The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 85


__ADS_3

Sebelumnya.


Zabuza yang melihat shinobi tadi di buat pingsan oleh Naruto hanya dapat menggelengkan kepalanya saja. Lagi pula menurut Zabuza itu juga salah dari shinobi tersebut yang membuat Naruto emosi.


"Haku kau bawa dia ke Divisi Medis, aku akan pergi bersama Naruto untuk menemui Mei-sama. Ayo Naruto kita pergi untuk menemui Mei-sama. " Ucap Zabuza memerintahkan Haku dan mengajak Naruto pergi untuk menemui pemimpinnya yang bernama Mei atau lebih tepatnya bernama Mei Terumi.


Haku yang mendapatkan perintah dari Zabuza hanya mengangguk dan menjalankan perintahnya.


Sedangkan Naruto pergi mengikuti Zabuza untuk menemui pemimpin pasukan rebellion.


Lanjut.....................


"Zabuza-san kalau boleh tau siapa yang memimpin Pasukan rebellion Kiri ini. " Ucap Naruto bertanya kepada Zabuza di selasela perjalanan menuju tempat pemimpin pasukan rebellion Kiri.


"Kami di sini pimpin oleh Nona Mei Terumi. " Ucap Zabuza menjawab pertanyaan Naruto tadi.


Naruto yang mendengar ucapan Zabuza di buat menganggukan kepalannya mengerti. Karena Naruto juga cukup mengenali siapa itu Mei Terumi. Karena sebelumnya Naruto meminta kepada Uzumaki Rin untuk di buatkan sebuah buku yang berisi daftar nama setiap shinobi berpengaruh di Dunia elemental ini. Jadi dengan adanya buku itu Naruto dapat dengan mudah mengenali setiap shinobi yang ada.


Setelah beberapa saat berjalan akhirnya Naruto dan Zabuza sampai juga di sebuah tenda yang cukup besar dan di jaga oleh beberapa shinobi tingkat Chunin atau Jonin di setiap sisinya.


"Kau tunggu di sini terlebih dahulu Naruto, aku akan menemui Mei-sama terlebih dahulu. " Ucap Zabuza kepada Naruto.


Sedangkan Naruto hanya menjawab dengan anggukan kepala saja tanda ia mengerti akan ucapan dari Zabuza.


"Zabuza-san, anda sudah kembali. Lalu di mana Yuki Haku, kenapa anda tidak bersama dengannya. " Ucap seorang shinobi penjaga tenda besar tersebut kepada Zabuza.


"Oh ya aku telah kembali, sedangkan untuk Haku sedang ke tempat Divisi Medis. Apakah Mei-sama ada di dalam. " Ucap Zabuza bertanya kepada shinobi tersebut.


" Mei-sama ada di dalam Zabuza-san. " Ucap shinobi tersebut.


"Baiklah kalau begitu aku masuk dulu dan tolong aku jaga temanku itu. Ingat jangan pernah membuatnya tersinggung jika kau tidak ingin patah tulang. " Ucap Zabuza memperingatkan shinobi tersebut supaya tidak membuat Naruto marah dan memasuki tenda besar tersebut untuk menemui pemimpinnya.


Shinobi yang di peringatkan oleh Zabuza di buat bingung dengan apa yang di maksud oleh Zabuza untuk tidak menyinggung seorang bocah supaya tidak patah tulang. Lagi pula menurutnya Naruto hanya lah seorang shinobi tingkat Genin saja dan tidak ada yang terlihat spesial. Hingga shinobi itu terus berpikir dengan apa yang di maksud oleh Zabuza tadi hingga ia memperingatkannya seperti itu.


Sedangkan Zabuza saat ini telah berada di dalam tenda dan berhadapan dengan seorang wanita dewasa dan dua orang di belakangnya.


"Mei-sama. " Ucap Zabuza menyapa wanita dewasa di depannya.


