
" ohh ia Lingga, kita itu udah lama bicar kesana kesini, kesana memari, minta nomee whatsapp nya dong
" baru aja aku mau bilang begitu,, ehh malah keduluan"
" barangkali kita jodoh yaa ahahahahhaha
Akupun berbincang bincang kembali sambil menikmati perjalanan, aku pakai selimut yang diberikan kernet, terlihat Lingga juga sama. hingga pada suatu momen Lingga meraih tangan kiriku, dia menyandarkan kepalanya dibahuku.
" andai saja aku bertemu kamu sejaka dulu yaa sand?? Mungkin aku tak akan kecewa gagal nikah sebanyak tiga kali."
" tau gak sand aku mulai jatuh hati, aku merasakan ada getar getar cinta,, aku nyaman berada didekatmu sand"
" apa kamu merasakan hal yang sama??
" ia.. Aku juga merasakan hal yang sama"
" sejak kapan kamu merasakan itu semua??"
" aku merasakan itu semua, semenjak di berbincang bincang di rest area pertama"
Lingga mengelus ngelus tangan kiriku, sesekali ia menciumnya. Terlihat para penumpang sudah tertidur nyenyak, akupun berinisiatip mencium kening Lingga yang bersandar dibahuku, pipi Lingga terlihat memerah, aku dan Lingga saling bertatapan, sampai ahirnya kami berciuman. Lingga sangat agresif memainkan lidahnya, hingga.
" bangun sand bangun"
" kita udah sampai nich"
Busetttt, ternyata cuman mimpi...
" ohh ia bentar bentar" aku telepon hari dulu ya
Terlihat jam menunjukan 03.00, aku telepon hari berkali kali tak ada jawaban. Jam segini memang tidur lagi enak enaknya.
" kita beres beres aja dulu
" nanti kalo udah turun baru telepon lagi
Kamipun segera turun, dan menghampiri pedagang lesehan, kami memesan kopi dan gorengan. Kemudian aku menelepon hari kembali, kali ini dia mengangkat dan menjawabnya. Dia bilang akan menjemput sesudah sholat subuh. Akupun mengiyakannya.
Sambil menunggu kedatangan hari, aku dan Lingga kembali berbincang bincang menikmati suasana malam di Surabaya dengan segelas kopi hitam dan gorengan.
" aku tak menyangka dengan pertemuan ini Lingga
" aku senang bisa bertemu, berkenalan hingga bisa seperti saat ini!!
" sama aku juga sand" dari yang tadinya BT, ehh ahirnya aku jd besyukur.
" terima kasih yaa sand!!
" terima kasih untuk apa??
" terima kasih untuk sandaran bahunya.. Akan terus ku ingat pertemuan ini hihihi
" aku ke toilet dulu ya,, mau ganti pembalut, gak enak daritadi kemarin belum diganti.
__ADS_1
" awas lohhh toiletnya kebawa terbang!! Hahahah
"Maksudnya??
" pembalutnya kan ada sayappnyaaaaa" ahahaha
" dasarrrrrr. Bisa aja kamu.
Linggapun beranjak pergi ke toilet. Sambil menunggu kedatangan hari dani Lingga, aku menyalakan dan menghisap sebatang rokok. Akupun mengecek what's app hp ku, tak ada kabar dari Tresha. Yang ada chat dari kedua adiku dam ibu.
Sungguh Tresha membuatku berfikir negativ. Tak lama Lingga kembali, berbarengan dengan suara adzan subuh. Akupun bersegera untuk menunaikan sholat subuh.
" tunggu sebentar yaa, aku mau sholat subuh dulu"
" yo wiss.. Silahkan
Ku pergi menghampiri suara adzan yang berkumandang, didalam kegelapan subuh aku menapaki jalan kemesjid dengan perasaan campur aduk seperti permen nano nano. Kini suasana hatiku berada di persimpangan. Antara harus sedih atau bahagia dengan tiadanya kabar dari Tresha, apakah aku sudah menemukan sandaran hati yang baru. Entahlah.
Setibanya di Mesjid, aku bersegera ke toilet untuk buang air kecil, terdengar dari sampingku orang yang sedang mengobrol berbahasa Jawa asli Surabaya, tak mengerti apa yang mereka bicarakan. aku bergegas wudhu dan masuk kedalam Mesjid.
Didalam Mesjid terlihat banyak orang yang sama denganku sebagai perantau, mereka membawa tas dan ransel dan menitipkannya di tempat penitipan. Aku berjalan memasuki shaf paling depan shalat berjamaah.
