Trip Of My Heart

Trip Of My Heart
EPISODE 15 --> Keluargaku bertambah


__ADS_3

"Mirai, apakah ini saputangan milikmu?" tanya Paman sambil menunjukkan sebuah saputangan.


"Oh iya, terima kasih paman sudah menemukannya," ucap Mirai.


"Saputanganmu bagus seperti barang mahal," puji Paman.


"Iya, ini adalah barang kenanganku di waktu kecil. Aku mendapatkannya dari seseorang." Mirai menceritakan semuanya pada Paman.


"Jadi, saputangan ini diberikan oleh anak itu dan kau tidak pernah bertemu dengannya lagi? Tidak kusangka keponakan paman memiliki cinta pertama di masa kecilnya," ucap Paman sambil tertawa.


"Itu hanyalah kenangan di masa kecil, dan sekarang sudah berubah." Mirai diam sejenak, lalu lanjut berkata. "Um, paman.. ada satu hal yang ingin aku bicarakan dengan paman."


Mirai menceritakan semua tentang Yoshi pada Paman. Gadis itu ingin membantunya dan diluar dugaan ternyata paman meresponnya dengan sangat baik.


"Kasihan sekali anak itu. Coba besok kau bawa dia kemari. Aku ingin melihatnya," ucap Paman bersimpati.


"Baik." jawab Mirai.


Hari berikutnya, Mirai mengajak Yoshi ke toko pakaian untuk membeli baju. Ia membelikan anak itu sepasang kaos dan celana. Setelah itu, Mirai mengajak Yoshi pulang ke rumahnya.


"Paman, ini anak yang aku ceritakan kemarin." Mirai memperkenalkan Yoshi.


"Siapa namamu, Nak?" tanya Paman.


"Namaku, Yoshi Sano." Yoshi memberitahu namanya.


"Hidup sebatang kara itu pasti berat ya." Paman menghela nafas. "Kalau boleh paman tahu, kenapa orang tuamu tidak ada?"


"Ibuku meninggal saat melahirkanku, sedangkan ayahku adalah seorang supir bus dan dia meninggal karena kecelakaan," jawab Yoshi jujur.


"Supir bus? Apakah kecelakaan itu sudah lama?" tanya Mirai.


"Iya, sudah lama. Mungkin sekitar 10 tahun yang lalu," jawab Yoshi.


"Apa? Jangan-jangan dia...," ucap Paman dan Mirai bersamaan.


Setelah Yoshi menceritakan semuanya pada Paman dan Mirai, akhirnya mereka semua terkejut. Ternyata ayah Yoshi adalah supir bus yang waktu kecil Mirai tumpangi bersama orang tuanya.

__ADS_1


"Baiklah, Yoshi. Mulai hari ini tinggallah di sini. Anggap kami seperti keluargamu. Ikut makan seadanya di sini dan bantu paman di restaurant, ya." Paman ikhlas menolong.


"Terima kasih banyak." Yoshi menangis bahagia karena ada orang yang mau menolong dan menampungnya. "Paman, Kak Mirai, sekali lagi terima kasih."


Mirai tersenyum menatap Yoshi. Ia merasa senang karena kini keluarga kecilnya bertambah. Dan sejak hari itu, Yoshi tinggal bersama Mirai dan Paman.


"Meskipun Yoshi terlihat seperti anak jalanan, tapi aku bisa melihat kalau dia adalah anak yang baik dan jujur," ucap Mirai dalam hatinya.


***


Hari demi hari telah terlewati. Pesta ulang tahun Kaito akan dijadwalkan besok. Mirai membongkar semua isi lemarinya untuk mencari baju terbaiknya.


"Uhh.. Aku bingung mau pakai baju apa besok." Mirai terlihat bingung.


Dan sesaat kemudian, Paman masuk ke dalam kamar sambil membawa sebuah kotak hadiah.


"Barusan ada kurir yang mengantar hadiah ini untukmu." Paman memberikan kotak hadiah itu pada Mirai.


"Dari siapa, Paman?" tanya Mirai.


"Paman tidak tahu, coba kau buka sendiri," jawab Paman.


