The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 83


__ADS_3

Sebelumnya.


"Tapi Kakak, aku ingin menyelamatkan Ibu dari orang itu. Aku tidak ingin iIbu kenapa-napa, ihi.......... " Ucap anak laki-laki tersebut atau yang bernama Inari kepada sang Kakek Tazuna dengan air mata yang mulai menetes. Karena ia sangat menghawatirkan Ibunya, Inari mengira Ibunya dalam bahaya di dalam kamar ibunya bersama lima orang yang memiki wajah yang sama.


"Inari tenanglah dirimu, saat ini ibumu sedang di sembuhkan oleh orang yang ada di dalam sana atau yang bernama Naruto. Jadi kamu tenang saja, percaya pada Kakek bahwa Ibumu akan baik-baik saja. " Ucap Tazuna menengankan cucunya Inari.


Inari yang mendengar ucapan kakeknya hanya mengangguk. Walaupun ia masih menatap Ibunya dengan raut wajah yang khawatir.


Lanjut...................


Sedangkan Naruto saat ini sedang berkonsentrasi untuk menyembuhkan luka infeksi dalam milik Tsunami dan mengontrol cakranya sehalus dan sebaik mungkin untuk meningkatkan keberhasilan proses penyembuhan tersebut.


Setengah jam kemudian akhirnya Naruto telah berhasil menyembuhkan infeksi dalam milik Tsunami selama ini tanpa kegagalan sedikitpun.


"Fiuh....... Akhirnya berhasil juga. " Ucap Naruto menghela nafas karena akhirnya ia berhasil menyembuhkan luka infeksi milik Tsunami.


Setelah itu Naruto langsung mengecek keadaan Tsunami untuk yang terakhir kalinya. Untuk memastikan hasil dan keadaan Tsunami setelah proses penyembuhan tadi.


Setelah beberapa saat akhirnya Naruto telah selesai mengecek keadaan Tsunami dan Naruto dapat bernafas lega. Karena keadaan Tsunami baik-baik saja dan yang terpenting infeksinya telah sembuh.


Setelah semuanya selesai, Naruto langsung membuka pelindung yang ia buat dan berjalan menuju Tazuna yang sedang bersama seorang anak kecil yang tidak Naruto kenal.


Tazuna yang melihat Naruto berjalan kearahnya langsung menanyakan keadaan Putrinya Tsunami.


"Naruto bagaimana keadaan Putriku, apakah ia baik-baik saja dan apakah penyakitnya telah sembuh. " Ucap Tazuna mengajukan beberapa pertanyaan kepada Naruto secara beruntun.


"Anda tenang saja Tazuna-san, keadaan Tsunami-san baik-baik saja dan untuk infeksinya telah sembuh. Untuk saat ini biarkan Tsunami-san beristirahat terlebih dahulu. " Ucap Naruto menjawab pertanyaan Tazuna.


Tazuna yang mendengar jawaban dari Naruto bernafas lega dan bersyukur. karena akhirnya penyakit Putrinya telah sembuh.


"Sekali lagi aku sangat berterima kasih kepadamu Naruto. Karena kau sudah mau menyembuhkan Putriku Tsunami. " Ucap Tazuna berterima kasih sambil menundukan badanya.


"Tidak perlu seperti itu Paman, tolong angkatlah kepalamu. Lagi pula ini juga keinginanku sendiri dan bukanya sudah kewajiban kita sebagai sesama mahluk hidup untuk saling membantu. " Ucap Naruto kepada Tazuna.


Tazuna yang mendengar ucapan Naruto merasa beruntung dapat bertemu dengan orang sebaik Naruto. Tazuna juga merasa bersalah dan malu karena sebelumnya ia meremehkan dan meragukan kemampuan Naruto.


Kakashi yang melihat Naruto merasa bangga dan juga salut kepada kepribadian yang Naruto miliki.


"Guru kau memiliki seorang anak yang hebat. Aku berjanji akan selalu menjaga putramu Guru. " Ucap Kakashi dalam hati sambil memandang Naruto.


