Tulusku Deritaku

Tulusku Deritaku
Episode 11 " Punya kerjaan


__ADS_3

Kakek Rika mengatakan, semenjak aku menikah Rika sering melamun, dia seperti kehilangan semangat hidup. Akhir akhir ini rika banyak mengurung diri dikamar, sesekali dia pergi kedapur. Kuliahnya pun terbengkalai, teman teman yang datang kerumah pun dia tak menghiraukannya, kecuali anaknya pak kusnadi.


Setiap kali kakek tanya, dia jarang menjawab atau menjelaskan keadaannya, yang terucap dari mulutnya hanya " aku baik baik saja kok, kakek jangan khawatir ". Namun yang kakek ingat, perbedaan Rika terjadi setelah pernikahanku.


Ohh ia, kakek Rika juga bilang, rika pernah bercerita bahwa dia pernah bejumpa dan bertegur sapa dikantin pak kusnadi. Dia ingat jelas, darisana awal mula Rika mogok Kuliah.


" pa. Haji maaf ya, bukannya aku gak sopan memotong pembicaraan, aku terburu buru d tunggu istri!! Sampaikan salam saya untuk Rika ya p. Haji.


" ohh ia maaf maaf, silahkan silahkan!! Nantin pa.haji sampein ke rika. "


Akupun beranjak pergi.


Setibanya didepan rumah, terlihat sandal dan sepatu yang tak asing dimataku, benar saja didalam rumah ada ibuku dan ibu mertuaku. Mereka membecirakan keadaan kandungan Tresha, dan merencanakan untuk syukuran 4 bulanan.


" ehh aa sudah pulang" sambil memeluk dan menciumku


" ini loh a, isterimu kandungannya mau jalan 4 bulan, jadi ibu dan mertuamu merencanakan untuk acara sukurannya


" usi kandungannya kan baru dua bulan bu


"ahh aa gak kan ngerti urusan ibu ibu. Yaudah mandi sana gih, bau tuh.


*******


Kring... Kring.. Kring


Kuangkat telpon dari ayahku, dia bilang ada sesuatu yang penting untuk dibicarakan, dia menyurhku untuk datang kerumah.


" sayang aku pergi dulu kerumah orang tuaku yaa!!


" ada keperluan apa a,


" gak tau, ayah barusan nelpon kayanya penting banget.


" kamu hati hati dirumah.


Setiba dirumah orang tuaku, terlihat ayah sedang berbaring diruang tamu, terlihat kasur yang biasanya dikamar jadi diruang tamu.


" ayah kenapa?? Jantungnya kambuh lag yah??

__ADS_1


" enggak a, ayah lagi pengen tidur diruang tamu aja, entar ada pertandingan bola, jadi ayah pindah kesini.


" alhamdulillaah. Seneng banget aku dengernya


Lalu ayahpun menjelaskan maksudnya. Ayah sangat senang dengan kehamilan Tresha, namun ayah khawatir dengan keadaanku. Memang semua kebutuhank ditanggung ayah selama ini, dia memang tidak apa apa, karena pernikahan ini atasa kehendaknya.


Lalu ia menawarkan aku untuk menjadi seorang Guru agama disekolah madrasah milik yayasan temannya, akupun tak banyak berfikir langsung menyetujuinya. Bukan tanpa alasan, aku tak mau menjadi beban ayahku, disamping itu aku juga kuliah masih d tanggung ayah, apalagi kedua adiku masih sekolah.


Aku ingat, amplop pemberian dari para tamu undangan belum aku buka. Amplop itu disimpan ibu dikamarku, Lalu akupun pergi.


Dikamar akun sendirian mebuka semua amplop, aku pisahkan nilai uang berdasarkan warnanya. Setelah itu aku hitung. Total semuanya ada 28.000.000. Lalu


" ayah amplop semua sudah kubuka, jumlah semuanya ada 28.000.000.


" uang ini mau digimanain ayah??


" Alhamdulillah.. Itu rezekimu kalian a


Pergunakan untuk yang bermnafaat aja a


" aku mau membuka warung kecil kecilan serta konter hp gimana ayah?? "


" ide bagus a, itu bisa membantu pendapatan aa sebagai guru, dan menjadi usaha sampinga aa. Ayah dukung a!!


Akupun pulang dan menceritakan semua ke Tresha, diapun sangat senang, dia menambahkan " sekalian buka salon ya a". Memang sebelum kami menikah, kerjaan tresha membantu ibunya yang mempunyai salon dan tata rias pengantin.


Keesokan harinya ibuku dan Tresha pergi kepasar untuk membeli semua kebutuhan warung yang akan menjadi mata pencaharianku. Sedangkan aku bersama tukang renovasi rumah mentata ruangan untuk warung


Dua hari kemudian.


alhamdulillaah yaa allaah, akhirnya aku dan Tresha punya usaha. Hari itu juga, hari pertama aku bekerja sebagai Guru.


