The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 98


__ADS_3

Sebelumnya.


Karin yang mendengarkan ucapan dari Misaki di buat menganggukan kepalanya dan juga di buat tersenyum senang.


"Kalau begitu, aku masih bisa mengejar masa depanku. Aku tidak masalah jika menjadi yang terselam. Selagi itu bersama Naruto-kun aku tidak masalah. Yosh ayo kita perjuangan masa depan kita dan ibu tolong doa kan anakmu ini supaya dapat mengejar masa depannya. " Ucap Karin dalam hati.


Misaki dan Erza yang melihat apa yang Karin pikirkan di buat tersenyum lebar karenanya.


Lanjut...................


Setelah keluar dari rumah Naruto langsung pergi kerumah Ino dan Hinata, akan tetapi ia tidak menemukan mereka di rumah mereka.


Naruto yang bingung Kemana kedua kekasihnya itu berada, hingga Naruto memutuskan untuk pergi ke toko Ichiraku untuk menemui kekasihnya Ayame dengan harapan kedua kekasihnya yang lain juga ada di sana.


Sesampainya di sana Naruto melihat ketiga kekasihnya sedang mengobrol satu sama lain.


Naruto yang melihat hal tersebut langsung menemui mereka.


"Hay Ino-chan Hinata-chan Ayame-chan, bagaimana kabar kalian semua, baik-baik saja kan. " Ucap Naruto yang bertanya keadaan ketiga kekasihnya.


Ino, Hinata, dan Ayame yang melihat kekasih mereka ada di hadapan mereka dan juga menyapa mereka hanya mengacuhkannya saja.


Hal tersebut terjadi karena sebelumnya mereka melihat kekasih mereka membawa wanita berambut merah yang tidak mereka kenal kerumahnya.


Terlebih lagi saat mereka ingin memasuki rumah kekasih mereka, mereka sama sekali tidak dapat memasukinya. Seolah-olah mereka telah di hapus dalam daftar orang yang memiliki akses keluar masuk kediaman kekasih mereka itu.


Naruto yang melihat ketiga kekasihnya diam saja saat ia sapa dan terlebih lagi mereka seolah-olah sedang mengacuhkannya di buat bingung akan penyebab hal tersebut.


"Hinata-chan Ino-chan Ayame-chan, kalian kenapa kok diam saja. Apakah kalian sedang ada masalah atau bagaimana. " Ucap Naruto kepada ketiga kekasihnya dengan rasa penasaran.


Ketiganya yang tanya oleh Naruto masih di buat terdiam dan tidak berbicara sama sekali.


Naruto yang melihat ketiganya masih terdiam di buat berpikir akan penyebab dari ketiganya hanya diam saja saat ia bertanya atau berbicara.


Naruto berpikir tentang penyebab hal tersebut hanya dapat menyimpulkan 2 hal. Pertama adalah karena masalah pribadi mereka yang tidak ingin di ungkit, di ganggu atau sebagainya. Sedangkan yang kedua adalah karena ia berbuat salah.


Dalam dua hal tersebut Naruto lebih condong ke no 2. Karena bila itu malah pribadi maka tidak mungkin akan bersamaan. Maka dari itu ia lebih condong ke no 2.


Jadi ia mulai berpikir akan ke salahan apa yang telah ia perbuat sampai ketiga kekasihnya marah secara bersamaan.


Selama beberapa saat Naruto berpikir akan penyebab dari kemarahan ketiga kekasihnya. Hingga akhirnya paham akan penyebab dari maraknya ketiga kekasihnya itu.


"Ino-chan Hinata-chan Ayame-chan, aku tau kalian pasti sedang marah kepadaku karena mungkin kalian melihatku berjalan atau mengobrol bersama seorang wanita berambut merah kemarin bukan. " Ucap Naruto memastikan apa yang ia pikirkan kepada ketiga kekasihnya.


