
Sebelumnya.
Hinata yang di goda seperti itu wajahnya merona karenanya.
"Huh sudah jangan gombal terus, aku mau masuk dulu. Dadah Pangeranku. " Ucap Hinata yang berlari masuk saat mengatakan Pangeranku karena wajahnya merona.
Naruto yang melihat perilaku Hinata hanya menggelengkan kepalanya sebelum pergi pulang dengan jutsunya.
Setelah sampai Rumah Naruto memutuskan untuk membersihkan diri dan beristirahat setelah beraktifitas seharian.
Lanjut.......
Keesokan harinya Naruto bangun dari tidurnya di pagi hari seperti biasa untuk melakukan olah raga atau peregangan tubuh sebelum melakukan aktivitas hariannya.
Setelah berilah raga Naruto memutuskan untuk mandi setelah itu sarapan dan berangkat ke akademi.
Setelah menghabiskan sarananya Naruto memutuskan untuk berangkat ke akademi. Walaupun waktu masih sekitar satu jam lagi sebelum akademi masuk. Tetapi sebelum Naruto berdiri Uzumaki Rin memanggil Naruto.
"Maaf Naruto-sama, ada yang ingin kami sampaikan dan meminta persetujuan anda Naruto-sama. " Ucap Seseorang yang memanggil Naruto yang ternyata adalah salah satu shinobi Uzushio, yaitu Uzumaki Rin.
Naruto yang mendengar namanya di panggil langsung melihat siapa yang memanggil.
"Hum baik, apa yang ingin kalian sampaikan. " Ucap Naruto.
"Begini Naruto-sama kami telah mendapatkan semua gulungan jutsu milik Clan yang berada di tangan Danzo dan kami juga telah mengetahui semua yang Danzo lakukan selama ini termasuk dalam penyerangan Uzushio puluhan tahun lalu. Ini Naruto-sama, ini adalah catatan perilaku Danzo selama ini. " Ucap Uzumaki Rin yang menjelaskan semuanya.
Naruto yang mendengar penjelasan dan membaca catatan tentang Danzo dari Uzumaki Rin di buat mengangguk.
"Bagus kalau begitu, lalu apa yang ingin di persetujui olehku. " Ucap Naruto.
"Begini Naruto-sama, kami telah melaporkan ke Uzushio tentang Danzo dan kami menerima balasan dari Uzushio untuk mengeksekusinya. Tetapi kami ingin meminta persetujuan anda terlebih dahulu karena kami takutnya akan mengundang perhatian dari Konoha. " Ucap Rin menjelaskan kepada Naruto.
"Sebenarnya bila kalian sudah mendapat perintah dari pusat maka saya tidak bisa menyangga atau membantah. Lagi pula saya belum naik tahta dan masih seorang Pangeran. Tetapi untuk eksekusi Danzo aku sangat setuju, karena ia akan menggemparkan nantinya. Begini saja kalian kirim catatan tentang Danzo dan barang buktinya kepada Hokage secara rahasia, tanpa memberitahukan siapa pengirimnya. Setelah itu kalian eksekusi Danzo dan para ANBU Nee nya, tetapi dalam jenjang waktu yang berjauhan dari pengiriman catatan tersebut. Misalkan kalian kirim catatan itu sekarang dan kalian eksekusi tengah malam. Apakah kalian mengerti atau masih ada yang kutang mengerti akan ucapanku tadi. " Ucap Naruto menjelaskan.
Mereka yang mendengarkan ucapan Naruto di buat mengangguk mengerti.
"Baiklah Naruto-sama, kami akan menggunakan cara dari Naruto-sama. " Ucap Rin.
"Yah itu terserah kalian saja. Aku akan berangkat ke akademi karena ini sudah agak terlambat. " Ucap Naruto yang beranjak pergi ke akademi.
"Huuum, lebih baik aku menggunakan The Flying Lightning God Style saja untuk ke akademi. " Gumaan Naruto yang menghilang menggunakan jutsunya.
__ADS_1
Sedangkan di akademi tepatnya kelas Naruto telah masuk dan akan memulai pelajarannya.
Saat pembelajaran akan dimulai terlihat dua orang gadis yang sedang mencemaskan seseorang.
"Huum Naruto-kun kemana Yah, kok belum datang-datang juga. Apa Naruto-kun tidak berangkat Yah hari ini. " Ucap salah satu gadis yang sedang cemas yang ternyata mencemaskan Naruto.
"Kenapa ya Naruto-kun belum berangkat-berangkat. " Ucap gadis lain yang juga mencemaskan Naruto.
Ternyata kedua gadis yang sedang mencemaskan keberadaan Naruto adalah kedua kekasih Naruto, yaitu Yamanaka Ino dan Hyuga Hinata.
Setelah beberapa saat muncullah seorang anak laki-laki secara tiba-tiba di dalam kelas, yang menyebabkan seisi kelas kaget.
"Hallo semua selamat pagi, maaf saya datang terlambat. " Ucap anak laki-laki tersebut yang tiba-tiba muncul, yang ternyata adalah Naruto.