"Oh kau sudah kembali rupanya Zabuza. " Ucap wanita tersebut kepada Zabuza.


"Ya Mei-sama. " Ucap Zabuza.


"Zabuza-san kau sudah kembali, lalu di mana Haku. " Ucap Seorang pria muda yang berdiri di belakang wanita itu atau yang bernama Mei Terumi.


"Oh Haku sedang ada urusan di Divisi Medis, Chojuro. " Ucap Zabuza kepada pria muda yang ada di belakang Mei Terumi atau yang bernama Chojuro.


"Ada urusan apa Haku dengan Divisi Medis. " Ucap pria cukup tua dengan satu mata tertutup yang ada di belakang Mei Terumi.


"Aku juga tidak tau, Ao-san. " Ucap Zabuza berpura-pura tidak tau kepada pria tua yang ada di belakang Mei Terumi atau yang bernama Ao.


"Baiklah, jadi ada urusan apa kau sekarang di sini. Karena aku yakin kau tidak akan ada di sini jika tidak terlalu penting. Apa lagi kalau cuman untuk laporan misi, yang pasti kau akan menyuruh Haku untuk melaporkannya kepadaku. " Ucap Mei Terima bertanya tujuan dari Zabuza ada di dalam tendanya.


Sedangkan Zabuza hanya tersenyum canggung saat mendengarkan ucapan Mei tadi. Walaupun yang Mei ucapan adalah kebenarannya. Tapi jika di ucapkan seperti itu rasanya agak membuat canggung menurutnya. Karena seolah-oleh ia orangnya sangatlah malas jika di suruh untuk melaporkan hasil misinya.


"Tujuanku kemari adalah untuk memberitahukan bahwa aku membawa seseorang yang bersedia membantu pasukan rebellion kita melawan Yagura dalam perang ini. " Ucap Zabuza kepada Mei.


"Lalu dimana orang yang kau maksud itu Zabuza dan seperti apa orangnya. Lalu apa yang dia inginkan sebagai imbalan dengan membantu kita. " Ucap Mei bertanya kepada Zabuza.


"Orangnya ada di depan Mei-sama, tujuan aku kemari juga adalah untuk sedikit menjelaskan orangnya seperti apa kepada anda Mei-sama. " Ucap Zabuza kepada Mei Terumi.


"Kalau begitu coba kau jelaskan seperti apa orangnya dia. " Ucap Mei kepada Zabuza untuk menjelaskan tentang Naruto kepadanya.


" Orang tersebut bernama Uzumaki Naruto, dia adalah seorang shinobi Konoha tingkat Genin. Tapi ia memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam Kenjutsu, Medis-Nin, Fuinjutsu dan Ninjutsu. Maksud dari ia membantu kita hanyalah menginginkan kerjasama antara ia dan Kiri bila nanti kita menang. Hanya itu saja yang aku miliki Mei-sama. Tapi aku sarankan kepada kalian jangan pernah meremehkan dirinya. Walaupun ia orangnya cukup kalem dan tenang. Tapi bila ia sudah emosi maka akan sulit nantinya. " Ucap Zabuza menjelaskan tentang Naruto kepada Mei, Ao, dan Chojuro.


Mei, Ao, dan Chojuro di buat mengerutkan kening setelah mendengarkan penjelasan Zabuza tadi. Karena mereka merasa tidak percaya akan apa yang Zabuza ceritakan tentang Naruto.


"Apakah kau yakin jika ia seorang Genin mampu membantu kita atau apakah kau yakin jika ia adalah seorang Genin dengan semua kemampuan yang mau ceritakan tadi. " Ucap Mei Terumi kepada Zabuza.

__ADS_1


Zabuza tau hal ini akan sulit di percaya untuk orang lain khususnya Mei, Ao, dan Chojuro. Tapi memang kenyataannya begitu dan Zabuza tidak melebih-lebihkan sama sekali tentang kemampuan Naruto. Karena bahkan dirinya saja kalah oleh Naruto saat bertarung sebagai sesama pengguna Kenjutsu.


