The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 76


__ADS_3

Sebelumnya.


Anjing tersebut hanya dapat menuruti perintah dari Uzumaki Rin dan mengambil kunai tersebut.


"Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu dan kau cepatlah. Karena aku masih ada urusan. " Ucap Anjing tersebut pergi dengan membawa kunai yang di berikan oleh Rin.


Setelah itu Uzumaki Rinn langsung menyiapkan dirinya sebelum berangkat kembali ke Uzushio dan melaksanakan tugas dari Naruto.


Lanjut..............


Sedangkan Naruto saat ini telah berada di kantor Hokage atau lebih tepatnya di ruangan aula misi Konoha untuk mengambil misinya hari ini bersama dengan Guru pembimbing Hatake Kakashi dan kedua rekan satu Timnya Haruno Sakura dan Uciha Sasuke.


"Baiklah Tim 7 akan melakukan mi.... " Ucap Hokage Ke-3 terpotong oleh Naruto.


"Aku harap hari ini kau tidak memberikan misi menemani atau menjaga anak pengusaha atau para pengusaha. Karena kami telah melakukan misi seperti itu selama dua bulan dan klien kami selalu seorang wanita muda atau dewasa. Kau tau aku hampir setiap hari selama dua bulan ini selalu di interogasi oleh Ino-chan, Hinata-chan dan Ayame-chan setelah melakukan misi dan itu sangat membuatku stres. Kau tau aku lebih baik kau suruh membersihkan kandang hewan yang tidak pernah di bersihkan selama beberapa bulan dari pada melakukan misi seperti itu. Aku tidak peduli akan bayaran misi yang besar atau kecil. Jadi aku mohon berikanlah misi yang seperti Tim lain atau syukur-syukur kau dapat memberikan kami misi mengawal keluar desa. Karena aku agak bosan setiap hari melihat itu-itu saja. " Ucap Naruto yang menceritakan nasibnya selama dua bulan terakhir sambil berjongkok dan menundukan kepalanya. Seperti orang yang sudah bosan hidup dan merasa ingin mati saja.


Hokage Ke-3 dan orang-orang yang ada di ruangan itu melihat Naruto seperti melihat orang yang memiliki beban hidup yang besar dan tidak dapat mengatasinya.


"Hah baiklah, kalau begitu kalian akan aku berikan misi Rank C yaitu mengawal seseorang. " Ucap Hokage Ke-3 kepada Tim 7 sambil menghela nafas.


"Aku harap misi ini tidak mengawal seorang pengusaha yang merepotkan atau sebagainya yang dapat merepotkanku nantinya. " Ucap Naruto yang masih ragu kan misi yang Hokage Ke-3 berikan kepada Timnya.


"Hokage-sama apakah anda yakin akan memberikan misi Rank C kepada Tim 7. " Ucap Seseorang yang ada di sana kepada Hokage Ke-3.


"Aku yakin dengan dengan keputusanku ini Iruka. " Ucap Hokage Ke-3 kepada orang ayang tadi berbicara yang ternyata adalah Guru Iruka tau mantan wali kelas Naruto di akademi.


Iruka dan yang lain hanya dapat terdiam dan setuju dengan keputusan Hokage Ke-3. Karena mereka yakin bahwa Hokage Ke-3 telah memikirkanya dengan baik.


"Baiklah kalau begitu panggilan orangnya yang akan Tim 7 kawal dalam misi kali ini. " Ucap Hokage Ke-3 kepada seseorang untuk memanggil klien Tim 7.


Beberapa saat kemudian muncullah seorang pria yang cukup tua dengan jenggot putih dan memang sebuah botol. Jika di lihat pria tua tersebut seperti sedang mabuk.


"Apakah mereka yang akan mengawaku kembali ke Negeri Ombak. Sepertinya mereka tidak cukup kuat. " Ucap pria tua itu mencibir Tim 7 saat melihatnya.


Naruto. yang melihat itu langsung mengangkat alisnya. Karena sedikit merasa terhina akan ucapan pria tua itu. Tetapi Naruto berusaha menenangkan dirinya supaya tidak membunuh orang yang ada di depannya itu. Tetapi Naruto merasa ada yang janggal dengan pria tua tersebut saat mendengarnya berbicara tadi. Seolah-olah ada yang di sembunyikan.


Naruto memutuskan untuk menggunakan kemampuan mata Galaxynya untuk membaca pikiran pria tua tersebut dan mencari informasi apa yang di sembunyikan olehnya. Setelah beberapa saat akhirnya Naruto memahami apa yang sedang pria tua tersebut sembunyikan. Jadi Naruto berusaha menjebak dan memanfaatkannya.