Setelah sholat berjmaah selesai, akupun melanjutkan berdzikir, dan bermunadzat. Aku tumpahkan dan kuadukan semua kejadian hari ini terhadap Tuhanku, tak lupa aku meminta petunjuk yang terbaik untuk rumah tanggaku, aku juga selipkan doa untuk Lingga yang baru aku kenal.
Akupun bergegas keluar Mesjid dan menghampiri Lingga. Diperjalanan menghamliri Lingga, Hari menelpon.
" hallo broo Assalamualaikum
" waalaikum salam, bentar broo gua baru keluar Mesjid
" gue sama Lingga menuju kesana.
Aku berlari menghampiri Lingga.
" Lingga... Kamu udah selesai sarapannya?
" Alhamdulillah udah sand. Udah aku bayar semuanya!
" temanmu udah ada?
" ia.. Barusan ia nelpon, dia udah di depan terminal bis yang tadi kita turun.
" ayo kita kesana..
Aku dan Lingga menghampiri Hari, perasaanku campur aduk, antara senang, malu dan takut. Aku takut hari keceplosan dengan statusku ketika berbicara dengan Lingga. Entahlah.
" Assalamualaikum
" waalaikum salam.. Selamat datang di Surabaya broo
" bentar bentar nona cantik ini siapa??
" dia teman baru, sekaligus calon isteri Gue broo
__ADS_1
" apaan sich achsand" diseria merah pipi Lingga.
" haloo nona manis,, namaku Hari, aku temannya Achsand"
" haloo , salam kenal juga,, namaku Lingga
" Senang bisa kenalan denganmu Om
" ahahaha..loe d bilang om, emang loe kelihatan tua Hari ahahaha.
" waduuhh jangan panggil aku om nona manis!! kaya sugar daddy aja ahahah,, , panggil aja sayang, biar lebih dekat hehehe
" sayang!! Ihhhh gak de kayanya om heheheh
" Ayo masuk mobil yoo, kita ngobrolnya didalam mobil aja"
Aku, Lingga dan hari pun masuk kedalam mobil. Hari kemudian mengajak kita untuk melancong keliling Kota Surabaya, kebetulan hari ini adalah sabtu, hari weekend. Kerjapun libur, Hari menambahkan masuk kerja di hari senin. Lingga pun senang, dia, dan hari akan melewati malam minggu bersama.
" kamu bilang dulu sama ayahmu Lingga
" takutnya ia khawatir
" santai saja... Dia tak tau aku mau kesini"
" bagaimana dengan ibumu??
" tenang saja, kalian gak usah khawatir..
Terdengar suara music Ipang dan Dewik yang bejudul BT yang diputar Hari, kamipun bernyanyi bersama. Hari membawa aku dan Lingga ke Patung Suro dan Boyo, disana kami berfoto selfie berasama, sesekali berfoto bergantian sebagai momen kenang kenangan.
Lalu hari membawa kami ke Tugu Pahlawan. Aku, Hari dan Lingga disana bertukar cerita dibawah pohon yang rindang.
" ohh ia, gimana ceritanya kalian bisa ketemu sampai bisa sedekat ini sand"
" tuhan telah mempertemukan kita dengan cara yang unik om, kalo kata achsand bilang, jodo gak bakalan kemana heheheh
Hari pun tertegun dengan jawaban Lingga, sambil melihat kearahku, dia mengerutkan dahinya.
" ohh ia, selama ini kamu kerja apa kuliah Lingga?? Tanya Hari
" kasih tauuuuu gakk yaa heheh" aku gak kuliah semenjak keluar SMA, aku diajari ibu untuk menjadi wanita karir. Dan Alhamdulillah, sejak keluar SMA aku tak pernah memeberatkan kedua orang tuaku"
" aku diajari bagaimana cara mendapatkan duit, bukan dikasih, apalagi ngabisin.
" terus kamu kerja apa??
" aku dulu sempat kerja sebagai kasir mini market, terus pernah juga jadi Admin diperusahaan ayahku bekerja, namun tahun 2015 sampe sekarang aku jualan online di Medsos, itu ilmunya dari mamaku loh..
" makanya tadi aku bilang, kalian santai saja. Kedua orang tuaku sudah percaya sama aku, dan aku sudah berjanji takan pernah mengecewakan mereka, meskipun mereka sudah berpisah.
" kalau kamu sendiri gimana achsand, daritadi aku lupa gak nanya seperti ini??
Akupun kaget, aku harus menjawab apa
__ADS_1