Ketiganya yang mendengar ucapan dari Naruto hanya diam saja. Malahan mereka seperti tambah marah setelah Naruto berbicara tentang ia berjalan bersama wanita lain.


Naruto yang melihat ketiga kekasihnya masih diam dan malah seperti tambah marah di buat menghela nafas. Karena untungnya saat ini toko ramen Ichiraku sedang sepi. Kalau tidak maka ia kebingungan. Ya walaupun saat ini Teuchi selaku pemilik toko dan ayah Ayame ada di sana. Tapi Naruto masih patut bersyukur akan hal tersebut.


"Hinata-chan Ino-chan Ayame-chan, itu tidak seperti yang kalian bayangkan kok. Aku dan dia itu hanya sebatas saudara se Clan saja. Karena kebetulan sepulangnya aku dari Negeri Ombak aku bertemu dengannya saat ia sedang di serang dan aku membantunya. Karena ia tidak memiliki tempat tinggal maka dia aku bawa ke Konoha dan tinggal di kediamanku. Kalian percayalah bahwa aku tidak akan pernah menghiayaniti kalian. Karena aku benar-benar mencintai kalian. " Ucap Naruto yang berusaha menjelaskan kesalah pahaman yang sedang terjadi.


Ketiganya yang mendengar penjelasan dari Naruto masih di buat terdiam dengan sambil sedikit berpikir apakah yang kekasih mereka ucapkan benar atau tidak.

__ADS_1


"Aku tau kalian pasti kurang percaya dengan ucapanku tadi. Jadi bagaimana kalau kita ke kediamanku dan kalian akan aku kenalkan dengan saudariku itu. " Ucap Naruto yang berusaha membujuk ketiga kekasihnya itu.


Karena jujur saja Naruto merasa pusing jika melihat ketiga kekasihnya sedang marah kepadanya. Apa lagi jika mereka marah secara bersamaan seperti ini. Maka Naruto akan kesulitan membujuk dan meredakan kemarahan mereka.


Ketiganya yang mendengar ucapan dari Naruto langsung saling memandang satu sama lain untuk mengambil keputusan satu sama lain.


Hingga mereka akhirnya menganggukan kepala mereka secara bersamaan sebagai tanda mereka sepakat.


"Baik Naruto-kun, kami akan ikut dengan Naruto-kun untuk bertemu dengan wanita itu. Tapi jika Naruto-kun berbohong kepada kami awas saja. " Ucap Ino yang di angguki oleh kedua saudarinya.


Naruto yang mendengar jawaban dari Ino di buat senang.


"Baiklah kalau begitu ayo kita ke rumahku untuk menemuinya. " Ucap Naruto sambil memegang tangan ketiga kekasihnya.


Setelah semuanya siapa Naruto langsung menggunakan jutsu The Flying Lightning God Style nya untuk menuju ke kediamannya.


Sriiiiinnnngggg


Sepeninggalan Naruto dan ketiga kekasihnya Teuchi yang sedari tadi ada di sana hanya dapat menggelengkan kalapanya saja saat melihat permasalahan asmara putrinya dan Naruto.


"Semoga saja mereka bisa segera menyelesaikan masalah mereka itu. Aku percaya bahwa Naruto pasti dapat menjaga Putriku itu. "Ucap Teuchi dalam hati.


Sedangkan saat ini Naruto dan ketiga kekasihnya telah sampai di kediaman milik Naruto setelah menggunakan jutsunya tadi.


"Nah sekarang kita sudah sampai, jadi ayo kita masuk dan nanti kalian akan aku kenalkan dengan saudariku itu. " Ucap Naruto yang mempersilahkan masuk ketiga kekasihnya.


Ketiganya yang mendengar ucapan dari Naruto hanya mengangguk dan mengikuti Naruto masuk kedalam rumah.


"Baik Naruto-kun. " Ucap Hinata dan yang lainnya.


