The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 29


__ADS_3

Sebelumnya.


Mungkin Naruto baru umur 8 tahun tetapi ia sudah di tempa mental dan fisiknya menjadi seorang yang siap menapaki jalan menjadi shinobi.


"Ha'i Naruto-sama. " Ucap mereka bersamaan.


"Ya sudah kalau begitu. Aku beristirahat dulu, selamat malam semua. " Ucap Naruto bangun dari duduknya dan menuju kamarnya.


Salah itu Naruto beristirahat untuk memulihkan energinya supaya besok ia bisa melewati harinya sesuai jadwalnya.


Lanjut.......


Keesokan harinya Naruto bangun pagi seperti biasanya, yaitu beroleh raga terlebih dahulu lalu mandi dan kemudian sarapan setelah itu baru berangkat ke akademi.


Setelah semuanya siap Naruto berangkat menuju ke akademi dengan senyum di wajahnya. Itu di karenakan mulai hari ini ia bukan jomblo lagi tetapi sudah memiliki pasangan. Walaupun umur mereka baru 8 tahun. Tetapi ia sudah miliki seorang kekasih.


Setelah berjalan beberapa saat akhirnya Naruto sampai di tujuannya yaitu akademi ninja Konoha.


Sesampainya ia di akademi Naruto langsung menuju jelasnya. setelah beberapa saat akhirnya ia sampai di depan kelasnya.


"Selamat Pagi semuanya. " Ucap Naruto dengan senyum manis di wajahnya yang menambah ketampanannya.


"Kyaaaaaa Naruto-kun. " Ucap Para gadis di dalam kelas.


"Selamat Pagi juga Naruto/kun. " Ucap anak-anak di dalam kelas.


Naruto memang selalu di caci-maki atau di hina saat dia sedang berjalan di desa.


Tetapi teman-teman kelasnya tidak terlalu menganggap itu. Karena mereka tau bahwa Naruto itu jenius dan baik. Walaupun masih banyak yang tidak bisa bermain dengan Naruto karena orang tua mereka. Tetapi mereka tetap menghormati Naruto.


"Hah merepotkan. " Ucap teman Naruto, yaitu Nara Shikamaru.


"Huh, Bocah itu selalu saja bikin aku iri. " Ucap teman Naruto yang lain, yaitu Inuzuka Kiba.


"Huuuh Naruto-kun. " Ucap dua gadis yang cemburu saat Naruto mengumbar senyumnya kepada orang lain selain mereka berdua. Mereka berdua adalah kekasih kecil Naruto, yaitu Ino dan Hinata.


Setelah menyapa teman satu kelasnya dengan senyuman ia langsung masuk kekelas. Saat sudah masuk kelas dan menuju ke tempat duduknya Naruto melihat kedua kekasih kecilnya sedang cemberut karena cemburu.


Naruto langsung mendekati kedua kekasihnya yang sedang duduk di tempat biasa mereka bertiga duduk bersama.


Naruto langsung duduk di tengah-tengah mereka berdua.

__ADS_1


"Selamat Pagi Tuan Putriku Ino-chan dan Tuan Putriku Hinata-chan. " Ucap Naruto menyapa kedua kekasihnya dengan senyum manis di wajahnya.


Hinata dan Ino yang mendapatkan sapaan khusus dari kekasihnya langsung memerah wajah mereka karena malu.


Seisi kelas di buat bingung ketika melihat interaksi mereka berdua. Walaupun mereka sering melihat wajah Ino atau Hinata memerah saat berada di dekat Naruto atau sedang di puji. Akan tetapi hari ini terlihat berbeda.


"Se......lamat Pagi Pangeranku Naruto-kun. " Ucap Ino dan Hinata bersamaan dengan nada panggilan yang mengikuti Naruto.


Seisi kelas mulai mencerna cara percakapan mereka bertiga.


"Heeeeeeeeeeeeeeeeeh. " Ucap seluruh kelas bersamaan saat mereka sudah mencerna percakapan dan perilaku mereka bertiga pagi hari ini.


Naruto, Ino dan Hinata di buat kaget dan bingung saat satu kelas berteriak.


"Kalian ini ada apa, pagi-pagi sudah teriak teriak. lebih baik perpegangan otot kalian supaya fisik kalian siap saat jadi shinobi nanti. Bukannya teriak-teriak kaya tadi. " Ucap Naruto sedikit polos dan menasehati.


"Yang kenapa itu kalian bertiga, pagi-pagi udah Tuan putri dan Pangeran segala. " Ucap Kiba dengan nada sedikit emosi saat Naruto dengan enaknya bilang kenapa.


