
Dan taraaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
" hahhahahha hahahhaah hahahaha"
" kalian pasti kaget kan"
" astaghfirullaah aa "ucap tresha
" jangan begitu ahh bercandanya!!
" ia a... Kalau terjadi beneran gimana? Sahut Lingga"
" ia maaf "
" habisnya kalian yang mulai."
" geli tau "
" Yaudah maafin aku yaa a" ucap Lingga dan Tresah"
Akhirnya aku, Tresha dan Lingga melanjutkan nonton pertandingan sepakbola kembali. Tresha dan Lingga berada di pelukanmu, mereka berdua sama memeluku.
Aku menutup mata dan membayangkan awal mula aku bisa berpoligami, semua terasa mimpi bagiku!! Aku yang awalnya selalu diminta mundur perlahan oleh keadaan Tresha yang selalu mengkhianatiku, namun kini Tresha masih berada di sampingku dalam keadaan di madu.
Apakah ini hadiah dari kesabaranku selama ini?? Sungguh aku tak mengerti dengan jalan hidup yang aku jalani.
Malam semakin meninggi, suasana dingin pegunungan mulai terasa!! Terlihat waktu menunjukan puku 21.30, dan aku masih belum tertidur, berbeda dengan kedua istriku yang sudah tertidur nyenyak.
" adakah kalian yang bisa bangun??"
" hallooo"
Kemudian Lingga bangun.
" ada apa a??
" aku gak bisa tidur sayang!!
" perutku terasa lapar!!
" aku ngantuk banget a"
" bangunin Tresha aja yaa, sumpah aku ngantuk banget"
Lingga merubah posisi tububnya dengan membelakangi aku.
Kupeluk istri pertamaku, aku mainkan jari jemariku di area rumah kerang ajaibnya.
" maaf a, aku ngantuk banget !!"
" aa belum tidur??"
" tidur yuuk" ucap Tresha sambil memeluku.
Kedua istriku tak ada yang menemaniku untuk bangun dan menyediakan makanan, terpaksa aku pergi ke dapur! Aku membuka tutup makan di meja, semua kosong tanpa terisi, aku cari di dalam kulkas, bahan masakan ada, namun aku harus memasak dari awal.
Akhirnya aku memutuskan untuk memasak mie instan memakai telur dan sayur. Karena masih kesal terhadap kedua istriku, aku memasak mie instan tiga sekaligus bersama sayur sosin tiga ikat, 3 telur dan cabai rawit merah 15 biji ditambah saus ekstra pedas.
Akhirnya aku beres memasak mie instan! Ketika aku membalikkan badan ke meja makan, terlihat Tresha dan Lingga sudah berada di meja makan. Mereka tersenyum ke arahku dan.
" makasih suamiku tercintaaaa !!
" udah repot repot memak mie buat kita !! Ucap Tresha
" makasih yaaa "
__ADS_1
" tau aja kalau kita lagi lapar "
" hehehe
Akhirnya aku memeluk mereka berdua, dan kami tertawa bersama.
**********
Waktu menunjukan pukul 08.00.
Hari ini ibu dan Ghiffar akan mengunjungi kami, kami merasa terisolasi akibat keadaan kami. Padahal apa tujuan menghindar dari ini semua, toh pada akhirnya semua akan terbuka.
Hari ini adalah hari terakhir sebelum aku berangkat kerja ke Surabaya. Terlihat Tresha, Lingga dan bibi sibuk masak untuk acara syukuran keberangkatanku.
Tak lama berselang, ibu, Ghiffar dan kedua adiku datang dengan mobil peninggalan almarhum ayah. Di susul kedatangan ibunya Lingga. Ayah dan ibu tirinya Lingga tidak hadir, mungkin mereka masih kesal dengan pernikahan kami.
" ayahhhhhhhhbb " Ghiffar berlari ke araku"
" muach, emmuach emmuach " aku mencium anaku Ghiffar.
Kemudian ghiffa berlari ke arah Tresha dan Lingga, dia mencium dan memeluk mereka ditambah dengan mencium kedua perut yang sedang mengandung adiknya.
" ibumu " aku mencium dan memeluk ibu
" gimana keadaanmu sekarang a ??"
" Alhamdulillah semakin baik bu."
Tresha dan Lingga menghampiri aku dan Ibu, mereka berdua mencium kedua tangan dan memeluk ibu. Alangkah bahagianya aku.
Kemudian ibu, Tresha dan Lingga pergi ke dapur dan meneruskan masak.
" woyyyy kalian mau apa kesini??" ucap ku kepada ke dua adiku "
" makin gendut aja tuh badan!! Ucap adik keduaku"
" maklum,, kan dia punya dua istri heheheh " ucap adik pertamaku
Kedua adiku dan Ghiffar menuju kolam ikan, mereka di suruh Ibunya Lingga untuk memancing ikan buat di masak.