"Naruto apakah aku boleh melihat keadaan Putriku. " Ucap Tazuna kepada Naruto meminta izin untuk melihat keadaan Putrinya.


"Tentu Tazuna-san, Silahkan saja. " Ucap Naruto memperbolehkan Tazuna untuk melihat keadaan Putrinya.


Tazuna yang mendapatkan izin dari Naruto mengangguk dan berterima kasih. Setelah itu Tazuna memasuki ruangan kamar Tsunami bersama cucunya Inari untuk melihat keadaan Putrinya dan Ibunya.


Sakura yang sedari tadi melihat kearah Naruto melakukan penyembuhan kepada Tsunami di buat kagum akan keahlian Naruto dalam ilmu Medis-Ninnya sampai tidak berkedip sama sekali. Tapi Sakura langsung sadar saat Tazuna memasuki ruangan Tsunami bersama cucunya dan langsung menatap Naruto dan memintanya untuk beristirahat.


"Naruto-kun sebaiknya kau beristirahat, karena pasti kau sangat capek setelah menyembuhkan Tsunami tadi. Di tambah juga kita baru sampai di Negeri Ombak. Pasti kau sangat capek, jadi lebih baik kau beristirahat. " Ucap Sakura kepada Naruto.


"Sakura benar Naruto, lebih baik sekarang kau beristirahat untuk memulihkan stamina dan cakramu. " Ucap Kakashi yang setuju akan ucapan Sakura tadi.


"Yah mungkin kau benar Sakura, kalau begitu aku akan pergi dulu Guru. Mungkin aku akan kembali saat malam hari Guru Kakashi. " Ucap Naruto yang meminta izin kepada Gurunya.


Tetapi sebelum Kakashi bertanya Kemana Naruto akan pergi Naruto sudah menghilang menggunakan Jutsunya. Kakashi yang melihat itu hanya menghela nafas saja.

__ADS_1


Tetapi berbeda dengan Sakura yang penasaran Kemana Naruto akan pergi. Hingga Sakura memutuskan bertanya kepada Gurunya.


"Guru, memangnya Naruto-kun ingin pergi kemana. " Ucap Sakura penasaran.


"Aku juga tidak tau Sakura. " Ucap Kakashi menjawab pertanyaan muridnya perempuannya.


Sedangkan Naruto saat ini ada di sebuah hutan yang tidak mau dari rumah milik Tazuna. Setelah berbicara dengan Gurunya Naruto langsung pergi kesana.


"Nah sepertinya di sini cocok untuk beristirahat dan memulihkan diri. " Ucap Naruto mencari tempat untuk mengitirahatkan dirinya. Sampai ia memukan sebuah pohon yang menurutnya cukup nyaman untuk ia mengistirahatkan dirinya.


Setelah itu Naruto langsung duduk di bawah pohon tersebut dan mendengarkan tubuhnya di pohon tersebut.


"Hah sebaiknya aku beristirahat sebentar sebelum aku menemui Zabuza. Kalau dari ingatan milik Zabuza, saat ini Kirigakure sedang mengalami perang saudara di karenakan kebijakan yang di ambil oleh Mizukage Ke-4 Yagura untuk menyingkirkan para pengguna kekkei Genkai. Sepertinya ini bagus juga untukku, karena jika aku dapat membantu pasukan rebellion atau pasukan pemberontakan tersebut dan dapat memenangkan peperangan tersebut, maka aku akan mendapatkan sebuah aliansi dan kepercayaan dari Kirigakure nantinya. Hahahaha benar-benar aku harus melakukan hal tersebut, karena sisi baiknya juga Clan dapat dengan mudah menunjukan diri kembali ke dunia shinobi ini. " Ucap Naruto yang berpikir akan membantu perang Kirigakure dan membuat aliansi untuk pijakan dirinya dan Clannya di masa depan.