Setelah itu Hinata dan yang lain duduk di ruang tamu. Sedangkan Naruto saat ini sedang memanggil Karin di dalam rumah.


"Karin-chan kemarilah ada yang ingin aku bicarakan denganmu sebentar. " Ucap Naruto memanggil Karin.


Karin yang sedari tadi berada di kamarnya yang mendengar panggilan dari Naruto langsung keluar kamar dan langsung menemuinya.


Karin tau bahwa saat ini Naruto sedang bersama tiga orang gadis yang tidak ia kenal.


Tapi ia tidak peduli akan ketiga gadis itu, karena yang ia tau ketiga gadis itu pasti teman Naruto.


Sesampainya di ruang tamu Karin dapat melihat Naruto duduk bersama ketiga orang gadis yang ia rasakan cakranya sedari ia di kamar tadi.


"Iya Naruto-kun, ada apa kamu memanggilku. " Ucap Karin yang berjalan kerah Naruto.


Naruto yang melihat Karin sudah berada di ruang tamu langsung melambaikan tangannya untuk mendekat kearahnya.


"Karin-chan, kemarilah dan duduklah dulu. Karena ada yang ingin aku kenalkan kepadamu juga ada yang ingin aku bicarakan kepadamu. " Ucap Naruto kepada Karin


Karin yang mendengarkan ucapan Naruto hanya menganggukan kepalanya dan duduk di dekat Naruto.


Sedangkan Hinata, Ino, dan Ayame yang melihat Karin sedari tadi hanya memicikan mata mereka untuk menyelidiki Karin. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan gadis itu.

__ADS_1


Sedangkan Karin yang sedari tadi di pandangi oleh ketiganya hanya mengacuhkannya saja. Karena ia tidak peduli ke pada mereka bertiga.


Setelah semuanya duduk Naruto langsung berinisiatif untuk memulai segalanya.


"Karin-chan, perkenalkan mereka adalah Hyuga Hinata, Yamanaka Ino, dan Ayame. Mereka adalah kekasihku yang pernah aku ceritakan kepadamu dan Hinata-chan Ino-chan Ayame-chan perkenalkan ini adalah Uzumaki Karin. Ia adalah saudara se Clanku, sebelumnya ia dan ibunya tinggal atau mengungsikan dirinya di Desa Kusagakure hingga ibunya meninggal karena di manfaatkan oleh Kusagakure karena mereka tau bahwa Karin dan ibunya adalah seorang Uzumaki. Karin yang melihat ibunya meninggal dan mendapat sedikit pesan dari ibunya untuk menuju ke Konoha untuk menemui seorang uzumaki yang mungkin bisa di artikan bahwa yang di maksud oleh ibu Karin adalah Ibuku atau yang bernama Uzumaki Khusina. Tapi ternyata kepergian Karin tidak berjalan mulus karena keserakahan dari Kusagakure yang ingin memanfaatkan Karin yang notabennya adalah seorang Uzumaki. Hingga ia terus di kejar-kejar oleh shinobi Kusagakure sampai memasuki perbatasan Negeri Api dan di situlah aku bertemu dengannya. " Ucap Naruto yang berusaha menjelaskan semuanya kepada ketiga kekasihnya.


Hinata, Ino, dan Ayame yang mendengar penjelasan dari Naruto di buat menganggukan kepala mereka sebagai tanda mengerti. Bahkan mereka merasa iba dan kasihan kepada Karin yang mengalami hidup yang sangat sulit.


Bahkan sekarang mereka merasa bersalah saat mereka mengacuhkan dan tidak mempercayai kekasih mereka hanya karena Naruto memberikan sedikit perhatiannya kepada Karin yang notabennya adalah saudara se Clan kekasih mereka.


Mereka merasa seharusnya mereka bertanya terlebih dahulu atau seharusnya mereka dapat mengidentifikasinya dari warna rambutnya yang sama dari kekasih mereka. Jadi tidak harus bertengkar seperti ini.


