The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 46


__ADS_3

Sebelumnya.


"Baiklah ayo aku antar kalian pulang para calon istriku. " Ucap Naruto menggandeng tangan Ino dan Hinata sambil menggoda mereka.


Ino dan Hinata yang mendengarkan Naruto menyebut mereka adalah calon istrinya di buat memerah wajah mereka seperti tomat.


Naruto yang melihat wajah memerah mereka debut tersenyum dan sedikit tertawa kecil.


Setelah itu Naruto langsung menghilang bersama Hinata dan Ino yang di gandengnya. Sedangkan untuk Hanabi masih tertidur di gendongan Clon Naruto.


Lanjut.......


Setelah beberapa saat akhirnya Naruto, Ino, Hinata, dan Hanabi telah sampai di kediaman Hyuga untuk mengantar Hinata dan Hanabi pulang.


Saat mereka berada di depan gerbang kediaman Hyuga terlihat seorang anak laki-laki yang kemungkinan lebih tua 1/2 tahun dari Naruto.


"Oh ternyata kalian pulang juga, baru saja aku diminta Hiashi-sama untuk mencari Hinata-sama dan Hanabi-sama untuk membawanya pulang. " Ucap orang tersebut sambil menatap Naruto dan yang lainnya.


"Hahaha maaf Neji, aku baru mengantar mereka pulang. " Ucap Naruto yang agak canggung karena tidak enak baru mengantar Hinata dan Hanabi.


Sedangkan orang tersebut atau Neji hanya mengeleng-gelengkan kepalanya.


"Yayaya selama Hinata-sama dan Hanabi-sama baik-baik saja tak apa. Tetapi bila mereka kenapa-napa, maka kau akan aku cari keseluruhan dunia sekalipun. " Ucap Neji dengan mengaktifkan kekuatan mata Clan Hyuga nya atau Byakugannya.


Naruto yang mendapat ancaman itu hanya tersenyum canggung.


"Hehehe tenang saja Kakak ipar, aku akan selalu menjaga Hinata-chan dan Hanabi-chan dengan baik. Kalau begitu aku pergi dulu untuk mengantar Ino-chan pulang. " Ucap Naruto.


"Baiklah Naruto-kun hati-hati di jalan. Sini Hanabi-chan nya biar aku gendong. " Ucap Hinata yang tersenyum kepada Naruto dan mengambil Hanabi dari gendongan Clon Naruto.


Setelah menyerahkan Hanabi kepada Hinata Clon Naruto langsung menghilang.


"Baiklah aku pergi dulu. Dah Tuan Putriku yang cantik. " Ucap Naruto yang menggoda Hinata sebelum menghilang dari kediaman Hyuga. Sedangkan Hinata yang di goda seperti itu mukanya langsung memerah dan langsung masuk kekediamannya.


Neji yang melihat perilaku Hinata dan Naruto hanya di buat geleng-geleng kepala.


Naruto saat ini sudah berada di kediaman Yamanaka untuk mengantar pulang kekasihnya Ino.


"Ino-chan kalau begitu aku pulang dulu Yah. " Ucap Naruto.


"Ya Naruto-kun hati-hati di jalan Yah. " Ucap Ino tersenyum kepada Naruto.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu. Dah calon istriku. " Ucap Naruto yang menggoda Ino sebelum Naruto pergi.


Ino yang mendengar godaan Naruto di buat memerah wajahnya seperti tomat.


"Mou Naruto-kun. " Ucap Ino yang cemberut saat di goda Naruto, walaupun Narutonya sudah pergi.


"Ekhm... ternyata ada yang mesra-mesraan disini. " Ucap seseorang di belakang Ino.


Ternyata sedari tadi Naruto dan Ino sedang di intip oleh seseorang di dalam rumah Ino. Tetapi setelah Naruto pergi orang tersebut langsung keluar rumah dan melihat wajah Ino yang memerah seperti tomat, lalu cemberut saat di goda oleh Naruto.


Ino yang mendengar suara itu merasa ia kenal dengan suara itu. Lalu Ino langsung menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang ada di balakangnya.


