The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 30


__ADS_3

Sebelumnya.


Pelajaran di mulai seperti biasa dan berakhir pada waktu yang sama.


Setelah pulang dari akademi Naruto mengajak kedua kekasihnya berlatih bersama.


Naruto berinisiatif mengajarkan Hinata dan Ino beberapa teknik dan keterampilan shinobi untuk bekal mereka nanti setelah lulus dari akademi.


Jadi setiap hari mereka bertiga akan melakukan jadwal yang sama ataupn meluangkan waktu untuk berjalan jalan bersama sebagai sepasang kekasih walaupun tidak menjerumus ke lah hal itu.


Lanjut.......


Skip Dua Tahun kemudian.


Di sebuah lapangan latihan pribadi terdapat seorang anak laki-laki yang cukup tampan dan berkarisma. Ia sedang mengistirahatkan dirinya dari jadwal latihannya bersama kedua kekasihnya.


Anak tersebut sedang memejamkan matanya untuk merilekskan tubuhnya untuk menghilangkan segala beban dalam hidupnya. Supaya ia selalu berpikir jernih dan dapat mengambil keputusan di saat terdesak.


Anak laki-laki tersebut adalah Uzumaki Naruto yang hari ini ia libur latihan bersama dengan kedua kekasihnya Yamanaka Ino dan Hyuga Hinata. Karena hari ini mereka sedang ada urusan dengan keluarga mereka jadi mereka tidak bisa latihan.


Oleh karena itu ia juga memutuskan untuk beristirahat.


Selama dua tahun terakhir mereka selalu berlatih bersama ataupun berlatih dengan teman-teman mereka, seperti Nara Shikamati, Akimici Choji, Aburame Shino, dan Inuzuka Kiba.


Selama dua tahun terakhir mereka mendapat perkembangan yang sangat pesat Khususnya dua kekasih Naruto.


Bahkan sampai membuat orang tua mereka merasa bangga atas perkembangan mereka.


Tidak hanya perkembangan latihan saja yang berkembang. Selama dua tahun terakhir juga hubungan Naruto dengan ke dua kekasihnya semakin lengket saja.


Sebenarnya hubungan Naruto dengan ke dua kekasihnya, Yamanaka Ino dan Hyuga Hinata sudah di ketahui orang tua Ino dan Hinata. Akan tetapi orang tua Ino dan Hinata hanya diam saja. Karena menurut orang tua mereka jika berhubungan dengan Naruto mereka merasa bahwa putri mereka akan aman bersama Naruto.


Bahkan saat mengetahui Naruto melatih putri mereka dan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan itu membuat mereka semakin senang. Mulai dari satu orang tua Ino dan Hinata mulai merestui hubungan mereka.


Saat ini Naruto sedang duduk sambil memejamkan matanya di bawah pohon yang berada di lapangan latihan kediamannnya untuk menenangkan pikirannya dan bersantai.


Saat sedang menenangkan pikirannya Naruto mendapatkan telepati dari patnernya Kyuubi.


Memang selama dua tahun terakhir Naruto dan Kyuubi atau Kurama selalu mengobrol ataupun bercanda. Walaupun selalu Naruto yang mengawali pembicaraan. Tetapi kadang-kadang Kurama juga selalu membantu latihan Naruto atau saat Naruto sedang melatih kedua kekasinya.


"Oi Naruto, kemari lah ada yang ingin aku bicarakan padamu. " Ucap Kyuubi atau Kurama melalui telepati dari alam bawah sadar Naruto.

__ADS_1


"Ada apa Kurama?. " Ucap Naruto melalui telepati untuk menjawab panggilan telepati dari Kurama.


"Sudah kau masuklah ke alam bawah sadari. Karena ada yang ingin aku sampaikan padamu Naruto dan ini tentang orang tuamu. " Ucap Kurama melalui telepati.


Naruto yang mendengar telepati dari Kurama dibuat bingung dengan mengerutkan dahinya. Apa lagi saat Kurama mengatakan tentang orang tuanya.


"Baiklah aku akan kesan. " Ucap Naruto melalui telepati.


Naruto memufokuskan pikirannya untuk memasuki alam bawah sadarnya. Setelah memasuki alam bawah sadarnya Naruto langsung menemui patnernya Kurama.


"Apa yang ingin kau bicarakan Kurama. " Ucap Naruto di depan jeruji yang mengurung Kurama.


"Mungkin ini sudah waktunya kau membuka segel ini Naruto. " Ucap Kurama dari dalam segel.


"Untuk apa aku membuka segelnya sekarang. Memang aku sudah berjanji tetapi menuruti aku belum siap untuk membukanya. Kalau alasannya untuk kekuatan dari cakramu menurutku untuk saat ini aku sudah cukup kuat untuk melindungi diriku. Lalu apa maksudmu orang tuaku dengan membuka segel, atau... " Ucap Naruto terpotong oleh Kurama.


"Ya dengan kau membuka segel ini kau dapat bertemu ayah dan ibumu. Walaupun mereka hanya potong jiwa saja untuk membimbingmu saat aku mengamuk atau bila kau ingin mengendalikanku tanpa aku setujui. " Ucap Kurama dengan senyum di wajahnya. Karena ia sangat senang bahwa wadah segelnya saat ini adalah seorang manusia yang bersih, baik, dan tidak tamak akan kekuatan.