"Aku tau kalian pasti akan tidak percaya akan apa yang aku ucapkan ini. Tapi memang itulah kenyataannya, jika kalian masih kurang percaya lebih baik kalian melihat sendiri saja orangnya. Biar aku panggilkan dulu orangnya. " Ucap ZabuA kepada semuanya dan keluar memanggil Naruto untuk menemui Mei-sama dan yang lainnya.


Sedangkan Mei dan yang lainnya hanya menganggukan kepalanya saja sebagai tanda setuju untuk menemui orang yang Zabuza maksud.


Setelah beberapa saat akhirnya Zabuza kembali lagi kedalam tenda bersama seorang anak berambut merah dengan tiga garis di pipinya.


"Mei-sama ini adalah orang yang aku maksud tadi, namanya adalah Naruto. Naruto ini adalah pemimpin pasukan kami, yaitu Nona Mei Terumi. " Ucap Zabuza memperkenalkan Naruto kepada Mei ataupun sebaliknya.


"Hallo Nona Mei, perkenalkan namaku adalah Uzumaki Naruto. " Ucap Naruto memperkenalkan diri kepada Mei Terumi.


Mei merasakan bahwa Naruto bukanlah orang sembarangan. Apa lagi dari yang ia rasakan Naruto memiliki jumlah cakra yang sangat besar. Ia dapat mengambil kesimpulan bahwa apa yang Zabuza katakan tadi adalah benar adanya.


"Ya Hallo Naruto, perkenalkan namaku adalah Mei Terumi pemimpin pasukan rebellion Kiri. " Ucap Mei berusaha berhati-hati kepada Naruto.


Zabuza yang melihat pemimpinnya sudah mulai merasakan kejanggalan akan kekuatan Naruto di buat tersenyum. Karena sebelumnya Mei tidak percaya tapi setelah bertugas dapat di lihat bahwa ia sangat berhati-hati dan itu membuat Zabuza tersenyum kemenangan.


"Jadi apakah benar anda bersedia membantu kami Naruto-san. " Ucap Mei bertanya kepada Naruto.


"Ya tentu, aku akan membantu kalian melawan Yagura beserta pasukannya. Itupun bila kalian mau. " Ucap Naruto kepada Mei.


"Tapi apa yang membuat anda ingin membantu kami dan apa yang anda inginkan sebagai imbalan saat membantu kami. " Ucap Mei keoada Naruto.


"Aku tidak ingin apapun, yang aku ingin kan hanya persahabatan antara aku dan Kiri saja tidak lebih. Lagi pula dengan aku mengikuti perang ini maka aku dapat menguji coba beberapa jutsu yang aku buat selama ini. " Ucap Naruto menjawab pertanyaan dari Mei dengan santai.


Mei, Ao, dan Chojuro merasa aneh dengan tujuan Naruto mengikuti sebuah perang. Menurut mereka Naruto terlalu gila menggunakan perang sebagai bahan uji coba jutsunya. Tapi mereka juga tidak dapat menemukan maksud terselubung dari sorot mata Naruto.


"Baiklah kau dapat bergabung bersama kami dalam perang ini. Tapi mungkin kami tidak bisa membayarmu atau memberiakmu sesuatu, mengingat saat ini kami sedang mengalami krisis dana perang. " Ucap Mei kepada Naruto.


"Aku tidak butuh uang kalian atau sebagainya. Lagi pula aku mengikuti perang ini juga karena keinginanku. Sebenarnya yang aku inginkan hanyalah sebuah perdamaian tanpa adanya peperangan yang hanya menimbulkan duka dan dendam berkepanjangan saja. Kalau begitu kapan kita akan mulai penyerangannya. " Ucap Naruto bertanya.