"I.... Ibu, s...... sejak k.. kapan ibu ada di... situ. " Ucap Ino yang sedikit gagap saat melihat ibunya ternyata ada di belakangnya. Ino berharap ibunya tidak melihat ia dan Naruto dan tidak mendengar ucapan Naruto yang menggodanya dengan mengatakan calon istriku. Jika tidak maka ibunya akan selalu menggodanya.


Orang yang ada di belakang Ino atau ibu Ino yang melihat perkataan Ino yang gugup hanya bisa tertawa kecil. Karena menurutnya putri kecilnya saat ini sangat lucu.


"Hihihi ibu baru saja ada di sini.. " Ucap Ibu Ino.


Ino yang mendengar itu merasa lega karena tidak akan di goda oleh ibunya.


"Tetapi sebelum di sini ibu mengintip dulu dari dalam. Dan ibu juga mendengar kata-kata calon istriku dari Naruto-kun. " Ucap Ibu Ino yang menggoda putrinya.


"Mou ibu, sudahlah aku ingin masuk dulu aku capek. " Ucap Ino yang langsung berlari masuk ledalam rumah untuk menghindari godaan Ibunya.


Ibu Ino yang melihat tingkat putrinya saat di goda di buat tersenyum.


Sedangkan Naruto saat ini telah sampai di kediamannya.


"Hah akhirnya sampai di rumah juga. " Ucap Naruto yang menghela nafas untuk karena telah melewati hari yang sangat panjang dan melelahkan. Tetapi ia juga senang dapat melihat wajah senang dari kedua kekasihnya, yaitu Ino dan Hinata dan juga dapat memberikan sebuah cincin yang memangsudah ia atur dari satu tahun lalu.


Saat itu Naruto terpikir untuk memberikan hadiah kepada Ino dan Hinata. Tetapi itu harus berguna untuk Hinata dan Ino dan juga dapat menjaga mereka saat menjadi shinobi nanti.


Setelah berpikir ia memutuskan untuk memberikan mereka sebuah cincin yang terdapat segel penyimpanan, segel jutsu The Flying Lightning God Style nya dan beberapa segel lainnya yang akan berguna nantinya.


Setelah itu ia langsung memesan tiga cincin emas murni dan satu Gelang Giok kepada Uzumaki Rin dan yang lain.


Saat itu juga Naruto terpikir oleh Hyuga Hanabi atau adik perempuan dari Hinata yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri dan ia juga ingin melindungi Hanabi dari belakang dan tercetuslah ide untuk memberikannya hadiah yang sama fungsinya seperti hadiah untuk kedua kekasihnya.


Setelah Naruto mendapat kan apa yang ia pesan dari Uzumaki Rin dan yang lainnya. Naruto langsung membuat segel-segel tersebut dengan cara menggunakan jutsu Clon nya lalu menggunakan jutsu Transformasinya untuk menjadi kecil untuk membuat segel di ketiga cincin dan satu Gelang Giok.


Selama beberapa minggu akhirnya Naruto telah menyelesaikan semuanya. Tetapi sebelum Naruto memberikan hadiah Tersebut, Naruto mencari hari yang pas untuk memberikannya. Sampai dimana ia memikirkan Ujian kelulusan satu tahun lagi dan terpujilah oleh Naruto untuk memberikannya setelah ujian selesai. Ya walaupun kenyataannya meleset dari rencana Naruto karena ulah dari Hokage dan para petinggi Desa.

__ADS_1


Saat Naruto membuka pintu rumahnya ia langsung melihat Uzumaki Rin, Uzumaki Misaki, Uzumaki Levi, Uzumaki Kirito, Uzumaki Erza yang sedang mengobrol di ruang tamu.


"Aku pulang. " Ucap Naruto saat membuka pi mau rumahnya.


Rin dan rekan-rekannya yang melihat Naruto pulang langsung menyambutnya.


"Selamat datang Naruto-sama. " Ucap Rin dan yang lain.


Naruto yang mendengar itu hanya mengangguk dan ikut duduk dengan mereka disapa.


"Bagaimana kencannya Naruto-sama. "Ucap Uzumaki Misaki.


