The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Cahpter 55


__ADS_3

Sebelumnya.


"Oh Sakura akhirnya kamu pulang juga. Bagaimana hasil ujiannya. " Ucap wanita itu yang ternyata adalah ibu Sakura.


Ibu Sakura yang melihat anak nya pulang langsung menanyakan hasil ujian akademinnya kemarin.


"Bibi maaf mengganggu, saya di sini untuk mengantarkan Sakura pulang. Karena tadi Sakura habis pingsan saat pertemuan Tim. Tetapi maaf jika saya tidak mengantarkannya pulang langsung saya membawanya keruang kesehatan akademi terlebih dahulu untuk menunggunya sadar dari pingsan. Kalau begitu saya mohon pamit undur diri dulu bibi. " Ucap Naruto kepada ibu Sakura yang ada di depannya.


"Oh begitu Yah, terima kasih sudah menjaga Sakura. Siapa namamu nak dan kenapa tidak masuk dulu. " Ucap Ibu Sakura menawarkan agar mampir dulu di rumahnya.


Lanjut......


"Ah maaf ketidak sopanan saya bibi. Nama saya Uzumaki Naruto, saya rekan satu Tim Sakura di Tim 7. Tapi maaf bibi saya harus pulang karena besok Tim kami harus berkumpul jam 5. Jadi saya harus mempersiapkan segalanya. Tapi kapan-kapan saya pasti akan mampir bibi. " Ucap Naruto yang tidak enak saat menolak tawaran dari ibu Sakura.


"Oh seperti itu yah, kalau begitu tidak masalah. Karena kamu juga harus beristirahat untuk besok. Kapan-kapan mampirlah kerumah bibi Yah. " Ucap Ibu Sakura memaklumi.


"Ya bibi, kalau begitu saya pamit undur diri dulu bibi. Selamat tinggal. " Ucap Naruto yang pergi berjalan kaki untuk pulang kerumahnya sambil menikmati suasana Desa Konoha.


Selama perjalanan pulang Naruto hanya mengamati sekitar hingga Naruto merasa lapar. Jadi Naruto memutuskan untuk makan terlebih dahulu.


"Mmm enaknya makan apa Yah. " Ucap Naruto berpikir untuk makan apa kali ini.


Naruto berjalan sambil memikirkan untuk makan apa untuk nya kali ini. Hingga ia melewati toko Ramen kesukaannya dan salah satu makanan kesukaannya dari beberapa makanan kesukaan Naruto.


"Mm Ichiraku Ramen. Sepertinya aku makan Ramen saja. Baiklah mari kita makan Ramen. " Ucap Naruto yang berjalan memasuki toko ramen kesukaannya.


"Selamat sore paman dan selamat sore Kak Ayame-chan. " Ucap Naruto yang sudah memasuki toko ramen Ichiraku Ramen sambil menggoda Ayame putri pemilik toko ramen.


Ayame yang di panggil seperti itu wajahnya langsung merona karena malu saat ia di panggil dengan embel-embel Chan dengan pria yang ia suka.


Walaupun perbedaan usianya dan Naruto hampir 6 tahun tetapi ia tidak mempermasalahkannya. Karena sifat dan pola pikir Naruto bahkan lebih dewasa dari para orang dewasa sekalipun. Ayame hanya berpikir selagi Naruto mau dengannya yang lebih tua 6 tahun darinya. Maka ia tidak masalah, walaupun orang akan membicarakannya bagaimanapun.

__ADS_1


Untuk ayahnya Ayame atau pemilik Ichiraku yang bernama Teuchi hanya bisa mendukungnya sedikit. Sebenarnya ia setuju bila putrinya memiliki hubungan dengan Naruto. Bahkan bila umur mereka sama maka ia akan langsung merestui mereka jika mereka menikah. Itu di karenakan Teuchi sangat menyukai sifat dan pola pikir Naruto.


Untuk Naruto sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan umur dalam memilih pasangan. Asalkan mereka saling mencintai dan saling menyukai maka itu sudah cukup.


Menurut Naruto, Ayame adalah gadis yang baik dan penurut apa lagi jika kepada ayahnya Teuchi.


Sebenarnya Naruto cukup tertarik kepada Ayame. Mengingat Naruto dan Ayame sudah saling kenal sejak Naruto kecil. Jadi menurut Naruto, Ayame adalah wanita pertama yang memperhatikannya hingga saat ini.


"Oh Naruto ternyata kau. Sudah lama kau tidak kemari Naruto. " Ucap Pemilik toko Ichiraku atau paman Teuchi.


"Yah beberapa hari ini aku sedang menyempurnakan beberapa jutsu dan mempersiapkan ujian kelulusan paman. Jadi aku tidak sempat kasini. Bagaimana kabarmu paman, apakah kau merindukan pelangganmu yang tampan dan manis ini. " Ucap Naruto di selingan dengan candaan.