Naruto berpikir seperti itu karena ia tidak bodoh untuk memperkenalkan kembali Clannya kepada dunia luar setelah bertahun-tahun mengasingkan diri tanpa adanya persiapan. Karena jika nantinya Naruto mengambil kebijakan sebagai Raja Uzushio untuk membuka diri kepada dunia luar tanpa adanya persiapan maka hanya dapat membahayakan dirinya dan Clannya nanti. Apa lagi untuk para musuh Uzumaki di masa lalu. Pastinya mereka akan mencoba menghancurkan Uzumaki lagi jika mereka tau bahwa Uzumaki masih berdiri kokoh. Maka dari itu Naruto berusaha untuk membuat aliansi atau kerjasama kepada siapapun itu termasuk mereka yang memiliki wewenang atau koneksi yang besar. Karena itu semua nantinya dapat membantu Naruto jika ia dalam kesulitan nantinya.


Setelah dirasa cukup beristirahatnya Naruto langsung menyiapkan diri untuk menemui Zabuza dan memulai rencananya. Untungnya Naruto sebelumnya telah meletakan segel jutsunya di tubuh Zabuza, jadi ia mudah untuk menemui Zabuza.


Sedangkan di sebuah ruangan seperti sebuah kamar terdapat dua orang shinobi dengan satu orang pria dewasa yang sedang berbaring dia atas ranjang dengan perban di seluruh tubuhnya dan satu orang wanita muda yang mungkin seumuran dengan Naruto sedang merawat pria yang sedang berbaring di atas ranjang.


"Kau jangan banyak bergerak terlebih dahulu Zabuza-san. Luka-lukamu ini terlalu banyak dan cukup dalam. Aku benar-benar tidak habis pikir jika seorang Momochi Zabuza bisa kalah dengan seorang Genin. Hahahahahahaahahah, kira-kira bagaimana yah ekspresi orang-orang yang mendengar berita ini. Aku yakin mereka akan tertawa sekencang-kencangnya. Hahahahahaha. " Ucap wanita muda tersebut yang sedang merawat pria dewasa itu sambil mengejeknya.


Pria dewasa atau yang ternyata bernama Momochi Zabuza yang mendengar dirinya di ejekan wanita muda yang ada di dekatnya di buat emosi dan tidak terima.


"Kurang ngajar kau Haku, awas saja bila aku sudah pulih. Akan aku siksa kau, lihat saja nanti jika aku sudah pulih akan aku balas bocah kurang ngajar itu. " Ucap Pria dewasa atau Momochi Zabuza kepada wanita muda tersebut atau yang bernama Yuki Haku dengan nada emosi.


"Yayayaya terserah dirimu saja, yang penting sekarang kau jangan banyak bergerak terlebih dahulu. " Ucap Haku kepada Zabuza.


Saat Haku sedang merawat Luka-luka Zabuza karena hasil dari pertempurannya dengan Naruto sebelumnya, tiba-tiba di kagetkan dengan kemunculan seseorang secara tiba-tiba dan membuat mereka kaget akan kemunculannya.


"Siapa kau dan mau apa kau kemari. Tunggu bukanya kau shinobi yang mengalahkan Zabuza tadi, jadi mau apa kau kemari Hah. " Ucap Haku dengan posisi siaga.


"Apa maksudmu Hah. " Ucap Haku kepada pria tersebut.


"Baiklah baiklah sepertinya kita akan langsung keintinya saja. Kedatanganku kesini adalah untuk menawarkan bantuan kepada pasukan rebellion kalian. " Ucap Naruto yang langsung kepada tujuannya kesana. Karena melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk berbasa-basi.


Zabuza dan Haku yang mendengar ucapan Naruto di buat mengerutkan keningnya dan bangun apa maksud dari Naruto.


"Apa maksudmu bocah. " Ucap Zabuza yang angkat bicara karena merasa bingung dengan maksud dari Naruto.


