The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 34


__ADS_3

Sebelumnya.


"Ada apa Hokage-sama. " Ucap orang lain.


"Kalian kumpulkan para tetua dan kepala Clan di ruang rapat, selain Danzo Sekarang. " Ucap Hokage Ke-3 memberi perintah.


Mereka yang mendengar itu di buat bingung tetapi mereka tetap menjalankan perintahnya.


Setelah itu mereka menjalankan perintah dari Hokage mereka. Sedangkan Hokage Ke-3 masih dalam suasana marah.


Lanjut........


Di tempat lain, tempat yang cukup besar, gelap, dan tesembunyi yang terdapat di Konohagakure.


Saat ini terdapat sekumpulan orang yang menggunakan topeng sedang berlutut di hadapan seorang yang cukup tua dengan satu mata di tutup dan sebelah tangannya di perban.


Orang-orang bertopeng itu berkumpul karena mendapatkan perintah berkumpul dari orang yang ada di hadapan mereka.


"Danzo-sama ada apa anda mengumpulkan kami semua. Apakah ada perintah untuk kami Danzo-sama. " Ucap Salah satu orang bertopeng kepada orang tua yang ada di hadapannya yang ternyata adalah seorang petinggi atau salah satu tetua di Konoha.


Danzo adalah salah satu petinggi dan tetua di Konoha sekaligus shinobi seangkat dengan Hokage Ke-3 . Ia memiliki ambisi untuk menjadi Hokage dan menguasai Dunia shinobi di bawah panji Konoha dan di bawah perintahnya.


Akan tetapi semua itu tidak pernah terwujud, karena selalu di tekan dan di Halangi oleh Hiruzen Sarutobi atau Hokage Ke-3.


"Sebentar lagi akademi ninja akan mengadakan ujian kelulusanya. Aku ingin kalian mencari orang-orang terbaik untuk masuk dalam ANBU Neeku ini apapun caranya. " Ucap Danzo memberi perintah kepada orang-orang bertopeng di hadapannya, yang ternyata itu adalah ANBU Neenya.


ANBU Nee adalah ANBU bentukan Danzo untuk ambisinya selama ini. Kegiatan ANBU tersebut adalah memata-matai atau membunuh siapa saja yang tidak sejalan dengannya.


"Ha'i Danzo-sama. " Ucap para orang bertopeng atau ANBU Nee.


Danzo yang melihat ANBU Neenya hanya di buat senyum menyeringai.


Tetapi yang tidak di ketahui oleh mereka saat ini adalah ternyata terdapat 5 orang berbaju hitam dan bertopeng sedang bersembunyi untuk melancarkan aksi mereka.


Kelima orang tersebut adalah ANBU Uzushio yang mendapatkan perintah untuk membantai habis Danzo dan para ANBU Neenya.


Saat Danzo dan para ANBU neenya sedang terdiam datang lah seorang ANBU Nee lainnya.


"Danzo-sama, saya ingin melapor bahwa Hogake Ke-3 mengadakan pertemuan dengan semua petinggi dan kepala Clan di konoha selain anda. Sebelum itu Hokage mendapatkan sebuah gulungan penyimpanan dan sebuah catatan kecil yang tiba-tiba muncul di kantor Hokage. Setelah Hokage Ke-3 membaca dan melihat apa yang ada di dalam hubungannya yang ternyata sebuah buku yang cukup tebal. Setelah membaca buku itu Hokage Ke-3 marah dan memanggil nama anda dengan emosi. Danzo-sama. " Ucap ANBU Nee yang melapor dari tugasnya memata-matai Hokage Ke-3.


Danzo yang mendengar laporan dari ANBU Nee nya di buat mengerutkan keningnya dan heran dengan apa yang ada di dalam buku yang di baca Hokage.


"Apa yang terjadi sekarang?. " Ucap Danzo dalam pikirannya.

__ADS_1


Saat Danzo masih dalam pikirannya, tiba-tiba datang lah lima orang berbaju hitam dan bertopeng di hadapan mereka yang membuat mereka kaget dan bersiaga.


"Siapa kalian berani-beraninya masuk kedalaman markas ANBU Neeku. " Ucap Danzo berteriak kepada kelima orang bertopeng yang tiba-tiba muncul.


Kelima orang berbaju hitam dan bertopeng itu adalah orang-orang yang sedari tadi bersembunyi dan bersiap sebelum melakukan rencana mereka.


"Kau tidak perlu tau siapa kami, yang perlu kalian tau adalah bahwa hari ini adalah hari terakhir kalian bernafas. " Ucap salah satu dari kelima orang tersebut.


"Kurang ajar kau, Nee habisi mereka. " Ucap Danzo geram dan memerintahkan ANBU Nee nya menyerang dan membunuh kelima orang tersebut.


Terjadilah pertempuran antara ANBU Nee milik Danzo dan Kelima orang tersebut.


Fire : Fire Dragon Stlyle


Water : Water Protection Wall


Water : Water Blast Blast Wave


Lightning : Chain Of Lightning


Hingga akhirnya para ANBU Nee terikat oleh sebuah rantai yang terbuat dari petir yang di ciptakan oleh jutsu dari kelima orang misterius tersebut. Sehingga dengan mudahnya kelima orang misterius membantai para ANBU Nee milik Danzo yang sedang terikat rantai petir tersebut.


Setelah membantai ANBU Nee milik Danzo kelima orang tersebut langsung menatap Danzo dengan ekspresi kaget karena semua ANBU Neenya di bantai habis.


