
Sebelumnya.
"Iya kau benar Ayame-chan, lebih baik kita ikuti dulu Naruto-kun siapa kita tidak salah paham nantinya. " Ucap seorang gadis berambut pirang yang menyetujui ucapan dari gadis berambut coklat tadi.
Ternyata ketiga gadis yang sedari tadi mengamati Naruto adalah ketiga kekasih Naruto yang sedang mengamati gerak-gerik Naruto.
"Mmm baiklah kalau begitu. " Ucap gadis berambut biru tua atau Hinata yang menyetujui ucapan dari kedua saudarinya.
Setelah itu mereka bertiga pergi dari sana dan melanjutkan mengikuti Naruto dari jauh.
Lanjut...................
Sedangkan Naruto saat ini sedang berada di divisi administrasi untuk mendaftarkan saudarinya Karin sebagai salah satu penduduk Konoha.
Setelah semuanya selesai Naruto langsung mengajak pulang Karinnke kediamannya.
"Ayo Karin-chan, sekarang kita pulang, karena kebetulan juga ada yang ingin aku beritahukan kepadamu di rumah. " Ucap Naruto kepada Karin setelah keluar dari gedung divisi administrasi Konoha.
"Memangnya apa yang ingin Naruto-kun bicarakan. " Ucap Karin bertanya kepada Naruto.
"Lebih baik sekarang kita pulang terlebih dahulu dan untuk apa yang akan aku bicarakan nanti setelah kita sampai dirumah. Karena hal yang ingin aku bicarakan kepadamu sangatlah penting. " Ucap Naruto dengan raut wajah serius.
"Baiklah Naruto-kun. " Ucap Karin mengiyakan ajakan Naruto.
Setelah itu Naruto langsung membawa pergi Karin dari sana menggunakan salah satu jutsunya untuk kembali kerumah agar lebih cepat.
Karin yang di bawa pergi menggunakan salah satu jutsu Naruto hanya dapat di buat terdiam dan sedikit kaget.
Tak berselang lama akhirnya Naruto sampai juga di kediamannya selama ini.
"Nah Karin-chan ini adalah rumahku dan mulai sekarang kamu juga akan tinggal di sini bersamaku. " Ucap Naruto menunjukkan kediamannya.
Karin yang melihat kediaman milik Naruto yang cukup besar cukup di buat kagum. Ia juga merasa senang karena mulain sekarang ia bisa hidup tenang dan nyaman bersama keluarga satu-satunya, yaitu Naruto.
Setelah itu Naruto langsung mengajak Karin masuk kedalam kediamannya.
Karin yang di ajak masuk kekediaman milik Naruto hanya di buat menghukum kepalanya saja.
Setelah sampai di dalam rumah Naruto langsung mempersilahkan duduk di ruang tamu.
"Karin-chan Silahkan duduk dulu. " Ucap Naruto mempersilahkan duduk kepada Karin.
"Terima kasih Naruto-kun. " Ucap Karin yang berterima kasih karena sudah di persilakan duduk.
__ADS_1
Naruto yang mendengarkan ucapan Karin hanya di dibuat menganggukan kepalanya saja dan langsung beralih kearah lain.
"Kak Misaki, Kak Levi, Kak Kirito, dan Kak Erza keluarlah ada yang ingin aku sampaikan kepada kalian juga ada yang ingin aku kenalkan kepada kalian. " Ucap Naruto yang berteriak memanggil para anggota Clan Uzumaki yang selama ini tinggal bersamanya.
Ya walaupun satunya lagi sudah kembali ke Uzushio untuk menyampaikan pesannya kepada Bininya juga Kerajaan Uzushio.
Karin yang melihat Naruto berteriak memanggil seseorang di buat bingung dan juga penasaran.
Karena dari apa yang Naruto ucapkan selama perjalanan menuju Konoha. Naruto menceritakan bahwa ia tidak memiliki siapapun selama ini. Bahkan orang tuanyapun ia tidak tau seperti apa wajahnya. Karena orang tuanya sudah meninggal saat ia lahir.
Maka dari itu Karin di buat penasaran dan bingung saat Naruto berteriak memanggil seseorang di dalam rumah.
Yang ada di dalam benak Karin hanyalah mungkin saja itu pembantu atau pelayan Naruto untuk mengurus rumah selama Naruto menjalankan misi.
