Tulusku Deritaku

Tulusku Deritaku
Episode 54 # hari ke dua with Rena


__ADS_3

" Emhhh.. gimana yaa??" sambil menggaruk garuk kepala


" aku juga sama sih!!"


" tapi..."


" tapi apa??" Tanya rena sambil Mengerutkan jidatnya


" sudah punya pacar di Bandung yaa??"


" bukan Ren!!


" aku gak enak sama ayahmu!!"


" kita jalani aja dulu!! Baru juga kenal!! Kita belum tau Sifat kita masing masing!"


Aku dan Rena saling ciprat cipratan air, tingkah kami seperti anak kecil. Sampai tiba Pada satu momen aku tak sengaja menyentuh salah satu gunung kembarnya.


" aduh.... Maaf Ren!! Aku gak sengaja!! "


" silahkan kalo kamu mau marah, aku gak papa ko" ucapku penuh penyesalan."


" santai aja kali mas!!"


" keliatan kalo kamu tak sengaja" sanbil tersenyum manja.


Aku sungguh malu dan gak enak sama Rena.


" mas... Kita balap renang yuu" ucap Rena untuk mencairkan keadaan"


" Yang kalah, harus menuruti kemauan yang menang!!"


" oke siapa takut!!" ucapku


Aku dan Rena seger keluar dari dalam air.


Aku dan Rena siap siap mengambil lancang ancang.


" kalo curang, berarti kalah yaaa!! Ucapku "


" oke."


" awas lupa.. Kita bolak balik yaaa finisnya??"


" baik"


Siapppppp


Awaaaaaaaasssssssssss


Satu .......... Dua ............................ Tiga


Aku dan Rena loncat masuk kedalam air, terlihat Rena berada di belakangku.


Aku terus menambah kecepatanku, terlihat Rena mulai mendekatiku.


Akhirnya Rena berhasil menyamakan jarak denganku, aku dan Rena saling beradu kecepatan.


Aku dan Rena sampai di batas bata berbarengan, kami berbalik arah tubuh ke belakang.


Terlihat aku memimpin, aku yakin aku akan memenangkan pertandingan ini! Kalo aku menang, aku mau Rena berhenti mengharap balasan cintaku, meskipun sama aku mencintainya. Aku tak mau menyakiti kedua isteriku yang benar benar tulus menyayangiku, apalagi mereka sama sama mengandung buah cintaku.


Tiba tiba Rena berhasil melewatiku, dan dia berhasil menyentuh bata di ikuti aku.


" horeeeeeeeeeee aku menang" ucap Rena sambil mengacungkan kedua tangannya ke atasan langit"


" iaaaa masa kalah sama cewe mas " ucap dia dengan bangga"

__ADS_1


" aku gagal fokus di detik detik terakhir" ucapku dengan sangat kesal"


" tanding ulang yaaa" ucapku menantang kembali"


" enggak ahhh" ucap dia masih senang"


" hasilnya bakal tetap sama ko hehehe"


Jantungku dag dig dug seer, aku takut Rena minta hadiah yang engak enggak. Aku berjalan menaiki tangga kolam renang, Rena tiba tiba memegang tanganku, dia menyandarkan tubuhku di dinding pojok kolam renang.


" oke... Karena aku yang menang, aku mau mas Achsand menjadi pacarku sampai papah pulang!! Ucap dia sambil menempelkan kedua telapak tangan di dada bidangku. Terasa kenyal seperti agar agar gunung kembar milik Rena menempel di dada bawahku.


Aku dan Rena saling menatap, Rena mendekat ke arah bibirku.


" ehh aku lupa apa tadi kamu bilang apa?? Ucapku mencegah Rena mencium bibirku"


" ehh maaf mas!! Rena kemudian melepaskan kedua tangannya dari dadaku"


Kemudian dia berjalan menaiki anak tangga kolam renang, terlihat belahan pantatnya membuat pikiranku traveling.


" aku belum menjawab pertanyaan kemenanganmu Ren!!"


" tadi kamu bilang apa??" ucapku sembil membetulkan rambutku"


Rena kembali menuruni anak tangga kolam renang.


" aku mau mas Achsand menjadi pacarku sampai ayah pulang!"


" gimana?? "


" jadi!!"


" ia.. Semalam mas jadi pacarku, aku bebas ngelakuin apa yang ku minta!!" gak apa apa kan??"


" oke... Sampai ayahmu pulang ya??"


" karna sekarang kita resmi pacaran jadi"


Rena menyandarkan tubuhku kembali di pojok kolam renang, dia memeluku dan menciumku.