"Ya ampun, apakah kalian tidak mengerti maksud dariku tadi. Hah baiklah akan aku ulangan lagi oke, maksud dari kedatanganku kemari adalah untuk membantu pasukan rebellion kalian untuk menggulingkan kekuasaan Mizukage Ke-4 Yagura yang telah semena-mena itu. Apakah kalian sudah paham. " Ucap Naruto mengulangi ucapannya kepada Zabuza dan Haku.


"Kenapa kami harus percaya kepadamu jika dirimu akan membantu kami. Lagi pula kau juga bukan shinobi Kiri, jadi untuk apa kau membantu kami. " Ucap Haku kepada Naruto.


Sedangkan Zabuza yang mendengar ucapan dan tawaran Naruto tadi di buat berpikir. Karena menurutnya jika Naruto benar dapat membantu mereka maka tingkat kemenangan mereka akan semakin tinggi. Karena mengingat kekuatan milik Naruto sebelumnya dan di tambah Zabuza juga merasa bahwa Naruto masih menyembunyikan kekuatanya.


Naruto yang mendengar ucapan Haku tentu memahaminya. Lagi pula siapa juga yang mau repot-repot membantu orang lain sedangkan dirinya bisa bersantai dan menikmati hidup. Apa lagi yang akan di hadapi adalah peperangan sebuah tempat di mana setiap orang pasti akan mati atau setidaknya akan mengalami kerugian dalam hidupnya setelah perang.


"Apa yang membuatmu ingin membantu kami bocah. " Ucap Zabuza berusaha percaya kepada Naruto dan memastikan tujuan Naruto membatu mereka.


"Zabuza-san untuk apa kau percaya kepada dia. Dia adalah musuh kita. " Ucap Haku kepada Zabuza.


"Kau diam dulu Haku. " Ucap Zabuza memerintahkan Haku untuk diam.


Haku yang mendengarkan ucapan Zabuza di buat mendengus kesal dan hanya menatap Naruto dengan intens.

__ADS_1


"Aku tidak memiliki tujuan apapun dalam hal ini. Aku hanya ingin melihat dunia ini menjadi damai tanpa adanya peperangan atau apapun itu. Karena peperangan hanya meninggalkan sebuah luka dan dendam tiada akhir. Maka dari itu aku membantu kalian, supaya kalian dapat menikmati ketenangan. Ya walaupun mungkin ada sedikit yang aku inginkan, yaitu sebuah hubungan persahabatan antara aku dan Kirigakure itu saja. Jadi bagaimana Momochi Zabuza. " Ucap Naruto menjelaskan kepada Zabuza.


"Kau kira kami akan percaya begitu saja kepadamu Hah. " Ucap Haku kepada Naruto.


"Aku tau kalian tidak akan percaya begitu saja kepadaku. Lagi pula kita juga tidak memiliki hubungan apapun. Tapi kalain harus ingat ini, kita masih memiliki sebuah hubungan, yaitu hubungan antar makhluk hidup yang harus saling membantu jika ada yang membutuhkan. " Ucap Naruto kepada Haku.


Zabuza yang mendengar penjelasan Naruto tadi dan melihat mata milik Naruto yang menunjukkan sebuah keseriusan tanpa ada yang di sembunyikan membuatnya percaya dengan apa yang Naruto ucapkan Naruto.


"Baiklah kalau begitu, aku percaya kepadamu bocah. Tapi aku tidak dapat mengambil keputusan disini untuk mengizinkan membantu kami. Jadi kami harus membawamu terlebih dahulu ke pemimpin kami. " Ucap Zabuza menerima tawaran bantuan dari Naruto.


Haku yang mendengarkan keputusan Zabuza di baut melotot tak percaya. Karena dengan mudahnya Zabuza menyetujui tawaran pria yang ada di depannya ini. Tapi ia juga tidak bisa membantah ucapan Zabuza, karena Zabuza adalah atasannya. Jadi Haku hanya dapat pasrah saja.


"Tidak masalah kalau begitu, lagi pula aku juga mengerti akan hal tersebut. " Ucap Naruto menyetujui ucapan Zabuza tadi.


"Baguslah kalau begitu. " Ucap Zabuza.


