The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 89


__ADS_3

Sebelumnya.


"Kali ini kakak aku maafin, tapi jangan lagi niggalin Eiji Yah kak. Karena Eiji gak mau di tinggal sendiri lagi. " Ucap Eji kepada Naruto.


"Akan Kakak usahakan tentang hal itu Yah. Sekarang apakah kamu mau ikut Kakak ke Gedung Mizukage. " Ucap Naruto kepada Eiji.


"Eiji akan ikut kakak pergi. " Ucap Eiji sambil memeluk Naruto.


"Baiklah kalau begitu, ayo kakak gendong biar Eiji nggak cape. " Ucap Naruto yang mengangkat Eiji dan menggendongnya.


Setelah itu Naruto langsung menghilangkan Clonnya yang tadi dan berjalan keluar kamar untuk pergi ke gedung Mizukage.


Lanjut................


Setelah beberapa saat berjalan akhirnya Naruto dan Eiji tiba juga di Gedung Mizukage Kirigakure. Setelah itu Naruto langsung menuju kearah resepsionis untuk menanyakan dimana letak tempat lapangan Gedung Mizukage berada.


Setelah mengetahui dimana letak lapangan gedung Mizukage, Naruto langsung menuju kesana sesuai dengan arahan dari resepsionis yang ia tanyai tadi.


Sesampainya disana Naruto dapat melihat anak-anak yang dikumpulkan oleh Mei di dalam lapangan Gedung Mizukage. Jika di lihat-lihat keadaan anak-anak tersebut cukup memprihatinkan dalam segi penampilan ataupun keadaan mereka paska perang.


"Memang yang namanya perang hanyalah permaninan bagi para orang-orang penting saja dan mereka yang gila akan harta dan kekuasaan. Sedangkan para penduduk atau masyarakat hanya akan mendapatkan dampak perang saja, seperti kehilangan sanak keluarga mereka, teman mereka, dan orang yang mereka cintai. Sedangkan para orang-orang penting itu hanya mementingkan diri sendiri saja, seperti jika mereka menang pasti mereka akan berpesta. Sedangkan jika mereka kalah, maka mereka akan yang menjadi orang yang pertama kabur dan menjadikan para penduduk dan orang-orang yang tidak tau apa apa akan di jadikan sebagai tameng hidup mereka. Apakah dunia ini bisa merasakan kedamaian, yah. Semoga saja di masa depan kelak dunia yang di impi-impin oleh semua orang,yaitu dunia yang damai bisa dapat terwujud. " Ucap Naruto bergumam saat melihat anak-anak yang menjadi korban paska perang.


Di saat Naruto masih bergumam akan nasib yang menimpa para anak-anak paska perang tersebut, ia langsung di sadarkan dari gumamannya itu saat melihat seorang shinobi yang ingin memukul seorang anak perempuan yang sedang menangis di sana.


Tentunya Naruto tidak akan membiarkan anak perempuan tersebut di pukul oleh shinobi tersebut. Hingga ia langsung menggunakan jutsunya untuk langsung menuju ketempat anak perempuan tersebut.


Sriiiiiinnnngggg


Bhukkkk

__ADS_1


Setelah sampai di tempat anak perempuan tersebut, Naruto langsung menendang dada shinobi yang akan memukul anak tersebut hingga ia terlempar jauh kebelakang dan menabrak sebuah pohon yang cukup jauh dari sana.


Wuuuuusssssshhhhhhhh


"Apa yang ingin kau lakukan, Hah. Berani-beraninya kau ingin memukul seorang anak kecil yang sedang menangis. Apakah kau masih manusia, Hah. Jawab pertanyaanku ini, kenapa kau ingin memukul anak ini, Hah. " Ucap Naruto kepada shinobi tadi sambil mengelus rambut anak perempuan yang sedang menangis tadi.


Berapa shinobi yang ada di sana di buat mematuhi di tempat saat melihat teman mereka di buat terbang dengan mudah oleh Naruto.


Chojuro yang kebetulan juga ada di sana, juga di baut kaget atas apa yang Naruto lakukan kepada seorang shinobi Kiri yang akan memukul salah satu anak yang sedang menangis tadi. Sebenarnya Chojuro juga melihat bahwa shinobinya ingin memukul seorang anak, tapi ia tidak bisa berbuat apa apa kepada anak tersebut. Jadi ia hanya diam saja, hingga Naruto menedang shinobi tersebut sampai menabrak sebuah pohon yang ada disana. Chojuro tidak berharap Naruto akan melakukan hal tersebut hanya karena seorang anak yang tidak ia kenal sama sekali.


"Cepat jawab pertanyaanku tadi, atau ingin kau aku bertindak lebih dari tadi. " Ucap Naruto dengan emosi kepada shinobi yang ia tendang tadi.


Karena bagaimanapun Naruto pernah merasakan yang namanya di pukul atau di pukul oleh orang-orang yang ada di Konoha. Jadi Naruto sangat emosi jika melihat tindakan seperti itu tepat berada di hadapannya. Karena Naruto tidak ingin ada yang bernasib sama sepertinya dahulu. Jadi sebisa mungkin Naruto ingin menyelamatkan anak-anak yang bernasib sama sepertinya dulu.


"Ahk......... i......itu ka.......karena a... ayah anak tersebut a....... adalah salah satu shinobi yang berpihak kepada Yagura. " Ucap Shinobi yang di tanyai oleh Naruto tadi dengan gugup dan merasa sakit di bagian dadanya.