"Yah berjalan lancar. " Ucap Naruto.


"Tadi anda sungguh hebat dan romantis Naruto-sama. Bahkan saya merasa sangat iri dengan Nona Ino-sama dan Nona Hinata-sama saat di gendong anda dengan gaya tuan putri dan terbang di udara. Andai ada pria yang seperti anda Naruto-sama. Tetapi sayang tidak ada yang seperti anda. " Ucap Uzumaki Erza yang membayangkan posisinya ada di Hinata dan Ino.


"Benar anda sangat luar biasa Naruto-sama. Bahkan anda membuat para wanita di desa ini sangat iri dan cemburu dengan Nona Hinata-sama dan Nona Ino-sama saat melihat anda menggendong mereka dengan terbang di udara. Karena tidak ada laki-laki yang mampu melakukan hal seperti itu kepada pasangan mereka sendiri, Naruto-sama. Itu sangat romantis sekali Naruto-sama. " Ucap Uzumaki Rin yang teringat akan umpatan dan teriakan dari para wanita yang ada di Konoha.


"Apakah benar Kak Rin. " Ucap Naruto pada Rin.


"Benar Naruto-sama, saat itu aku sedang berkeliling dan secara tidak sengaja melihat anda terbang dengan menggendong kedua kekasih anda. Pada saat itulah para wanita pada berteriak histeris saat melihat hal tersebut. " Ucap Rin yang di angguki oleh yang lain.


"Hahaha ada ada saja. Oh ya kalian sedang membicarakan kan apa disini. Karena sangat jarang kalian berkumpul dan mengobrol. " Ucap Naruto yang bertanya kepada mereka.


"Ah tidak ada Naruto-sama kami hanya ingin mengobrol saja. " Ucap Rin.


"Oh begitu. Oh ya apa kalian mendapat kabar atau informasi dari Uzushio. Entah kenapa aku jadi terpikirkan akan Uzushio. Apa lagi jika mengingat aku mempunyai tunangan di sana. " Ucap Narutoyang teringat bahwa ia sudah memiliki dua tunangan di Uzushio.


Mereka yang mendengar itu di buat mengangguk kepala mereka.


"Tidak ada Naruto-sama. Tapi kalau masalah Tuan Putri Fei-sama dan Tuan Putri Rara-sama, mereka memang menginginkan bertemu dengan anda. Tetapi karena larangan dari Rias-sama mereka menguntungkan niat mereka untuk ke Konoha dan menemui anda. " Ucap Rin yang menceritakan.


"Huh ternyata begitu, sebenarnya aku juga ingin memberikan mereka hadiah hanya saja jika saya memberikannya melalui kalian rasanya kan berbeda. Terkadang saya merasakan sebagai seorang pria yang berengsek saat mengingat saya sudah memiliki tunangan disana. Sedangkan diriku di sini bersenang-senang dengan Ino-chan dan Hinata-chan. " Ucap Naruto yang membayangkan dirinya sendiri.


Mereka yang mendengar itu sangat mengerti akan keadaan Naruto.


"Kalau begitu kenapa anda tidak ke Uzushio dan menemui mereka saja Naruto-sama dan anda bisa kembali lagi ke Konoha untuk menjadi ninja untuk sementara. " Ucap Uzumaki Erza.


"Tidak aku tidak akan mengingkari apa yang aku ucapkan. Tetapi kemungkinan aku akan kesan saat aku telah mengikuti ujian chinnin atau aku sudah merasa cukup akan latihan yang aku jalani saat ini. Lagi pula aku juga belum bercerita pada Ino-chan dan Hinata-chan akan indentitasku yang sebenarnya. Sudahlah lebih baik aku mandi untuk membersihkan diri dan menyegarkan diriku lalu beristirahat untuk besok. Karena besok adalah hari pengumuman kelulusan dan pembagian tim Genin. " Ucao Naruto yang beranjak dari duduknya untuk menuju kamarnya.


Sedangkan Rin dan yang lain hanya memandangi Naruto saja dalam diam.

__ADS_1


__ADS_2