Tulusku Deritaku

Tulusku Deritaku
Episode 30 # Amnesia


__ADS_3

" Lingga.. Terimakasih untuk dua hari yang sangat menyenangkan ini!! Ohh iaa,,, Dokter bilang, jika oprasinya gagal!! akibat dari luka ini bisa membuat aku Lumpuh, mati rasa serta hilang ingatan. Tulang kening yang berada di atas ubun ubun patah, menancap di otak di bagian paling vital.


" udah udah.. Kamu jangan mikir yang engga engga,, oprasinya pasti lancar, dan kamu bakal sehat seperti sedia kala.


" aku yakin itu sand, masa kamu gak yakin, Allaah bersamamu! "


"


Tiba tiba..


" maaf pa.. Oprasinya akan segera dimulai "


Aku meninggalkan Lingga dengan Hari ke ruang oprasi dengan keadaan terbaring diranjang dengan tangan kiri yang sudah di infus, aku di dorong oleh perawat dan suster.


Tercium bau alkoh ketika masuk ke ruang oprasi, banyak kabel kabel yang di tempelkan di tubuh serta kepalaku. Layar monitor berjalan seiring dengan denyut jantungku.


" berdoa dulu pa, semoga oprasinya lancar"


Waktu menunjukan pukul 13.25. Suster menyuntikan cairan kedalam infusanku, tak lama setelah itu, penglihatanku mulai runyam, disertai rasa kantuk yang sangat berat. Aku belum pernah merakan kantuk seperti sekarang ini selama aku hidup, dan akupun tak sadarkan diri.


"Dimana aku ini?? Kenapa aku berada diruangan seperti ini!!"


" kenapa aku telanjang?? Kenapa tanganku di borgol??"


" aduhh... Tangan dan lututku sakit"


" apa ini yang menempel menutupi hidungku+?"


" ehh Pa. Achsand sudah siuman"


"Achsand?? Siapa achsand?? Aku ini dimana, kenapa aku ada disini?? Kamu siapa??? " Awwwwwwww aku merasakan sakit yang hebat dikepalaku, ada apa ini?? "


" jangan banyak bergerak dulu pa!! Ini, di rumah sakit pa, Bapak baru saja selesai di oprasi "


" di rumah sakit?? Di oprasi?? Ada apa dengan semua ini, aku tak bisa mengingat apapun aaaaaaaaaaaaa kepalaku sakiiiiiiiiiit. Dan akulun tak sadarkan diri lagi.


**********


Ke esokan harinya, aku terbaring di ranjang di dorong oleh perawat. Aku di pindahkan dari ruang oprasi menuju ruangan rawat inap. Aku merasa bingung dan aneh, tidak ada satupun orang yang aku kenal.


Sesampainya di ruang rawat inap.

__ADS_1


" alhamdulillaah yaa Allaah anaku sudah terlihat kembali sehat!!"


Terlihat ada seorang laki laki dan dua perempuan di ruangan.


" kalian siapa?? Bentar bentar, aku sepertinya pernah melihat kamu, tapi dimana ya" ucapku kepada lingga!! "


" suster ada apa dengan anaku suster?? Suster tolong jelaskan ini semua, mana dokter nya suster aku mau tanya, ada apa dengan anaku?? "


" aa, ini ibu a,, ini Hari, dan ini Lingga "


" aa siapa itu aa?? Ibu siapa?? Hari siapa?? Lingga, kamu yang waktu itu di bis kan?? Yang menyuruhku menyimpan bawaan keatas!! Aaaaaaaa kepalakukuu


" maaf yaa bu.. Nanti biar dokter yang menjelaskan, sekarang ibu ikut saya menemui dokter,, biar pa. Achsand istirahat dulu ditemani ibu Lingga.


Ibu dan Hari pergi menemui dokter!! Sedangkan Lingga menemaniku.


" dok sebenarnya apa yang terjadi dengan anaku dok?? Kenapa dia jadi tidak kenal aku dan hari, sedangkan Lingga orang yang baru dia kenal, dia sedikit mengenalnya??"


" gini bu,, akibat benturan hebat dari kecelakaan kemarin, membuat tulangnya patah dan menusuk bagian otak kecil dan membuat kerusakan di area memory otak kecil tersebut. Kami menyebutnya dengan Amnesia traumatis. Amnesia jenis ini terjadi karena cedera pada kepala yang diakibatkan oleh kecelakaan, benturan, pukulan atau jatuh dari ketinggian. Ingatan yang hilang akan bergantung pada bagaimana trauma atau kerusakan pada area otak yang di alami. Amnesia jenis ini dapat membuat seseorang kehilangan ingatan secara sementara atau permanen.