"Menurut informan kami saat ini Yagura sedang merencanakan untuk menyerang kami saat kami lengah. Jadi kemungkinan kita akan terus bersiaga akan kemungkinan Yagura menyerang kita. " Ucap Mei menjelaskan situasi yang ada.


Naruto mendengar situasi saat ini merasa hal tersebut hanya lah sebuah permainan dari Yagura untuk menguras stamina pasukan rebellion. Setelah pasukan rebellion bosan dan lelah menunggu penyerangan, maka di situlah Yagura akan menyerang mereka.


Mei, Zabuza, Ao, dan Chojuro yang mendengar ucapan Naruto merasa apa yang Naruto ucapkan adalah benar. Jika mereka terus menerus bersiaga tanpa hal yang jelas dan hanya membuang-buang tenaga. Maka di saat mereka lelah Yagura akan menyerang mereka dengan mudah.


"Kau benar juga Naruto, lalu apa yang harus kita lakukan sekarang. " Ucap Zabuza membenarkan ucapan Naruto tadi.


"Menurutku kita pancing saja amarah Yagura. Karena dengan begitu Yagura akan langsung memerintahkan pasukannya untuk menyerang kita dan kita akan dengan mudah membantai mereka. Karena di saat seorang sedang marah pasti mereka akan kurang fokus dan lebih tergesa-gesa dengan begitu maka kemungkinan besar mereka menyerang tanpa adanya sebuah starategi. " Ucap Naruto menyampaikan pendapatnya.


Mei dan yang lain yang mendengar pendapat Naruto merasa itu adalah sebuah rencana yangbagu sekaligus buruk. Bagus bila rencana itu sesuai dengan yang mereka rencanakan nantinya. Sedangkan buruk jika ternyata Yagura mengerahkan semua pasukannya. Karena Pasukan Yagura lebih banyak dari pada Pasukan rebellion.


Setelah itu diskusi tentang strategi penyerangan pasukan rebellion kepada pasukan Yagura terus berjalan. Hingga mereka memutuskan untuk mengirim mata-mata lagi untuk mencari informasi yang berguna untuk mengatur strategi nantinya.


Setelah diskusi tersebut Naruto di persilahkan untuk beristirahat di sebuah tenda yang sudah di siapkan untuknya beristirahat selama di medan perang.


Naruto yang mendengarkan hal tersebut tentunya setuju. Lagi pula ia juga ingin beristirahat setelah melakukan perjalanan jauh tadi.


Keesokan harinya Naruto terbangun di pagi hari di tendanya yang lumayan besar dengan keadaan yang cukup bugar dan tidak merasakan lelah lagi setelah perjalanan jauh kemarin.


"Ah ternyata sudah pagi, tapi tidak aku sangka bahwa aku akan tertidur hingga pagi. Aku kira aku akan bangun saat malam hari, eh ternyata malah sampai pagi. Ah sudahlah sekarang lebih baik aku makan terlebih dahulu. Setelah itu aku akan menemui Nona Mei untuk menanyakan kabar tentang situasi terbaru saat ini. " Ucap Naruto yang baru bangun dari tidurnya.


Setelah bangun dari tidurnya Naruto memutuskan untuk mencuci mukanya baru ia akan melakukan sarapan paginya. Setelah mencuci mukanya Naruto langsung mengeluarkan gulungan penyimpangannya lalu mengeluarkan sebuah Ramen hangat dari dalam gulungan tersebut untuk ia makan saat ini.


"Ah Ramen buatan Ayame-chan memang yang terbaik, bahkan baru mencium bau harumnya saja sudah membuatku tidak sabar untuk memakannya. Baiklah sekarang saatnya sarapan pagi dengan ramen buatan Ayame-chan tersayang. Selamat makan. " Ucap Naruto yang akan memulai sarapan paginya.


Tapi sebelum Naruto memasukan makanannya kedalam mulutnya ia sudah di kagetkan dengan sebuah ledakan yang cukup keras hingga membuatnya kaget dan menumpahkan ramen.


