The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 24


__ADS_3

Sebelumnya.


"Tidak Naruto-kun harus ada di sampingku Ino-chan. " Ucap Hinata yang mulai emosi saat Ino dengan berani mendekati bahkan meminta Naruto untuk selalu ada di dekatnya saat ia ada di hadapannya.


"Tidak denganku saja Naruto-kun. " Ucap Ino yang tidak mau kalah seraya menarik tangan Naruto yang ada di dekatnya.


"Tidak denganku saja Naruto-kun. " Ucap Hinata yang juga ikut menarik tangan Naruto karena tidak mau kalah dari Ino.


Lanjut......


"Tidak denganku saja Naruto-kun. " Ucap Ino.


"Tidak denganku saja Naruto-kun. " Ucap Hinata.


"Tidak denganku saja Naruto-kun. " Ucap Ino.


Naruto yang mendengarkan perdebatan dari kedua gadis yang ada di hadapannya di buat pusing olehnya.


Sedangkan para ANBU dari Uzushio hanya menahan tawa mereka saat melihat Pangeran mereka di buat repot oleh para gadis.


Sebenarnya para ANBU tidak tau bahwa Pangeran mereka Uzumaki Naruto sudah memiliki tunangan di Uzushio. Karena hal tersebut hanya di ketahui oleh Keluarga Kerajaan dan para petinggi Kerajaan Uzushio saja.


"SUDAH CUKUP INO-CHAN HINATA-CHAN, kalian itu bukan anak kecil lagi jadi berhentilah bersikap kekanak-kanakan. " Ucap Naruto yang sudah di buat emosi dengan perdebatan gadis-gadia itu.


Sedangkan untuk Ino dan Hinata di buat tertunduk karena merasa bersalah. Karena mereka berdua tau jika Naruto tidak suka dengan sikat yang kekanak-kanakan. Jadi mereka merasa bersalah dan takut Naruto menjauhi mereka.


"Maafkan kami Naruto-kun, kami berjanji tidak akan menguranginya lagi. " Ucap Ino dan Hinata yang masih menundukan kepala mereka.


"Huh, sudahlah lupakan apa yang terjadi tadi. Aku ambilkan kalian air minum dulu. " Ucap Naruto kepada kedua gadis yang ada di samping kanan dan kirinya seraya mengelus kepala dan rambut mereka dengan lebur.


"Naruto-kun tidak marah kepada kami kan. " Ucap Hinata yang masih merasa bersalah dan takut bila Naruto marah padanya dan menjauhinya. Tetapi ia sangat menikmati dan juga senang saat Naruto memperlakukan nya seperti itu.


"Tidak aku tidak akan marah kepada kalian, ya sudah aku ambil air minum dulu untuk kalian. " Ucap Naruto yang pergi mengambil air minum untuk Ino dan Hinata.

__ADS_1


Ino dan Hinata yang mendengar itu cukup lega bila Naruto tidak marah dengan mereka.


Setelah beberapa menit Naruto kembali dengan membawa air minum untuk mereka berdua.


"Ini minumlah setelah itu akan aku mengantar kalian pulang kerumah kalian masing-masing. " Ucap Naruto yang memberikan air minum kepada Ino dan Hinata.


Ino dan Hinata menerima air minum pemberian Naruto dan meminumnya. Di dalam hati mereka senang saat Naruto mengkhawatirkan dan memperhatikan mereka.


"N....Naruto-kun a...apa aku boleh ikut kerumahmu. " Ucap Hinata yang ingin ikut keruma Naruto karena Hinata ingin tau dimana Rumah Naruto.


"Aku juga ingin ikut kerumahmu Naruto-kun. " Ucap Ino saat mendengarkan ucapan Hinata dan memutuskan untuk ikut juga karena ia tidak mau kalah oleh Hinata.


Naruto yang mendengarkan ucapan dari kedua gadis yang ada di hadapannya di buat bingung. Karena bila ia membawa mereka kerumahnya maka ada kemungkinan bahwa rahasianya akan terungkat. Tetapi ia juga senang bila kedua gadis itu kerumahnya, ya mungkin ia harus mengakui bahwa ia juga menyukai mereka.


Akan tetapi ia juga tidak boleh egois dan menyakiti hati kedua gadis itu.


Naruto mulai berfikir untuk coba mengungkapkan perasaannya kepada mereka. Ini juga demi perkembangannya kedepan dan persoalannya untuk kembali atau menerima nasibnya secara utuh bahwa ia adalah seorang Pangeran Uzumaki dan kemungkinan besar ia akan menjadi seorang Raja Uzushio di masa depan.


Jadi itu semua harus ia pikirkan. Jadi mungkin ia harus mengungkapkan perasaannya pada mereka, ya walaupun egois karena ia menyukai dua wanita sekaligus. Tetapi memang itu kenyataannya.


"Baiklah jika itu keinginan kalian. Lagi pula kalian juga belum pernah kerumahku kan. " Ucap Naruto setelah beberapa saat berfikir.


Ino dan Hinata yang mendapatkan persetujuan sangat senang.


"Terima kasih Naruto-kun. " Ucap Ino dan Hinata secara bersamaan.


