
Sebelumnya.
Ayame yang mendapat persetujuan dari Ayahnya di buat senang. Karena ia dapat berjalan-jalan bersama kekasihnya Naruto.
"Naruto-kun. " Ucap Ayame kepada Naruto.
Naruto yang tau apa maksud Ayame langsung menganggukan kepalanya.
Ayame benar-benar senang hari ini karena ia akan jalan-jalan dan berbelanja bersama Naruto sambil.
Sakura yang sejak tadi mendengarkan obrolan Naruto dan Ayame membuatnya tambah panas. Karena dari awal ia ingin berkencan dengan Naruto setelah makan di Ichiraku. Tetapi ini malah Ayame yang akan berkencan dengan Naruto.
Lanjut.........
"Baiklah kalau begitu aku siap-siap dulu ya Naruto-kun. Ayah aku pergi dulu Yah. " Ucap Ayame dengan ekspresi gembira di wajahnya.
Paman Teuchi dan Naruto hanya mengangguk untuk menjawab ucapan dari Ayame.
"Paman, mmm apakah tidak masalah jika aku membawa Ayame-chan berjalan-jalan. Nanti yang membantu paman siapa kalau Ayame-chan pergi. " Ucap Naruto kepada Paman Teuchi yang bertanya sambil membuka obrolan mereka berdua.
"Tidak masalah, lagi pula aku sudah lama tidak melihat Putriku itu bahagia dan gembira seperti itu. Jadi aku mohon kepadamu untuk dapat membuat Ayame selalu tersenyum. " Ucap Paman Teuchi kepada Naruto.
"Tentu Paman akan aku usahakan itu semua. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.
Paman Teuchi yang mendengar jawaban dari Naruto di buat senang. Karena mulai sekarang ia bisa tenang tentang putrinya. Karena Putrinya sudah memilih pria yang tepat.
Sakura tambah di buat panas saat mendengarkan obrolan Naruto dan seorang pemilik toko.
"Oh ya Naruto, itu siapa yang ada di sampingmu. " Ucap Paman Teuchi kepada Naruto. Karena ia dapat melihat ekspresi cemburu saat melihat Putrinya dan Naruto sangat dekat.
"Oh dia adalah rekan satu Timku Paman. Namanya adalah Haruno Sakura, Sakura ini adalah pemilik Toko Ichiraku sekaligus Ayah dari Ayame-chan. " Ucap Naruto memperkenalkan satu sama lain kepada Sakura dan Paman Teuchi.
"Oh selamat datang di Toko Ramen Ichiraku Sakura-san. Bagaimana rasa Ramen kami Sakura-san. " Ucap Paman Teuchi menyambut kedatangan pelanggan barunya.
"Ah terima kasih Paman ramennya sungguh enak. " Ucap Sakura.
"Ah syukurlah jika kau menyukainya, sering-seringlah kemari Sakura-san. " Ucap Paman Teuchi.
Sakura yang mendengar itu hanya mengangguk dan tersenyum saja kepada Paman Teuchi.
"Naruto-kun aku sudah siap, ayo kita berangkat. " Ucap Ayame yang tiba-tiba muncul.
Naruto yang mendengarkan suara Ayame langsung melihat kearab Ayame yang sudah mengganti bajunya dan siap untuk pergi.
"Ah kau terlihat sangat cantik Ayame. " Ucap Naruto yang terpana akan penampilan Ayame saat ini.
Ayame yang mendengar pujian Naruto di buat merona wajahnya. Karena merasa senang saat di puji oleh kekasihnya itu.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu ayo pergi, Sakura apa kau akan ikut kami. Tidak masalah bukan Ayame jika kita mengajak Sakura. " Ucap Naruto yang mengajak Sakura. Tetapi tentunya dengan izin Ayame. Karena bagaimanapun ini bukan kencan khusus.
Ayame yang mendengar pertanyaan kekasihnya sebenarnya tidak setuju. Tetapi pada saat Ayame melihat raut wajah Sakura yang menandakan bahwa Sakura juga mencintai kekasihnya. Ia jadi memiliki pemikiran untuk menunjukkan bahwa ia dan Naruto adalah sepasang kekasih. Dengan begitu ia sedikit memberikan peringatan kepada Sakura.
Walaupun Ayame tidak masalah jika Naruto memiliki kekasih lagi. Tetapi tentunya harus memiliki izinnya dan kedua saudarinya Ino dan Hinata.