"Siapa sebenarnya kalian, mau apa kalian kemari. " Ucap Danzo mulai waspada karena semua ANBU Neenya di bantai habis.


"KAU, Genju..... Akh.... mataku..... Akh.... " Ucap Danzo kesakitan pada matanya.


Kelima orang misterius tersebut di buat tersenyum menyeringai saat melihat Danzo kesakitan.


"Hahahaha, Danzo kau tidak akan bisa menggunakan saringgan saringgan milikmu itu, Hahahaha. " Ucap yang lain dari kelima orang misterius tersebut.


"Hahahahahaha. " Tawa Kelima orang tersebut.


"Akh........... kutang ajar kalian akh........ apa yang kalian lakukan Hal akh.........." Ucap Danzo yang kesakitan.


"Entahlah, tapi sepertinya lebih baik kau langsung mati saja Danzo. " Ucap salah seorang dari kelima orang misterius tersebut sambil menghunuskan pedangnya ke jantung Danzo.


Jelep


Akh....... Ukh...... ukh........


Setelah itu Danzo langsung mati di tempat. Kenapa mereka tidak memenggal kepala Danzo saja?.

__ADS_1


Itu di karenakan mereka tau bahwa Clan Yamanaka dapat memasuki pikiran atau melihat masalalu dari seseorang walaupun sudah mati. Jadi mereka tidak memenggalnya.


Setelah itu kelimanya langsung pergi dari tempat tersebut, tanpa meninggalkan jejak.


Akademi Ninja Konoha.


Saat ini Naruto sedang malas-malasan di kelas sambil memainkan pipi Ino dan Hinata yang ada disampingnya.


Naruto memang selalu seperti itu jika di kelas, selalu malas-malasan dan selalu menggoda kedua kekasihnya. Akan tetapi jika di tanya atau di suruh maju kedepan untuk menjelaskan pasti ia bisa. Itu di karenakan Naruto sudah memahami semuanya dan dapat lulus dengan cepat. akan tetapi ia memutuskan untuk di akademi bersama teman-temanya dan kedua kekasihnya.


Kelakuan Naruto jika di kelas selalu bermalas-malasan atau bermesraan telah menjadi hal biasa bagi seisi kelas tersebut.


"Semuanya satu minggu lagi akan di adakan ujian ketulusan Genin. Jadi persiapkan diri kalian baik-baik. Sekarang kalian boleh pulang. " Ucap Wali kelas Naruto, yaitu Guru Iruka yang membubarkan kelas hari ini.


Setelah itu semuanya pulang kerumah masing-masing. Walaupun ada juga yang bermain bersama dengan teman-temannya.


"Ah akhirnya kelas yang membosankan dan merepotkan ini berakhir, bukan begitu Shikamaru. " Ucap Naruto yang menghadap ke temannya Shikamaru.


"Ya kau benar Naruto, ini sangat merepotkan. Aku ingin pulang dan tidur di Rumah. Dah. " Ucap Shikamaru yang keluar dari kelas dengan ekspresi makanya untuk pulang keruma.


Sedangkan teman-temanya yang melihat perilaku Shikamaru hanya geleng-geleng kepala.


"Anak itu. " Ucap salah seorang gadis berambut pink yang menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Yah itulah Shikamaru Sakura. " Ucap Ino kepada teman gadis pinknya yang ternyata bernama Sakura.


"Kalau aku seperti itu bagaimana Ino-chan Hinata-chan. " Ucap Naruto bertanya kepada kedua kekasihnya.


"Kalau Naruto-kun seperti itu akan kami pukul. " Ucap Hinata dan Ino dengan senyum di wajahnya. Akan tetapi bagi Naruto itu bukanlah sebuah senyuman.


"Hehehehe aku tidak akan seperti itu kok, iya kan Kiba, Shino, Choji. " Ucap Naruto dengan canggung dan mencari pembelaan kepada teman-temannya.


"Tak tau. " Ucap Kiba, Shino dan Choji bersamaan dengan nada tak peduli kepada Naruto jika Naruto di pukul oleh kedua kekasihnya.


Karena mereka tau semenyeramkan apa kedua kekasih Naruto itu apa lagi bila cemburu.


"Mm bagaimana kalau kalian aku antar pulang dengan The Flying Lightning God Style. " Ucap Naruto yang menawarkan mengantar pulang kedua kekasihnya untuk mengalihkan pembicaraan.


"Wah sepertinya seru tuh. Naruto aku juga ingin kau antar pulang menggunakan jutsumu yang itu dong. Yakan Akamaru. " Ucap Kiba yang tau kan salah satu jutsu Naruto tersebut.


"Guk.. guk... " Suara Anjing milik Kiba yang bernama Akamaru.


Semua teman Naruto tau akan Jutsu tersebut tidak hanya jutsu tersebut saja akan tetapi juga beberapa jutsu milik Naruto.

__ADS_1


Tetapi berbeda dengan dua anak yang yang kebetulan belum keluar kelas atau pulang akademi. Mereka adalah Uciha Sasuke dan Haruno Sakura.


Sebenarnya Sasuke tadinya ingin pulang, karena menurutnya bermain atau kumpul-kumpul dengan anak seusianya adalah hal tidak berguna atau bahkan tidak selevel dengannya yang seorang anak dari Clan ternama dan Clan terhormat.


__ADS_2