
Sebelumnya.
"Naruto-kun hadiah apa, kok aku tidak dapat hadiah. Naruto-kun tidak adil. " Ucap Ino yang cemberut.
Naruto yang melihat Ino cemberut di buat gemas.
"Tenang saja Ino-chan, aku juga sudah menyiapkan hadiah untukmu. " Ucap Naruto sambil mencubit kecil pipi Ino.
Naruto langsung mengeluarkan dua buah kotak kecil berwarna merah dan menyerahkannya ke Ino dan Hinata.
" Ini hadiah untuk kalian berdua Ino-chan Hinata-chan. " Ucap Naruto menyerah kan kotak kecil itu kepada Ino dan Hinata.
Lanjut......
Naruto memberikan kotak kecil merah kepada Hinata dan Ino. Ino dan Hinata menerima dengan senang hati.
Hinata dan Ino yang mendapatkan hadiah dari kekasihnya di buah senang dan bahagia. Tetapi mereka juga di buat penasaran akan hadir yang ada di dalamnya.
"Naruto-kun di dalamnya isinya apa. " Ucap Ino yang penasaran dengan isi dalamnya.
"Naruto-kun apakah isinya juga Gelang Giok seperti milik Hanabi. " Ucap Hinata menebak isi di dalam kotak.
Ino yang mendengar ucapan Hinata di buat bingung dengan maksud sama dan gelang giok.
"Maksud kamu apa Hinata-chan?. " Ucap Ino bertanya kepada Hinata.
"Ino-chan tadi sebelum kami kerumahmu, Naruto-kun memberikan sebuah hadiah kepada Hanabi-chan yang berbentuk kotak kecil berwarna biru yang berisi sebuah Gelang Giok yang sangat cantik. Lihatlah gelang yang ada di tangan Hanabi-chan, itu adalah gelang pemberian Naruto-ku. Gelang itu memiliki banyak fungsi dan kegunaannya, seperti terdapat segel penyimpanan yang sangat luas, segel jutsu Naruto-kun, pengatur suhu saat di gunakan, dan yang lebih berguna adalah gelang itu tidak bisa di curi atau di ambil oleh orang lain. " Ucap Hinata yang menceritakan bahwa Naruto memberikan hadiah kepada adik perempuannya.
Ino yang mendengar itu di buat kagum atas fungsi dan kegunaan dari gelang itu. Tetapi juga di buat iri karena Hanabi di berikan sebuah gelang giok yang sangat cantik dan banyak kegunaannya.
Naruto yang melihat Ino seperti iri dengan Hanabi di buat geleng-geleng kepala.
"Ino-chan tenang saja, hadiah yang aku berikan akan sama bagus dan sama fungsi dan kegunaannya. " Ucap Naruto yang memberikan penjelasan kepada Ino sambil mengelus rambut Ino.
"Mm aku percaya kalau Naruto-kun akan selalu adil kepada kami. " Ucap Ino mengangguk dan tersenyum kepada Naruto.
Naruto yang melihat itu senang karena Ino dapat mengerti dengan apa yang ia jelaskan tadi.
"Baiklah kalau begitu kalian boleh buka hadiahnya sekarang. " Ucap Naruto yang memberikan izin untuk membuka hadiahnya.
__ADS_1
Setelah mendapatkan izin untuk membuka hadiahnya, Ino dan Hinata langsung membuka kotak kecil berwarna merah pemberian Naruto.
Setelah kotak tersebut di buka terlihatlah sebuah cincin emas murni yang sangat cantik dan indah di dalam kotak kecil merah tersebut.
"Bagaimana apakah kalian suka hadiah dariku ini. " Ucap Naruto sambil tersenyum berharap kedua kekasihnya menyukai hadiah pemberian Naruto.
Karena bagaimanapun Hinata dan Ino adalah putri dari keluarga bangsawan di Konoha, jadi mungkin mereka telah memiliki banyak cincin emas atau sebagainya.
Cincin itu sebenarnya Naruto pesan bersama Gelang Giok milik Hanabi yang ia pesan kepada Uzumaki Rin dan para shinobi Uzushio untuk menyatukannya dimanapun itu.
Saat Uzumaki Rin dan yang lain mendengar itu langsung menyebar ke segara arah bahkan harus keluar dari Konoha untuk mencari cincin dan gelang tersebut. Karena bagaimanapun Naruto adalah seorang pangeran, jadi sudah sewajarnya bagi mereka bahwa keinginannya harus di penuhi.
Ino dan Hinata yang melihat cincin cantik pemberian Naruto di buat menangis karena bahagia.
"Hey kepala kalian menangis seperti itu. Apakah kalian tidak suka hadiah dariku. Kalau kalian tidak suka aku juga tidak memaksa kalian untuk menerimanya. Kalau kalian tidak suka nanti biar aku ganti hadiahnya sesuai apa yang kalian suka. " Ucap Naruto menanyakan sebab kenapa Ino dan Hinata menangis sambil mengelus rambut mereka.
"Ihik....... tidak Naruto-kun aku ihik....... sangat suka cincinnya ihik....... Ini sangat cantik. Aku sangat suka Naruto-kun. Terima kasih Naruto-kun. " Ucap Hinata yang langsung memeluk Naruto dengan menangis bahagia.