Sedangkan Karin saat ini sedang merasa sedih saat Naruto menceritakan nasibnya yang mengingatkan mendiang ibunya.


Naruto yang melihat ketiga kekasihnya sudah sedikit melunakkan di buat menghela nafas lega.


Tetapi saat melihat Karin yang menujukan raut wajah sedih di buat tidak enak karena ia mengingatkan mendiang ibunya.


"Sekarang kalian percayakan kepadaku Hinata-chan Ino-chan Ayame-chan. " Ucap Naruto kepada ketiga kekasihnya itu.


"Iya Naruto-kun, kami percaya. Maaf sebelumnya kami meragukan Naruto-kun. " Ucap Hinata dengan rasa bersalah.


"Iya Naruto-kun maafkan kami karena tidak mempercayaimu. " Ucap Ayame yang dia bagiku Hinata dan Ino.


Naruto yang mendengar permintaan maaf dari kekasihnya di buat tersenyum dan sedikit menghela nafas.


"Sudah sudah kalian tidak salah dan tidak ada yang salah di sini. Jadi lebih baik kita lupakan saja apa yang telah terjadi oke. " Ucap Naruto dengan senyum manisnya.


Hinata, Ino, dan Ayame yang mendengar ucapan dari Naruto di buat mengangguk dengan wajah yang sedikit merona saat melihat senyum dari Naruto.


Naruto yang merasa masalahnya sudah selesai di buat menghela nafas lega.


Setelah merasa masalah pribadinya telah selesai. Naruto langsung mengalihkan perhatiannya kepada saudarinya yang sedang dirundung kesedihan karena upahnya yang mengingatkan masa-masa kelamnya.


"Karin-chan maaf sebelumnya karena telah mengingatkannya tentang masa-masa kelammu itu. " Ucap Naruto meminta maaf kepada Karin dengan rasa bersalah.


"Tidak apa apa Naruto-kun. " Ucap Karinnsambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Karin-chan, aku janji kepadamu bahwa aku akan selalu melindungimu dan akan selalu ada untukmu bila kau membutukanku. Ingat Karin-chan sekarang kamu telah berada di tempat dimana seharusnya kamu berada. Jadi janganlah bersedih lagi dan buanglah masa-masa kelasmu dan cukup kau simpan saja masa-masa terindahmu bersama ibumu saja yang kau simpan. Aku yakin pasti ibumu saat ini sedang tersenyum melihat putri satu-satunya ini telah berada di tempat yang seharusnya. Jadi jangan bersedih lagi oke. " Ucap Naruto yang berusaha menghibur saudari se Clannya itu sambil membelai halus rambut merah Karin.


Karin yang mendapat perhatian dan kehangatan dari Naruto merasa sedikit tenang. Bahkan ia sekarang marasa siap untuk memulai hidup barunya bersama keluarga-keluarganya yang lain.


"Terima kasih Naruto-kun. " Ucap Karin sambil menatap mata biru milik Naruto.


"Sama-sama Karin-chan, dan ingat bahwa aku akan selalu ada untukmu. Jadi jangan bersedih lagi oke. " Ucap Naruto yang masih membelai rambut merah Karin.


Karin yang masih di belai rambutnya oleh Naruto hanya menganggukan kepalanya saja saat Naruto berbicara.


Naruto yang merasa semua permasalahannya sudah selesai di buat bersyukur dan menghela nafas lega.


Setelah itu semuanya saling mengobrol satu sama lain. Hingga Hinata, Ino, Ayame, dan Karin terlihat sudah mulai membaur dan akrab satu sama lain.

__ADS_1


Naruto yang melihat hal tersebut tentunya merasa senang. Karena setidaknya Karin sekarang sudah mulai terbiasa dan siap menjalani hidup barunya di Konoha. Juga setidaknya Karin sekarang sudah mempunyai teman berbicara sesama wanita.


__ADS_2