"Ya tentu. " Ucap Ayame sambil tersenyum.
"Jadi bagaiman Sakura. " Ucap Naruto bertanya kepada Sakura.
Sakura yang mendengar ajakan Naruto tentunya seharusnya senang. Tetapi itu bila hanya ia dan Naruto saja yang berjalan-jalan. Sedangkan saat ini ia harus mengikuti Naruto mengantar jalan-jalan wanita lain yang statusnya belum ia ketahui dengan Naruto.
Jadi Sakura memutuskan untuk ikut dan mencari tau status Naruto dan gadis itu.
"Mmm ya. " Ucap Sakura.
Setelah mendapatkan jawaban dari Sakura, Naruto memutuskan untuk berangkat sekarang sebelum sore hari.
"Kalau begitu ayo kita berangkat, Paman kalau begitu kami berangkat dulu. " Ucap Naruto berpamitan kepada Paman Teuchi.
Paman Teuchi hanya mengangguk dan tersenyum sebagai jawabannya.
Ayame juga berpamitan kepada ayahnya sebelum pergi dan mendapatkan jawaban yang sama, yaitu sebuah anggukan dan senyuman.
Setelah itu mereka keluar dari Toko dan berangkat jalan-jalan dan mengantar Ayame membeli sesuatu.
Ayame berjalan sambil menggandeng tangan Naruto dan Naruto tentunya menerima dengan senang hati.
Selama perjalanan di sekitar desa Ayame dan Naruto saling mengobrol dan bercanda satu sama lain. Hingga mereka hampir melupakan keberadaan Sakura di dekat mereka. Sedangkan Sakura sendiri sudah gatal untuk bertanya kepada Naruto tentang hubungannya dengan Ayame.
"Na..... Naruto-kun. " Ucap Sakura canggung saat mengganggu obrolan Naruto dan Ayame.
"Ya Sakura ada apa. " Ucap Narutokepada Sakura. Sebenarnya Naruto hampir melupakan keberadaan Sakura di sampingnya jika Sakura tidak memanggilnya. Tetapi itu berusaha untuk ia sembunyikan takut menyinggung perasaan Sakura.
"Mmm boleh aku bertanya padamu Naruto-kun. " Ucap Sakura meminta izin sebelum bertanya.
"Ya boleh Silahkan saja. " Ucap Naruto bingung dengan apa yang ingin Sakura tanyakan kepadanya.
Sakura ragu akan bertanya kepada Naruto, tetapi ia harus menanyakannya kepada Naruto supaya hatinya bisa tenang.
Tetapi pada saat Sakura ingin berbicara Ayame mengajak mereka masuk kedalam sebuah toko baju wanita di dekat mereka.
"Naruto-kun ayo kita kesana,sepertinya baju-baju yang di jual di sana bagus-bagus. Kebetulan aku juga ingin membeli baju. " Ucap Ayame mengajak ke sebuah toko baju.
Naruto yang mendengar ajak Ayame hanya menganggukan kepalanya saja.
Sedangkan Sakura harus menenangkan dirinya, karena ia tidak jadi bertanya kepada Naruto karena gara-gara Ayame.
__ADS_1
Setelah itu mereka bertiga memutuskan untuk memasuki toko baju yang tadi Ayame tunjuk. Walaupun Naruto agak malas karena pastinya nanti di dalam toko banyak wanita yang sedang memilih baju yang mereka beli dan takutnya ia akan menjadi pusat perhatian nantinya.
Saat setelah mereka memasuki toko mereka dapat melihat seperti yang Naruto prediksikan, yaitu terdapat banyak wanita dan saat mereka masuk mereka menjadi pusat perhatian. Bahkan ada beberapa wanita muda yang merona wajahnya saat melihat ketampanan wajah Naruto.
Naruto hanya bisa menghela napas melihat itu semua. Karena ia memang sudah terbiasa akan tatapan para wanita. Bahkan kadang-kadang para wanita yang sudah tua juga selalu memandanginya. Naruto kadang-kadang bertanya kepada Tuhan, kenapa ia harus mendapat karunia tuhan yang sangat berlebihan ini.
"Ya sudah Ayame-chan kau pilihlah yang kau suka, masalah bayaran gampang nanti biar urusanku. Sakura bila ada pakaian atau sesuatu yang menarik perhatianmu maka belilah biar aku yang bayar. " Ucap Naruto kepada Ayame dan Sakura.
