The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 5


__ADS_3

Sebelumnya


"Huh, nak apakah benar namamu Uzumaki Naruto?. " Ucap Uzumaki Kirito untuk memastikan bahwa itu benar atau salah.


"Iya kan itu benar nama ku adalah Uzumaki Naruto, ya walaupun aku kurang suka arti dari namaku tapi ya tak apa karena kata Kakek Hokage itu nama pemberian orang tua ku walau pun hingga sampai saat ini aku tidak tau siapa nama orang tuaku. Tapi aku mererasa bahwa mereka menyayangiku dan selalu memperhatikanku selalu walaupun tidak ada di sampingku tapi aku yakin itu. " Ucap Naruto membenarkan bahwa namanya adalah Uzumaki Naruto dan sedikit motivasi untuk dirinya sendiri.


Lanjut....


"Nak kau tinggal dimana biar kakak antar. " Ucap Uzumaki Erza kepada naruto menanyakan dimana rumahnya dan juga untuk mengalihkan topik pembicaraan.


"Aku tinggal di apartemen pemberian Kakek Hokage dan aku tinggal sendiri. Tidak perlu kak aku bisa pulang sendiri ko. " Ucap Naruto saat ditanya di mana ia tinggal dan tidak mau merepotkan orang lain apa lagi baru iya kenal.


"Ah tidak apa apa, lagi pula kamu kan belum sembuh betul. Jadi kakak akan antar kamu biar lebih cepat biar kamu juga bisa istirahat supaya bisa cepat sembuh. " Ucap Erza yang merasa tidak keberatan untuk mengantar Naruto pulang lagi pula ia juga harus mencari informasi tentang anak yang di depannya benar atau salah bila anak yang ada di depannya adalah pangeran Uzushio maka ia harus mengawalnya dan menjaganya karena itu juga kewajibannya untuk menjaga pewaris tahta Uzumaki.


"Mmm baiklah kak, bila kakak tidak merasa kerepotan. Terima kasih kakak kakak sudah mau menolongmu dan mengobatiku dan sekarang mengantarkan pulang, sekali lagi terimakasih banyak kak. " Ucap Naruto menyetujui ajakan Uzumaki Erza.


"Tak perlu sungkat Naruto, baiklah ayo Naruto-kun. " Ucap Erza sembari menghibur Naruto.


Selama di perjalanan mengantar Naruto pulang kelima Uzumaki di buat heran dan sedikit emosi. Itu di kerenakan mereka merasa di tatap dengan tatapan jijik dan sebagainya di tambah dengan bisikan bisikan yang menurut mereka aneh dan bikin emosi. Bagaimana tidak seorang anak yang baru usia 5 tahun dibilang moster dan sebagainya. Di sini lah mereka serasa harus sangat sangat sabar. Jika tidak bisa bisa mereka membunuh orang terlebih lagi warga sipil Konoha, ya walaupun mereka tidak peduli tapi demi menjalankan misi mereka harus sabar.

__ADS_1


"Hey aku benar benar sudah muak dengan tatapan dan bisikan mereka itu rasanya ingin kupenggal lalu kuberi pada hewan peliharaan ku. " Ucap Levi yang sudah benar benar emosi.


"Sabar Levi kita masih dalam misi di tambah kita saat ini bukan di wilayah kita sendiri. Aku memang sudah muak dengan mereka semua tapi demi misi dan menyakinkan diriku bahwa yang sedang ada di hadapan kita itu pangeran Uzumaki Naruto yang kita cari. " Ucap Misaki yang menenangkan rekan-rekannya yang dalam keadaan emosi.


"Hah huh, memang apa rencana mau Misaki?. " Ucap Rin mempertanyakan rencana yang yang akan ia lakukan selanjutnya.


"Kalian ingatkan bahwa pangeran itu seorang jinchuriki kyubi setelah Khusina-sama, jadi nanti aku ingin mengecek apakah di tubuhnya ada segel biju atau tidak bila iya berarti itu pangeran. " Ucap Misaki untuk menjawab pertanyaan yang di ajukan rekannya Uzumaki Rin.


