WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Kekesalan


__ADS_3

...🤍Selamat Membaca 🤍...


...🍃🍃...


Pagi begitu indah


Zaf sudah dan Mei beserta Alv sedang bersiap untuk melakukan perjalanan ke tempat tinggal kedua orang tua Zaf.


Mereka sudah berada di mobil untuk melakukan perjalanan udara.


Mereka sudah di tunggu kapten Rocky atau anak buah Ansel. Ansel memang sudah tidak lagi jadi Mafia. namun karena Ansel adalah orang terkaya no 2  di negaranya dan Keamanan pun harus selalu di jaga.


Itu karena Musuh Ansel juga meraja lela.


Di tempat tinggal Orang tua Zaf. sudah ada kedua kakak Zaf dan juga kakak iparnya.


Mereka tengah menunggu kehadira  Zaf. saat Marlena mengatakan pada kedua anaknya. bahwa Zaf akan datang dan ingin segera menikah.


Tentu saja kabar itu membuat kedua kakaknya bahagia. pasalnya Seorang Zaf tidak pernah terdengar jika dirinya punya pacar.


karena sudah beberapa tahun Zaf pergi dan lebih senang hidup sendiri. dan menjalankan tugas yang di beri papanya untuk membesarkan Perusahaan yang jauh dari orang tuanya.


Awalnya Zaf menolak karena tidak ingin meneruskanya. Namun karena rayuan Marlena ahirnya Zaf menurutinya.


Kini Zaf dan Mei sudah berada di rumah orang tuanya. Zaf melihat kakaknya yang sedang tersenyum padanya.


Sallyn dan Sello sudah tau tentang hubungan Zaf dan Mei. jadi mereka berdua tidak menanyakanya lagi.


"Hai Mei.. kenalkan aku Sellyn. kakak Zaf." ucap Sellyn. dan mengulurkan tanganya.


Mei langsung menyambutnya. Mei sudah tau Jika Zaf punya dua kakak. karena Zaf sudah menceritakan tentang keluarganya.


Di samping Sellyn ada seorang wanita yang juga cantik. dia adalah Gabbriel istei dari Sello.


Setelah mereka saling berkenalan. merekapun Masuk ke ruang keluarga. Di sana ada beberapa anak muda uang usianya sekitar kurang dari 20 tahun.


Mereka adalah Anak Sellin dan Sello.


"Hai.. tantee.. kenalkan saya Rafsya. namun oma selalu memanggil Raflin." ucap Seorang gadis yang di ketahui dia adalah cucu pertama di rumah ini. anak dari Sellin dan Rafa


Setelah mereka saling berkenalan. mereka pun kembali duduk. dan sedikit berbasa basi dan becanda.


Jam makan siang telah tiba. Alv yang sejak tadi dalam gendongan Marlena pun nyenyak. jadi tidak mengganggu kegiatan Mei bersama kakak kakaknya.


Mei begitu bahagia bisa di terima di keluarga ini. mungkin memang keluarganya juga baik. sebenarnya Zaf jiga baik. namun karena sebuah kesalah pahaman  membuat Zaf menutup mata hatinya. dan membiarkanya gelap dan semakin gelap.


Hingga muncul dari sosok yang  seperti iblis  di hatinya.


Namun setelah beetemu Mei Zaf kembali menjadi pria seperti dulu.

__ADS_1


...🍃🍃...


Setelah mendapat Restu dari orang tua Zaf dan Mei.


Zaf ingin segera meresmikan hari pernikahanya. Zaf sudah merencanakan sesuatu untuk Mei.


Mei tengah bermain dengan Alv. Zaf sudah mulai dengan rutinitasnya. "kapan Zaf akan menikahiku? ini sudah lebih dari satu minggu. namun Zaf belum mempersiapkan semuanya." batinya



Mei di kejutkan dengan pukulan di kepalanya. "Adduhh.. Sakit sayang mama." ringisnya.


Alv dari tadi yang di cuekin oleh mananya jadi marah. sehingga mainan yang sedang di pegang di pukulkan ke mamanya. yang membuat Mei terkejut dan kesakitan


"Awaa.. awaa.." celotehnya.


Alv memang sedang di masa aktif. dirinya tidak bisa bergenti bergerak jika sudah di biarkan di lantai.


"Anak papa.." panggilnya Zaf tiba tiba.


Mei menoleh ke asal suaranya. dan kembali membuang wajahnya.


