
Calista.. Aku nggak tau lagi harus mengungkapkan bagaimana, perihal apa yang aku rasakan ini tapi apapun itu sekarang, telah melebihi dari rasa syukur itu sendiri..
Pertemuan kita yang tanpa di sengaja, membuatku seperti menemukan diriku kembali..
Beberapa orang datang dan pergi, ada juga yang menetap sejenak, sebelum akhirnya kedatanganmu yang tanpa aba-aba, menetap lebih lama bahkan membuatku hampir lupa asa..
Kamu selalu membicarakan masa laluku bukan untuk mengajakku berdebat, tetapi kamu membantuku untuk sembuh, tanpa kusadari diawal..
Kamu tidak pernah menyuruhku untuk melupakan masa laluku tapi kamu membantuku untuk menghadapinya, kamu disana dan tidak sekalipun pergi meninggalkanku..
(Estelle Chen - Your Smile)
🎵 I can’t tell if this is real love
But I know how I feel
To be very honest with you love
I wanna get close to you
I don’t know how you gon’ take it
But I keep on thinking ’bout you
You’ve been on my mind ever
Since I saw you smiling at me
Your smile
Baby I’m just falling to you
🎵 You don’t need to say anything special
Cause I’m pretty sure
You’re the morning dew that has fallen soft during the night on me
So naturally
Like we’re meant to be together
That’s how I see it
Though it seems illusive
🎵 Can you tell how much my love is pure
You can’t buy it or sell
To be very honest with you love
I wanna get close to you
I don’t know how you gon’ take it
But I keep on thinking ’bout you
You’ve been on my mind ever
Since I saw you smiling at me
Your smile
Baby I’m just falling to you
__ADS_1
🎵 You don’t need to say anything special
Cause I’m pretty sure
You’re the morning dew that has fallen soft during the night on me
So naturally
Like we’re meant to be together
That’s how I see that’s how it’s supposed to be
People come and go
But I won’t stop loving you
***
Beberapa hari pun berlalu, kondisi Calista pun semakin membaik meskipun ia masih belum bisa mengeluarkan suara. Namun, hal itu tidak menyurutkannya untuk tetap berbagi canda dan tawa, seperti yang terlihat saat ini.
Adrian datang dengan setangkai mawar ditangannya. Jujur, mungkin apa yang ia berikan ini sangat kurang layak atau terlihat seperti perhitungan tapi percayalah, Adrian tau bagaimana respon seorang Calista terhadap keromantisan seseorang kepadanya
Adrian masuk kedalam ruangan Calista, dengan pakaian kantor yang sudah rapi "Goede morgen schat (Selamat Pagi Sayang)" tulis Adrian pada selembar kertas beserta sepucuk mawar yang telah dibawanya.
Calista bergumam tanpa suara yang diyakini Adrian sebagai umpatan atas tingkahnya pagi ini. Adrian tertawa renyah melihat Calista membalas ucapannya dengan tulisan diselembar kertas
'Don't call me that' tulisnya. Adrian melangkah dengan santai, meletakkan setangkai mawar diatas nakas kemudian memajukan wajahnya lebih dekat ke arah Calista. Hal itu membuat Calista panik hingga menurunkan posisi brangkarnya untuk menjauhi wajah Adrian.
Adrian sialan !! umpat Calista dalam hati. Calista merasa wajahnya memanas saat ini dan itu akibat dari ulah Adrian.
Melihat brangkar Calista yang menurun tiba-tiba Adrian menahan tawanya dan kembali menggoda Calista dengan memajukan wajahnya kembali, namun Adrian memalingkan wajahnya dan fokus pada sesuatu di dekat kepala Calista.
Calista yang tidak siap tidak sengaja menjatuhkan pandangannya pada bibir Adrian, kemudian tatapannya berpindah ke leher kekar Adrian, hingga dada bidang Adrian yang berbalut kemeja biru muda tersebut.
