The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 50


__ADS_3

Sebelumnya.


Ino dan Hinata tersenyum saat di tanya oleh gadis pink itu.


"Kenapa harus kaget dengan nama calon mertua kami. Lagi pula Naruto-kun sudah menceritakan kepada kami tentang siapa orang tuannya saat sebelum kami berpacaran. Kalian ingat sekitar 5 tahun lalu saat aku dan Hinata berlatih tanding dan berujung kami pingsan. Nah setelah kami bangun dari pingsan di ruang kesehatan Naruto-kun ingin mengatur kami pulang tetapi kami mau ikut pulang kerumah Naruto untuk mengetahui di mana Naruto-kun tinggal. Nah saat sampai di rumah Naruto-kun kami melihat difoto orang tua Naruto-kun atau Hokage Ke-4 bersama istrinya. Saat itu Naruto-kun menceritakan semuanya, walaupun awalnya agak ragu. Tetapi setelah di pikir-pikir membenar mereka adalah orang tua dari Naruto-kun. " Ucap Ino yang menjelaskan. Walaupun agak susah menjelaskannya.


Lanjut.....


Sakura, Shikamaru, Choji, Shino, dan Kiba yang mendengar penjelasan itu dibuat terdiam. Karena ternyata benar Naruto adalah anak dari Hokage Ke-4. Di tambah lagi Ino dan Hinata sudah tau akan hal tersebut.


"Jadi Naruto-kun adalah anak dari Hokage Ke-4. " Ucap Sakura yang sebenarnya masih agak ragu. Tetapi ia juga percaya dengan ucapan dari sahabat pirangnnya itu.


Sedangkan yang lain juga masih agak kurang percaya bahwa ternyata sahabat merahnya itu adalah anak dari seorang Hokage.


"Sudahlah itu semua tidak penting, yang terpenting adalah sekarang kita lanjut makan-makan kita saja. Karena sebentar lagi kita akan ke akademi untuk menerima pembagian tim Genin kita nanti. Semoga setelah kita menjadi shinobi nanti kita masih bisa kumpul-kumpul bersama dan makan bersama. Mari bersulang bersama untuk merayakan kelulusan kita dan semoga karir kita sebagai shinobi berjalan dengan lancar. CHEERS!!!!. " Ucap Naruto sambil mengangkat gelas berisi air minumnya.


Semuanya yang melihat itu langsung mengangkat gelapnya dan di rapatkan kegelas Naruto.


"CHEERS!!!!!. " Ucap Semuanya sambil mengangkat gelapnya masing-masing.


TING


Setelah itu semuanya langsung minum dan melanjutkan makan-makannya sambil di seling oleh obrolan dan candaan merekam.


Setelah seleaai merayakan pesta kelulusan mereka semua. Mereka memutuskan untuk menuju akademi untuk pembagian tim Genin mereka.


"Naruto-kun terima kasih semunya. Tapi apakah tidak masalah jika Naruto-kun membayar semuanya. " Ucap Sakura yang sudah benar-benar sudah mulai melupakan Sasuke dan akan memperjuangkan Naruto.

__ADS_1


Karena selama mereka berpesta di restoran dan saling mengobrol satu sama lain. Sakura benar-benar merasa bahwa Naruto adalah seorang pria yang berpikiran dewasa dan tidak kekanak-kanakan. Bahkan saat tadi sedang berpesta bersama Naruto masih sempat untuk menasihati dan memberi saran untuk teman-temannya.


Jadi mulai sekarang Sakura akan memperjuangkan cinta barunya itu. Ia rela jika menjadi yang ketiga atau sekian sekalipun. Karena Sakura juga berpikir tentang Clan Naruto yang sudah hancur dan identitasnya di rahaaiakan oleh petinggi desa, maka tidak menutup kemungkinan bahwa Naruto akan menikah tidak hanya dengan satu wanita. Karena menurutnya Naruto pasti akan membangkitkan Clannya cepat atau lambat.


Walaupun Sakura tidak peduli tentang kedudukan Naruto di Desa. Karena menurut Sakura yang terpenting ia dapat bersanding dengan pria yang menurutnya benar-benar pas untuknya dan anak-anaknya nanti.


"Tenang saja Sakura, aku masih ada simpanan dari uang bulanan yang selalu di berikan oleh Kakek Hokage dan peninggalan dari orang tuaku juga Clanku semasa menjalin kerjasama dengan Konoha. " Ucap Naruto sambil tersenyum.


Sakura yang melihat senyum Naruto di buat merona pipinya.


Ino dan Hinata menjadi semakin curiga dengan teman pinknya itu saat melihat rona merah di pipinya.


Setelah itu mereka menuju akademi untuk pembagian tim Genin mereka.


Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di akademi dan langsung menuju kelas mereka. Sesampainya mereka semua langaung duduk di temoat mereka biasa duduk. Seperti Naruto yang duduk bersama kedua kekasinya Ino dan Hinata.


"Tentu Ino-chan. " Ucap Naruto yang tersenyum sambil mengelus rambutnya.


"Mm Naruto-kun tadikan kamu bilang bahwa kamu memiliki uang simpanan dari Clanmu dulu saat bekerja sama dengan Konoha. Apakah berarti Clanmu itu tidak tinggal di Konoha. " Ucap Ino yang menatap Naruto sambil bertanya.


Naruto yang mendengar itu tersenyum dan langsung membuat segel tangan untuk membuat pelindung di sekitarnya dan teman-temannya.


"Ya Ino-chan, Clanku memang tidak tinggal di Konoha. Clanku memiliki wilayah sendiri yang di sebut Kerajaan Uzushio atau negara pusaran air. Di sana adalah wilayah milik Clanku dan kebetulan Ibuku Uzumaki Khusina adalah Putri Pertama dari Kerajaan Uzushio. " Ucap Naruto yang menjelaskan kepada Ino. Tetapi itu juga dapat di dengar oleh semuanya.


"Berarti secara tidak langsung Naruto-kun adalah seorang Pangeran Kerajaan Uzushio atau Clan Uzumaki. " Ucap Sakura yang memang juga mendengarkan ucapan Naruto. Sedangkan Naruto hanya menganggukkan kepalanya.


"Untuk hubungan antar Konoha dan Uzushio terbentuk adalah karena terjadinya pernikahan antara Hokage pertama dan Putri dari Kerajaan Uzushio atau lebih tepatnya adik dari Raja Uzushio dan Bibi dari Ibuku. " Ucap Naruto yang sedikit menceritakan kepada teman-temannya. Karena ia yakin bahwa teman-temannya itu tidak akan bercerita kepada orang lain.

__ADS_1


"Apa berarti Naruto-kun memiliki hubungan dengan Clan Senju dan Hokage pertama. " Ucap Hinata yang cukup kaget dengan sedikit kenyataan yang di ceritakan oleh Naruto.


"Mmm, aku baru ingat bahwa Istri Hokage pertama Senju Hasirama adalah seorang Uzumaki yang bernama Uzumaki Moto. " Ucap Shikamaru yang mulai berpikir tentang sejarah Konoha dari masa lalu.


"Tapi tidakku sangka bahwa Naruto adalah orang yang sangat penting di Konoha dengan memiliki latar belakang yang amat luar biasa. Aku bahkan tidak bisa membayangkan jika identitas Naruto ini di ketahui oleh orang-orang Konoha apa lagi orang-orang yang pernah memukuli Naruto. " Ucap Kiba yang membayangkan ekspresi orang-orang yang mendengar identitas Naruto.


Naruto yang mendengar ucapan dari teman-temannya di buat tersenyum dan mengeleng-gelengkan kepalanya.


"Hahaha, maka dari itu aku minta kepada kalian untuk merahasiakan ini semua dari siapapun itu. Oke. " Ucap Naruto.


Kekasih Naruto dan teman-teman Naruto paham akan maksud dari Naruto. Jadi mereka akan tutup mulut tentang itu semua.


Setelah itu murid-murid yang lain mulai memasuki kelas dan duduk di tempat mereka masing-masing.


Setelah beberapa saat akhirnya wali kelas mereka atau Guru Iruka masuk kedalaman kelas dengan membawa sebuah kertas dan gulungan penyimpanan.


"Selamat siang semuanya. " Ucap Guru Iruka yang sudah masuk kedalam kelas.


"Selamat siang juga Guru. " Ucap Seisi kelas tersebut.


"Baiklah untuk pertama-tama kalian akan di bagikan sebuah pelindung kepala Konoha untuk salah satu tanda bahwa kalian adalah shinobi Konoha. Sebenarnya ini harus di bagikan setelah kalian mendapatkan pengumumannya. Akan tetapi Guru lupa akan hal tersebut. Jadi mohon maafkan atas kesalahan Guru ini. " Ucap Guru Iruka yang meninggikan badannya sambil meminta maaf.


"Tidak apa Guru kami memakluminya. " Ucap Naruto. Sedangkan yang lain hanya menganggukkan kepala mereka.


"Mm kalau begitu terima kasih. Baiklah kalau begitu akan Guru panggil satu-satu untuk maju dan mengambil ikat kepala ini di depan.


Setelah itu Guru Iruka memanggil satu persatu anak-anak muridnya untuk mengambil ikat kepala.

__ADS_1


Naruto memutuskan untuk mengambil ikat kepala berwarna biru untuk menyelaraskan dengan warna bajunya.


__ADS_2