Karena terlarut dalam suasana, aku membalas ciumannya! Aku dan Rena saling berbalas indera perasa.


Hampir saja aku kebablasan menyentuh kedua gunung kembar milik Rena.


Aku segera melepaskan bibirku dan berpaling dari Rena, aku segera menaiki tangga kolam renang. Aku menuju gazebo membawa handuk dan mengeringkan rambut serta badanku.


" Maafin aku mas! Aku lose kontrol " ucap Rena merasa bersalah"


" santai aja kali Ren"


" aku baru merasakannya lagi! Jadi aku ngerasa nervous"


" sama aku juga mas"


Aku dan Rena makan Bakso Tulang Rusuk yang sudah di sediakan asisten rumah tangganya di gazebo. Terasa enak sudah berenang langsung makan Bakso yang sangat pedas.


Aku makan bakso tak fokus, karena Rena masih memakai baju renang di balut kimono tanpa mengikatnya.


Terlihat semua bagian tubuhnya sangat mulus, bayangan kerang ajaibnya terlihat nyata membuatku semakin lemas di buatnya.


" aku ke dalam duluan yaa Ren "


" ohh.. Ini baksonya belum abis"


" aku gagal fokus Ren" sambil berjalan meninggalkannya kedalam rumah.


*******

__ADS_1


Aku memandang langit langit di kamar Rena sambil menghisap rokok. Ada apa dengan diriku yaa Tuhan?? Baru saja aku 2 hari di sini, aku sudah tak kuat menahan godaan!!.


Belum juga bekerja, aku sudah mendapat suntikan semangat yang mencelakakan.


Tak ku pungkiri, aku memang mempunyai rasa terhadap Rena. Tapi rasa ini tak pantas, meski ini memang bukan kemauanku.


Kring..... Kring... Suar Vc Masuk. Aku segera mengunci pintu dan memakai hands free.


Terlihat panggilan Vc grup dari Tresha dan Lingga.


" a Aaaaaaaaaa " ucap Lingga memegang dagunya"


" aa gimana sehat"


" alhamdulillah sayang " ucapku


" aa gak kangeeeen sama aku?? " ucap Tresha sambil memegang salah satu gunung kembarnya"


" kamu jangan gtu sha!!" ucap Lingga


" nanti aa gak kuat, terus jajan Michat" sambil menertawakanku"


" kalian gimana sehat??"


" alhamdulillah sehat " ucap mereka serempak"


Aku merasa bersalah banget berbicara dengan kedua isteriku, apalagi tadi aku dan Rena melakukan hal yang semestinya tidak terjadi.


" aa Gimana betah disana??


" udah mulai kerja belum?? Tanya Tresha"


" betah??yaa harus di betah betahin lah"


" kerja?? Belum, masih nunggu pa.dahlan "


Aku melihat dan mendengarkan bercanda kedua isteriku, meski aku tak berada di sampingnya mereka tetap kompak! Seperti biasa Tresha dan Lingga seperti Tom and Jeri.


Tresha selalu terpancing bercandanya Lingga, namun pada akhirnya Lingga selalu meminta maaf atas sikap ke kanak kanakannya.


***********


Waktu menunjukan pukul 19.15 .


Aku berjalan menyusuri anak tangga, terlihat Rena sedang memegang hp duduk di kursi meja makan.


" ehhh mas Achsand!! Mau kemana mas??" Tanya Rena sambil mengolesi roti dengen selai kacang."


" mau merokok di luar sambil cari angin!!"


" Gan enakndi dalam pake Ac mulu!!"


" ohhh gitu.. Di gazebo kolam renang aja yuu?? aku temenin !!" sahut Rena sambil menuangkan susis ke gelas"'


" mas duluan aja, aku bikin dulu roti sama air susu"


Aku berjalan ke gazebo kolam renang melewati dapur.


Aku segera menyalakan rokok dan menghisapnya! Kali ini aku benar benar rindu untuk melakukan pengencrotan. Namun apa daya, aku jauh di Surabaya dan kedua isteriku di Bandung.


" mas....... Ko malah melamun!! Mikirin apa sih?? Tanya Rena sambil menaruh roti dan susu"


" ehh Ren... Enggak ko!! Lagi kangen masa masa kuliah dulu" ucapku mengalihkan lamunanku"


" kangen masa masa pacaran yaa mass" ucap Rena memberi kode"


Aku dan Rena saling bercerita semasa kuliah dulu! Rena menceritakan bahwa dia tidak meneruskan kuliahnya di karenakan sering bolos bersama teman temanya.

__ADS_1


Dia juga sebenernya sudah hilang .....


__ADS_2