang. Jadi mereka menerima tawaran Naruto lagi pula mereka juga senang bila mereka di antar pulang oleh Naruto.
"Baiklah Naruto-kun kami mau. Kami juga senang bila bisa di antarkan pulang oleh Naruto-kun. " Ucap Ino yang di angguki oleh Hinata.
"Baiklah mari aku antar pulang kalian berdua. " Ucap Naruto yang menggandeng tangan Ino dan Hinata.
Hinata dan Ino yang mendapat kan perlakuan seperti itu dibuat wajah mereka memerah karena senang dapat bergandengan tangan dengan orang yang mereka cintai.
Naruto dan kedua kekasih kecilnya pun berjalan menuju kediaman Yamanakan dan Hyuga untuk mengantar mereka pulang kerumah mereka masing-masing.
Saat dalam perjalanan mereka mengobrol dan bercanda hingga mereka tidak menyadari bahwa mereka sudah sampai di kediaman Hyuga.
"Nah sudah sampai Hinata-chan, lebih baik kamu masuk kedalam karena hari sudah mulai gelap. " Ucap Naruto.
"Baik Naruto-kun, aku masuk dulu. Sampai jumpa Besok Naruto-kun. Cup. " Ucap Hinata sambil mencium pipi Naruto.
Naruto yang di cium pipinya hanya tersenyum dan ada sedikit merona.
"Dadah Hinata-chan, aku dan Naruto-kun jalan dulu ya. Ah mungkin sekalian kencan juga bagus kali Yah. " Ucap Ino yang sedikit meledek Hinata dengan cara memeluk lengan Naruto dan mengatakan akan kencan berdua.
Hinata yang mendengar itu di buat panas karenanya.
"Ino-chan, awas ya jangan macam-macam dengan Naruto-kun. Karena Naruto-kun juga milikku. " Ucap Hinata yang agak emosi sambil memeluk lengan Naruto yang satunya lagi.
Naruto yang melihat kedua kekasih kecilnya bertengkar karea lah sepele hanya di buat geleng-geleng kepala.
"Sudah sudah kalian jangan bertengkat seperti itu. Akukan sudah janji bila aku akan berlaku adil kepada kalian jadi kalian tidak perlu bertengkar seperti itu. Hinata-chan ayo cepat masuh ini sudah malam. Selamat malam Hinata-chan. " Ucap Naruto sambil mengelus kepala dan rambut Hinata.
"Selamat malam juga Naruto-kun. Dah sampai jumpa lagi besok. " Ucap Hinata yang berjalan masuk ke kediaman Hyuga.
Setelah melihat Hinata masuk Naruto dan Ino memutuskan untukmelanjutkan perjalanan menuju ke kediaman Yamanaka.
Selama perjalanan menuju kediaman Yamanaka Ino dan Naruto saling mengobrol dan bercanda. Sehingga orang-orang melihatnya sangat serasi. Walaupun masih banyak orang yang mencaci-maki Naruto seperti biasa.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di kediaman Yamanaka.
"Nah kita sudah sampai Ino-chan, lebih baik kamu langsung masuk. Nanti orang tua kamu pasti cemas karena kamu belum pulang-pulang. " Ucap Naruto.
"En kalau begitu aku masuk dulu ya Naruto-kun. Selamat malam Naruto-kun. Cup. " Ucap Ino yang memasuki Rumahnya setelah mencium pipi Naruto.
"Ya selamat malam Ino-chan. " Ucap Naruto yang tersenyum.
__ADS_1
Setelah mengantar Ino dan Hinata pulang Naruto langsung pulang ke kediamannya untuk istirahat. Karena besok ia harus mulai latihan kembali karena satu hari ini ia tidak berlatih sama sekali.