Tulusku Deritaku

Tulusku Deritaku
Episode 60 # bingung


__ADS_3

********


" mas aku tunggu di depan rumah ya!! Sekalian aku panasin mobil " teriak Rena menungguku yang sedang berpakaian"


" baik " ucapku.


Aku dan rena siap siap untuk pergi ke butik membeli pakaian untuk menghadiri pesta pernikahan rekan kerja sekaligus sahabat ayahnya.


Rena terlihat cantik hari ini. Rambut panjangnya terurai mirip Cut Tari artis sinetron yang terkenal waktu itu. Dia memakai kemeja pendek putih senada dengan hotpantnya. Tak hanya itu Rena juga mengenakan sepatu kets putih.


" kamu kenapa Ren??" tanyaku terheran heran"


" maksud mas gimana?? Aku gak ngerti!!"


" kamu berpakaian serba putih Ren!! Gak sekalian pakai mukena gitu " ucapku bercanda"


" ihhhhhhj sebel.... Ntar dikatain pocong atau mbak kunti lagi" hahahaha.


Diperjalanan menuju salah satu mall di Surabaya, Rena terus membahas acara pernikahan kita. Dia sepertinya yakin 100% bahwa dia akan di beri izin oleh ayahnya, dan dia juga yakin keluargaku bakal menerimanya.


Jalanan Surabaya hari ini sangat sejuk dan adem, dikarenakan hujan yang mengguyur dari tadi subuh. Aku dan Rena teriak teriak di mobil menyanyikan lagu Dewa 19 Roman Picisan.


" mas gimana sich kamu dulu waktu punya ke dua istri?? Apa kalian tinggal serumah??" Tanya rena"


" ia.. Waktu itu aku gak sengaja poligami kali!"


" waktu aku tabrakan sama kamu, aku hilang ingatan total, hanya Lingga isteriku sekarang yang aku ingat"


" waktu itu aku menganggap Lingga itu isteriku, dan aku juga belum ingat ibu, anak serta istriku"


" aku pulang di biaya semua oleh ayahmu, sampai kebutuhan rumah tangga di tanggung ayahmu"


" terus cerita kamu nikahnya itu??"


" ia aku menganggap Lingga isteriku, demi pemulihan ingatanku ibu, mamahnya Lingga termasuk Tresha isteri pertamaku memberi izin Lingga berpura pura jadi isterku


" aku setiap hari bercumbu dengannya, sampai dia akhirnya hamil, dan aku di nikahan oleh istri pertamaku Tresha.


" jadi bisa di bilang ini kesalahan aku mas bisa poligami !!" dengan nada bercanda"


" yaa begitulah kira kira"


Sesampainya di mall Rena membawaku ke butik langanannya. Terlihat rena saling sapa dengan owner butik tersebut, sepertinya dia sudah kenal lama, sehingga suasananya hangat


" ini calonmu Ren" Tanya owner butik!"


" hehehe ia bunda!! Doain kita cepet nyusul ya bund" jawab Rena"


Rena membelikan aku jas berwarna krem senada dengan celananya, dia juga membelikan aku kemeja panjang hitam.


" sepatunya sepatu kets aja ya mas??" ucap rena.


" sekarang lagi viral stelan kaya gitu"


" terserah kamu ren" ucapku"


Rena juga membeli dress yang warnanya sama denganku. Ren bilang dia mau couple dandanan denganku.


" totany ajdi berapa bunda"


" 7.000.000 "


" baik.. Nanti papah yang Tf ya bund!!" seperti biasa ahahahahah"


" bak"


Aku dan rena berjalan meninggalkan butik! Rena mengajaku main ke ice skating, namun aku menolaknya.


" mending kita makan dulu yuk" ucapku

__ADS_1


" oke "


Aku dan rena berjalan menuju eskalator ke lantai atas ke tempat food court. Terlihat pengunjung mall sangat ramai, hampir semua pertokoan di padati pengunjung.


Ingatan ku kembali teringat masalalu ketika bersama Tresha pertama kali ke mall, aku dan Tresha waktu itu menonton film bioskop horor.


Terdengar Rena terus mengobrol, namun aku tidak menanggapinya, alam bawah sadarku membawaku ke memori bersama Tresha.


" ia kan mas!"


" mas..... Hallo.. Mass"


" mas Achsand "


" mas Achsand " sambil mengagetkan menepuk bahuku.