"Ehem sepertinya ada yang tidak beres disini. " Ucap Naruto dengan senyum sinis di bibirnya.


Pria tua tersebut yang mendengarkan ucapan Naruto merasakan firasat buruk akan akan terjadi.


Sedangkan Hokage Ke-3 dan yang lain di buat bingung dengan apa yang Naruto ucapkan tadi.


"Apa maksudmu Naruto-kun. " Ucap Sakura bertanya.


Naruto yang mendapat pertanyaan dari Sakura dan melihat raut wajah bingung dari orang-orang di buat tersenyum.


"Kakek boleh aku meminta rincian tentang misi ini. " Ucap Naruto kepada Hokage Ke-3.


Hokage Ke-3 hanya mengangguk dan langsung memberikan gulungan misinya.

__ADS_1


Naruto langsung mengambil gulungan misi itu dan langsung membacanya secara seksama supaya tidak ada informasi yang tertinggal. Setelah beberapa saat akhirnya Naruto telah membaca semuanya dan langsung menatap pria tua tadi.


"Nama anda adalah Tazuna, seorang tukang kayu terkenal di Negeri ombak, apakah aku benar Tazuna-san. " Ucap Naruto memastikan kepada pria tua itu.


Sedangkan pria tua itu hanya menganggukan kepalanya sebagai tanda membenarkan.


"Bila dari yang saya baca dalam gulungan ini misi kami hanya mengawalmu kembali ke negerimu dan menjagamu selama pembangunan jembatan penghubung antara Negeri Ombak dan Negeri Api. Tapi saya tidak percaya atau kurang yakin akan kebenaran dengan rincian misi dalam gulungan ini. Jadi saya ingin bertanya kepada anda untuk terakhir kalianya Tazuna-san. Apakah anda sudah memberikan rincian misi dengan benar atau masih ada yang anda sembunyikan. " Ucap Naruto serius menatap pria tua bernama Tazuna itu.


"Te.... Tentu saya telah memberikan rincian misi dengan yang benar. " Ucap Tazuna gugup. Tazuna merasa bahwa apa yang telah ia sembunyikan telah terungkap.


Semuanya benar-benar di buat bingung dengan ucapan Naruto tadi. Mereka tidak atau belum memahami dengan apa yang Naruto tanyakan kepada Tazuna. Karena mereka merasa semuanya normal-normal saja.


"Naruto-kun sebenarnya apa maksudmu, dia itu calon Klien kita. Ucap Sakura kepada Naruto


"Benar Naruto kau jangan seperti itu kepada Klien kita. " Ucap Kakashi memberi nasihat kepada Naruto.


Naruto yang mendengar ucapan dari Sakura dan Gurunya di buat tersenyum sinis.


"Maaf saja Guru, saya tidak akan seperti ini jika tidak menyangkut keselamatan Tim kita nantinya hanya karena kurangnya informasi misi. Bahkan dalam perang saja kita harus mengetahui informasi musuh dari keunggulan sampai kelemahan. Supaya kita dapat mengatur strategi dengan baik dan benar. Jika informasi kita sangat kecil bahkan tidak benar atau salah maka hanya dapat membuat kita mati konyol nantinya. Jadi Tazuna-san sekali lagi saya bertanya kepada anda. Apakah anda yakin telah memberikan informasi misi yang sesuai kepada kami. Maaf saja Tazuna-san, bila anda tidak memberikan informasi misi dengan benar itu sama saja anda bunuh diri. Bahkan bila anda menyewa Shinobi tingkat Jonin sekalipun. " Ucap Naruto yang mulai malas.


Tazuna yang mendengarkan itu hanya dapat terdiam dengan keringat yang mulai bercucuran.


Sedangkan yang lain masih belum mengerti dengan ucapan Naruto sejak tadi.


"Begini saja Tazuna-san, saya akan membatu anda dalam misi ini. Tetapi anda harus memberikan informasi misi secara lengkap sesuai yang ada miliki. Bagaimana? jika anda setuju maka pegang tangan saya. Tapi jika tidak juga tidak masalah, Karena kalau saya lihat dari raut wajah anda sepertinya ini adalah misi yang sangat penting dan berharga. " Ucap Naruto kepada Tazuna sambil mengulurkan jabat tangannya kepada Tazuna.