"Kau begitu kapan kita akan pergi menghadap pemimpin kalian. Kalau boleh aku sarankan lebih baik kalian tidak perlu melanjutkan misi kalian. Karena kalian hanya di manfaatkan oleh Si Gato busuk itu. " Ucap Naruto kepada Zabuza dan Haku.


Haku dan Zabuza yang mendengarkan ucapan Naruto di buat mengerutkan kening mereka heran.


"Dari mana kau tau Hah. " Ucap Haku tidak percaya dengan ucapan Naruto tadi.


Naruto yang mendengar ucapan Haku langsung mengeluarkan sebuah gulungan dan memberikannya kepada Zabuza dan Haku.


Sebenarnya gulungan tersebut adalah sebuah bukti yang Naruto peroleh dari para ANBU Uzushio yang ia perintahkan untuk memata-matai Gato. Dalam gulungan tersebut ada sebuah bukti bahwa Gato hanya memanfaatkan Zabuza dan Haku saja tanpa ada niat sedikitpun untuk membayar jasa mereka. Bahkan Gato berniat membunuh Zabuza dan haku saat lengah.


Zabuza dan Haku yang melihat gulungan itu langsung mengambilnya dan membacanya. Setelah beberapa saat akhirnya mereka telah membaca semuanya dan mereka di buat emosi karenanya.


"Kurang ngajar kau Gato. " Ucap Zabuza dan Haku secara bersamaan.


"Jadi bagaimana sekarang Zabuza-san. " Ucap Haku bertanya kepada Zabuza.


"Akan aku cabik-cabik orang itu sekarang juga. " Ucap Zabuza berusaha berdiri.


Tapi sebelum ia dapat berdiri Naruto telah mencegahnya terlebih dahulu.


"Tunggu dulu Zabuza-san, lebih baik kau biarkan saja dia. Karena aku memiliki rencana untuk memberikannya pelajaran nanti. Untuk sekarang lebih baik kau aku sembuhkan terlebih dahulu. Supaya kita dapat cepat-cepat bertemu dengan pemimpin kalian dan aku dapat dengan cepat membantu kalian. Karena sebenarnya aku juga ingin menguji jutsuku saat melawan pasukan Yagura. " Ucap Naruto kepada Zabuza dan mulai menyembuhkan Zabuza dengan Ninjutsu Medisnya.


Zabuza dan Haku di buat melotot saat melihat Naruto dapat menggunakan Ninjutsu Medis di usia muda.


"Memang apa yang kau rencanakan kepada Gato. " Ucap Haku.


"Aku hanya ingin kalian membuat sebuah Clon darah untuk tetap disini dengan tetap mengikuti perintah dari Gato dan untuk selebihnya biar aku yang urus. Jadi kalian bisa tenang. " Ucap Naruto kepada Zabuza dan Haku.


Zabuza dan Haku hanya dapat mengangguk setuju dengan ucapan Naruto saja.


"Baiklah, sekarang coba kau gerakan tubuhmu Zabuza. " Ucap Naruto yang telah selesai menyembuhkan Zabuza.


Zabuza yang mendengar itu langsung mencoba menggetarkan dan merasakan tubuhnya. Zabuza merasa bahwa ia telah benar-benar pulih sepenuhnya dan dapat bertarung dengan bebas lagi.


Haku yang melihat Ninjutsu Medis Naruto hanya dapat menganga tidak percaya. Karena menurutnya Ninjutsu Medis Naruto sangat tinggi hingga dapat menyembuhkan Zabuza dengan singkat. Sebenarnya Zabuza juga merasa terkejut tetapi ia tidak peduli akan hal tersebut.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hallo semuanya ✋✋✋

__ADS_1


Maaf kemarin tidak Up, itu di karenakan saya sedang merevisi ulang kata atau kalimat yang salah atau kurang di Chapter-chapter sebelumnya.


Sekali lagi saya mohon maaf jika mengecewakan Kakak-kakak dan Senior semua.


__ADS_2