" ehh ia apa Ren??"


" maafkan aku " ucapku masih bingung"


" yaelah mass"


" kamu mau makan apa??"


" ini sudah sampe di food court"


" terserah kamu ren!! Yang penting kita makan"


" aku laper banget nih "


Akhirnya karena aku dan rena bingung mau makan apa! Kami memutuskan untuk makan di KFC. Makanan yang di gemari anak anak karena fried chicken nya.


Tak tanggung tanggung rena memesan fried chicken paket jumbo. Terlihat peta pengunjung memperhatikan Rena yang membawa hampir 1/2 ember fried chicken.


" ahahahah "


" kamu ngetawain apa mas??" ucap rena dengan meninggikan salah satu alisnya ke atas"


" biarin ahh" aku laper banget xixixi"


" kau paling hobi makan daging ayam pas tulang tulangnya " ucap rena sambil memasukan suapan pertama.


Aku dan Rena makan sambil berbincang bincang. Rena terus membahas pesta pernikahan yang ia sudah rencanakan.


" jadi aku mau resepsi kita di pantai mas"


" aku mau orang orang haodr dan hanyut dalam kebahagian kita "


" wihhh serem mm"


" kenapa gak dirumah aja sih??"


" aku mau pernikahanku ini, pertama dan yang terakhir mas "


".semua orang juga maunya gitu kali"


" Emng rumah tangga itu gampang?"


" kita kaya gini, klo udah rumah tangga beda ren"


" beda gimana maksudnya mas"


" contoh kecil ya!"


" kalo mau kentut aja, waktu pacaran di tahan tahan"


" nanti kalo udah nikah, kentut itu di ke mukain " hahahahah


" ihhh jorok "

__ADS_1


" gini ya Ren"


" ketika kita pacaran, dia menyuruh kita untuk tetap mesra dan berbuat buat yang indah! Supaya kita tenggelam dalam dosa"


" nah kalo kita udah nikah, susahnya minta ampun mau bermesraan"


" Yang ada, masalah kecil jadi gede"


" ohh gitu yaa mas" dengan mengangguk anggukan kepala "


" pantesan temen aku bilang, nikah itu gak gampang "


" banyak ujiannya"


" ia makanya itu Ren"


" kalo gak takut dosa "


" aku gak mau menikah, mending kita hubungan gini aja"


Rena sejenak berhenti bicara! Dia menelaah pembicaraanku dengan sesama. Aku harap dia membatalkan sementara tentang pernikahan.


" oke kalau gitu"


" besok atau lusa aku mau bicara sama papah"


" aku mau secepatnya menemui keluarga mas untuk membahas pernikahan"


" gak kebalik?"


" ia kan ini kemauan papah dan aku"


" hehehe,, semacam pembajakan gtu "


Aku kira omonganku akan membuat Rena mundur. Ternyata dia keras kepala, sama seperti Lingga.


" Kita pulang yuuk" ucapku


" hayyuu"


Aku dan rena seger meninggalkan food court.


*******'''


"Akhirnya kita sampai juga"


"aku mandi dulu yaa" ucapku


" Apa gak sekalian kitarenang bareng dulu mas"


" emmhhb.. Aku ganti pakaian dulu ya"


" kamu duluan aja ke kolam"


" sama kali mas!! Aku juga mau ganti baju dulu"


Aku dan Rena pergi ke kamar masing masing. Sesampainya di kamar, aku mengecek hp yang sengaja aku silent.


Ada pesan ibu serta anak dan isteriku. Mereka memberi kabar tentang perkembangan kedua bayiku, terutama Alea yang semakin bawel.


Sejenak aku ingin cepat pulang mengais dan menggendong mereka. Aku rindu bau wangi dari bayi.


...Aku segera mengganti pakaian dan bergegas ke kolam renang....


Terlihat Rena sudah berada di kolam renang, dia sedang berenang dengan gaya kataknya. Sontak pikiranku teralihkan karena bikini yang ia pakai.


Aku teringat pertama kali renang waktu datang kesini, aku dan rena melakukan adegan 17 tahun keatas.


" ayo mas sini! Ucap rena dengan gaya punggungnya"

__ADS_1


" aku warm up dulu yaa " jawabku sambil menggerak gerak pinggul dan leher"


Terlihat Rena terus memperhatikan perut sixpack dan burung peliaraanku. Aku pura pura tak melihatnya.


__ADS_2