Sedangkan semuanya hanya menganggur menandakan bahwa mereka mengerti apa yang di rencana Misaki.


Beberapa menit kemudian mereka sapai di apartemen Naruto.


Saat mendengar cerita dari Naruto mereka merasa sangat marah dan muak dengan perilaku orang-orang Konoha terhadap anak seperti Naruto. Mereka mulai berfikir jika Naruto adalah orang yang mereka cari maka mereka akan melakukan sesuatu terhadap Konoha. Itu lah yang ada di pikiran mereka.


"Ah ya tentu Naruto-kun jika kamu tidak keberatan. " Ucap Rin Mengatakan tawaran Naruto untuk mampir ke apartemennya.


Merekapun memutuskan untuk masuk ke dalam apartemen yang cukup untuk di tinggal satu atau dua orang saja. Saat mereka masuk kedalam apartemen bisa dilihat bahwa di dalam sangat bersih dan rapi walaupun ukurannya kecil tapi terlihat rapi dan bersih. Itu menunjukkan bahwa sang pemilik apartemen bukan lah orang yang malas untuk membersihkan tempatnya sendiri.


"Wah Naruto-kun apartemenmu bersih dan rapi sekali. " Ucap Misaki saat melihat kondisi apartemen milik Naruto yang sangat bersih dan rapi.

__ADS_1


"Ya ini sangat bersih dan rapi, aku jadi ragu apakah kau ini masih anak-anak Naruto-kun. " Ucap Erza yang juga mengagumi kebersihan apartemen Naruto yang di mana ia masih sangat kecil yang biasanya anak anak seusia Naruto masih sibuk akan bermain dan bermain.


"hehehe, biasa saja kok kak. Aku emang sering bersih bersih apartemenku karena aku juga tidak ada kegiatan lain, makanya aku cuman sering di apartemen buat bersih bersih, kalo keluar juga aku biasanya ke danau untuk menenangkan diri sambil memancing atau kadang-kadang ke Perpustakaan Desa untuk membaca. " Ucap Naruto yang merasa malu saat terlalu di puji oleh Uzumaki Misaki dan Uzumaki Erza dan juga sedikit mengingat hari harinya yang selalu sendiri dengan ekspresi murung.


Mereka yang melihat ekspresi murung Naruto saat tanpa sadar menceritakan hari harinya yang sendiri, juga merasa kurang enak dan mungkin mereka juga mengerti bagaimana rasanya hidup sendiri apa lagi dari usia 4 tahun.


"Maaf Naruto-kun bila kami mengingatkannya tentang sesuatu yang kurang menyenangkan. Tapi tenang saja mulai saat ini ada kakak yang bisa menemanimu. " Ucap Rin yang sedikit kurang enak saat melihat ekspresi Naruto yang murung, maka dari itu ia berusaha menghiburnya.


"Iya kak terimakasih. " Ucap Naruto yang sudah agak membaik.


"Oh ya silakan duduk kakak kakak maaf kalo apartemenku sempit. Tunggu biarku ambillah minum dulu buat kakak pasti hapuskan baru sampai di Konoha. " Ucap Naruto yang menawarkan duduk dan beranjak mengambil air minum.


"Oh ya Naruto/kun terimakasih. " Ucap mereka bersamaan.


Kelima Uzumaki tersebut memutuskan duduk sambil menunggu Naruto.


Sedangkan Naruto memutuskan mengambil air minum, ya walaupun hanya air putih saja sih.


"Ah maaf hanya ada air putih saja Kak. " Ucap Naruto sambil meletakan air minum di atas meja dengan ekspresi wajah kurang enak soalnya ia hanya bisa memberi air putih saja, ya mau bagaimana lagi iya hanya hidup sendiri dan juga bila ia ingin membeli sesuatu pasti di usir dari toko tersebut.

__ADS_1


__ADS_2