"Ya sama-sama, kalau begitu ayo kita berangkat sekarang. Kalian sudah bisa berjalan bukan atau perlu aku gendang seperti waktu kalian aku bawa kemari saat kalian pingsan. " Ucap Naruto yang menggoda Ino dan Hinata.


Mereka berdua yang mendengar itu di buat memerah wajah mereka. Karena sebelum pingsan mereka melihat bahwa Naruto lah yang menopang mereka sebelum pingsan dan menggendong mereka ala tuan putri.


"Ti......dak perlu Naruto-kun, kami bisa berjalan sendiri. " Ucap mereka berdua dengan gugup dan wajah memerah.


"Hahahaha, Baiklah ayo kita berangkat. " Ucap! Naruto sambil mengulurkan tangannya kepada Ino dan Hinata. Untuk memegangi mereka supaya tidak jatuh.

__ADS_1


Mereka berdua yang mendapat uluran tangan Naruto untuk menjaga mereka agar tidak jatuh di terima dengan senang hati. Karena mereka sangat senang jika di perlakukan seperti itu.


Setelah Ino dan Hinata turun dari ranjang atau tempat tidur Ruang Kesehatan. Mereka langsung berjalan untuk keruma Naruto.


Selama di perjalanan mereka hanya mengobrol ringan dan tertawa ringan saat Naruto membuat lelucon yang menurut mereka lucu.


Setelah beberapa saat mereka akhirnya tiba di Rumah Naruto peninggalan Ayah dan Ibunya. Mereka memasuki Rumah Naruto dengan Naruto terlebih dahulu yang berjalan di depan karena Naruto harus membuka segel pelindung Rumah terlebih dahulu.


"Tunggu sebentar di sini ya Ino Hinata. " Ucap Naruto yang langsung membuka kunci segel pelindung yang ada di kediamannya.


Ino dan Hinata yang melihat Naruto melakukan gerakkan tangan di buat bingung dan bertanya-tanya.


Setelah beberapa saat akhirnya segel pelindung terbuka dan dapat di masuki oleh Ino dan Hinata. Sebenarnya bila Naruto atau para Shinobi Uzushio tidak perlu melakukan pembukaan segel, itu di karenakan segel pelindung tersebut dapat mendetersi siapa yang akan masuk apakah ia pemilik atau buka. Itu di karenakan yang di gunakan untuk melindungi kediaman Naruto adalah Fuinjutsu tingkat tinggi yang hanya bisa di buat dan di patahkan oleh ahli Fuinjutsu tingkat GranMaster saja.


"Ayo masuk Ino-chan Hinata-chan. " Ucap Naruto mengajak masuk mereka.


"Naruto-kun bolehkah aku bertanya?. " Ucap Ino kepada Naruto.


"Ya silakan Ino-chan, apa yang ingin kau tanyakan padaku. " Ucap Naruto.


"Mm Itu tadi yang kamu lakukan apa ya saat di depan gerbang kediaman. " Ucap Ino yang penasaran.


"Oleh itu aku kira kamu mau bertanya apa. Yang aku lakukan tadi adalah membuka segel pelindung di kediamanku ini. Karena kediamanku di lindungi oleh Fuinjutsu atau segel perlindungan tingkat master jadi selain mereka yang mempunyai hubungan denganku maka mereka akan langsung mati sebelum memasuki kediamanku. Hubungan yang aku maksud di sini adalah seperti orangtuamu, Istriku dan Aman anakku atau mereka yang aku beri kuncinya. " Ucap Naruto yang menjelaskan.


Ino dan Hinata di buat tercengang karena perlindungan kediaman Naruto yang menurut mereka sangat mematikan.


"Bu....kannya itu sangat menakutkan dan bagaimana kediamanmu bisa di pasang segel pelindung dari ahli Fuinjutsu tingkat Master. Sedangkan para shinobi yang mempelajari Fuinjutsu sangat lah jarang karena sulit di pelajari. " Ucap Ino yang tercengang dan bingung.


Naruto yang mendengar penuturan Ino tentang Fuinjutsu yang sangat sulit di pelajari hanya sedikit tertawa. Karena memang itu kenyataannya dan mereka juga tidak tau atau belum tau siapa orang tua Naruto.


"Yang kamu katakan tentang Fuinjutsu yang sangat sulit memanglah benar Ino.Tetapi tidak terlalu sulit juga, karena aku juga mempelajari Fuinjutsu dan saat ini aku ahli Fuinjutsu tingkat Guru bintang 5. Untuk kenapa di rumahku bisa di pasang oleh segel pelindung tingkat master itu dikarenakan mendiang Ibuku adalah seorang ahli Fuinjutsu tingkat Master. " Ucap Naruto menjelaskan dan sedikit berbohong dengan tingkat Fuinjutsunya, karena ia tidak ingin terlalu terekspos tentang kemampuannya.


Ino dan Hinata yang mendengarkan penjelasan Naruto di buat tercengang karena Naruto ahli Fuinjutsu tingkat Guru dan Orang tuanya juga seorang ahli Fuinjutsu tingkat Master.

__ADS_1


"Wah He....bat Naruto-kun ternyata seorang ahli Fuinjutsu tingkat Guru. " Ucap Ino dan Hinata.


Setelah itu mereka langsung langsung memasuki Rumah yang bisa di katakan cukup besar dan mewah.


__ADS_2