Naruto yang melihat ramen yang akan ia makan tumpah sebelum ia makan di baut terdiam dan meratapi ramen yang tumpah itu dengan ekspresi yang sulit di artikan.


Hingga tak berselang lama Naruto mulai sadar dari meratapi ramenya itu dan di ganti dengan amarah yang meledak. Karena ia merasa tidak terima jika masakan kekasihnya terbuang begitu saja sebelum ia makan.


"KURANG NGAJAR, SIAPA YANG BERANI MEMBUATKU KAGET TADI. AKAN AKU BUAT MEREKA MERASAKAN YANG NAMANYA NERAKA DUNIA. KARENA MEREKA TELAH BERANI-BERANINYA MEMBUATKU MENUMPAHKAN RAMEN BUATAN AYAME-CHAN. AWAS SAJA KALIAN. " Ucap Naruto dengan amarahnya yang meluap-luap.


Setelah itu Naruto langsung melesat pergi menuju tenda milik Mei Terumi untuk menanyakan apa yang terjadi dan siapa yang berani mengganggu acara makannya.

__ADS_1


Sedangkan saat ini di sebuah tenda yang cukup besar terdapat seorang wanita dewasa bersama beberapa orang yang sedang menghadapinya saat ini. Wanita tersebut adalah Mei Terumi yang sedang mendapatkan sebuah laporan tentang penyerangan yang di lakukan oleh Yagura terhadap Camp dan pasukannya saat ini.


"Jadi apa yang terjadi saat ini. " Ucap Mei bertanya kepada orang-orang yang ada di hadapannya.


"Mei-sama, saat ini kita sedang di serang oleh pasukan Yagura di bagian timur. Saat ini pasukan kita sedang melawan balik untuk mempertahankan camp kita. Tapi pasukan kita juga sedikit kesalahan karena jumlah yang tidak seimbang. " Ucap seseorang yang melaporkan keadaan yang terjadi.


Mei yang mendengarkan laporan tersebut di buat pusing dan bingung akan apa yang harus ia lakukan saat ini. Karena saat ini ia dan pasukannya sedang mengalami krisis dana dan juga kekurangan anggota pasukan. Tapi bila ini terus di biarkan maka ia dan pasukanya akan mengalami kekalahan yang telak. Solusi terbaik yang terpikirkan oleh Mei saat ini hanyalah ia ikut maju ke medan pertempuran untuk membantu pasukannya.


Di saat mereka semua sedang kebingungan akan penyerangan yang terjadi. Tiba-tiba ada seorang anak berambut merah yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka tanpa permisi sama sekali.


"Nona Mei. " Ucap Anak berambut merah tersebut.


"Na...... Naruto, bagaimana kau bisa tiba-tiba muncul di sini. " Ucap Mei yang kaget akan kemampuan tiba-tiba dari Naruto.


"Itu tidak penting, aku ingin bertanya kepadamu. Siapa yang berani-beraninya mengagetkanku dengan suara dentuman tadi. Hingga membuatku kaget dan menumpahkan ramen spesial buatan kekasihku. " Ucap Naruto bertanya kepada Mei dengan nada emosi.


Orang-orang yang ada di sana masih di buat bingung dengan kemunculan Naruto dan sekarang di buat tambah bingung dengan Naruto yang tiba-tiba berbicara dengan nada emosi.


"Hey bocah kenapa kau berani-beraninya masuk ke tenda Mei-sama. Kau juga tidak sopan kepada Mei-sama. Kau harus di tangkap dan di beri hukuman. " Ucap seseorang yang ada di sana kepada Naruto dan ingin menangkap Naruto.


Naruto yang merasa belum mendapat jawaban malah ingin di tangkap membuatnya tambah emosi karenanya.