" untuk ibu dan yang lain sebaiknya membantu Achsand memulihkam ingatannya kembali, usaha yang kalian bisa tempuh melalui melihat foto atau menceritakan kejadian yang penting dalam hidupnya, agar supaya memory ingatanya terangsang kembali. Namun ingat jangan paksa Achsand, karena itu akan membuatnya sakit hingga stress."


" kalian berdoa saja untuk kesembuhannya, kami pihak Rumah Sakit sudah berusaha semaksimal mungkin melaksanakan tugas sesuai prosedur.


Ibu dan Hari sudah kembali, terlihat mereka bingung apa yang harus mereka lakukan untuk membuatku kembali mengingat semuanya.


Hari berinisiatip, hari mencertikan asal usulku kepada lingga. Entah apa yang dipikiran hari, mungkin hari takut aku berbuat kesalahan yang sama, seperti yang terjadi kepada Rika.


" Lingga mungkin ini waktunya kamu harus mengetahui semuanya. Aku pikir awal dan akhir pun kamu tetep akan mengetahuinya."


" Achsand itu sebenarnya sudah menikah dan mempunyai anak!! namun naas selama pernikahannya dia mendapat bertubi tubi pengkhianatan dari istri. Ibunya bilang, sudah 4 kali achsand di khianati istrinya.


" besar rasa cinta Achsand kepada istrinya, sehingga ia selalu menutupi kesalahan dan memaafkan istrinya"


" Achsand mempunyai anak berusia kurang lebih 10 tahun kelas 4 SD, Ghiffar namanya.


" ibunya Achsand sebenarnya dari dulu tidak setuju, namun dia mengalah karena melihat cinta Achsand begitu besar.


" entah apa yang membuat Achsand bertahan dengan tepukan sebelah tangannya. Seringkali aku dan ibunya menyarakan agar menyudahinya. Namun Achsand selalu memperjuangkannya..


" namun aku melihat keanehan dalam diri Achsand setelah bertemu denganmu Lingga. Dia seperti menemukan kebahagiaan ketika berada disampingmu.

__ADS_1


" aku merasa Achsand yang dulu aku kenal, kini telah kembali. " Achsand yang periang pantang mengeluh."


" namun aku juga ada ke khawatiran, aku melihat sudah ada benih cinta baru didiri Achsand, namun aku takut dia masih membuka hati untuk istrinya.


" bukan hanya Achsand yang mempunyai rasa cinta itu, kamu juga merasakan hal yang sama kan Lingga??


" kamu jawab jujur!! Benar kan yang aku bicarakan ini Lingga? "


" yang kamu katakan benar Hari"


" dari awal bertemu, aku sudah mempunyai rasa"


" aku juga sama khawatir! aku sudah gagal menikah 3 kali! Tapi semenjak bertemu dengan Achsand, merubah semua citra negative ku terhadap laki laki.


" dengan tau kebenaran semua ini, tak membuatku khawatir lagi Hari"


" aku juga mau memperjuangkan cinta yang sudah lama hilang dalam diriku, kalau memang semua yang kamu katakan itu benar."


" tak peduli aku dipoligami, aku siap untuk menjadi Istri keduanya, asalkan aku bisa hidup bersamanya.


" maafkan aku ibu!! Apakah aku salah mencintai anak ibu?? Aku sudah terlanjur mencinta achsand ibu!!


" entahlah nak, semua terasa membingungkan dan rumit!


Ibu juga maunya Achsand berpisah dengan istrinya, ibu merasakan sakitnya Achsand selama ini."


"Namun keadaanya sekarang berbeda,,"


" Achsand keadaanya seperti ini, ibu takut anak ibu hilang ingatan permanen,!" ibu tak mau semua itu terjadi" dan


"ibu mengerti apa yang kamu rasakan." kita perbaiki dulu satu satu ya.


" ibu mohon kita fokus dulu kesembuha anak ibu,, dan satu lagi, ibu belum tau berapa biaya Rumah sakit ini,,


" Ohh ia mah, tadi hari udah bicara sama pihak yang menabrak kita, mereka bilang Untuk biaya oprasi ditanggung pihak penabrak, dan Hari juga udah bicara sama teman hari, semua bisa di handle pihak asuransi, dan kalaupun pait paitnya kita ada kekurangan. Hari dan Lingga sudah sepakat ingsya Allaah akan membantu sampai Achsand sembuh seperti sediakala"


" Sekarang menurut Lingga lebih baik kasih tau istri dan kuluarganya Achsand mah."


" Lingga yakin dengan kehadiran Istri dan anaknya, bisa membantu merangsang memory ingatannya Achsand"


" Bismillaah ya mah, hal sekecil apapun sekarang kita harus usahakn."

__ADS_1


" Lingga yakin tak ada balasan kebaikan selain kebaikan pula".


__ADS_2