
Akupun kaget, aku harus menjawab apa
" dari dulu dia anak papih dan papih Ling ", untung saja hari memotong pembicaraan.
" achsand dari semenjak aku kenal dari SD, diatuh suka ngabisin duit ortu! Ngabisin untuk di tabung maksudnya hihihi"
Aku diam tak menjawab apa apa, hanya ngangguk sesekali senyum dengan apa yang dikatakan Hari.
" kamu mau tau gak Ling keistimewaan Achsand yang paling kusuka? bukan hanya aku, temen yang lain juga iri dengan keistimewaannya!!"
" mau dong!! Coba kasih tau om!!"
" yaelah.. Um am om um am om, panggil sayang ke, panggil om mulu!!
" uwoooooo sayang, sayang pale looe peang hihihi, ayo cepet kasih tau!!
" ia dech.. Dia itu kalo udah sayang dan cinta sama seseorang, beuhhh Tolol nya langsung kambuh!! Kaya BUCIN gtu, udah dikecewain, disakitin, terus aja sabar nunggu orang itu berubah!! Seperti nunggu manusia bertelur,, aneh gue"
" masa sich!! Emang bener gtu kamu sand??
" ahh, enggak juga.. Maksud loe apa PEA bilang gue kaya gtu, loe sirik ya?? "
" kau ke toilet dulu ya " ucap Lingga
Hari menanyakan apa maksud dari semua ini! Akupun menjelaskan, semenjak melangkahkan kaki dari rumah sampai sekarang, Tresha tak menanyakan keadaan atau keberadaanku! Ibu bilang Tresha dan Ghiffar pergi kerumah mertuaku, ibu juga menyangka dia sudah meminta izin dariku.
Dengan adanya aku, dia berani berselingkuh. Apalagi dengan ketisladaanku disisinya.
" terus langkah loe sekarang mau gimana sand?
" loe jangan bilang, loe udah menemukan pengganti di diri Lingga sand!!
" maksud loe apa bilang begitu??
" gue gak mau ada Rika yang lain!! Cuman rika, dan hanya Rika korban loe sand!! Loe ngerti kan?? "
" bentar, bentar... Ada yang janggal nich!! Jangan jangan loe bilang gtu, loe suka ya sama Lingga?? Loe jangan sambungin dengan rika broo, situasinya sekarang berbeda!!
" benar kan loe suka sama Lingga?? Hayo ngaku aja broo, gue gak apa apa!!
Hari pun terdiam sejenak dengan pernyataanku, wajahnya memerah, matanya tak berhenti menatapku dengan penuh amarah.
" maaf yaa aku lama "
" loch kenapa ko pada diam?? Maaf yaa aku kelamaan, pembalut abis, jadi aku beli dulu!!
__ADS_1
" jadi sekarang kita kemana nich"
" pantesan lama, ternyata ganti sayap dulu ya ahahahaha" sahut hari"
" sekarang kita lanjut ke Kelenteng Sanggar Agung gimana??
" kalo aku sich ayo ayo aja, gak tau tuh kalo Achsand!! Gimana sand, mau gak??
" karena cacing diperutku udah pada DEMO, gimana kalo ke Food Junction Grand Pakuwon?? Dari berita yang aku dengar, disana banyak kuliner dari Nusantara dan luar negri loh.
" aku setuju.. Biar aku yang taktir kalian gimana??
Let's gooooooooooo
Aku, Hari dan Lingga berlalu pergi meninggalkan Tugu Pahlawan.
Di perjalanan menuju Food Junction Grand Pakuwon, di spion kecil yang berada didalam mobil, terlihat ekspresi hari masih marah dan kesal karena ucapanku. Terlihat Lingga sedang asyik bernyanyi bersama music yang di putar hari. Tiba tiba
Duarrrrrrrrrr....
Mobil yang kami tumpangi tertabrak kendaraan lain dari arah sebelah kanan, mobilpun terjungkal hingga beberapa putaran dan berhenti disebuah parit.
Terasa hangat darah yang mengalir dari kepala membasahi wajahku, dengan padangan mata yang masih kurang jelas, aku melihat Lingga dan Hari sedang di evakuasi di bantu warga sekitar. Sedangkan aku, orang yang terakhir di evakuasi.