"Lah emang kenapa suka-suka kita dong. Lagi pula tidak ada aturan mau manggil kaya gimana. Sirik aja loh Kiba. " Ucap Naruto dengan gampangnya. Dengan di tambah rangkulan tangan Naruto di pundak Ino dan Hinata.


Ino dan Hinata yang di perlakukan seperti itu di depan teman teman satu kelasnya di buat memerah wajah mereka karena malu.


Seisi kelas di buat hening saat melihat adegan yang sedikit romantis menurut mereka ada di hadapan mereka.


Tetapi ada juga yang merasa panas saat melihat adegan itu. Mereka adalah para gadis yang juga menyukai sifat dan perilaku Naruto di tambah dengan wajah tampanya. Menurut mereka itu seperti paket komplit.


"Hey Ino Hinata jangan dekat dekat dengan Naruto-kun. " Ucap salah satu gadis.


"Iya benar jangan dekat dekat Naruto-kun. " Ucap gadis lainnya.


"Iya cepat lepaskan pelukan kalian itu Ino Hinata. " Ucap Gadis lainnya lagi.


"Iya cepat lepaskan. " Ucap para gadis bersamaan.


Seisi kelas di buat ribut karenanya. Sedangkan kedua gadis yang menjadi target tetap diam dan mempererat pelukan mereka pada Naruto.


"Memang kenapa kami berdua harus melepaskan pelukan kami. Kami berhak memeluk kekasih kami sendiri. Wueeee. " Ucap Ino meledak para gadis yang sedang emosi dan di angguk oleh Hinata.


Seisi kelas di buat kaget atas penuturan dari Ino dan Hinata bahwa mereka adalah kekasih Naruto.


"Itu tidak mungkin, mana mungkin Naruto-kun mau dengan kalian. " Ucap salah satu gadis.

__ADS_1


"Benar itu tidak mungkin. " Ucap para gadis.


Sedangkan para pria di buat iri dan gelenggeleng kepala.


"Merepotkan. " Ucap Shikamaru.


"Huh, ya Tuhan kenapa nasibku seperti ini, Naruto sudah Cerdas, Jenius, Tampan dan sekarang ia sudah memiliki kekasih dan itu dua, ya Tuhan. " Ucap Kiba sedikit mengeluh akan nasibnya.


"Sabar Kiba sabar. " Ucap Choji.


Keributan terus berlanjut antara Hinata, Ino dan para gadis merebutkan Naruto.


"Huh Naruto lebih baik kau hentikan itu dan kau jawab, apakah Hinata dan Ino itu benar kekasihku atau bukan. Suguh merepotkan aku mau tidur jadi susah. " Ucap Shikamaru.


Seisi kelas yang mendengar usulan dari Shikamaru di buat setuju. Tetapi juga di buat anah dengan alasanya.


Seisi kelas langsung menatap Naruto meminta penjelasan.


Naruto yang di tatap seisi kelas hanya menghela nafas.


"Huh, Ino dan Hinata memang kekasiku. Jadi siapapun yang mencari masalah dengan mereka akan berurusan denganku. " Ucap Naruto dengan senyum yang cukup menyeramkan.


Diri kelas di buat merinding karena melihat senyum Naruto yang kelewat manis itu.


Sedang kan para gadis banyak yang sakit hati saat mendengar orang yang mereka cintai sudah memiliki kekasih. Tetapi ada juga yang masih optimis untuk mendapatkan Naruto, walaupun menjadi yang ketiga.


Hinata dan Ino di buat senang saat Naruto mengakui hubungan mereka di depan orang lain.


Setelah itu Guru mereka masuk kedalaman kelas dan pelajaran di mulai seperti biasa.


"Selamat Pagi anak-anak. " Ucap wali kelas mereka, yaitu Guru Iruka.


"Selamat Pagi juga Guru. " Ucap anak-ank di dalam kelas.


Pelajaran di mulai seperti biasa dan berakhir pada waktu yang sama.


Setelah pulang dari akademi Naruto mengajak kedua kekasihnya berlatih bersama.


Naruto berinisiatif mengajarkan Hinata dan Ino beberapa teknik dan keterampilan shinobi untuk bekal mereka nanti setelah lulus dari akademi.


Jadi setiap hari mereka bertiga akan melakukan jadwal yang sama ataupn meluangkan waktu untuk berjalan jalan bersama sebagai sepasang kekasih walaupun tidak menjerumus ke lah hal itu.

__ADS_1


__ADS_2