The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 87


__ADS_3

Sebelumnya.


Setelah Naruto melakukan segel jutsunya tiba-tiba suhu temperatur di dalam Kekkai terasa sangat panas hingga membuat mereka merasa di bakar di atas api yang sangat panas.


Ahk........... PANAS.............


PANAS...............


PANAS.................. PANAS....................


PANAS...................


Suara-suara teriakan terdengar lagi setelah Naruto melakukan segel jutsunya sehingga membuat area sekitar medan perang terasa mencekam karenanya.


Di saat Naruto sedang memperhatikan dan menyiksa para shinobi Yagura, ia merasakan sebuah energi kehidupan yang melaju kearah dirinya dengan kecepatan yang cukup tinggi bagi para shinobi biasa.


Lanjut...............


Naruto yang merasakan itu di buat menyeringai lebar. Karena akhirnya inti dari perang tersebut telah tiba juga di medan perang.


Tak berselang lama akhirnya sosok yang sudah di deteksi oleh Naruto akhirnya tiba juga.


"Kurang ngajar, siapa yang berani melakukan hal ini kepada shinobi-shinobiku. Akan aku cincang dia sampai lembut. " Ucap sosok tersebut.


"Oh ternyata Mizukage Ke-4 Yagura-sama ada disini. Kenapa anda repot-repot kemari Yagura-sama, padahal bila anda mau saya bisa ketempat anda loh. Jadi anda tidak perlu repot-repot ketempat yang kotor seperti ini. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.


Yagura yang mendengar itu langsung mengalihkan perhatiannya kepada Naruto yang terbang di atas langit dengan sayap tang terbuat dari api.


"Siapa kau bocah, apakah kau yang melakukan hal ini kepada Shinobi-shinobiku. " Ucap Yagura menatap Naruto dengan tajam.


Naruto yang mendengar pertanyaan dari Yagura di buat tersenyum menyeringai.


"Hahahahahaha, kalau ia memang kenapa Yagura-sama. Hal ini terjadi juga karena ulah Shinobi-shinobi anda yang telah mengganggu acara sarapan pagi saya hingga menyebabkan ramen buatan kekasih saya tumpah. Jadi tidak salah bukan jika saya melakukan hal seperti ini kepada mereka yang telah mengganggu saya. " Ucap Naruto kepada Yagura dengan senyum di bibirnya.


"Ternyata benar kau yang melakukan hal ini bocah. Akan aku cincang kau hingga menjadi bubur. " Ucap Yagura yang langsung melesat ke arah Naruto dan mulai menyerangnya.


Naruto yang melihat Yagura mulai menyerang dirinya di buat menyeringai di bibirnya.


Whuuuussaaahhhhhh


Tap


Yagura melesat kerah Naruto dengan posisi siap menendang Naruto di bagian perutnya. Tetapi hal itu dapat Naruto tangkap dengan mudah tanpa kesulitan sama sekali.


"Heh, apakah hanya ini yang bisa kau lakukan Yagura. Aku kira Mizukage Ke-4 dan Jinchuriki Sanbi itu hebat. Ternyata serangannya saja hanya sampah, bahkan serangan Taijutsu dari seorang Genin Konoha lebih baik darimu. " Ucao Naruto dengan sinis dan memprovokasi Yagura.


Yagura yang mendengar ucapan Naruto di buat emosi dan marah. Hingga membuatnya mulai menyerang kembali dengan lebih cepat dan intens.


"Kurang ngajar kau bocah. " Ucap Yagura yang mulai melakukan segel jutsunya.


Water : Water Dragon Bullet


Whuuuuuuasssssshhhhhh


Naruto yang melihat Yagura mengeluarkan jutsu apinya langsung menyiapkan segel jutsunya.


Fire : Fire Dragon Incendiary Missile


Whuuuuuuusssssshhhhhh


Jutsu Naruto melesat kearah jutsu yang di keluarkan oleh Yagura tadi. Hingga menyebabkan benturan atara dua jutsu tersebut.

__ADS_1


Whuuuuussssshhhhh


Dhuuuuuaaaaarrrrrrrrrr


Terdengarlah suara dentuman yang cukup keras dari tabrakan antara jutsu milik Yagura dan Naruto, hingga menimbulkan asap dari hasil tabrakan jurus tersebut.


Setelah beberapa saat akhirnya asap tersebut hilang tertipu oleh angin dan memperlihatkan bahwa keduanya masih dalam keadaan baik-baik saja.