Tazuna yang mendengar ucapan Naruto di buat bimbang. Tapi di satu sisi ia berpikir Naruto hanyalah anak kecil saja.


"Ingat Tazuna-san jangan pernah memandang orang dari luarnya atau penampilannya saja. Jika anda memandang saya dan Tim saya hanya karena kami masih kecil maka anda salah. Bahkan Mizukage Ke-4 Yagura dari Kirigakure saja memiliki tubuh yang kecil seperti anak-anak. Tidak hanya Mizukage Ke-4 saja bahkan Tsuchikage Ke-3 Onoki juga memiliki bentuk tubuh yang kecil. Jadi anda jangan pernah menilai dari sampulnya saja. Mungkin bisa saja hal yang terlihat jelek dari luar tetapi di dalamnya sangat berkualitas. " Ucap Naruto Kepada Tazuna.


Tazuna yang mendengarkan ucapan Naruto tadi di buat tersentak kaget. Karena ia merasa baru saja di beri nasihat oleh seseorang yang bisa di katakan seumuran cucunya.


Hokage Ke-3 dan orang-orang yang ada di sana di buat kagum dengan ucapan Naruto tadi. Karena yang di ucapkan Naruto tadi sangatlah benar dan sangat mendalam maknanya.


Tazuna saat ini benar-benar merasa bimbang akan keputusannya. Tazuna takut jika ia mengatakan yang sebenarnya maka ia tidak dapat menyewa shinobi untuk mengawalnya dan otomatis ia dan keluarganya akan dalam bahaya.


Setelah beberapa saat Tazuna akhirnya memutuskan untuk menerima jabat tangan Naruto. ia berpikir jikapun nantinya ia tidak mendapat pengawalan shinobi maka ia hanya dapat pasrah saja.


"Baiklah saya akan menjelaskan semuanya kepada anda. " Ucap Tazuna menjabat tangan Naruto.


Naruto yang mendengar jawaban Tazuna di buat tersenyum puas kan jawaban Naruto.


Setelah itu Tazuna langsung menceritakan dan menjelaskan semuanya kepada Naruto, Hokage Ke-3, dan semuanya yang ada di sana secara rinci dan jelas.


Beberapa saat kemudian Tazuna telah menceritakan dan menjelaskan semua informasi yang ia miliki secara rinci.


"Hokage-sama ini sudah bukan misi Rank C. Tapi ini sudah menjadi misi Rank B atau bahkan misi Rank A. Karena yang sedang kita hadapi adalah Gato pengusaha yang cukup terkenal. " Ucap Kakashi kepada Hokage Ke-3 setelah mendengarkan apa yang Tazuna tadi ucapkan.


Hokage Ke-3 yang mendengarkan semua ucapan dari Tazuna di buat menganggukan kepalanya. Ia juga membenarkan apa yang Kakashi ucapkan kan tadi tentang kenaikan tukaran misinya.


"Hokage-sama saya akan mengambil misi ini dengan Tim atau tanpa Tim. " Ucap Naruto kepada Hokage Ke-3.

__ADS_1


Hokage Ke-3 dan semuanya di buat kaget dengan ucapan Naruto tadi dan merasa mereka salah mendengar ucapan Naruto tadi.


"Naruto-kun bukankah itu berbahaya, bagaimana jika kamu kenapa-napa. " Ucap Sakura yang juga kaget dan khawatir dengan keputusan mendadak Naruto.


"Benar Naruto misi ini sangatlah berbahaya. Kau masih terlalu dini untuk misi ini. " Ucap Iruka yang juga khawatir dengan keadaan Naruto.


"Maaf Guru Iruka ini sudah keputusan saya dan saya tidak akan pernah menarik kembali kata-kata saya. Saya juga tidak akan melakukan sesuatu yang tidak saya yakini. Jadi anda tenang saja Guru dan terima kasih sudah mengkhawatirkan saya. " Ucap Naruto kepada Guru Iruka.


Hokage Ke-3 yang mendengar keputusan Naruto hanya dapat pasrah. Lagi pula ia juga percaya akan kemampuan Naruto.


"Baiklah aku mengizinkanmu pergi. " Ucap Hokage Ke-3.


Guru Iruka dan Kakashi hanya dapat pasrah akan keputusan Naruto dan Hokage Ke-3. Lagi pula ia tidak bisa membantah keputusan Hokage.


"Kalau begitu aku akan ikut dengan Naruto-kun. " Ucap Sakura yang membulatkan tekadnya untuk mengikuti Naruto. Lagi pula ia juga khawatir jika Naruto kenapa-napa.