"Wah, gaun ini cantik sekali," ucap Mirai takjub.


Mirai menemukan sebuah catatan kecil di dalam kotak itu. Catatan itu bertuliskan :


"Ini hadiah untuk My Princess. Aku ingin kau memakai gaun ini di pesta ulang tahun Kaito besok. Tunggu aku! Besok, aku akan menjemputmu. By Hiro."


"Jadi Hiro yang mengirimkan gaun ini," Mirai akhirnya mengetahuinya.


"Gaun ini pasti harganya mahal. Namun, ini benar-benar sangat cantik." Mirai terlihat suka dengan hadiah yang dikirimkan Hiro.


***


Pesta ulang tahun Kaito pun tiba. Mirai memakai gaun dan sepatu high heel yang cantik. Suara klakson mobil berbunyi di depan rumahnya. Gadis itu membuka pintu dan melihat Hiro sudah berdiri di depan mobilnya sambil menyilangkan tangan di dada.


"Hai, kau sangat cantik memakai gaun itu!" Hiro tersenyum dan mengulurkan tangannya pada Mirai. Kemudian, Ia membukakan pintu mobil untuk gadis pujaan hatinya itu. Mirai pun tersenyum. Dan sesaat kemudian, mobil berjalan menuju pesta ulang tahun Kaito.

__ADS_1


"Hiro, terima kasih gaunnya. Ini pasti sangat mahal," ucap Mirai.


Hiro tersenyum senang. "Aku sengaja membeli gaun itu khusus untukmu. Dan aku ingin membuatmu menjadi cewek paling cantik di pesta."


"Terima kasih, Hiro," ucap Mirai sambil tersenyum.


Hiro tersenyum hangat dan ekspresinya kelihatan bahagia. Setelah beberapa saat berlalu, Mereka berdua tiba di lokasi pesta. Sontak Mirai terkejut melihat sebuah rumah mewah dan luas. Di samping rumah itu ada kolam renang besar dan taman yang indah.


"Wah, ini sungguh luar biasa. Jadi ini rumahnya kak Kaito dan Eisuke. Benar-benar keren," batin Mirai takjub.


"Mirai, ayo kita masuk ke dalam," ucap Hiro sambil mengulurkan tangannya.


Karena tak bisa menolak, Mirai pun meraih tangan Hiro lalu masuk ke dalam pesta. Tidak jauh dari sana, tiba-tiba ia dikejutkan oleh suara yang tidak asing di telinganya.


"Tidak kusangka kau datang dengan membawa pacarmu, Hiro," ucap seorang cewek cantik berambut hitam panjang.


"Megumi," batin Mirai.


"Bukan urusanmu! Lebih baik kau urus saja pacarmu sendiri!" jawab Hiro ketus.


Megumi tertawa meremehkan. "Sejak kapan kau menjadi sombong? Hanya seorang cewek miskin yang menyamar jadi peri. Aku sungguh kasihan dengan pacarmu itu."


"Diam! Jika kau berani mengusik Mirai, aku akan bikin perhitungan denganmu!" ancam Hiro tegas.


"Hiro, sudah jangan ribut di sini," bujuk Mirai menenangkan.


"Ayo kita pergi ke arah lain," ajak Hiro sambil menarik tangan Mirai.


Hiro membawa Mirai ke sebuah tempat duduk yang sudah disiapkan untuk para tamu. Ada banyak hidangan makanan di sana. Disaat Mirai sedang duduk, ada seseorang yang menyapanya dari belakang.


"Hello, Mirai. Terima kasih sudah datang," ucap Kaito menyambut.


"Hallo kak Kaito, Happy Birthday ya." Mirai tersenyum manis.


Kaito tersenyum. "Terima kasih. Nikmati pestanya ya. Aku mau keliling menyapa tamu yang lain."


Kaito berjalan pergi. Dan tak lama kemudian, seorang pelayan datang membawa minuman dan menawarkannya pada Mirai.

__ADS_1


"Mau minum, Nona? Whisky, Red Wine, Champagne?" tanya pelayan itu.


__ADS_2