"Sudah aku duga ternyata kau itu tidak ada apa apanya Yagura. Sepertinya aku harus cepat menyelesaikan pertarungan ini. Karena jika kau menggunakan mode biju maka hanya akan membuat porak-poranda di sekitar medan perang ini. Atau yang paling parahnya adalah kau akan menggunakan Bom biju nantinya. Jadi lebih baik sekarang aku akhiri saja pertempuran ini. " Ucap Naruto yang melesat kearah Yagura.


Sriiiiiinnnggggg


Bhuuuukkkk


Naruto terus melesat kearah Yagura dan memberikan serangannya kepada Yagura dengan memukul dan menendangnya hingga ia terbang dan terjatuh dengan cukup banyak luka. Sedangkan Yagura yang di serang seperti itu tidak dapat melakukan apapun. Karena pola serangan Naruto terlalu cepat dan sulit di prediksi. Hingga menyebabkan Yagura mendapatkan cukup banyak luka di tubuhnya.


Naruto yang melihat lawannya telah terjatuh di tanah langsung menghampirinya dengan melakukan segel jutsunya untuk melakukan serangan akhir dan penutup.


Hingga ia telah tiba di dekat Yagura dan langsung saja Naruto melakukan jutsu terakhirnya kepada Yagura dengan menghantamkan tepak tangannya tepat di perut Yagura.


Fuinjutsu : Seal Breaker


Setelah Naruto melakukan hal tersebut kepada Yagura, muncullah sebuah cakra yang besar keluar dari tubuh Yagura dan melesat pergi dari sisi Yagura.


Naruto yang melihat hal tersebut hanya mendiamkannya saja dan tidak memperdulikannya. Karena sebagai Jinchuriki pastinya Naruto tau apa yang keluar dari tubuh Yagura tadi. Jadi Naruto hanya mendiamkannya saja dan tidak mengejarnya.


Setelah pertarungannya dengan Yagura selesai, Naruto langsung melihat keadaan orang-orang yang ada di dalam kekkai. Untuk memastikan apakah masih banyak yang hidup atau sudah mati semua.


Saat Naruto melihat keadaan para shinobi Yagura yang ada di dalam kekkainya, Naruto dapat melihat bahwa mereka seperti sebuah kulit yang baru di jemur di bawah sinar matahari.


Entah kenapa Naruto baru merasakan kasihan kepada mereka. Padahal sebelumnya ia tidak peduli akan mereka semua sama sekali. Tapi sekarang saat melihat keadaan mereka semua yang cukup mengenaskan, itu benar-benar membuatnya merasakan kasihan kepada mereka.


Fuinjutsu : Explosive Seal


Setelah Naruto melakukan segel jutsunya, terbentuklah sebuah formula segel di dalam kekkai yang mencakupi seluruh area dalam kekkai. Setelah formula itu telah selesai di bentuk Naruto langsung membuat segel tangannya.


Kai


Booooooommmmmmmm


Setelah melakukan segel jutsu tersebut, terdengarlah suara ledakan yang begitu dahsyat dari dalam kekkai hingga terdengar sampai kesekitar area pertempuran.


"Apa itu, apakah itu bom Biju atau apa. " Ucap seorang shinobi dari pasukan rebellion.


"Bukan itu bukan bom Biju, lagi pula Yagura telah mati dan Sanbi telah lepas dari segelnya. Jadi itu tidak mungkin bom Biju. " Ucap Zabuza berpendapat akan ledakan yang terdengar tadi.


"Suara ledakan tadi adalah hasil dari ledakan segel peledak yang di baut oleh Naruto di dalam kekkainya. " Ucap Mei menjawab pertanyaan atau rasa penasaran dari orang-orang yang ada di dekatnya.


"Tapi Mei-sama, bagaimana mungkin itu adalah suara ledakan dari sebuah segel peledak. " Ucap Chojuro kurang yakin akan yang di ucapkan oleh Mei.


"Tentu saja mungkin, bila formula segelnya sangatlah besar dan mencakup area di dalam kekkai. Apa lagi dari yang aku lihat Naruto adalah seorang ahli Fuinjutsu yang pastinya itu adalah hal yang mudah. Apa lagi Naruto adalah seorang Uzumaki, sebuah Clan yang sangat ahli dalam Fuinjutsu. Jadi apa yang Naruto lakukan bukanlah hal yang sulit baginya. " Ucap Mei menjelaskan.


Semuanya orang yang mendengar penuturan dari Mei di buat terdiam. Karena menurut mereka jika fuinjutsu-fuinjutsu yang Naruto gunakan sangatlah mengerikan. Jadi bila Fuinjutsu-Fuinjuutsu ini di gunakan dalam medan perang antar Negara shinobi maka hal itu hanya menjadi momok yang menakutkan bagi siapapun di medan perang.