"Apakah kau yakin Sakura. " Ucap Naruto bertanya kepada Sakura.


"Aku sangat yakin akan keputusanku Naruto-kun. Bukankah dalam ujian bel sebelumnya kita telah di uji akan kerja sama tim. Lagi pula untuk apa gunanya tim jika tidak saling membantu. Mungkin aku tidak akan terlalu membatu, tapi aku akan berusaha supaya tidak menjadi bebanmu nanti. " Ucap Sakura dengan penuh keyakinan dari sorot matanya.


Naruto yang mendengar keputusan Sakura di buat tersenyum. Karena setidaknya rekan kunoichinya ini sudah dapat merubah sedikit demi sedikit sifat dan pola pikirnya.


"Terima kasih Sakura-chan dan mohon bantuannya. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.


"Sa.... Sama-sama Na.. Naruto-kun dan mo......mohon bantuannya. " Ucap Sakura gugup dengan wajah merona saat melihat senyum Naruto.


Kakashi selaku Guru pembimbing Tim 7 yang melihat kerja sama tim Naruto dan Sakura di buat tersenyum dan senang. Karena setidaknya dalam Timnya ini masih memiliki kerja sama tim. Mungkin lambat laun kerja sama tim 7 akan lebih baik kedepannya yang Kakashi pikirkan.


"Hey kau Uciha, kau akan ikut tidak. " Ucap Naruto agak malas dengan Uciha terakhir itu karena mengingat sifatnya.


"Ya. " Ucap Sasuke singkat.


"Sabar Naruto sabar jangan kau sampai mencincangnya. " Ucap Naruto dalam hati yang sedikit emosi saat melihat sikap rekan artinya itu.


"Kalau itu keputusan kalain maka baiklah kita akan berangkat bersama menjalankan misi ini. " Ucap Kakashi yang tentunya akan ikut bila Timnya menjalankan sebuah misi. Apa lagi ini adalah misi keluar desa untuk pertama kalinya untuk Tim 7.


"Tapi sebelum kita berangkat aku ingin mengajukan sebuah syarat kepada anda Tazuna-san. Syaratnya adalah jika saya atau Konoha membutuhkan jasa anda sebagai tukang kayu maka anda harus siap jika di butuhkan. Bagaimana?. " Ucap Naruto mengajukan sebuah syarat kepada Tazuna.


Hokage Ke-3 yang mendengarkan ucapan Naruto tadi di buat tersenyum. Karena syarat yang Naruto ajukan sangat berguna atau bermanfaat bagi Konoha di masa depan.


"Baik aku akan selalu siap jika kau atau Konoha membutuhkan jasamu dan itupun bila misi ini sukses. " Ucap Tazuna setuju akan syarat yang Naruto ajukan. Lagi pula syarat itu tidak terlalu membebaninya.


"Hahaha senang berbisnis dengan anda Tazuna-san. Tenang saja aku akan menjagamu dan keluargamu selama kau membangun jembatan itu. Selagi di telapak tanganmu masih ada segel jutsuku maka nyawamu ada di tanganku Tazuna-san. " Ucap Naruto tersenyum senang.


Tazuna yang mendengarkan ucapan Naruto langsung melihat telapak tangannya dan benar saja jika di sana ada sebuah segel shinobi terletak di telapak tangannya.


Hokage Ke-3 dan Kakashi paham akan maksud dari Naruto tadi. Karena mereka juga tau akan jutsu Naruto itu.


Sedangkan Sakura dan Sasuke tidak atau akan maksud dari Naruto. Sehingga ia melirik telapak tangan Tazuna dan mereka dapat melihat sebuah formula segel di sana.


"Baiklah kalau begitu kita akan berkumpul setengah jam lagi di gerbang desa. Jadi persiapkan perlengkapan dan diri kalian sebelum berangkat. Kalau begitu kami mohon undur diri Hokage-sama. " Ucap Kakashi memberikan interuksi kepada Timnya dan berpamitan kepada Hokage Ke-3 sambil membukukan badannya dengan di ikuti Naruto dan yang lain.

__ADS_1


Setelah itu Naruto dan Timnya keluar dari ruang aula misi dan memutuskan untuk menemui ketiga kekasihnya untuk memberitahukan tentang misinya. Lagi pula untuk persiapan Naruto selalu siap di dalam cincin penyimpangannya. Jadi ia tidak perlu repot-repot lagi.


__ADS_2