The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 18


__ADS_3

Sebelumnya.


"Hah, apakah seperti ini Kurama. " Ucap Naruto yang melihat ke arah Kurama yang sedang mengubah ngibaskan ekornya.


Karena Kurama merasa bebas dari dalam jeruji besi tetapi segelnya masih ada hanya saja berpindah atau berubah menjadi sebuah kalung di leher Kurama.


"Ya seperti ini sudah cukup. Terimakasih Naruto. " Ucap Kurama yang berterima kasih kepada Naruto. Mungkin bila orang lain mendengar Kurama atau Kyubi bertetimakasih kepada manusia mungkin mereka merasa tidak percaya.


Lanjut......


Setelah merubah alam bawah sadarnya Naruto mutuskan untuk keluar dari sana untuk melanjutkan latihannya.


"Kurama aku pergi dulu, jaga dirimu baik baik. Kapan-kapan kita ngombrol lagi. Dah. " Ucap Naruto yang keluar dari alam bawah sadarnya.


Setelah keluar dari alam bawah sadarnya Naruto memutuskan melanjutkan latihannya.


Flashblack Off


"Jadi kau sudah tau siapa orang tuamu dan apa yang ada di dalam diriku ya Naruto-kun. Huh, sebelumnya maafkan Kakek yang sudah menyembunyikan semua ini darimu Naruto. Kakek hanya ingin melindungimu dari musuh-musuh ayahmu karena ayahmu sudah memiliki musuh yang sangat banyak saat perang dunia shinobi ke-3. Jadi Kakek berusaha menyembunyikan identitasmu dari publik. " Ucap Hokage Ke-3 dengan rasa bersalah karena telah menutupi identitas orang tua dari seorang anak kecil yang seharusnya seorang anak mengetahui siapa orang tuanya.


"Tidak apa Kakek aku juga mengerti akan hal itu. Aku juga bangga memiliki orang tua seperti Ayah dan Ibuku. Karena mereka sangat hebat dan baik, karena dapat melindungi nyawa banyak orang. Aku juga bersyukur aku masih bisa hidup hingga sekarang dengan pengorbanan ayah dan ibuku. Aku berjanji akan menggunakan sisa hidupku untuk banyak membantu dan menolong orang yang membutuhkan di luar sana, bahkan bila perlu aku akan membuat perdamaian di Dunia shinobi supaya tidak ada yang mengalami nasib seperti diriku ini. " Ucap Naruto dengan penuh tekad untuk terus maju menata masa depan yang cerah bagi Dunia shinobi.


Hokage Ke-3 yang mendengarkan penuturan Naruto di buat kagum atas tekadnya yang kuat untuk mencapai masa depannya yang mulia itu.


"Minat, Khusina sepertinya anak kalian sudah tumbuh besar. Tekad Apinya sangat kuat untuk mengubah masa depan Dunia shinobi. Semoga mimpimu itu dapat terwujud Uzumaki Naruto. " Ucap Hokage Ke-3 di dalam hati seraya mendo'akan supaya apa yang di inginkan Naruto dapat tercapai.


"Aku senang mendengarnya Naruto. Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang Naruto. " Tanya Hokage Ke-3.


"Aku akan mulai tinggal di Rumah peninggalan Ayah dan Ibu Kakek. Tidak masalah bukan?. " Ucap Naruto kepada Hokage Ke-3.


"Ya tentu tidak masalah, lagi pula itu melanglah Rumahmu. Dan ini adalah Rekening peninggalan Ayah dan Ibumu dan juga Rekening milik Clan Uzumaki di Konoha. Mulai sekarang kau dapat memiliki semuanm aset aset milik Ayah, Ibu dan Clanmu Naruto. " Ucap Hokage Ke-3 yang menyerahkan semua warisan peninggalan orang tua dan Clannya di Konoha.

__ADS_1


Naruto yang melihat semua itu hanya tersenyum saja karena ternyata iya cukup kaya di Konoha. Ya walaupun ia adalah Pangeran Uzushio tetapi selama ia hidup di Konoha selalu kesusahan. Mungkin ia patut bersyukur karena selama tiga tahun ini ia sudah tidak mengalami kesulitan lagi di karenakan biaya hidupnya mulai di tanggung Kerajaan Uzushio semenjak ia bertemu para shinobi Uzushio.


Tapi sekarang mungkin ia sudah bisa hidup tanpa tergantung dari para shinobi Uzushio selama di Konoha karena ia sudah memiliki uang nya sendiri yang bisa dikatakan tidak sedikit.


"Baik Kakek terimakasih atas semunya. Aku akan gunakan uang peninggalan orang tuaku dan Clanku dengan baik. Kalau begitu aku pamit dulu Kakek. " Ucap Naruto yang pamit pergi dari kantor Hokage.