Mereka tidak dapat membayangkan jika Naruto ada di pihak musuh mereka dan harus melawan Naruto. Maka yang ada hanyalah kematian yang siap menjemput mereka kapanpun.


Setelah melakukan jutsu terakhirnya dan melihat semua musuhnya telah binasa. Naruto langsung melepas Fuinjutsunya dan terbang menuju kearah Mei dan para pasukan rebellionnya yang sedari tadi memperhatikannya. Setelah tiba di tempat Mei, Naruto langsung turun dan membatalkan jutsu sayap phoenixnya.


Shinobi rebellion yang melihat Naruto telah menyelesaikan pertempurannya atau yang lebih tepatnya pembantaiannya di buat menghela nafas. Tapi saat mereka melihat Naruto menuju kearah mereka. Mereka semua di buat tegang dan gugup. Apa lagi bagi mereka yang telah bertemu Naruto sebelumnya dan yang lebih parahnya mereka bukanya menyambut malah menghina Naruto dengan tatapan meremehkan kepada Naruto


Semua shinobi rebellion di buat terdiam dan tegang saat Naruto turun dari terbangnya dan berjalan menuju Pemimpin mereka. Hal yang mereka takutkan adalah jika hak yang menimpa musuh mereka juga akan menimpa mereka.

__ADS_1


Di saat semua pasukan rebellion masih dalam keadaan tegang dan gugup. Hingga membuat mereka larut dalam pikiran negatif mereka masing-masing. Naruto menyapa Mei di depan para pasukannya. Hingga membuat mereka yang melamin atau larut dalam pikiran mereka di buat sadar dan langsung melihat kearah Naruto dan pemimpin mereka dengan rasa was-was dalam hati mereka.


"Hallo Nona Mei, bagaimana kabar anda. Apakah semuanya baik-baik saja. " Ucap Naruto menyapa Mei yang ada di depannya.


"Ah ya Naruto semuanya baik-baik saja. " Ucap Mei berusaha bersikap wajar di depan Naruto.


"Baguslah kalau begitu. Kalau begitu aku akan kembali ketendaku untuk melakukan sarapan pagiku dan beristirahat. Oh Yah bila anda perlu sesuatu tinggal panggil saya saja. Nanti saya akan ke tenda anda. " Ucap Naruto kepada Mei dan berjalan menuju tendanya.


Semua shinobi rebellion di buat lega karena mereka terhindar dari hal yang tidak mereka inginkan.


"Kalau begitu kalian semua siapkan diri untuk kembali ke Kiri dan mulai hidup kita yang baru. Untuk yang mengalami luka bawa mereka ke Divisi medis. Ingat jangan pernah menyinggungnya jika kalian ingin hidup. Aku tidak akan bisa membantu kalian jika kalian menyinggungnya. " Ucap Mei kepada para shinobinya.


Semunya tentu telah mencatat baik-baik nama Naruto di pikiran mereka untuk tidak menyinggung di masa depan. Bahkan tanpa Mei peringatkan sekalipun mereka juga akan melakukannya. Karena jika mereka menyinggung Naruto, maka hanya ada kematian yang mengemaskan.


Tapi di satu sisi mereka juga senang karena telah memenangkan peperangan ini dan mereka dapat kembali dan berkumpul lagi dengan keluarga dan teman-teman mereka di Kiri.


Sedangkan Naruto saat ini sedang beristirahat di tendanya sambil menyapa sarapan paginya, yaitu ramen spesial buatan kekasihnya.


Setelah sarapan dan beristirahat sejenak, Naruto memutuskan untuk tidur sebentar untuk memulihkan stamina dan mentalnya. Karena bagaimanapun ini adalah perang dan pembantaian pertamanya. Jadi pastinya mentalnya akan sedikit berguncang karena melihat dan mendengar jeritan dan teriakan kesakitan di seluruh medan perang.


Sekitar 1 Jam kemudian Naruto bangun dari tidurnya dan memutuskan untuk menemui Mei di tendanya untuk menghilangkan bosannya di camp rebellion kiri dan sedikit bertanya-tanya kepada Mei.


Selama perjalanan menuju tenda comando milik Mei, Naruto merasa bahwa shinobi-shinobi pasukan rebellion sangat berbeda dari saat ia baru datang ke Camp tersebut. Tapi Naruto tidak terlalu menghiraukan hal seperti itu. Lagi pula menurut Naruto asalkan hidupnya damai dan sekitarnya damai maka itu sudah cukup baginya.