Tapi tak berselang lama Karin di buat kaget dan menaikkan alisnya saat melihat Ke-4 orang berambut merah dan ia juga merasakan aliran cakra yang tidak asing baginya tiba-tiba muncul.
"Salamat datang kembali Naruto-sama. " Ucap Ke-4 orang Uzumaki yang tadi di panggil oleh Naruto.
"Ya terima kasih semuanya, bagaimana keadaan kalian Kak. Apakah ada sesuatu yang terjadi atau sebagainya selama aku menjalankan misi. " Ucap Naruto kepada Ke-4 Uzumaki yang ada di depannya.
"Tidak ada Naruto-sama, semuanya dalam keadaan baik-baik saja. " Ucap Uzumaki Misaki menjawab pertanyaan dari Naruto.
"Oh syukurlah kalau begitu, lalu bagai mana Kabar Kak Rin. Apakah ia masih di Uzushio. " Ucap Naruto kepada Misaki dan yang lain.
Naruto yang mendengar kabar tersebut di buat tersenyum senang. Karena itu berarti hanya tinggal tunggu waktu saja untuk Kerajaannya dan juga Clannya untuk tampil kembali di Dunia shinobi.
"Mmm bagus kalau begitu, Oh iya kalian duduk dulu dan juga tolong buatkan munuman dan makanan untuk tamu kita. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.
"Baik Naruto-sama. " Ucap keempat orang tersebut.
Setelah itu Levi dan Kirito duduk bersama Naruto di ruang tamu. Sedangkan untuk Misaki dan Erza, mereka pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman dan makanan ringan sesuai perintah Naruto.
"Karin-chan, aku tau kamu pasti bingung dengan apa yang terjadi saat ini. Tapi tenang saja aku akan jelaskan semuanya kepadamu. Karena kau juga harus tau tentang apa yang akan aku jelaskan nanti. Tapi sebelum aku menjelaskanya lebih baik kita tunggu Kak Misaki dan Kak Erza dulu. " Ucap Naruto kepada Karin yang duduk si sampingnya.
"Baik Naruto-kun. " Ucap Karin sambil menganggukan kepalanya.
Sebenarnya tidak hanya Karin saja yang penasaran akan keempat orang berambut merah di rumah Naruto.
Karena hal tersebut juga terjadi kepada para Uzumaki yang ada di kediaman Naruto saat melihat Karin. Walaupun mereka sangat yakin bahwa Karin adalaha seorang Uzumaki. Akan tetapi mereka juga penasaran akan kejadian dimana Naruto bertemu dengan Karin.
Tak berselang lama Misaki dan Erza datang ke ruang tamu sembari membawa makanan dan minuman sesuai perintah Naruto tadi.
"Silahkan Naruto-sama, maaf bila membuat anda menunggu Naruto-sama. " Ucap Misaki sembari melegakan makanan dan minuman di meja di ruang tersebut.
__ADS_1
"Terima kasih Kak Misaki dan Kak Erza, tidak kalian tidak lama kok. Jadi aku tidak terlalu menunggu lama. " Ucap Naruto kepada Misaki dan Erza.
"Sama-sama Naruto-sama, sudah menjadi tugas kami untuk melayani anda Naruto-sama. " Ucap Erza yang di angguki oleh Misaki.
"Ya ya baiklah, sekarang lebih baik kalian duduk dulu. " Ucap Naruto.
"Baik Naruto-sama. " Ucap Misaki dan Erza.
Setelah itu Misaki dan Erza duduk di dekat Levi dan Kirito.
"Baiklah, karena semuanya sudah ada di sini lebih baik kita mulai saja. Karin sebelumnya aku ingin minta maaf kepadamu karena sudah berbohong. Tapi yang aku ceritakan kepadamu sebelumnya tidak semua bohong. Karena aku sedari kecil memang sudah yatim piatu dan aku juga sudah hidup sendiri saat umurku 4 tahun di sebuah apartemen kecil pemberian Kakek Hokage. Saat itu aku di usir dari panti asuhan karena kebodohan mereka yang tidak tau apa apa. Aku hidup sendirian dengan topangan dana dari Kakek Hokage yang hanya cukup untuk makanku selama sebulan. Tapi itu semua berubah saat aku bertemu dengan Kak Rin, Kak Misaki, Kak Levi, Kak Kirito, dan Kak Erza yang ternyata mereka adalah orang-orang dari Clan yang sama denganku juga dari tempat yang sama di mana ibuku di lahirkan...... " Ucap Naruto menceritakn dan menjelaskan srmuanya kepada Karin tentang apa yang terjadi, termasuk tentang Clan Uzumaki dan Kerajaan Uzushio yang masih berdiri tegak.
