Tulusku Deritaku

Tulusku Deritaku
Episode 6 #bulan madu 2


__ADS_3

Lalu ku telpon balik ibu


" Assalamualaikum,,,,, maaf tadi gak ke angkat, ada apa bu?? "


"waalaikum Salam,, perasaan ibu gak nelpon!! Ohh mungkin adikmu, tadi hadi minjam hp ibu "


" syukur alhamdulillaah klo gtu bu, tadi aku khawatir, soalnya ada 13 panggilan dari ibu. Pikirku ada apa apa dengan kesehatan ayah "


" ayah Alhamdulillah baik!! Gimana bulan madunya a??


" alhamdulillaah senang dan bahagia bu, apalagi ada kejadian yang lucu.,, entar kalo pulang aa cerita ya bu."


" yaudah, hati hati ya,, selamat bersenang senang "


Setelah menutup telpon. Kulihat tresha tidur, mungkin dia lelah,, terlihat dari raut mukanya merah karena terkena paparan sinar matahari. Akupun mandi sekalian mencuci pakaian yang kotor.


Waktu maghrib pun tiba, seperti biasa aku menunaikan kewajiban sholat, namun aku memutuskan untuk sholat berjamaah di mesjid area hotel.


Sepulangnya dari mesjid aku dan tresha jalan jalan malam, dengan menyewa ATV. Kamipun berkeliling dari pantai barat hingga pantai timur.


" stoop... stoop.. berhenti a "


" ada apa sayang "


" ada panggilan alam nich, coba cari toilet a, gak kuat banget ini "


" astaghfirullaah.. Kirain ada apa "


Akupun berhenti disebuah toilet umum dekat penyewaan sepedah, terlihat dari laur tempatnya kotor dan bau, sesekali ada tikus mondar mandir.


Lalu kunyalakan rokok, sambil menunggu tresaha yang sedang membuang hajat, terlihat tikus yang tadi mondar mandir didekat pintu toilet yang didalamnya ada Tresha.


Seketika terdengar jaritan


" Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa.... Dasar tikus gak tau diri "


" aa tolong keluarin ini tikus "


Lalu terdengar suara tresha membuka kunci pintu toilet, terlihat tresha sedang bergelantungan diatas bak toilet, dengan memegang gayung dan terus membanjuri tikus, dengan ekpresi muka dan gerakan tubuhnya yang lucu, aku tertawa terbahak bahak, orang disekitaran sanalun ikut menertawakan.

__ADS_1


" sayang sayang, kemarin kamu mimpi apa??"


" tadi siang berurusan dengan monyet, sekarang dengan tikus "


" emang yaa, resiko orang cantik,, jangankan manusia, hewan hewan juga pada doyan" wkwkwkwkw


" ihh aa, bukanya nolongin, malah ketawa "


"awas, nanti malam gak bakal dikasih KERANG AJAIB "


" tunggu pembalasan nona cantik "


Kamipun melanjutkan jalan jalan. Dipusat oleh oleh kamipun berhenti. Terlihat baju dan celana bergambar pantai pangandaran, topi, dan aneka pakaian lainya


Lalu tresha memilih satu persatu pakaian sebagai oleh oleh untuk orang rumah. sesekali dia membalas sms atau telpon dari ayah dan ibu.


Setelah selesai membeli buah tangan untuk orang rumah, perutku lapar, aju memutuskan untuk makan disebuah Restoran dekat pinggir pantai. Terlihat disana ada live music, banyak orang yang berpasangan seperti kami.


Terlihat mondar mandir pelayan restoran yang membawa pesanan makanan. Kamipun duduk, melihat daftar menu makanan. Tresha memesan lobster dan cumi pedas asam manis, sedangkan aku memesan ikan bakar kakap merah. Sambil menunggu makanan, aku menghampiri pemain band live music, dengan memberikan sedikit uang dari saku celanaku, aku menyuruh pemain band tersebut untuk memanggil tresha untuk bernyanyi.


Vokalis band tersebut menghampiri dan menggandeng tresha kearah panggung, dengan muka merah karena malu dilihat pengunjung restoran, treshapun bernyanyi melagukan sebuah lagu dari Peterpan yang berjudul mimpi yang sempurna dengan akustik.


Akupun tak mau kalah, setelah tresha selesai, giliranku yang benyanyi. Namun sebelum menyanyi aku terlebih dahulu memamerkan keromantisan didepan banyak pengunjung restoran, dan menyatakan bahwa kami adalah pengantin baru yang sedang bulan madu.