" aku berangkat dulu yaa sayang


" yang fokus yaa jualannya, jangan sampai salah mengembalikan kembalian kalau ada yg beli...


"ia a, ingsya Allaah


" aa juga harus semangat terus kedepannya

__ADS_1


" bentar lg aa mau jadi seorang ayah...


Aku bergegas berangkat kesekolah. Setibanya disekolah, terdengar suara berisik dari murid murid yang bermain diarea sekolah. Kuparkirkan moror supra x yang sudah aku modif, lalu aku berjalan menuju kantor sekolah. Terlihat dari kejauhan Pa. Yusup kepala sekolah sekaligus teman ayahku, tersenyum dan menghampiriku


"ehh achsand,, mari masuk!!


" gimana keadaan ayahmu sand


"Alhamdulillah ayah baik pa.


" ohh ia sebentar sand


Terlihat Pa. Yusup menyuruh penjaga sekolah untuk memanggil dan mengumpulkan semua guru. Setelah semuanya datang dan berkumpul Pa. Yusup menyampaikan maksud dan tujuannya, yaitu memperkenalkan aku sebagai guru. lalu akupun disuruh memperkenalkan diri terlebih dahulu


"Assalamualaikum.. kawan kawan dan rekan guru sekalian, perkenalkan nama saya Achsand Raksa Wijaya, usia saya sekarang 20 tahun, saya anak pertama dari tiga besaudar, pendidikan saya ( sedang berkuliah di UIN Sunan Gunung Djati dibandung ) jurusan Tarbiyah.


Terlihat dari segelintir guru perempuan berbisik, sebagian guru laki laki ada yang mukanya mesem. Lalu Pa. Yusup membawaku keruangan khusus yang akan menjadi ruang kerjaku


"achsand bapak sudah bicara dangan ayahmu, keahlian yang kamu miliki sangat bapak butuhkan disini. Jadi kerjaan kamu disini bukan hanya sebagai guru kelas saja, bapak harap kamu tidak keberatan dengan tugas tambahan yang akan bapak berikan. Tugas tambahanya kamu akan menjadi Operator Sekolah dan menjadi Pembimbing Pramuka. Bapak sudah tau Trek Record kamu, dari semenjak SD sampai SMA dalam bidang Pramuka kamu tak perlu diragukan lagi.


"begitu yaa achsand, semoga dengan adanya tenaga muda seperti kamu disini bisa menjadi Wasilah sekolah ini menjadi yang terbaik kedepanya.


" baik pa.. Terimakasih atas kesempatan ini pak,. Semoga saya dapat mengemban tugas dengan baik.


Pa. Yusup berlalu pergi keruangnya,, sedangkan aku membereskan ruang kerjaku terlebih dahulu. Terlihat dimeja kerjaku tersusun rapi buku mata pelajara Agama islam. Hatiku bergetar dan malu, ketika aku memegang buku, pikirku melayang bersama dosa dosa yang pernah aku lakukan, Sejenak aku menangis dan beristighfar. Dan untuk menenangkan pikiranku, aku berwudhu dan sholat taubat diruang kantorku.


Kubuka laptop, lalubkubuka facebooku. Kupilih foto foto kenanganku, ku print dan kutaruh dimeja kerjaku sebagai penyemangatku.


Kuberjalan keruangan guru, untuk berkumpul bersama yang lain.


" hai achsand" Aku kaget, dua orang guru perempuan menghampirku


Melly "namaku Melly, dan ini Muthy,, aku disini guru matematika, sedangkan Muthi


Muthi " aku aku aku guru Bahasa indonesia


Ohh ia salam kenal juga. Melly dan Muthi adalah temen pertamaku sebagai Guru, usia mereka lebih tua dariku lima tahun, terlihat dominan Melly wanita yang sangat periang, sedangkan muthi dengan perawakan yang mungil lebih kepemalu.


Kamu merokok gak?? tiba tiba datang seorang guru laki laki mirip Attalarik Syah menyapaku. Merokok pa jawabku!! Lalu dia mengajaku keruangan lain untuk merokok dan mengobrol bersama, namun aku menolaknya, karna aku gak mau menjadi contoh buruk bagi murid murid disini, apalagi aku orang baru disini.

__ADS_1


Ketika sedang berbincang Melly dan Muthi, penjaga sekolah membawakan makan ringan untuku, dia disuruh Pa. Yusup untuk memberikannya padaku. Terlihat kue salju, bolu pisang yang dia bawa, Muthi lalu membikinkan aku kopi. Kami bertiga seperti yang sudah lama kenal satu sama lain.


Namun tiba tiba melly membuatku kaget dengan keadaan sekolah ini, dia bilang...................


__ADS_2