"KAU, kau melakukan hal tersebut hanya karena orang tuanya adalah shinobi yang berpihak kepada Yagura. Kau benar-benar tidak memiliki hati, tidak bahkan kalian semua adalah orang-orang yang tidak memiliki hati. Pikiran kalian itu terlalu bodoh dan sempit. Hanya karena orang tuanya adalah musuh kalian, itu bukan bearti anak-anak mereka adalah musuh kalian. Lagi pula anak ini juga adalah pendukung Kirigakure yang secara tidak langsung adalah orang yang harus kalian lindungi. Bukanya malah kalian pukul atau bahkan bunuh. Panggil Nona Mei kasini sekarang juga, aku ingin berbicara dengannya sekarang. " Ucap Naruto geram saat mendengar alasan shinobi tadi ingin memukul anak perempuan yang menangis tadi.


Chojuro yang mendengar ucapan Naruto tadi yang ingin di panggilkan pemimpin mereka, langsung berlari menuju pemimpinnya untuk menyampaikan apa yang terjadi dan hal yang Naruto minta.


Naruto yang masih dalam keadaan emosi berusaha menenangkan diri supaya tidak membaut takut Eiji dan anak-anak lainnya.


"Eiji maafkan kakak ya, jika kamu tadi ketakutan. " Ucap Naruto kepada Eiji yang ada di gendongannya.


"Tidak apa apa kak, asalkan kakak jangan marah-marah seperti tadi lagi. Karena Eiji takut saat kakak marah-marah seperti tadi. " Ucap Eiji dengan raut wajah agak ketakutan dan ingin menangis.


"Baiklah, kakak janji tidak akan marah-marah lagi. Jadi Eiji sekarang turun dulu Yah dari gendongan kakak. " Ucap Naruto kepada Eiji dan di angguki oleh Eiji.


Setelah menurunkan Eiji, Naruto langsung berlutut dan menghadap anak perempuan yang tadi ingin di pukul oleh shinobi tadi.

__ADS_1


"Hallo adik canti, sudah ya tak usah menangis lagi. Sekarang ada kakak, jadi kamu jangan takut dan mengais lagi. Oke. " Ucap Naruto kepada anak perempuan yang ada di hadapannya.


Anak perempuan yang sedang menangis itu berangsur-angsur mulai tenang dari tangisnya. Setelah sudah selesai menangis, anak tersebut langsung melihat kearah Naruto dengan mata yang sedikit memerah karena sehabis menangis.


Naruto yang melihat anak tersebut sudah mulai tenang dan melihat matanya masih sedikit mengeluarkan air matanya. Naruto secara refleksi langsung menghapus air mata itu dengan tangannya.


"Adik cantik, sudah yah jangan menangis lagi. Sekarang sudah ada kakak, jadi jangan menangis lagi. Kalau adik cantik ini menangis terus nanti cantiknya hilang loh. Jadi jangan menangis lagi Yah, Oh ya kakak punya ini. Apakah adik cantik ini mau. " Ucap Naruto yang berusaha menenangkan anak perempuan tersebut dengan memberikannya makanan yang ia punya.


"Mau kakak. " Ucap anak perempuan tersebut dengan lirih. Tetapi suara anak tersebut masih dapat terdengar oleh Naruto dan itu membuat Naruto tersenyum.


"Kalau begitu ini untuk Adik yang cantik ini. " Ucap Naruto memberikan makanan tersebut dan di terima oleh anak perempuan tersebut dengan senyum di bibirnya.


"Terima kasih kak. " Ucap anak perempuan tersebut dengan senyum manis di bibirnya.


"Sama-sama adik cantik. " Ucap Naruto sambil mengelus rambut anak perempuan tersebut.


Setelah menenangkan anak perempuan tersebut, Naruto langsung mengalihkan perhatiannya kepada anak-anak lainnya yang sepertinya juga ingin makan yang Naruto berikan kepada anak perempuan tadi.


Naruto yang melihat Itu langsung mengeluarkan semua makannyang ia bawa dan memberikannya kepada anak-anak yang ada di sana secara adil dan merata.


Anak-anak ayang ada di sana yang di berikan makanan oleh Naruto di buat tersenyum senang dan berterima kasih kepada Naruto.


Naruto yang melihat raut wajah senang dari anak-anak tersebut dibuat ikut tersenyum senang juga.


Hingga senyuman itu langsung luntur saat merasakan aura kehidupan dari Mei dan beberapa orang-orangnya sedang mengarah ke tempat tersebut.


Setelah beberapa saat akhirnya Mei Terumi dan orang-orangnya sampai juga di tempatnya berdiri.


"Hallo Naruto. " Ucap Mei yang berusaha menyapa Naruto.

__ADS_1


Walaupun saat ini dalam hatinya sedang merasakan ke khawatiran dan gugup setelah mendengar cerita dari Chojuro tadi, bahwa Naruto saat ini sedang marah karena perilaku dari shinobi-shinobinya tadi.


"Aku akan langsung saja keintinya Nona Mei. Aku sangat kecewa kepada shinobi-shinobimu Nona Mei. Perilaku mereka tidak mencerminkan seperti seorang manusia dan shinobi yang beradab. Aku akan membawa anak-anak ini ikut denganku dan lupakan kerjasama atau persahabatan kita yang sebelumnya aku bicarakan sebelum perang. Anggap saja sebelumnya aku hanya lewat dan membantu kalian secara tidak sengaja. " Ucap Naruto kepada Mei.


__ADS_2