Zaf mengamati bibir Mei. "Mama kamu kenapa sayang. ? apa mama mu marah sama papa?" tanyanya pada Alv


Bukan jawaban yang Zaf terima dari Alv. melainkan mainan yang di pukulkan ke kepala Zaf.


"Mei.. lihatlah Anakmu sekarang jadi lebih pintar." ujarnya


Namun Mei tetap diam. Mei masih kesal dengan Zaf. yang katanya akan menikahi dalam waktu dekat. ini sudah lebih dari satu minggu. namun Zaf belum bergerak.


Mei mendengkus jengah. lalu meninggalkan Zaf yang sedang menggida Alv 


Melihat Mei meninggalkan dirinya. Zaf tersenyum geli. Zaf tau pasti Mei lagi marah dengan dirinya. karna janji untuk menikahinya belum di laksanakan sampai sekarang.


Zaf membawa Alv masuk ke kamarnya  dan melihat Mei tengah menyembunyikan wajahnya ke bantal.


"Sepertinya mama ngambek Baby.." ucap Zaf pada Alv.


Zaf mendekat ke Mei dan membelei lembut kepala Wanitanya. "Besok kita akan ke rumah Ibu." ujar Zaf


Mei langsung terlonjak dan duduk. "ada apa dengan ibu." tanya Mei panik.


"Ibu bilang. Ibu kangen sama Alv. Aku akan izinin kamu menginap di sana lama." ucap Zaf.


"Jika Zaf membiarkan dirinya menginap terlalu lamu. itu artinya Zaf akan menunda lagi untuk pernikannya." batin Mei.


"Sebenarnya.. kau niat nggak sih Zaf.." ucapan Mei terpotong karena ponsel Zaf berdering.


"Sebentar Mei.. ada panggilan yang sangat urgent." ucapnya

__ADS_1


"Baiklah.. aku akan menginap di rumah ibu. dan tak akan pernah kembali lagi ke sini." gumam Mei


Lalu Mei segera turun dan memberskan  bajunya juga Baju Alv. Zaf Masuk kamar setelah obrolan dengan orang kepercayaanya selesei.


"Mei.. apa apaan ini ? kenapa baju Alv dan bajumu di masukkan koper semua.?" tanya Zaf


"Karena aku akan pulang. bukankah kau sudah bilang akan membiarkan aku untuk menginap di rumah orang tuaku sangat lama. dan aku memutuskan untuk pulang pada kedua orang tuaku." ucap Mei panjang lebar.


"Apa maksudmi Mei ? Apa kau tak ingin tinggal bersamaku lagi?" tanya Zaf


"Aku sudah putuska  untuk pergi dari sini." ucapnya


Mendengar jawaban Mei. Zaf jadi merasa bersalah.  "tapi kenapa Mei tiba tiba Marah begin" Batin Zaf


"Mei.. apa kau marah?" tanya nya


"Marah ? untuk apa aku marah padamu?" tanyanya


"Tapi kenapa kau memutuskan untuk pergi dari sini ?" tanyanya


"Zaf.. apa kau lupa. jika kau sudah mengizinkan aku untuk pulang ? dan aki tidak akan tinggal di sini. Aku sadar kita ini tidak ada hubungan apa apa. hubingan kita hanya sebagai orang tua Alv." ucap Mei


Zaf tersadar dari arah pembicaraan Mei. Mei ingin Segera dirinya di nikahi.


"Mei.. bukankah aku sudah melamarmu?" tanya Zaf


"Melamar semua orang bisa melamar. walau kau sudah melamarku. tapi kita belum bisa tinggal bersama. sampai kau  sudah menikahiku." jawab Mei


"Ok.. aku akan menikahimu Mei.. tapi tunggu.  aku masih banyak urusan." balas Zaf


"Alasan terus.." ucap Mei. lalu Mei mendorong Zaf untuk keluar. Setalah berhasi keluar. Mei menginci pintunya.


Zaf tersenyum geli dengan kekesalan Mei.


...🍃🍃...


Pagi sudah tiba.


Mei sudah siap untuk meninggalkan rumah ini.


tanpa di sadari Zaf juga suga sudah siap dengan pakaian yang sangat rapi.


"Dasarr pria Aneh.. bukanya mengantar .. tapi malah akan berangkat ke kantor." gumam Mei


"Meii.. kita berangkat sekarang." ucap Zaf


Mei mengernyitkan keningnya.


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2