Naruto yang mendengar itu merasa bahagia karena ia dapat bertemu ayah dan ibunya walau hanya sebentar. Naruto juga tau bahwa sebuah jiwa itu bisa di segel. Itu karena ia adalah seorang GrendMaster Fuinjutsu saat ini.


"Hah ternyata benar, tapi kenapa kamu tidak memberitahukannya sejak lama. Ini hanyalah Fuinjutsu tingkat Master. Ah sudahlah itu tidak perlu di bahas lagi.Sekarang aku akan membuka segelnya untuk bertemu ayah dan ibu. " Ucap Naruto yang ingin merobek kertas segel dan membuka segelnya.


Naruto yang mendengar itu hanya menurut karena ia juga bingung. Setelah menyatukan tinjunya Naruto merasakan lonjakan besar-besaran cakra di dalam tubuhnya.


"Apa ini, sudah kubilang aku tidak mau akan hal ini. Aku akan berusaha sendiri untuk mempertahankan kehidupanku di dunia shinobi ini. Hai sudah lah, terima kasih Kurama atas cakranya Kurama. Akan aku gunakan cakra pemberianmu sebaik munkin. " Ucap Naruto dengan tersenyum.


Kurama yang mendengar Naruto sedikit emosi saat ia memberikannya cakra hanya di buat tersenyum. Karena ia tidak salah mengambil keputusan dengan memberikan Naruto cakranya.


"Yayaya itu juga cara untukmu bertemu dengan ayah dan ibumu Naruto. Sudah cepat buka segelnya dan temui orang tuamu sana. " Ucap Kurama.


Setelah itu Naruto langsung merobek kertas segel dan membuka segelnya.


Saat Naruto ingin merobek kertas segelnya, tangan Naruto di pegang oleh seseorang. Saat Naruto menoleh untuk melihat siapa yang memegang tangannya, ia sangat terkejut karena Naruto sangat mengenakannya.


"Ayah. " Ucap Naruto dengan lirih dan air mata yang mulai mengalir.


"Kau mengenaliku Naruto?. " Ucap Seseorang yang memegang tangan Naruto yang ternyata adalah ayah Naruto yang Bernama Minato Namikaze.


"Tentu saja aku mengenalmu ayah. Aku tidak bodoh untuk mengenali siapa orang tuaku. Wajah dan mata kita sama walaupun rambutku berwarna merah seperti ibu. " Ucap Naruto dengan air mata yang mengalir.


"Ayaaaaah, ihik....... ihik...... ihik........ " Ucap Naruto yang memeluk ayahnya sambil menangis.

__ADS_1


Minato yang melihat anaknya menangis dalam pelukannya hanya tersenyum. Karena ini lah yang selalu di impikan dari orang tua.


"Ayah apakah ibu juga di sini?. " Ucap Naruto menyeka air matanya.


Sebelum ayahnya menjawab datanglah seorang wanita dengan rambut merah yang cantik.


"Naruto. " Ucap wanita itu.


Naruto yang merasa di panggil langsung melihat ke sumber suara.


" IBU. " Ucap Naruto yang langsung memeluk wanita itu yang ternyata adalah ibu Naruto yang bernama Uzumaki Khusina.


Khusina yang di peluk oleh anaknya meresa senang karena inilah yang di ipikannya selama ini.


"Anak ibu sudah besar dan tampan. " Ucap Khusina sambil memeluk dan mengelus rambut merah putranya.


"Tentu aku juga sudah memiliki dua kekasih. " Ucap Naruto yang membuat orang tuanya kaget.


"Apa, kau sudah melanggar ucapan ibu untuk berpacaran sebelum berusia 12 tahun? Naruto. " Ucap Khusina dengan tangan di pinggangnya.


Sedangkan Minato yang melihat interaksi Ibu dan anak hanya menggeleng kepala.


"Lalu siapa yang berani merebut anak ibu yang tampan ini dan dari keluarga mana. " Ucap Khusina.


"Hehehe, sabar ya ibu. Kalau ibu marah-marah seperti itu ibu akan kelihatan tidak cantik lagi. " Ucap Naruto yang menenangkan ibunya.


"Ah sudah cepat bilang ke ibu siapa calon menantu ibu itu, Naruto. " Ucap Khusina tidak sabar.


"Baiklah ibu. Nama kedua ke kasihku adalah Yamanaka Ino dari Clan Yamanaka dan Hyuga Hinata dari Clan Hyuga. Kami sudah berpacaran selama 2 tahun dan orang tua Ino-chan dan Hinata-chan sudah tau akan hubungan kami. " Ucap Naruto menjelaskan.


Minato dan Khusina yang mendengar cerita dari putranya di buat diam. Karena Naruto sudah berpacaran sejak umur 8 tahun dan lagi berpacaran dengan Clan ternama di Konoha.


"Kau tau siapa nama orang tua mereka Naruto. " Ucap Minato.


"Ayah dari Hinata-chan adalah kepala Clan Hyuga, yang bernama Hyuga Hiashi. Dan, ayah dari Ino-chan adalah kepala Clan Yamanaka, yang bernama Yamanaka Inoichi. " Ucap Naruto.


Sekali lagi orang tua Naruto di buat kaget karena anak mereka berpacaran dengan kedua putri Clan ternama.


"Hahahaha, anak ibu sangat hebat. " Ucap Khusina yang bangga atas pencapaian tentang asmara anaknya.


Naruto yang mendapat pujian dari Ibunya hanya tertawa canggung dengan mengaruk garuk kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2