"Hahahaha, kau ini memang tidak berubah. Kabarku baik-baik saja dan aku tidak merindukanku. Tetapi orang yang ada di sampingku ini selalu menanyakanmu Naruto. " Ucap Paman Teuchi yang menggoda putrinya Ayame. Memang Ayame selalu mencari Naruto saat Naruto tidak datang ketoko semennya.


Ayame yang mendengar ucapan ayahnya di buat malu dan wajahnya memerah. Hingga Ayame menundukan kepalanya supaya tidak ada yang melihat wajahnya yang memerah itu.


"Oh apakah benar Kak Ayame-chan. Kalau begitu aku pesan Ramen spesial buatan Kak Ayame-chan. " Ucap Naruto yang menggoda Ayame.


"Mmm baiklah Naruto-kun, akan aku biarkan pesananmu. " Ucap Ayame yang menjawab pesanan Naruto dan tanpa sadar menggunakan embel-embel KUN pada nama Naruto.


Naruto yang mendengar itu menaikkan alisnya. Karena biasanya Ayame tidak pernah memanggil Naruto dengan embel-embel Kun pada makannya.


"Mmm tadi Ayeme-chan~ bilang apa. Aku tidak kedengaran, karena kupingku sepertinya sedang bermasalah. " Ucap Naruto yang menambah menggoda Ayame.


Ayame yang dengan ucapannya tadi wajahnya tambah memerah karena malu.


"Bi....... bilang a.... apa me.. memangnya Na..... Naruto. " Ucap Ayame dengan nada gugup plus wajahnya tambah memerah dan kepalanya tambah menunduk.


"Sudahlah Naruto, jangan menggoda Putriku terus. Nanti bila kenapa-napa kau harus tanggung jawab loh. " Ucap Paman Teuchi kepada Naruto saat melihat putrinya benar-benar wajahnya memerah.


Ayem yang di goda Naruto terus menerus di buat malu dan wajahnya memerah. Tetapi di dalam hati Ayame sangat senang bisa bertemu dengan Naruto lagi.

__ADS_1


"Apa lebih baik aku ajak kencan saja ya Naruto-kun. Tapi aku malu untuk mengawalnya. Kyaaaaa bagaimana ini. " Ucap Ayame dalam hati sedang bimbang karena ingin mengajak Naruto kencan.


"Hehehehe, maaf paman. " Ucap Naruto meminta maaf kepada paman Teuchi.


"Baiklah baiklah, Ayame cepat kau buaya pesanan Naruto. " Ucap Paman Teuchi kepada putrinya. Ayame yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah itu Ayame langsung menyiapkan pesanan Ramen untuk Naruto yang di buat khusus olehnya untuk Naruto.


Ayame saat ini sedang membuatkan pesanan Naruto, tetapi hati dan pikirannya sedang bimbang akan mengajak Naruto kencan atau tidak. Menurut Ayame ia harus cepat atau Naruto di ambil oleh wanita lain.


Walaupun dalam kenyataannya Naruto sudah memiliki dua kekasih, yaitu Ino dan Hinata. Tetapi Ayame tidak tau akan hal tersebut, maka dari itu Ayame ingin menyampaikan perasannya. Walaupun nantinya ia tidak di terima juga tidak masalah. Yang terpenting menurutnya adalah bahwa ia harus bisa menyampaikan apa yang ada di hatinya kepada Naruto.


Naruto yang melihat Ayame seperti sedang berpikir sesuatu di buat bertanya-tanya apa yang sedang Ayame pikirkan. Hingga Naruto memutuskan untuk kepada Ayame tentang apa yang di pikirkan.


"Ayame-chan, apa yang sedang kau pikirkan, bila butuh bantuan kau bisa berbicara denganku. Akan aku usahakan untuk membangun sebisaku. " Ucap Naruto kepada Ayame.


Ayame yang mendapat pertanyaan dari Naruto langsung tersadar dalam lamunanya saat berpikir.


"Eh ti....tidak Naruto-kun. Aku tidak memikirkan apa apa. " Ucap Ayame yang aga gugup karena takut Naruto tau apa yang sedang di pikirannya saat ini.


Naruto yang mendengar itu merasa bahwa Ayame sedang berbohong pada diri sendiri.


"Oh begitukah, ya sudah. Tapi bila kamu membohongi dirimu sendiri itu tidak baik loh. Aku juga sangat benci akan orang yang seperti itu. " Ucap Ucap Naruto yang berusaha memancing agar Ayame dapat menceritakan apa yang sedang di pikirannya.


Ayame yang mendengar Naruto akan membencinta menjadi gusar. Karena ia tidak ingin Naruto membencinnya. Karena itu sangat menyakitkan baginya.


"A....... a. " Ucap Ayame yang benar-benar merasa gusar.


"Ayame-chan jika ada yang ingin kau bicarakan, bicaralah mumpung aku ada disini. " Ucap Naruto.


Ayame yang mendengar itu berusaha menancapkan hatinya untuk mengajak Naruto pergi kencan dan mengungkapkan apa yang ada di hatinya kepada Naruto.

__ADS_1


__ADS_2