" tadi kalian bilang, kalian pengantin baru yah?? "


Sambil mengambil mike dariku, siibu bilang ke semua pengunjung restoran,


" apa disini ada yang lagi bulan madu seperti mereka?? "


" kalau ada silakan naik kepanggung bersama kami "


Terlihat sapasang suami istri paruh baya mendekati siibu tersebut. Mereka berdua bilang, mereka sedang merayakan pernikahan mereka yang ke 30 tahun. Semua pengunjung bertepuk tangan mendengarnya.


Lalu siibu tadi memberikan hadiah untuku dan untuk pasangan paruh baya tersebut dengan mentraktir makanan, dengan syarat dimakan disana jangan dibawa pulang. Sebagai ucapan terima kasih, aku dan siibu saling berjabat tangan teelihat tresha berpelukan.


Lalu akupun melanjutkan menyanyi dengan membawakan sebuah lagu dari padi yang berjudul mahadewi. Dari kejauhan trrlihat pelayan restoran sudah menyiapkan makanan dimeja yang aku pesan. Terdengar suara dari perutku yang lapar daritadi, cacing diperutku seperti lagi demo, akhirnya aku serahkan mike ke vokalis aslinya, lalu aku turun sambil menggandeng tangan tresha, kamipun disoraki pengunjung restoran.


Aku dan tresha makan dengan sangat lahap, terdengar suara krek krek krek dari patahan lobster yang dimakan tresha. Mulut tresha tak berhenti mengunyah, belepotan mulut sesekali dia mengelap dengan tisu.

__ADS_1


" gmn makanannya sayang "


" enak banget a, apalagi ini gratis "


" a coba panggil pelayan lagi "


" kenapa?? "


" pesen lagi a, bungkus buat d hotel "


" pesanan yang ini aa yang bayar "


Aku pegang jidatku, sambil menggelengkan kepala.


Setelah selesai makan, aku dan Tresha melanjutkan jalan jalan, Terlihat bulan seperti menjauh ketika aku mengendarai ATV. Akupum berhenti dan memberikan ATV yang kusewa. Kami melanjutkan dengan berjalan dipinggir pantai, sesekali kami melemparkan batu kerikil dan kerang kearah Pantai dan berteriak lepas.


Tak terasa waktu menunjukan pukul 22.00. Kamipun pergi kehotel untuk beristirahat. Diperjalanan menuju hotel kami melihat keluarga kecil yang yang sedang bercanda, terlihat seorang lelaki menggendong bayi sambil menuntun istrinya.


" sayang aku mau cepet punya anak "


" ia kan ini juga kita lagi bikin, emang dari kemarin apa a?? Perang dunia "


" liat aja, nanti pas dikamar hotel, kamu bakal menunggangi aku lagi "


" kuda kali ditunggangi " ahahaha


" tp emang bener kan, kamu itu sekarang mirip kuda sayang "


" ihhh amit amit "


" bener.. Tiao aku liat kamu, aku pengennya naikin kamu terus " ahahahah


Sambil berlari kearah hotel tresha mengejarku. Sesampai diparkiran hotel kami melihat kerumunan orang, segera aku menghampiri kerumunan itu, ternyata ada salah seorang penghuni hotel yang meninggal akibat serangan jantung. Akupun langsung teringat ayah.


Lalu kamipun beranjak pergi, Setibanya dikamar hotel tresha menggodaku dangan senyuman manja, serta memainkan telunjuknya agar aku mendekat. ketika itu aku tak berhasrat, namun karena tak mau menyakiti perasaannya, akupun berperang kembali menunggangi kuda australiaku. Terasa malam ini tresha tak seperti biasanya, dia memadamkan lampu utama, dan menyalakan lampu kecil didekat meja tempat tidur. Diiringi suara mp3 music Celine dion kamipun beraksi seperti diadegan film titanic.


Terdengar suara telpon dari hp tresha ketika itu, namun kami tak menghiraukannya. Beberapa kali telpon berbunyi kembali hingga membuat aku tak nyaman. Lalu kulihat tak ada namanya, lalu kumatikan dan kulanjutkan kembali menunggangi kudaku dengan diiringi lagu Richard Mark.


Setelah selesai, akupun penasaran dengan orang yang menelpon tadi. Tresha terlihat sudah tidur, lalu aku menyalakan hp kembali. Setelah hp menyala, terlihat sebuah pesan, lalu kubuka pesan tersebut.

__ADS_1


Kaget, kecewa, dan marah ketika kubaca selah satu sms tersebut


Ternyata tresha..........


__ADS_2