Setelah keluar dari Gedung Hokage Naruto berniat untuk makan Rame kesukaannya di Ichiraku Rame.


Ya Ramen adalah salah satu makanan kesukaannya. Apa lagi bila Rame tersebut berasal dari Ichiraku Rame ia sangat menyukainya.


Ichiraku Ramen adalah salah satu tempat yang ia sukai, bahkan satu satunya tempat yang menerima Naruto di tambah Ramen di sana adalah yang no. 1 di Konoha.


Dalam perjalanan menuju ke Ichiraku Ramen Naruto tidak bisa berhenti tersenyum karena ia hari ini telah mendapat warisan dari orang tuanya.


Walaupun Naruto memiliki pemikiran dan kecerdasan orang dewasa akan tetapi tidak bisa di pungkiri bahwa ia juga masuk anak-anak yang senang akan yang namanya uang.


Setelah beberapa saat akhirnya Naruto telah sampai di Ichiraku Ramen.


"Oh Hallo Naruto-kun. Sepertinya dirimu sedang bahagia. " Ucap anak perempuan pemilik Ichiraku Ramen yang bernama Ayame. Dengan wajah memerah saat di goda Naruto.


"Hohoho tentu Kak Ayame, karena aku akan masuk akademi tiga hari lagi dan juga aku mendapatkan sesuatu dari Kakek Hokage. " Ucap Naruto dengan senyum di wajahnya dan itu cukup membuat wajah Ayame merona. Di karenakan ketampanan Naruto, walaupun Naruto masih berumur 8 tahun tetapi wajahnya sangat tampan di tambah pemikiran dan sifatnya yang dewasa di bandingkan anak anak lain.


Maka dari itu kadang kadang Ayame sampai lupa kalau Naruto masih anak anak.


"Baiklah hari ini kau ingin pesan apa Naruto biarku buatkan secara spesial untukmu. Ucap pemilik Ichiraku Ramen yang bernama Teuchi.


"Baiklah Paman aku pesan Ramen spesial seperti biasa. " Ucap Naruto dengan semangat.


Setelah itu pesanan Naruto langsung di buat oleh Teuchi dan langsung di hidang kan oleh Semen dengan senyum di wajahnya.


Sebenarnya Teuchi tau bahwa putrinya tertarik dengan Naruto tetapi ia hanya diam saja.

__ADS_1


Selama beberapa saat Naruto telah menghabiskan Semennya dan memutuskan untuk pulang ke apartemen untuk mempersiapkan kepindahannya ke Rumah peninggalan Orang tua Naruto.


"Ini uangnya Ka Ayame kalau begitu aku pergi dulu paman, Kak Ayame. " Ucap Naruto pergi meninggalkan Ichiraku Ramen.


Setelah meninggalkan Ichiraku Ramen langsung menuju apartemenya dan bersiap siap untuk pindah.


Setelah semunya siap Naruto langsung menuju kediaman peninggalan orang tuanya.


Selama perjalannan ia selalu di caci-maki dan sebagainya akan tetapi ia hanya diam saja. Sebenarnya ia bisa saja menghajar mereka akan tetapi untuk apa ia melakukan itu. Karena itu tidak anak gunanya bahkan bila ia menghancurkan Konoha pun tidak ada manfaatnya baginya bahkan hanya merugikan orang lain


Dalam perjalanannya menuju Rumah barunya Naruto terpikirkan bahwa ia harus berziarah ke makam orang tuanya.


Jadi Naruto memutuskan untuk ketoko bunga untuk membeli bungan untuk di bawa ke makam ayah dan ibunya.


Setelah beberapa saat mencari akhirnya Naruto menemukan sebuah toko bunga yang bernama "Toko Bunga Yamanaka". Naruto memutuskan untuk membeli bunga di sana.


"Permisi apakah ada orang. " Ucap Naruto mencari pemilik atau penjaga toko.


"Ah ya ada yang bisa saya bantu. " Ucap seorang gadis yang usianya sekitar sama dengan Naruto dengan paras yang lumayan cantik.


"Oh ya, saya mencari bunga yang bagus untuk orang yang saya cintai dan sayangi. Kira kira bunga apa ya. " Ucap Naruto yang bertanya kepada gadis di depannya.


Sedangkan gadis di depannya cukup terpesona akan ketampanan Naruto.


"Ah ya saya merekomendasikan Bunga Mawar untuk hal tersebut. " Ucap gadis tersebut dengan wajah merona dan sedikit gugup.


"Oh baiklah saya mau 21 tangkai Bunga Mawar terbaik milikmu. " Ucap Naruto yang memesan Bunga Mawar dengan senyum di wajahnya.


Gadis yang di depannya tampan terpesona saat melihat Naruto tersenyum.


"B....baik tunggu sebentar biar saya siapkan. " Ucap gadis tersebut yang bertambah gugup saat melihat Naruto tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2