
**Banyak Typo Bertebaran π
...π€ Selamat membaca π€**...
Zaf lupa jika di tubuh Mei sedang ada janin hasil dari perbuatan Zaf.
Shiitt... Oh. "bodoh sekali diriku. kenapa aku melupakan itu." umpatnya. lalu Zaf segera pergi ke kamar Meiri.
...π...
Di kamar Mei
Mei duduk meringkuk menangisi nasibnya.
Hidupnya yang penuh dengan penyiksaan batin.
"Aku hanya ingin bebas.. Aku hanya ingin hidup bahagia bersama orang yang ku cintai. Aku hanya ingin keluar dari sini. tapi kenapa pria itu tak mau mengertii.. Apa yang telah aku perbuat padanya.. hiikkzzz..."
Mei kembali tertidur. ntahh kenapa sekarang Mei jadi mudah ngantuk dan selalu merasa lelah. padahal dirinya tidak melakukan apapun.
Zaf.. masuk lagi dan mendekati Mei..
"jangan.. jangan.. jangan.. lakukan lagi.. Lepaskan aku yaahh.. lepaskan aku.. aku tidak akan menganggumu. jadi lepaskan aku." ucap Mei.
Zaf yang melihat keadaan Mei pun langsung memeluknya..
"Maafi aku Mei.. maafim aku... Cobalah kau menuruti keinginanku. sekali saja aku tak kan berbuat itu lagi." ucap Zaf
Lalu Zaf mengambil makanan yang ada di nakas. dan segera menyendokkan untuk Meiri.
"Mei. makanlah.. Aku mohon jangan buat aku emosi lagi." ucap Zaf.
Namun Meiri menulikan pendengaranya. dirinya tak mungkin makan dari tangan pria yang sangat Mei benci.
Zaf kembali mendekatkan sendoknya ke bibir Mei.
Namun lagi lagi Mei menepisnya.
Zaf pun kehilangan akal sehatnya. dan melempar semua yang ada di sini.
"Baiklah Mei.. kau selalu membuatku bersalah. kau selalu membuatku menyesal.. Kali ini aku akan benar benar membuat diriku menyesal dengan sangat menyesal. " ujar Zef
Mei tetap tak menghiraukanya. dirinya akan menghindari perdebatanya dengan Zaf.
Zaf keluar dan kembali mengunci pintunya.
Mei kembali meringkuk. di atas tempat tidurnya. dengan tubuh yang bergetar.
Lagi lagi Zaf tidak bisa mengontrol emosinya. Zef selalu menyesal setelah berbuat kasar pada Mei. namun penyesalan Zef tidak membuat dirinya Benar benar menyesal.
Zaf akan melakukan lagi. jika Meiri benar benar memancing menaikkan Emosi Zaf.
Zaf belum bisa mengontrol dirinya. semenjak di tinggal pergi oleh wanita yang di cintai. Wanita itu telah menghianati Zaf. sehingga Zaf Terluka dan sampai saat ini luka itu tidak Zaf obati. Zaf malah menghindari dari semua kontak mata. entah itu orang tuanya. maupun orang lain.
Zaf benar benar berubah semenjak kejadian 6 tahun lalu.
...π...
Zaf kembali masuk dan membawa makan untuk Mei. kali ini Zaf tidak akan menegur Mei. dirinya ingin menghindari luapan Emosi dari Mei.
__ADS_1
Setelah itu Zef keluar dan segera ke ruang kerjanya.
Mei yang menyadari hal itu segera bangkit. dan memakan makanan olahan Zef. sama sekali
tidak merasakan nikmatnya makanan ini.
Zaf juga tak lupa menyiapkan obat untuk Mei. dan juga susu hamil.
Meiri hanya ingin memulihkan tenaganya saat dirinya nanti benar benar kabur meninggalkan Rumah ini.
Setelah itu Mei kembali tidur. agar Zaf tidak mencurigainya.
Siang hari Zef kembali memasuki kamar Meiri. melihat Mangkuk yang sudah kosong. hati Zaf begitu bahagia. Dirinya tersenyum menatap Meiri yang membelakanginya
Zaf meletakkan kembali nampan nya. dan mbawa pergi mangkuk yang sudah kosong.
Zef kembali keruang kerjanya. dan mulai berkutat dengan laptop dan kertas kertas.
"Jika ketenangan yang kau inginkan. aku akan mengunci mulutku biar tak banyak bicaram dan kau bisa makan sesuka hatimu." gumam Zaf sembari tersenyum.
...π...
Malam telah tiba.