" kalian hati hati yaa "
" disana ada buaya dan piranha! Hahahaha"
" ayo kita kuras kolam yaaa, kita jual piranha dan buayanya!! Hahahah ucap adik bungsuku.
******'***'
Akhirnya acara syukuran pun dimulai, terlihat hanya keluargaku dan keluarga Lingga yang ada! ditambah dengan kehadiran guru ngajiku.
Kami melaksanakan membaca alquran dan sholawat bersama dengan khidmat. terlihat ibu, Tresha dan Lingga serta Ghiffar sangat sedih dengan akan segera berangkatnya aku pergi surabaya. Mereka khawatir dengan kesehatanku yang sebenarnya sering mengalami sakit! bukan soal ingatannya, melainkan daya tahan tubuhnya yang menurun.
Akhirnya puncak acara syukuran di tutup dengan doa, terlihat guru ngajiku mendoakan semua, khususnya buat kesuksesan akhirat dan duniaku yang segera akan beragkat ke Surabaya untuk bekerja dan umumnya bagi semua. Acara di tutup dengan makan da berfoto bersama!
" ayo sini semua ngumpul" ucap mamahnya Lingga
Aku, Tresha dan Lingga berada di tengah tengah dengan posisi duduk di kursi! Ibu dan mamahnya Lingga di belakang kami berdiri! Sedangkan Ghiffar dan kedua adiku duduk di lantai bersama guru ngajiku. Bibi sibuk memotret kami.
" cekrek , cek rek , cekrek " suara dari foto
Dan akhirnya acara pun selesai.
Ibu, Ghiffar dan kedua adiku serta guru ngajiku pulang bersama, di ikuti mamahnya Lingga.
" kami pulang dulu yaa!!" ucap mamahnya Lingga
__ADS_1
" ini hari terakhir suami kalian "
" service keroyokan suami kalian hehehehe "
" ihhh ibu jorok ihh!!! Ucap Lingga"
" ada anak anak tuh"
" cie cie yang mau terakhiran " ucap guru ngajiku
" awas jangan sampai lepas hahahaha"
Akhirnya mereka memeluku kemudian pulang.
Hari sudah memasuki waktu ashar, terlihat hujan gerimis di sertai sinar matahari. Terlihat pelangi di atas gunung membuatku takjub.
" Lihat a, pelanginya cantik banget yaa?? Subhanallaah banget" ucap Tresha"
" iya ya indah sangat!sahut Lingga"
" tak ada yang secantik dan seindah kedua istriku lah " ucapku
" emmmmmmh sore sore gini udah mulai Gembel" ucap Tresha"
" gombal Tresha!! Ucap Lingga haha hahaha"
" gombal itu bukannya yang banyak makan?? Ucapku"
" itu namanya Gembul Bambang ucap!! Ucap Lingga"
" kenapa kalian makin sore makin ngaco sih, nyebelin"
" ngaco itu, ketika kita bercermin kan hahahaha"
" itu mah ngaca!! Uca Tresha " xixixi
Terlihat Lingga kesal manja, dia pergi kedalam dengan muka sinis manja! Aku dan Tresha mengikuti Lingga dari Belakang. Aku duduk di sofa kemudian Tresha memeluku, sedangkan Lingga pergi ke dapur.
" sayang kayanya aku bakal kangen dech !!"
" ntah kenapa yaa, semenjak aku kamu madu, aku semakin sayaaaaaaaaaag dech, aku juga takut kehilanganmu"
" masa?? "
" ia aku serius!!" aku juga merasa Lingga adalah adiku, tidak ada ketegangan diantara kita "
" aku dan Lingga selalu bekerja sama dalam hal apapun tanpa kami meminta, aku juga d ajarin cara jualan online, aku mengajari dia memasak "
" Alhamdulillaah ... Semoga kedepannya semakin berkah"
" kalo aku dikasih kesempatan sukses, aku mau bikin rumah, beliin kendaraan, bangun bisnis keluarga dan tentunya naik haji dan jalan jalan keluar negri "
" aaaaaaamiiinn" teriak Lingg yang baru datang dari dapur"
" tapi jangan nambah istri lagi kalo udah sekses "
" harus makin sayang sama istri istrinya "
" kalian salah" aku bisa begini karena doa kalian loh"
" doa satu istri beuhh, dua istri beuh beuh apalagi kala aku nambah dua lagi beuh beuh beuh beuh hahahah"
" Lingga Kita potong Yuu Burung peliaraannya " ucap tresha
Dan kamipun tertawa bersama sama
__ADS_1