"Ihik...... aku juga suka cincinnya Naruto-kun. Ihik...... terima kasih cincinnya Naruto-kun aku suka. " Ucap Ino yang juga langsung memeluk Naruto dengan menangis bahagia.
Naruto yang di peluk oleh kedua kekasihnya yang sedang menangis bahagia di buat tersenyum bahagia.
Hinata dan Ino yang mendengar ucapan Naruto langsung melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya.
"Mm kalau begitu aku mau Naruto-kun yang memakaikannya di jariku. " Ucap Ino yang tersenyum manis sambil memohon untuk di ajarkan cincinnya di jarinya.
"Aku juga ingin Naruto-kun memakaikan cincin itu di jariku. " Ucap Hinata yang tidak mau kalah dari Ino.
Naruto yang melihat kedua kekasihnya seperti itu hanya mengangguk dan tersenyum untuk mengiyakan ke inginkan mereka.
"Baiklah, tapi sebelum itu kalian teteskan darah kalian dulu di cincin itu. Karena fungsi dan kegunaannya sama seperti Gelang Giok milik Hanabi-chan. " Ucap Naruto yang menjelaskan kepada kedua kekasihnya itu.
Ino dan Hinata yang mendengar ucapan dari Naruto langsung mengangguk dan langsung meneteskan darahnya di cincin pemberian Naruto itu. Setelah sudah meneteskan darahnya kepada cincin tersebut Ino dan Hinata langsung menatap Naruto sebagai tanda bahwa mereka telah meneteskan darah.
Naruto yang tau tatapan itu langsung mengambil cincin di tangan Ino dan Hinata. Setelah itu langsung di pakaikan pada jari manis Ino dan Hinata.
Ino dan Hinata yang melihat Naruto memakaikan cincin tersebut di jari manis mereka di buat tersenyum bahagia.
"Terima kasih Naruto-kun. " Ucap Hinata dan Ino yang langsung memeluk Naruto.
__ADS_1
"Sama-sama Hinata-chan Ino-chan. " Ucap Naruto yangmembalas pelukan mereka dan mengelus rambut mereka.
Setelah beberapa saat mereka berpelukan hingga akhirnya Ino dan Hinata yang melepaskan pelukannya pada Naruto.
"Naruto-kun berarti yang tadi kamu lakukan itu melamar kami bukan. " Ucap Ino yang menatap Naruto dengan senyum di bibirnya.
Hinata yang mendengarkan ucapan Ino di buat sadar bahwa jika seorang pria memakaikan sebuah cincin kepada wanita berarti itu sang pria sedang melamar sang wanita.
Hinata di buat memerah wajahnya saat mengingat hal itu.
Naruto yang mendengar ucapan Ino sedikit kaget, tetapi ia tepis dengan cepat. Ia tau kan hal tersebut, tetapi ia berusaha tetap tenang dan menjelaskan semuanya.
"Untuk itu terserah kalian mau menganggapnya apa. Akan tetapi aku akan selalu mencintai kalian berdua apapun yang terjadi. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.
"Janji ya akan selalu ada untuk kami. " Ucap Ino.
"Tentu janji. " Ucap Naruto pada Ino.
"Naruto-kun, jika cincin ini bukan untuk melamar kami. Apakah kamu akan melamar kami Nanti. " Ucap Hinata yang mempertanyakan masa depan hubungannya.
Naruto yang mendapat pertanyaan seperti itu dari Hinata di buat tersenyum.
"Tentu saja Hinata-chan. Aku akan melamar kalian berdua di hadapan orang tua kalian suatu hari nanti. Jadi mungkin kalian bisa menjadikan cincin tersebut sebagai bukti jika aku akan melamar kalian suatu hari nanti, oke. " Ucap Naruto menjelaskan.
"Mn. " Ucap mereka berdua sambil mengangguk.
"Kami akan selalu menunggu hari itu Naruto-kun. " Ucap Ino yang tersenyum bahagia saat Naruto menjanjikan bahwa ia akan melamarnya suatu hari nanti.
"Ya kami akan selalu menunggu hari itu tiba Naruto-kun. " Ucap Hinata yang juga tersenyum bahagia saat Naruto menjanjikan bahwa ia akan melamarnya suatu hari nanti.
"Baiklah sebaiknya kita pulang untuk beristirahat karena hari ini sudah menjelang malam hari. Karena besokkan adalah hari kita resmi menjadi seorang shinobi. " Ucap Naruto yang mengajak pulang Ino dan Hinata pulang karena mengingat hari sudah menjelang malam.
"Mn Naruto-kun. " Ucap Hinata dan Ino.
"Baiklah ayo aku antar kalian pulang para calon istriku. " Ucap Naruto menggandeng tangan Ino dan Hinata sambil menggoda mereka.
Ino dan Hinata yang mendengarkan Naruto menyebut mereka adalah calon istrinya di buat memerah wajah mereka seperti tomat.
Naruto yang melihat wajah memerah mereka debut tersenyum dan sedikit tertawa kecil.
__ADS_1
Setelah itu Naruto langsung menghilang bersama Hinata dan Ino yang di gandengnya. Sedangkan untuk Hanabi masih tertidur di gendongan Clon Naruto.