Terdengar suara mobil ambulan yang mendekat menghampiri lokasi kejadian, semua orang menatapku dengan wajah seperti ketakutan. Aku melihat Lingga dan Hari dimasukan ke mobil ambulan yang berbeda.
Terlihat hari keluar dari mobil ambulan dibantu warga sekitar, dia menatapku dengan aneh. Hari berjalan menghampiriku, dia mengatakan aku harus kuat. Sebenarnya apa yang terjadi denganku?.
Aku segera dilarikan kerumah sakit, didalam mobil aku dipakaikan oksigen. Aku tak mengerti apa yang dibicarakan perawat yang mendampingiku, karena memakai bahasa jawa. Lalu aku menanyakan apa yang sebenarnya terjadi denganku dengan bahasa indonesia, lalu.
" maaf pak! dari ketiga korban, bapak yang paling parah"
" kepala bapak luka robek dari atas alis sebelah kiri sampai telinga sebelah kanan, kulit dikepala terbuka keatas dan tulangnya menancap kedalam pak"
"astaghfirullaah yaa allaah.
Setibanya di Rumah Sakit, aku segera dibawa ke IGD, terlihat para suster sigap menanganiku. Semua pakaian yang aku kenakan dibuka dengan gunting sehingga menyisakan celada boxer yang ku pakai.
Semua luka yang aku alami diseluruh badan dibersihkan. Aku kira lukaku hanya dikepala saja, terlihat luka sobek yang lain di area sikut tangan kenanku, dan lutut sebelah kiriku.
Suster mulai menjahit luka yang berada ditangan dan lututku, lalu seorang dokter menghampiriku.
" maaf nama anda siapa? Achsand Jawabku"
" apa anda punya keluarga disini? " aku baru tiba tadi malam untuk bekerja disini dengan kedua temanku dok "
__ADS_1
Dokter menjelaskan, aku harus segera di oprasi. Dokter memberitahu akibat dari luka yang aku alami jika tidak seger ditangani akan menyebabkan, Lumpuh, hilang ingatan dan mati rasa.
Mendengar dokter bicara seperti itu, aku Syok. Aku segera meminta suster untuk memberitahu ibu, dan akupun mengeja nomer telepon ibu.
Terdengar suara tangisan ibu dari telpon yang di loadspeaker, aku meminta ibu untuk tetap tenang dan aku berpesan jangan memberitahu Tresha. Tak lama setelah suster menutup telpon, terdengar suara Hari dan Lingga dari luar.
Aku meminta waktu untuk bicara dengan mereka, akhirnya hari dan Lingga dibolehkan masuk menemuiku.
" sand loe harus kuat!! Gue udah dengar konsekuensi dari luka yang loe alami "
" terkait biaya, loe jangan khawatir!! Gue dan Lingga udah bicara tadi.
" gue juga sudah menandatangani persyaratan oprasi
" satu lagi, maafin gue sand
" semoga oprasi loe lancar aamiin
" Achsand.... " Lingga pun memeluk dan menangis di pelukanku"
" udah udah.. Aku gak apa apa, lebih baik kamu berdoa untuk kelancaran oprasiku"
" ohh ia Lingga, bisa minta waktunya sebentar??
" aku mau bicara 4 mata dengan hari, maaf ya!!
Lingga pun keluar meninggalkanku dengan hari.
" broo. Gue tadi udah ngasih kebar ke ibu, gue pesan agar ibu tak memberitahu Tresha dulu"
" satu lagi! terkait dengan Lingga, gue tau apa yang harus gue lakukan."
" tak akan ada lagi Rika yang lain broo"
" gue ngerti, maafin gue tadi yaa broo!
" gue hanya ingin loe gak dikecewain dan mengecewain lagi, loe paham kan maksud gue "
" terimakasih banyakatas pengertiannya broo, maaf gue juga sudah menuduh yang engak enggak"
" Yaudah sekarang loe siap siap sekarang"
" suster... suster... kami sudah selsai....
" bentar, bentar bro.. Tolong panggilin Lingga sebentar saja, gue mau bicara
__ADS_1
Haripun keluar memanggil Lingga..