Zaf telah tertidur di Ruang depan kamar Meiri. setelah mengcek keadaan Mei. Dirinya akan selalu terjaga saat tengah malam. hanya ingin melihat Mei tidur dengan nyaman.
Sedangkan Mei tengah di rundung rasa gelisah. tubuhnya bergetar takut antara pergi atau tetap bertahan disini.
Mei mencoba membuka jendelanya. Dirinya mulai melongok keluar kamar.
Mei sudah bertekad untuk meninggalkan rumah terkutuk ini.
Tidak ada rasa takut untuk segera pergi dari sini.
Mei mendatangi Apertemen Aldrick.
"Al.. buka pintunya." teriak Mei dengan sedikit Gemetar. dirinya belum percaya sepenuhnya telah meninggalkan Rumah terkutuk itu.
"Aall... Bukaa pintunya." teriak Mei lagi
Pintu pun terbuka dari dalam.
"Meii.. apa yang terjadi?" tanya Aldrick. lalu menggandeng tangan Mei untuk masuk.
Mei menceritakan semua yang di alami selama dua hari ini.
Aldrick pun tak bisa menaha Air matanya sendiri.
"Al.. kita segera menikah saja yaa." pinta Mei
"ok.. kita besok akan pulang dan segera menggelar pernikahan mendadak. aku akan melindungimu setelah ini. kau tenang Mei. aku tak kan biarkan pria itu menyakitimu lagi." ucap Aldrick lalu Memeluk Mei untuk memberi rasa nyaman padanya
Mei pun tertidur.
Sedangkan Aldrick segera menelpon keluarganya. bahwa dirinya akan menggelar pernikaham besok.
pagi sudah tiiba.
Mei terbangun saat merasakan belaian hangat orang yang sangat di rindukan.
__ADS_1
"Ibuu.." panggil Mei
"Mei.. apa yang terjadi padamu? kenapa kamu sangat kurus?" tanya safia sembari tersenyum pada putrinya
"Mei tidak apa apa bu.. Mei merindukan ibu.." ucapnya sambil terisak
"Aldrick bilang kalian akan segera menikah. kenpa tiba tiba nak?" tanya Safia
"Kami sudah merencanakan jauh jauh hari bu." jawab Mei
"kenapa Mei bisa ada di sini bu?" tanya Mei
"Nak Aldrick yang membawamu. tadi pagi sekali." ucapnya
"lalu sekarang di mana bu?" tanya Mei
"Sedang di depan menyiapkan perlengkapan untuk pernikahan kalian." jawab safia
Mei tersenyum bahagia mendengar jawaban ibunya.
...πFlashbac ofπ...
Aldrick melpon Teman temanya untuk menyiapkan hari pernikahanya besok.
Dan Aldrick akan segera membawa Mei keluar dari kota ini. hanya ini satu satunya jalan untuk Aldrick supaya bisa melindungi Meiri. wanita yang sangat di cintai.
Aldeick membawa Mei saat Mei terlelap. Mei mungkin terlalu lelah hingga tak sadar dirinya di bawa pergi oleh Aldrick.
Aldrick membawa Mei kerumah orang tuanya. hanya Mereka lah orang yang bisa melindungi Mei untuk saat ini.
...π Flashback Onπ...
Setelah agak Siang.
Rumah Mei sudah banyak pengunjung yang datang. guna menghadiri acara pernikahan secara mendadak.
begitu juga dengan orang tua Aldrick.
Mama Aldrick sebenarnya tidak menyetujui anaknya menggelar pernikahan secara mendadak. dan terkesan tertutup.
Mama Aldrick ingin menikahkan anaknya dengan pesta yang amat besar. karena Aldrick adalah anak satu satunya.
Mereka telah tiba di rumah Meiriska.
...π...
Ditempat berbeda
Zaf tengah sibuk berkutat di dapur sejak bangun tidur.
Zaf merasa senang. wanitanya mau makan. jika seperti ini yang kau mau. baik. aku akan diam saat masuk kamarmu Mei. agar kamu bisa makan dengan Tenang dan lahap.
setelah selesei Zaf segera menyiapkan ke dalam mangkuk dan segera membawa ke kamar Meiri. tidak lupa susu buat ibu hamil juga
dengan hati yang bahagia Zaf berjalan dan membuka pintunya.
Zaf menatap tempat tidurnya. namun Zaf tidak melihat Meiri ada di sana.
Zaf melihat kamar mandi yang terbuka. Zaf segera menghampirinya. namun lagi lagi Meiri tidak ada. Zaf seketika emosi dan melempar semua barang barang yang ada di sini.
__ADS_1
...Bersambung...