Setelah tiba di tenda comando milik Mei, Naruto langsung memutuskan untuk masuk kedalam tenda tersebut.


"Hallo Nona Mei. " Ucap Naruto menyapa Mei saat memasuki tenda Comandonya.


Ternyata yang ada di dalam tenda tersebut tidak hanya Mei saja. Tetapi ada juga beberapa shinobi di dalamnya, seperti Ao, Chojuro, Zabuza, dan beberapa shinobi lainnya.


Mei yang mendengar suara Naruto langsung menoleh kearah pintu masuk tenda dan ia dapat melihat seorang anak atau remaja berambut merah yang ia kenal.


"Oh Naruto, selamat datang. Apakah kau dapat beristirahat dengan tenang Naruto. " Ucap Mei kepada Naruto sambil berharap dalam hatinya jika Naruto dapat beristirahat dengan tenang di tendanya dan tidak ada shinobinya yang mengganggu.


"Oh tentu, aku dapat beristirahat dengan nyenyak tadi. Oh sepertinya di sini sedang ada rapat, jadi sebaiknya aku keluar saja takutnya aku malah mengganggu rapat kalian. Kalau begitu aku undur diri terlebih dahulu. " Ucap Naruto saat melihat orang-orang yang sedang berkumpul di dalam tenda dan memutuskan untuk pergi dari sana supaya tidak mengganggu Mei dan orang-orangnya.


"Oh kau tidak mengganggu sama sekali kok Naruto. Lagi pula kami hanya membahas hal-hal biasa saja. Jadi kau tidak mengganggu kami Naruto. Jadi ada keperluan apa anda kemari Naruto. " Ucap Mei berusaha sebisa mungkin untuk tidak menyinggung Naruto. Karena kejadian yang menimpa Yagura dan pasukannya masih terngiang di kepalanya hingga sekarang. Jadi Mei berusaha sebisa mungkin untuk membuat Naruto nyaman selama ada di Camp atau Kirigakure.


"Tidak ada hal khusus, aku kemari hanya ingin menemuimu saja. Juga aku ingin mengetahui situasi terbaru saat ini. Jadi santai saja dan tolong jangan terlalu tegang terhadapku. " Ucap Naruto menjawab pertanyaan Mei dan merasa enak saat melihat orang-orang yang ada di sana seperti terlihat tegang saat dirinya memasuki tenda tersebut.


Karena Naruto merasa ia seperti halnya seorang teman yang ingin memalak mereka dan mengancam mereka.


"Situasi saat ini sudah mulai membaik, kami juga memutuskan untuk kembali ke Kiri untuk menyetabilkan keadaan di sana. " Ucap Mei menjelaskan situasi yang terjadi di sana.


" Oh begitukah, kalau begitu syukurlah. Apakah aku boleh mengikuti kalian Ke Kiri, maksudku memasuki Kiri. Karena aku cukup penasaran dengan Kiri. " Ucap Naruto bertanya.


"Tentu Naruto, kau bisa memasuki Kiri sesukamu. " Ucap Mei memperoleh kan Naruto memasuki Kiri dan di angguki oleh orang-orang yang ada di sana.


Lagi pula menurut Mei dan yang lainnya Naruto adalah pahlawan mereka yang telah membantu memenangkan peperangan ini.


"Oh begitukah, kalau begitu terima kasih telah mengizinkanku memasuki Kiri. Kalau begitu aku pamit berkeliling terlebih dahulu. Oh mungkin aku akan langsung memasuki Kiri setelah berkeliling di Camp ini. Apakah boleh. " Ucap Naruto meminta izin.


"Oh tentu Naruto, kau bebas melakukan apapun yang kau mau disini. " Ucap Mei.


"Oh begitukah, kalau begitu aku ingin membawamu pulang kalau begitu Nona Mei. " Ucap Naruto asal.


Mei dan yang lain di buat melebarkan mata mereka saat mendengar ucapan Naruto tadi. Khususnya Mei yang mendengar hal itu membuatnya berpikir hal-hal yang aneh-aneh. Hingga membuatnya merona.


Naruto yang melihat raut wajah Mei dan yang lain membuat nya ingin tertawa karenanya. Karena menurutnya agak cukup lucu raut wajah mereka saat ini.


"Hahahahahahaha, saya hanya bercanda Nona Mei. Jadi jangan terlalu di pikirkan, kalau begitu aku pergi dulu. " Ucap Naruto keluar tenda dan meninggalkan mereka semua.

__ADS_1


__ADS_2