Ayame hanya menganggukan kepalanya dan pergi dengan menarik tangan Sakura untuk mengikutinya.
Sedangkan Sakura yang di tarik tangannya hanya pasrah. Walaupun dalam hati ia kecewa karena tidak dapat bertanya kepada Naruto.
"Hallo nona apakah aku boleh duduk di sebelahmu. " Ucap Naruto kepada seorang wanita yang kebetulan sedang duduk di dekatnya.
"O.... Oh tentu Silahkan tuan. " Ucap wanita itu menggeser sedikit duduknya.
"Terima kasih nona. " Ucap Naruto yang duduk di samping wanita itu.
"Nona apa anda sendirian disini atau sedang menemani seseorang. " Ucap Naruto yang bertanya kepada wanita itu.
" Oh saya sedang menemani adik perempuan saya membeli baju. " Ucap Wanita itu.
"Oh seperti itu. " Ucap Naruto.
Sedangkan Ayame dan Sakura saat ini sedang memilih-milih beberapa pakaian yang ada dimana. Hingga Ayame membuka obrolannya.
"Sakura-san boleh saya bertanya kepada anda. " Ucap Yang kepada Sakura sambil memilih-milih baju di sana.
Sakura yang mendengarkan gadis di samping berbicara langsung menengok dan mendengarkan ucapan gadis tersebut. Bahwasanya gadis tersebut ingin bertanya kepadannya.
"Ya Silahkan saja Ayame-san. " Ucap Sakura mempersilahkan Ayame untuk bertanya.
"Apakah anda menyukai Naruto-kun, Sakura-san. " Ucap Ayame bertanya kepada Sakura.
Sakura yang mendengar pertanyaan Ayame langsung di buat mematung atau terdiam di tempat. Sakura tidak menyangka jika Ayame akan bertanya akan hal tersebut.
"Kenapa anda bertanya tentang itu Ayame-san. Juga saya ingin bertanya kepada anda, apakah anda juga menyukai Naruto-kun. " Ucap Sakura menatap kearah Ayame.
Ayame yang mendapat pertanyaan balik langsung menatap kearah Sakura dan menatapnya intens.
Mungkin jika di sana ada orang lain, mereka menganggap bahwa Ayame dan Sakura sedang bertengkar atau sebagainya. Karena dari tatapan mereka yang sangat tajam dan intens.
"Ya saya menyukai Naruto-kun, tidak lebih tepatnya mencintai Naruto-kun. Kami juga sudah berpacaran sejak kemarin atau lebih tepatnya kami adalah sepasang kekasih. " Ucap Ayame kepada Sakura yang membeberkan hubungannya dengan Naruto.
Sakura yang mendengar itu mengerutkan keningnya. Ia merasa tidak percaya jika gadis yang ada di depannya adalah kekasih Naruto. Karena yang ia tau Naruto adalah kekasih dari dua sahabatnya, yaitu Ino dan Hinata. Jadi ia kurang percaya jika gadis di depannya adalah kekasih Naruto. Lagi pula kalau di lihat umur Naruto dan gadis di depannya cukup jauh.
"Kau jangan mengaku-ngaku sebagai kekasih Naruto-kun. Karena aku tau siapa kekasih Naruto-kun yang sebenarnya. Jadi kamu jangan pernah menipuku. " Ucap Sakura kepada Ayame dengan tatapan yang tambah intens.
__ADS_1
"Aku tau kau tidak akan percaya, tapi mungkin kau tau milik siapa ini. Kalau kau benar-benar teman satu Tim Naruto-kun. Walaupun aku hanya memiliki ini sebagai bukti untukmu, tidak seperti Ino-chan dan Hinata-chan yang mendapatkan cincin dari Naruto-kun. Lagi pula hubungan kami baru kemarin jadi itu wajar. " Ucap Ayame menyajikan segel jutsu milik Naruto di telapak tangannya.
Sakura yang melihat sebuah segel terbentuk di tangan Ayame di buat mengerutkan keningnya. Karena ia tidak tau segel apa itu. Karena memang Sakura tidak tau, karena Sakura baru menjadi rekan satu Tim Naruto. Tetapi saat Sakura mendengar nama Ino dan Hinata juga cincin yang mereka gunakan. Itu membuatnya kaget dan mulai berpikir apakah benar bahwa gadis di dekatnya adalah salah satu kekasih Naruto.