" Kau diam saja paman. " Ucap Naruto yang langsung menghilang dan muncul sambil meninju perut orang yang tadi berbicara.


Sriiinggggg


Bhukkkkkkk


Naruto meninju perut orang tadi hingga membuatnya terbang keluar tenda dengan kecepatan tinggi.


Mei dan yang lain yang melihat apa yang Naruto lakukan di baut menganga kaget. Yang membuat mereka kaget adalah kecepatan Naruto seperti halnya sebuah kilauan yang begitu cepat.


"Cepat. " Ucap Mei dan yang lain.


"Nona Mei jawab pertanyaan saya tadi. " Ucap Naruto kepada Mei yang masih merasa emosi karena ramenya dan di tambah ulah orang tadi.


Mei yang di panggil namanya langsung sadar akan lamunan dari keterkagetan akan kecepatan Naruto tadi.


"A.... Ah ya Naruto, suara dentuman itu adalah suara serangan dadakan dari pasukan Yagura kepada Camp kami. Serangan tersebut berasal dari arah timur Camp ini. " Ucap Mei menjawab pertanyaan Naruto tadi.


Naruto yang mendengar jawaban Mei membuat amarahnya nambah mendidih dan membuatnya ingin membantai habis pasukan Yagura yang berani mengganggu waktu makannya tadi.


"Kurang ngajar, Nona Mei kau tarik pasukanmu itu dari medan pertempuran sekarang juga. Akan aku bantai habis pasukan sialan itu, karena mereka telah berani-beraninya mengganggu waktu sarapan pagiku di tambah lagi mereka telah menyebabkan Ramen buatan kekasihku tumpah. " Ucap Naruto kepada Mei dengan senyum di bibirnya.


Mei dan yang lain yang mendengar ucapan Naruto di buat heran dan penasaran akan apa yang akan Naruto lakukan dengan menarik mundur pasukan rebellion mereka. Tapi yang pasti saat mereka melihat senyum di bibir Naruto itu membuat mereka merinding. Seakan akan mereka akan mengalami sebuah bencana yang amat besar dan mengerikan.


"Apa yang ingin kau lakukan Naruto. " Ucap Mei bertanya kepada Naruto.


"Sudah tidak perlu banyak bicara, cukup kau lakukan saja yang aku minta. Nanti juga kau akan tau apa yang akan aku lakukan kepada pasukan Yagura itu. " Ucap Naruto yang langsung menghilang dari sana.


Mei dan yang lainnya di buat kaget dengan kepergian Naruto yang begitu cepat dan tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.


"Mei-sama apa yang harus kita lakukan sekarang, lalu siapa orang yang tadi. " Ucap seseorang yang ada di sana yang tidak mengenali Naruto.


"Mei-sama, lebih baik kita ikuti saja dulu apa yang Naruto ucapkan. Aku memiliki firasat bahwa akan ada hal besar tang terjadi jika kita tidak mengikuti ucapan Naruto tadi. " Ucap Ao yang kebetulan juga ada di sana.


"Saya setuju dengan apa yang Ao-san ucapkan tadi Mei-sama. " Ucap Zabuza yang kebetulan juga ada di sana dan setuju akan apa yang Ao ucapkan tadi.


Mei yang mendengar pendapat Ao dan Zabuza di buat mengangguk mengerti. Karena Mei juga dapat merasakan bahwa ucapan dari Naruto bukanlah hanya bualan saja. Maka dari itu Mei memutuskan untuk mengikuti dulu apa yang Naruto ucapkan dan melihat apa yang akan terjadi nanti.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hallo semuanya ✋✋✋


Maaf bila ceritanya kurang memuaskan para pembaca semuanya. 😞


Karena entah kenapa akhir-akhir ini saya agak pusing dan membuat saya kesulitan mengatur kata-katanya.

__ADS_1


Jadi sekali lagi saya mohon maaf kepada semuanya. 🙏🙏🙏


__ADS_2