"NARUTO/KUN. " Ucap Seisi kelas berteriak karena kaget atas kemunculan Naruto secara tiba-tiba.
Ino dan Hinata yang melihat kekasihnya akhirnya datang membuat mereka lega.
Seisi kelas masih di buat heran atas kedatangan Naruto secara Tiba-tiba. Khususnya seorang anak laki-laki yang terkenal akan dingin dan kesombongannya.
"Bagaimana ia bisa muncul tiba-tiba. Apakah itu jutsu?. Kalau itu jutsu bagaimana ia melakukannya. Tidak ada yang hebat selain Clan Uciha. Tetapi bagaimana ia mempelajarinya. Aku tidak boleh kalah dari dia, aku adalah Pangeran Uciha. " Ucap anak laki-laki itu dalam hati dengan dindingnya. Yang ternyata anak laki-laki tersebut adalah seorang Uciha yang di kenal akan kesomongannya karena mata mereka.
Tetapi sekarang Clan tersebut telah di bantai oleh orangnya sendiri. Karena di adu domba oleh seseorang.
Sedangkan sang Guru juga di buat kaget, tetapi ia merasa kenal akan jutsu yang di lakukan oleh Naruto.
"Apakah itu The Flying Lightning God Style?. " Ucap Guru tersrbut dalam hati.
"Naruto kenapa kau baru datang. " Ucap Guru tersebut kepada Naruto.
"Maaf Guru Iruka, tadi saya ada urusan sebentar jadi saya terlambat. Sekali lagi saya minta maaf, saya siap di hukum Guru Iruka. " Ucap Naruto meminta maaf kepada wali kelasnya Guru Iruka.
"Tidak perlu, kamu langsung duduk saja di tempatmu Naruto. " Ucap Guru Iruka.
Setelah itu Naruto langsung duduk di tempatnya yang sudah di tunggu oleh kedua kekasihnya yang sedari tadi mencemaskannya.
"Hallo Tuan Putriku Ino-chan dan Tuan Putriku Hinata-chan. " Ucap Naruto melambaikan tangan dan tersenyum kepada Hinata dan Ino.
Ino dan Hinata yang mendengar itu langsung wajah mereka merona.
Sedangkan seisi kelas yang mendengar ucapan Naruto hanya di buat geleng-gelengkan kepala. Karena mereka sudah terbiasa dengan mereka bertiga yang selalu bermesraan.
__ADS_1
Tetapi berbeda bagi beberapa gadis di kelas tersebut. Karena mereka ada yang merasa iri dan emosi kepada Hinata dan Ino.
Setelah itu pelajaran di mulai seperti biasa, menjelaskan tentang dunia shinobi dan sebagainnya.
Sedangkan di kantor Hokage terjadi sesuatu yang cukup mengagetkan Hokage Ke-3 dan orang-orang yang ada di dalamnya.
Poof
Sebuah asap muncul di kantor Hokage dan itu mengejutkan mereka yang ada di sana termasuk Hokage Ke-3.
Setelah asal itu menghilang terlihat sebuah gulungan dan sebuah catatan kecil.
"Hokage-sama apa itu. " Ucap seseorang yang ada di sana.
Karena cukup penasaran Hokage Ke-3 memutuskan untuk melihatnya.
"Tunggu Hokage-sama tolong jangan di pegang terlebih dahulu. Karena takutnya itu adalah sebuah jebakan. " Ucap seseorang yang juga ada di sana.
Setelah beberapa saat di periksa dan tidak ada yang mencurigakan. Hokage Ke-3 membuka dan membacanya.
Setelah membaca catatan kecilnya, Hokage Ke-3 mengerutkan kencingnya dan memutuskan untuk membuka gulingan penyimpanan yangada di sana.
Poof
Keluarlah buku catatan yang cukup tebal dan beberapa barang lainnya.
"Apa itu?. " Ucap orang yang ada di sana.
Setelah itu Hokage Ke-3 langsung membaca buku catatan tersebut.
Setelah beberapa saat akhirnya Hokage Ke-3 selesai membaca buku tersebut. Terlihatlah ekspresi marah di wajahnya setelah membaca buku tersebut.
"Kurang ajar Danzo. " Ucap Hokage Ke-3 dengan ekspresi marah.
Orang-otang yang ada di sana di buat bingung karena tiba-tiba Hokage mereka marah setelah membaca sebuah buku yang keluar dari gulungan penyimpanan.
"Ada apa Hokage-sama. " Ucap orang lain.
"Kalian kumpulkan para tetua dan kepala Clan di ruang rapat, selain Danzo Sekarang. " Ucap Hokage Ke-3 memberi perintah.
Mereka yang mendengar itu di buat bingung tetapi mereka tetap menjalankan perintahnya.
__ADS_1
Setelah itu mereka menjalankan perintah dari Hokage mereka. Sedangkan Hokage Ke-3 masih dalam suasana marah.