Tak berselang lama akhirnya Naruto selesai menjelaskan semuanya kepada Karin yang menang harus di ketahui oleh Karin.
Karin yang mendengarkan semua penjelasan dari Naruto di baut bingung antara denah atau sedih. Ia senang karena ternyata saudara-saudara se Clannya masih hidup juga Clannya masih ada. Tetapi di sisi lain ia sedih karena kenapa ia baru mengetahuinya serang. Coba saja jika ia dan ibunya tau akan hal tersebut. Maka ibunya pasti masih ada dan mereka dapat hidup nyala di Uzushio.
Naruto yang tau bahwa Karin sedang merasakan sedih akan ibunya yang meninggal langsung berusaha memenangkannya.
"Sudah jangan bersedih lagi, sekarang sudah ada Kami dan pastinya ibumu juga senang bahwa kau sudah ada di tempat yang seharusnya kau berada. Juga aku minta maaf atas nama anggota keluarga utama karena tidak dapat melindungi ibumu dan dirimu Karin-chan. Tapi aku berjanji mulai saat ini aku akan melindungimu dari apapun itu. " Ucap Naruto. yang berusaha menyemangati Karin sembari tanganya mengelus lembut rambut merah milik Karin.
Karin yang mendengar dan merasakan belaian Naruto merasa nyaman dan hangat di hatinya. Hingga ia berusaha untuk tetap tegar dan mulai hidup barunya. Ia hanya dapat berdoa untuk ibunya supaya ibunya bisa tenang di alam sana.
"Terima kasih Naruto-sama. " Ucap Karin yang mengganti panggilannya karena ia merasa harus sopan kepada anggota keluarga utama seperti Naruto. Apa lagi Naruto adalah seorang pangeran.
"Kau bisa mengnggilku seperti sebelumnya Karin-chan dan tidak perlu terlalu gugup atau formal di depanku. Juga bila kau ingin sesuatu atau sebagainya bilang saja padaku atau pada yang lain. Untuk saat ini kita akan tinggal. terlebih dahulu di Konoha selama beberapa tahun. Juga kau bisa belajar sesuatu dari Kak Misaki dan yang lain atau kau juga bisa belajar denganku. " Ucap Naruto kepada Karin sembari mengelus lembut rambut merah Karin.
"Mmm terima kasih Naruto-kun. " Ucap Karin dengan senyum di bibirnya.
"Sama-sama Karin-chan, Oh ya nanti kamu juga harus melakukan ritual pemurnian darah Uzumaki milikmu ya Karin-chan. Nanti hal tersebut akan di urus oleh Kak Misaki. Bisakan Kak Misaki. " Ucap Naruto sambil melirik kearah Misaki.
"Anda bisa mengandalkan saya Naruto-sama. " Ucap Misaki dengan semangat.
"Bagus kalau begitu. Nah Karin-chan sebaiknya kamu istirahat terlebih dahulu. Cari lah kamar yang kau inginkan, bila ada sesuatu tinggal bilang saja kepada yang lain atau kepadaku. " Ucap Naruto kepada Karin.
"Mmm terima kasih Naruto-kun. " Ucap Karin dengan senyum di bibirnya.
" Sama-sama Karin-chan, kalau begitu aku kekamarku dulu ya. " Ucap Naruto kepada Karin dan yang lain sembari masih mengelus lembut rambut merah milik Karin.
Karin yang mendengar ucapan Naruto hanya menganggukan kepalanya saja.
Setelah itu langsung pergi bersamanya untuk beristirahat dan memulihkan staminanya.
"Hah, lebih baik sekarang aku beristirahat terlebih dahulu dan besok aku akan menemui ketiga bidadariku yang cantik-cantik. " Ucap Naruto dengan senyum di wajahnya sembari membayangkan wajah dari ketiga kekasihnya.
__ADS_1