Adrian menyentuh dagu Calista dengan lembut "Kamu mau bertanggung jawab, jika aku lepas kendali disini" ucap Adrian di depan wajah Calista, refleks Calista menutup matanya dengan erat.
Melihat Calista yang menutup matanya dengan erat, Adrian tersenyum dan mencium kedua mata Calista dengan lembut "Aku berangkat ke kantor dulu ya, tali infus kamu udah aku benerin, cepet sembuh ya jangan bandel. Pulang kerja aku langsung ke sini, kamu mau aku bawain apa?"
Calista tertawa sembari menggelengkan kepalanya heran, ia merasa Adrian sedikit lebih cerewet semenjak dirinya terbaring lemah dirumah sakit.
Melihat Calista hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya, Adrian mengangkat kedua alisnya "Apa ada yang lucu?" tanya Adrian memastikan
Calista mengambil selembar kertas lalu menuliskan sesuatu disana "Aku gak mau apa-apa. Cepet berangkat sana, nanti telat. Seharusnya perusahaan sangat rugi karena telah mempekerjakan Bos sepertimu, tuan Adrian"
Adrian melotot saat membaca tulisan yang diberikan oleh Calista padanya "Hah!! Apa tidak ada pujian atau rasa terimakasih ditulisan ini? Nona Calista?"
Calista menggerakan jarinya menyuruh Adrian mendekat..
Cuuupp..
Adrian yang belum siap, membeku ditempat saat Calista tanpa aba-aba mendaratkan bibirnya yang mungil pada bibirnya. Adrian menatap dalam mata Calista, yang mungkin saja mengisyaratkan sesuatu hal. Melihat Calista tersenyum dengan senyuman yang tak dapat terlukiskan dengan kata-kata, mampu membuat hatinya menghangat dan membuat pertahanannya perlahan runtuh.
Entah siapa yang memulai lebih dulu, kini bibir mereka saling bertaut satu sama lain. Calista yang kali keduanya merasakan perasaan dan hasrat yang telah lama terkubur, kini kembali muncul kepermukaan, tanpa sadar cairan bening luruh dari kedua matanya yang ikut bersatu dalam gelora asmara diantara mereka berdua.
🎵 Tiba-tiba aku jatuh cinta
Diam-diam kau pun juga cinta
Kita berdua belum punya kekasih
Saling mendekati
🎵 Perasaan tak bisa berdusta
Bahagia terasa sempurna
__ADS_1
Kita berdua belum punya kekasih
Tunggu apa lagi
🎵 Katakan cinta bila kau cinta
Hati ini meminta
Kau lebih dari teman berbagi
Jadi kekasihku saja
(Lebih dari teman jadi kekasihku saja)
🎵 Perasaan tak bisa berdusta (Tak berdusta)
Bahagia terasa sempurna (Terasa sempurna)
Kita berdua belum punya kekasih
Tunggu apalagi (Apalagi)
🎵 Katakan cinta bila kau cinta
Hati ini meminta
Kau lebih dari teman berbagi
Jadi kekasihku saja
🎵 Cinta katakan cinta
Hati ini meminta
Kau lebih dari teman berbagi
Jadilah kekasihku
🎵 Katakan (Cinta bila kau cinta) cinta
Hati ini meminta
Kau lebih dari teman berbagi
Jadi kekasihku saja
🎵 Cinta katakan cinta
Hati ini meminta
Kau lebih dari teman berbagi
Jadi kekasihku saja
🎵 Jadi kekasihku saja
(Kau lebih dari berbagi)
Jadi kekasihku saja
"Oh My Ghost !!" Adrian dan Calista terkejut melihat beberapa orang berdiri diambang pintu, refleks Calista mendorong Adrian hingga tersungkur ke lantai.
"Aaawww!!" tutur salah satu dari orang-orang yang memergoki kegiatan mereka, mewakili rasa sakit dari apa yang dialami oleh Adrian.
Happy Reading..
__ADS_1